TMCBLOG.com – Pada hari terakhir Tes Qatar Yang berlangsung 12 Maret 2021, Angin kencang menyebabkan debu berserakan di trek, Ini jelas berbahaya dan  hampir menyebabkan tidak ada pembalap yang Masuk Trek. Tidak banyak Pembalap yang mencoba, Hanya terlihat Petrucci, radl, Nakagami, Pol Espargaro, dan Brad Binder . Red Flag kemudian keluar ketika mesin pembersih memberanikan diri untuk mencoba dan memperbaiki kondisi, tetapi sebagian besar tim sudah mulai berkemas saat itu.

Downwash Duct : Aero Winglet baru Ducati Desmosedici GP21 dan tiga sinyalemen kegunaannya

Namun demikian, kita telah melihat banyak lap yang torehkan selama empat hari sebelumnya Baik dari Test Qatar 1 maupun Qatar 2 maupun Shakedown Test. Secara Kombinasi laptime Ducati akan menuju Grand Prix pertama sebagai yang tercepat berkat Time Attack Miller pada Rabu malam ( Hari Ketiga ). Ini adalah bukti bahwa ia dan GP21 baru tampak menjelma bagai kemitraan yang tangguh musim ini.

Ducati yang dikenal sebagai raja inovasi MotoGP membawa banyak Part baru untuk diuji di Qatar. Yang paling menonjol adalah beberapa aero depan baru yang berubah signifikan, dan sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

Di sisi lain motor hadir ‘Salad Box’ yang dipercaya berisi bagian dari mass-Damper dengan bentuk yang berbeda pada GP21 serta kehadiran perangkat holeshot depan yang sekarang dimiliki sebagian besar pabrikan. Ducati, bersama dengan Aprilia, Honda, KTM dan Suzuki telah terlihat berhasil membuat Motor tambah Ceper baik depan maupun belakang untuk menurunkan CoG  saat start.

Francesco Bagnaia (Tim Ducati Lenovo) mengakhiri Test Qatar di  lima besar di belakang rekan setim pabrikannya dan trio Yamaha, dan terdengar sangat positif tentang pekerjaannya di Losail. Pecco terlihat sangat senang dengan Race Pace yang telah dia lakukan selama ini dan ketika butuh kecepatan untuk kualifikasi, dia ia hanyaa 0,261 detik di belakang Miller

Johann Zarco (Pramac Racing) dengan Laptime tercepat Kombinasi  1: 53,899 yang ia torehkan di hari ke-3 membuat Ducati memiliki semua pebalap non-rookie mereka di dalam 10 besar menjelang Seri pertama Qatar. Pada hari Kamis melihat dia mencapai rekor top speed tidak resmi baru 357,69km/ jam. Zarco berkomentar pada hari Kamis bahwa dia telah bekerja banyak pada Race Pace dan memiliki banyak hal untuk dicoba, tidak semuanya bagus, tetapi banyak yang berhasil.

Rekan setim Zarco Pramac Racing, Jorge Martin, mengakhiri Tes Qatar sebagai rookie tercepat. Pembalap Spanyol itu duduk di P14 berkat catatannya 1: 54,483 dan hanya berjarak 1,3 detik dari rekor lap sepanjang masa – tidak resmi – Jack Miller. Juara Dunia Reigning Moto2 ™ Enea Bastianini (Avintia Esponsorama Racing) finis hanya 0,022 detik di belakang Martin di P15, dengan Luca Marini (Sky VR46 Avintia) mengklaim P21 – 1,839 detik di bawah Miller.

Manajer Tim Pabrikan Davide Tardozzi menilai Tes Qatar Ducati Sebagai hampir sempurna atau 9 dari maksimal 10. Davide senang dengan setiap aspek: kecepatan, sikap, dan moral tim. Ducati Menatap Seri 1 Qatar penuh Keyakinan namun berupaya tidak terlalu berlebihan karena dari masa ke masa Losail sendiri adalah sirkuit yang bagus dan sangat friendly untuk Ducati.

Yamaha M1 Hadirkan Aero Spatbor depan baru di #QatarTest hari ke tiga

Di Kubu Yamaha, pabrikan asal iwata membuktikan bahwa kecepatan satu lap mereka telah meningkat dimana  Vinales, Quartararo dan Morbidelli sering menorehkan waktu terbaik mereka dalam tes, dan meskipun mereka kalah dari Miller, segalanya masih terlihat sangat bagus untuk Yamaha terlebih lagi Race Pace dan banyak detail rumit lainnya seperti strategi Start juga banyak dikerjakan oleh keempat pembalap Reguler mereka di Qatar.

Begini detail Sasis baru 2021 Yamaha M1 di #QatarTest MotoGP

Pada hari Rabu, Yamaha meluncurkan beberapa aero fairing baru dan spatbor baru yang mirip paruh plathypus. Dengan dikombinasi Sasis baru, Pembaruan ini tampaknya bertujuan untuk mengurangi jarak antara Ducati dan Honda terutama soal Top Speed.

