TMCBLOG.com – Di artikel hasil test Qatar MotoGP hari kedua sudah TMCBlog tuliskan bahwa KTM adalah pabrikan lain yang meluncurkan fairing baru di Doha dengan dimensi lebih sempit dari fairing generasi yang sebelumnya dan Aprilia hadir dengan dua fairing dengan aero winglet berbeda. Seberapa berbeda kedua material baru yang dibawa KTM dan Aprilia ini ?

Untuk KTM sobat bisa lihat dua gambar berikut ini :

Dua gambar diatas adalah fairing 2020 yang dipakai Brad Binder dan fairing baru yang dipakai Pedrosa. Fairing yang terlihat pada motor Dani Pedrosa merupakan evolusi dari fairing tahun lalu. Bagian atas dekat windscreen terlihat lebih ramping dan memiliki beberapa lagi detail yang disebut ‘gigi hiu’.

Tujuan dari gigi hiu adalah untuk menghentikan terciptanya satu pusaran (vortex) besar dan sebagai gantinya memisahkannya menjadi pusaran yang lebih kecil. Sementara dengan semakin rampingnya front cowl bagian atas efeknya ke fairing baru ini diperkirakan bisa lebih mengkondisikan aliran udara yang keluar dari fairing dan mengurangi hentakan pada pengendara.

Untuk Aprilia sobat bisa lihat dua gambar berikut ini :

Yang atas adalah fairing RS-GP 2021 saat perilisan dan yang bahwa adalah fairing baru yang ditest pada test Qatar juga oleh Aleix Espargaro. Fairing baru memiliki satu winglet atas yang memiliki luas permukaan lebih besar dan satu lagi memiliki luas permukaan lebih kecil. Tujuan luas permukaan yang lebih besar biasanya untuk membuat lebih banyak downforce.

Bagian yang terupdate lebih luas adalah bagian winglet atas dimana kita bisa lihat tepi belakangnya lebih menjorok kebelakang dan menciptakan luas penampang sayap yang lebih lebar dan secara asal hukum Bernouli (kayaknya gak perlu dirilis lagi rumusnya yah sob) akan membuat downforce secara linear bertambah sejalan dengan luasan area yang terkena aliran udara .

Yang mana yang akan dipakai? Bisa jadi dua duanya karena setiap pembalap memiliki kesempatan sekali update jenis aero fairing. tinggal tergantung pakai yang mana sesuai dengan jenis sirkuit yang mana.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

22 COMMENTS

    • Wak kalau di winglet yg semakin melebar apa boleh d tempati stiket sponsor,apakah ada regulasinya mengingat ukuran winglet udah lebar๐Ÿ˜†

      Guest
    • Kayaknya sampai kontrak micelin habis terus diganti bridgestone winglet ditiadakan.. kan jaman pakai bridgestone ngk ada pakai winglet yak,karena ban depan bridgestone gripnya sangat baik..

      Guest
      • Bukan masalah ban sih kayanya. Winglet hadir baru pada saat ECU diseragamkan, bukan pada saat pergantian ban dari bridgestone ke michelin. karena ECU seragam itu kurang pintar untuk mengantisipasi wheelie, maka dibuatlah winglet untuk menambah downforce.

        Guest
      • Ini bukan soal ban depan boy ini tentang Pembukaan gas awal yg mana motor2 diatas tenaganya sangat besar jd menyebabkan Whelie. Ban terangkat. Jd sesegera mungkin harus napak keaspal. Dipakelah bahan Downforce dgn winglet

        Guest
      • Ini karena elektronik nya yg kurang kompeten untuk mencegah wheelie saat keluar tikungan

        Buktinya di WSBK dgn ban Pirelli yg terkenal kualitasnya yg terjaga, jaman sekarang juga pada banyak yg pakai winglet

        Tapi Kalopun sekarang peraturan diubah jadi diperbolehkan menggunakan elektronik inhouse juga tidak menjamin para peserta untuk tidak menggunakan winglet,karena udah tahu manfaatnya lebih simpel tidak perlu memotong power/melimitasi tenaga saat keluar tikungan,kecuali kalo emang dilarang seperti Moto2 dan Moto3

        Guest
      • 2010 ducati udah pasang winglet, waktu masih dipakek stoner, gak terlalu ada hubungan langsung dengan ban apa yang dipakai,

        bahkan elektronik paling canggih belum bisa menggantikan fungsi winglet

        elektronik cuma bisa nge-cut power mesin
        biar ban depang gak terangkat, sedangkan winglet bisa nekan ban depan ke bawah, jadi bisa lebih banyak power yang bisa disalurkan buat akselerasi

        Guest
  1. Aero wing di f1 bkin prototype klihatan cantik…klo di motogp motor jd sprti badut๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    Guest
    • Suka ga suka ini terus jadi mainan yg asyik buat para engineer motogp kan? Kita mah yg nonton nikmatin aja lah… toh namanya juga motor prototype bebas2 aja (yg penting menang). Ga kayak motor produksi massal yg harus mikirin “laku gak ya kalo desainnya kaya gini”

      Guest
  2. Imho, waktu jaman motogp masih 990 cc, lebih banyak denger berita update performa mesin, frame, suspensi & komponen penggerak lain. Kalau jaman now (1000cc) lebih banyak denger berita aerodinamika, mekanikal, & elektronik.

    Guest
    • karena jaman sekarang mesinnya udah di batasi pengembangannya, apalagi tahun 2021 yg harus make mesin 2020. ya mau ga mau bagian yg lain yg di oprek. tapi hasilnya justru jadi asik, karena ga loe loe lagi yg menang.

      Guest
    • 990 masih dibebaskan sebebas bebasnya,mau pake V8/v12 terserah pokoknya gak sampe 1liter,bentuk pistonnya dibikin oval,segitiga,jajar genjang juga bebas

      Sekarang jumlah silinder dibatasi,bahkan ukuran piston pun ada aturannya

      Guest
  3. Kepo sama mincong lubang airram ny ktm, terlihat garis garis parit yg lebih kasar dari versi sebelumya….. @tmcblog….

    Guest
    • Itu emang texture serat carbonnya deh bro
      Bandingkan deh dgn yg ada di jidat dibalik windscreennya

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.