TMCBLOG.com – Saat video launching HRC team WSBK, Honda CBR1000RR-R SP2 yang dipakai sebagai properti background setiap interview mayoritas menghadap ke kiri dan memperlihatkan sisi bagian kanan dari motor. Nahhh ini yang bikin TMCBlog kepo, kenapa sisi bagian kiri dari motor jarang diperlihatkan. Adakah yang disembunyikan?

Untuk mengetahuinya pertama-tama kita simak dulu pengakuan dari Alvaro Bautista mengenai fokus pengembangan dari Fireblade SP Triple-R 2021 di WSBK tahun ini. Bautista: “Mengenai motornya Kami banyak bekerja di sisi elektronik dan juga mencoba untuk lebih mendapatkan grip ban belakang yang merupakan bagian terburuk kami di musim lalu. Kami mengerjakan pada dasarnya semua area, namun lebih khusus di dua area ini elektronik dan grip ban belakang.”

Direktur HRC, Tetsuhiro Kuwata pun menambahkan; “Kami terus mengembangkan setiap aspek motor, termasuk mesin, elektronik, dan sasis, untuk lebih meningkatkan daya saing motor, sehingga Alvaro dan Leon dapat bertarung di depan dalam kejuaraan dan pada akhirnya, kami dapat menawarkan kepada pelanggan kami sepeda produksi terbaik, sekarang dan di masa depan.” 

Baik Kuwata maupun Bautista sangat menekankan soal elektronik, dan ketika sejenak motor terpapar sisi bagian kirinya, pada output shaft, lebih tepatnya di bagian as dari sprocket depan, terpampang lah satu parts yang buat TMCBlog sangat familiar dan sangat mirip dengan torductor yang saat ini mayoritas dipakai oleh pabrikan-pabrikan di MotoGP. Yes sepertinya Honda CBR1000RR-R Fireblade yang dipakai di SBK 2021 menggunakan Torductor juga.

Torductor adalah sebuah mahakarya elektronik yang menempatkan Honda sebagai pionir dalam pengembangannya di arena balap. Torductor adalah penamaan dari sebuah sensor torsi mesin yang akan mengukur torsi yang dihasilkan pada output crankshaft sebelum disalurkan ke final drive (rantai).

Data hasil pembacaan oleh Torductor ini akan dikirim oleh sistem ECU dari CBR1000RR-R Fireblade SP2 untuk kemudian dihitung sedemikian rupa sehingga mesin akan bekerja melakukan pembakaran dan menghasilkan power yang sesuai, plus memberikan data pada actuator dan sensor elektronik lain seperti Traction Control dengan tujuan saat dipadukan kerjanya dengan parts lainnya seperti transmisi akan meyakinkan setiap milimeter gerakan ban Fireblade Triple R SP2 yang ditunggangi Bautista dan atau Haslam bisa sempurna baik saat akselerasi maupun deselerasi.

Torductor sendiri adalah nama yang diberikan oleh sang pembuat alat yakni ABB untuk sebuah sensor torsi yang menggunakan material magneto elastik dimana material ini akan menghasilkan flux magnet disekitar poros yang berputar (dalam hal ini poros shaft ke final gear – cek gambar di bawah dan atas). Alat ini pada dasarnya dijual bebas untuk siapa saja yang sanggup membelinya dan bukan merupakan patent satu pabrikan sepeda motor tertentu.

Kenapa sensor torsi begitu penting sekarang ini? Karena motor motor balap modern baik di WorldSBK dan MotoGP hampir mayoritas sudah mengadopsi sistem kelistrikan tertutup (close loop) dimana torsi output yang dirasakan oleh pembalap secara langsung berhubungan dengan posisi bukaan throttle gas yang dibejek oleh pembalap. Sistem ini lah yang dinamakan sebagai torque-by-wire throttle. Nah karena point utamanya adalah torsi, maka sensor torsi yang akurat sangatlah penting . . .

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

60 COMMENTS

    • Betul
      gegara Ducati , dah kayak gak ada batasan SBK dg MotoGP 😃
      Akhirnya kita lihat kekuatan all stock sebenarnya yang ikut di SBK ini untuk gambaran masspronya.

      Guest
    • Cassete gearbox itu apaan sih om? Lebih mendekati slipery clucth atau kopling kering?
      Mw Googling males
      Hehehe

      Guest
      • cassete gearbox itu , gearbox yg bisa dilepas tanpa belah mesin, motor superbike modern rata” udah pake gitu

        Guest
    • Yoi bro… cuma tim hore2 aja..
      H*nda cuma menang 6x di WSBK…
      ya.. cuma 6x..

      BUKAN 1x

      jauh lah ama D*cati & K*wasaki mah…

      Guest
    • Jadikan tahun pertama Hando dengan mesin baru tahun kemaren masih riset.
      Dan kita lihat hasil tahun ke dua ini.
      Apakah masih sama dengan yayaya hasilnya atau bisa berprestasi ? 😃

      Guest
      • Iya ya.. Yang menang 6x aja dianggap tinggal kenangan, gimana yang menang cuman 1x dan bisa jadi satusatunya sepanjang karirnya..

        Bingung sendiri nyimpulinya kan..?

        Guest
        • Malah makin kasian liat yg cuma puas jurdun sekali. 5 tahun motor baru ga membuahkan hasil

          Guest
        • Lebih kasihan lagi yg terakhir jurdun 2009 cuma karena beruntung yg nampaknya cuma itu saja prestasinyadan 5 tahun terakhir pakai motor baru ga membuahkan hasil

          Guest
  1. Harga Sibiar1000RRR lebih tinggi dari R1,
    padahal dibalapan itu ibaratnya ngetes..
    Manuver cepat, meliuk-liuk, ngelibas cicken
    aadu drag dilurusan
    Hahahaha..

    Guest
    • Harga dimana dulu bro 😃 kalau diindo memang jauh lebih tinggi. Kalau di luar sana cuma 500 juta rupiah saja 👍😃

      Guest
  2. Ya semoga menang bisa nyicipin podium, kan kemarin² uda dibahas, sehebat apapun motornya tergantung pula pembalapnya

    Guest
      • tapikan SP3 nya blum ada barangnya. ini homologasinya gimana sih? wsbk sekarang udah kaya moto gp part2 nya pake barang prototype semua. saya ga heran deh klo nanti ducati V4R tiba2 ada salad box nya.

        Guest
      • Wkwkwk, bisa aja wak haji, sp3 udah kek surat peringatan 🤣

        Klo jadi diproduksi masal jadi sesuatu yg baru juga sih 😁

        Guest
  3. Torductor adalah sebuah mahakarya elektronik yang menempatkan Hodna sebagai pionir dalam pengembangannya di arena balap

    Next jadi “smart torductor system” pertama di dunia.

    Guest
  4. sebagai fans berat HRC sy berharap motir ini bisa kamplengin V4R, krn tahun lalu msh sy pantau bwt cari kelemahanya klo soal tenaga udh lebih… syyakin tahun ini pasti sering podium tahun ke 3 baru juara..

    Guest
  5. Anggaplah tahun pertama mereka sebagai riset dengan hasil gagal juara dunia….tapi ditahun ke dua Kemaren mereka juga gagal 😃 dan ini musim ketiga mereka dengan mesin barunya , apakah mampu juara dunia ?

    Guest
  6. Mahakarya zuki : mechanical variabel valve
    Mahakarya ducita : katup desmodromic
    Mahakarya yimihi : underbrace swingarm
    Mahakarya ketiem : kerokan eş dawet?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.