TMCBLOG.com – Di sesi FP1, pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli menjadi yang tercepat dengan 1:54,921 di suasana Trek sore hari yang masih hangat. Smeentara FP2 diadakan tepat jam 20 waktu Qatar atau mirip banget waktu race di hari ahad nanti. Dan laptimepun memang terasa cukup banyak perubahannya, terlihat jauh lebih cepat

Semenjak Lap ke 6 Aleix Espargaro di atas Aprilia RS-GP nya berhasil torehkan 1:53,789. Bagnaia torehkan 1:53,422 di sekitar menit ke 35 diikuti Oleh Quartararo. Menit ke 41 Jack Miller memimpin time sheet FP2 diatas Ducati GP21 Full set aero-Body 2021 termasuk downwash duct. Jack torehkan 1:53,387.

keadaan ini bertahan sampai akhir sesi FP2 dimana Pecco bagnaia membuntuti di Posisi ke dua dengan Jarak  hanya 0,035 detik diatas Motor yang sama DucatiGP21.  Quartararo di posisi ke tiga time sheet dengan 1:53,575 dan menjadi Pembalap Yamaha Tercepat samai Sesi FP2

Melihat Laptime Jack Miller yang hanya terpaut 0,007 detik lebih lambat dari laptime Rekor Marc Marquez 1:53,380 dan melihat ini dilakukan baru di sesi hari pertama Yakni di FP2, maka buat tmcblog bukan tidak mungkin rekor ini akan secara resmi dilewati pada sesi sesi berikutnya.

Zarco, Rins dan Vinales berada di posisi 4 sampai 6 di timesheet dimana Zarco menjadi pembalap Satelit tercepat. Mereka bertiga diikuti Morbidelli, Aleix Espargaro dan Valentino Rossi di posisi 7 sampai 9. Sementara itu Honda berhasil masuk 10 Besar kali ini dengan Nama Pol Espargaro walaupun ia harus Crash di detik detik terakhir FP2 yang juga membuat sesi FP2 beberapa detik dipercepat seelsai secara keluar bendera Kuning. Kesepuluh nama ini Juga yang sementara masuk ke Bracket Q2 MotoGP Qatar 1 2021.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

36 COMMENTS

  1. Yamamah dari yg udah² selalu menjanjikan di FP dan kualifikasi tapi kedodoran di race day, entah musim ini bakal gimana. Kateem dan Aprilio kayaknya bisa makin kompetitif. Ducaty seperti biasa tetep konsisten. Hodna yg masih ditinggal sang pawang progresnya gak ada perkembangan. Sijuki nampak terseok² di awal seperti musim lalu, entah nanti kalau makin lama makin ngacir tau² udah juara aja.

    Guest
  2. Ngomong-ngomong Twitter resminya RHT sama Suzuki selalu saut-sautan, kadang saling ngasih selamat, kadang saling lempar jokes. Kenapa tim lain ga ikutan ya? Padahal bagus buat cairin suasana disituasi tertentu

    Guest
  3. Jika Pol bisa kompetitif disini, minimal big five akhir race, bakalan kompetitif sepanjang musim soalnya seri ini RCV kesulitan.

    Guest
  4. Si salad box makin ngacir aja….emang ga kmana pawang ducati msti australian,tinggal liat konsistensinya aja nih miller

    Guest
  5. sayang Pol jatuh, padahal sebelom ndlosor ada potensi menajamkan waktunya.. btw Katiyem kenapa yah rada melempem di FP2 ini..

    Guest
  6. Aprilia kalo di Qatar selalu mengagetkan performa nya kayak yg sudah2,jadi masih belum bisa jadi patokan kedepannya

    Guest
  7. RCV nya pol selalu tembus di atas 350 km/jam. Tanda power honda bs njabanin ducati. Tinggal konsisten aja, kmungkinan pol bs bikin kejutan

    Guest
    • Mantap memang honda dengan katup umum pneumatic non paten yang bukan desmodromic mampu torehkan topspeed tertinggi diantara pabrikan mesin V se motogp

      Guest
  8. Pol kalo langsung q2 udh hebat sih. Tinggal ngintil marc marques aja nanti buat curi curi cara bawa rcv yg baik dan benar

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.