Vinales menjadi Pembalap  tercepat kedua terlihat bekerja keras saat latihan dimulai terutama saat Start beberapa kali terlihat ia sangat serius menenggelamkan bagian belakang Yamaha M1-nya dan meluncurkan dirinya ke Tikungan 1. Itu poin yang telah difokuskan Viñales dalam pengujian pramusim, serta beberapa lap pembuka.

Sementara Quartararo yang baru direkrut dari pabrikan mengatakan butuh 30-40 lap untuk berkenalan kembali dengan YZR-M1-nya pada hari Sabtu. Tetapi begitu orang Fabio itu mendapatkan kembali kepercayaan dirinya, semuanya tampak berjalan dengan baik. Quartararo mengatakan dia merasa nyaman dengan sasis baru dan telah mencoba “banyak hal”. Manajer Tim Massimo Meregalli mengatakan kedua pebalapnya merasa sangat percaya diri dengan part baru seperti sasis dan bodi aero yang disetujui oleh keduanya.

Morbidelli dan Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) bergabung dengan rekan-rekan pabrikan mereka untuk tampil bagus di trim balapan. Rossi, dilihat dari timesheets, adalah satu-satunya pembalap dari kuartet yang tidak terlihat melakukan banyak time attack, tetapi The Doctor terlihat sangat bersemangat menjelang musim Grand Prix ke-26. Juara Dunia sembilan kali itu mengakhiri tes pramusim di posisi ke-11 secara keseluruhan, dengan catatan terbaik 1: 53,993.

Di Posisi Keenam dari timesheets gabungan hadir Aleix Espargaro dari Aprilia Racing Team Gresini. Seperti yang telah banyak diberitakan, RS-GP 2021 mereka hampir sepenuhnya baru: mesin, sasis, dua desain aero, knalpot dan ‘kotak salad’ serta Aprilia juga memiliki swingarm karbon pertama mereka – yang berarti Suzuki adalah satu-satunya pabrikan yang tidak memiliki fitur ini.

Selain itu, perangkat holeshot depan yang awalnya memang dipakai Oleh Pabrikan Noale ini akhirnnya banyak menjadi Referensi Pabrikan lain. Laptime terbaik 1: 53,640 sudah cukup untuk membawa Espargaro dalam jarak setengah detik dari Miller dan ini jelas merupakan tanda-tanda yang sangat menjanjikan.

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing, memberikan Ponten pramusim mereka 7 dari Maksimum 10. Dia senang dengan kemajuan yang ditunjukkan di Qatar. Rookie Lorenzo Savadori mengakhiri tes dengan P26, berjarak jarak 2,571 detik, tetapi pembalap Italia imaish dalam keadaan recovery karena cedera bahu.

Memang sih Tim Juara Dunia Suzuki Ecstar terlihat agak kurang jadi Spotlight di awal 2021. Namun Jika melihat konsistensi race Pace, di artikel analisa hari ke empat kemarin misalnya, Joan Mir terlihat Punya potensi siap di Seri pertama Nanti Juara Dunia MotoGP  2020 Joan Mir menyelesaikan P7 secara keseluruhan, satu tempat dan 0,033 detik di depan rekan setimnya Alex Rins.

Suzuki GSX-RR 2021 coba Aero Winglet kecil tambahan di #QatarTest hari ke Tiga

Sasis baru dan swingarm baru telah digunakan di Qatar serta semua bagian kecil lainnya seperti tambahan aero depan dicoba dan bahkan Suzuki dengan  Rins dan pembalap penguji Sylvain Guintoli sempat mencoba Spek mesin GSX-RR 2022.

Mir mengakui bahwa baik Ducati dan Yamaha terlihat lebih baik secara keseluruhan, tetapi duo GSX-RR sama sekali tidak jauh dari mereka. Sirkuit Internasional Losail bukanlah salah satu trek yang klop dengan Suzuki, tetapi keduanya merasa baik dan merasa telah melakukan peningkatan dari motor tahun lalu. “Kami kompetitif, kami tidak lambat, dan ini hanya pengujian.” begitu Kata Mir

Selanjutnya Honda dimana yang utama dan positif adalah upaya Pol Espargaro (Tim Repsol Honda) yang terlihat sangat maskimal di Qatar dalam Upaya adaptasi pertamanya dengan RC213V . Di Timesheet kombinasi, PembalapLaptime Pol  sama persis dengan laptime Zarco dan berada dalam 10 besar. Pol Espargaro tampil mengesankan hampir semua orang di paddock dengan penampilannya sejauh ini.

LCR Honda Balik ke sasis Lama di Test Qatar hari Ke Tiga

Dari segi teknis, Honda membawa tiga sasis berbeda ke Qatar: satu ‘standar 2020’, satu dengan Carbon Strengthened di rangka dan yang ketiga benar-benar baru. Beberapa Set Fairing dengan aero winglet baru diujicobakan oleh Stefan Bradl (Honda Test Team) dan Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) di pembukaan tes, dan kita akan melihat mana yang akan HRC homologasikan di balapan pembukaan akhir pekan nanti.

Honda Coba Dua jenis Aero Fairing baru RCV di #QatarTest MotoGP 2021

Nakagami adalah pembalap Honda terbaik kedua pada timesheets keseluruhan di P12, tepat di depan Bradl di P13. Kedua pembalap ini mengalami lebih dari satu crash di Tikungan 2 pada hari Rabu dan membuat Bradl absen pada sesi sore. Honda mencatat pembalap mereka crash 10 kali secara total – lebih banyak dari pabrik lain mana pun. Bahkan Alex Marquez (LCR Honda Castrol) mengalami highside besar di Tikungan 9 pada Kamis malam mengakibatkan patah tulang metatarsal kaki kanan kecil, tetapi Juara Dunia dua kali itu merasa akan bisa tetap FIT di Grand Prix Qatar.

Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig sangat senang dengan betapa “mulusnya” pembalap barunya Pol Espargaro beradaptasi. Satu poin pembicaraan besar selama 14 hari ke depan juga adalah apakah Marc Marquez akan turun di Qatar setelah pemeriksaan terakhirnya berjalan sangat baik.

Setelah musim 2020 yang luar biasa, KTM terlihat ‘ biasa biasa saja ‘ pada time sheet test Qatar tahun 2021 ini. Miguel Oliveira (Red Bull KTM Factory Racing) adalah pembalap RC16 tercepat di P16, berjarak 1,343 detik dari waktu yang ditentukan oleh Miller. Rekan setimnya Brad Binder finis 0,165 detik di belakang Oliveira pada timesheets di P17, tetapi pabrikan Austria beralasan bahwa mereka memiliki sedikit data di Qatar secara tidak ada balapan di sini tahun lalu dan ini  tampaknya yang menghambat mereka.

KTM memang membawa banyak item baru untuk diuji. Selain front Holeshot Devices, perubahan yang paling mencolok dari mata telanjang adalah fairing depan baru yang lebih ramping dengan tetap memiliki detail ‘shark teeth’ serta Swingarm baru .

Begini detail Sasis, Swingarm dan Buntut baru 2021 KTM RC16 di #QatarTest MotoGP

Di artikel sebelum ini juga sobat bisa lihat bahwa KTM membawa part Seat dan Buritan baru Buat RC16. Pembalap seperti Miguel Oliveira mengatakan ada hal-hal positif dan tidak ada kekhawatiran khusus pada tahap ini. Oliveira beranggapan bahwa timesheets tidak menceritakan kisahnya secara utuh.

Sementara itu, Danilo Petrucci telah menyelesaikan tes pertamanya dengan KTM RC16 dan pembalap Italia itu senang dengan kemajuan yang dia buat selama empat hari di trek, dengan beberapa ide yang jelas tentang apa yang diperlukan untuk meningkatkan performa terbaiknya 1: 54,895. Rekan setimnya Iker Lecuona mengatakan dia telah belajar banyak dan telah banyak berkembang juga, tetapi juga mengakui bahwa ada pekerjaan yang harus dilakukan.

Taufik of BUitenZorg | @tmcblog

 

 

42 COMMENTS

  1. Pendekatan Sijuki ama Honda udah bener, ini hanya pengujian, time attack, time sheet, time apalah gak perlu diseriusi.

    Guest
  2. Sayang aprilia terlalu minor skiadnya. Mungkinkah salvadori menjadi sebuah blunder dan diganti smith di tengah musim??

    Guest
  3. 99% Pemenang di Qatar ya pasti mesin V… tetapi biasanya suzuki dsini lmyan bsa mengimbangi..

    Guest
  4. gak sabar neh seri perdana.. menarik jg lineup Ducati bersama tim satelitnya.. Miller mungkin cepat, tp biasanya cuma sampe pertengahan lomba.. beda sama Dovi yg bisa fight sampe lap2 akhir.. jg penasaran sama Pol di situasi race..

    Guest
  5. yess, makin ga sabar nunggu race day perdana utk musim 2021,,
    Alex Marquez sepertinya udh mulai make metode kakak nya yg “try to the limit” biar tau batasannya sampe mana aja,,

    Guest
  6. Pasir disirkuit qatar itu pengaruhi grip ban ngak sih wak? Waktu itu saya liat para rider distraigth kayak giling pasir gitu bannya..

    Guest
  7. Wak bahas protokol kesehatan motogp qatar dong.
    Ko kayanya gak seketat tahun lalu yak ? Race 1 motogp qatar kan tinggal 14 hari, itu para pembalap gak tinggal diqatar atau dikarantina dulu kah ? Ko mereka abis test kemarin langsung pada pulang kampung. Apa gak beresiko terpapar virus ? Ketika mereka balik ke qatar dari negara masing masing ? Atau kaya kasus tony arbolino tahun lalu ? Yg harus dilarang ikut race gara gara 1 pesawat sama orang yang positif.

    Guest
  8. Jangan hanya berpatokan pda musim 2020 tpi lihatlh musim2 sebelumny dimna honda jarang unggul test pramusim tpi sering meraih triple crown. Puncakny d 2019 dimna d test pramusim honda tidak unggul tpi begitu musim berjalan honda hanya absen 1x d podium dri total 19seri ya walaupun nma marc marquez sangat dominan

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.