TMCBLOG.COM – Beberapa pekan yang lalu TMCBlog melakukan uji konsumsi BBM Honda PCX160, dan seperti yang sudah kami prediksikan akan ada banyak permintaan dari sobat pembaca sekalian untuk menguji konsumsi BBM sang rival yakni New NMax 155. Yah, walaupun gak baru baru amat tapi seenggaknya bisa memuaskan rasa penasaran sobat sekalian sekaligus para calon konsumen yang masih bingung pilih beli metik besar atau metik canggih, mungkin. FYI; NMax 155 yang mampir di garasi TMCBlog adalah unit test milik YIMM dengan jarak tempuh pada odometer sekitar 3000-an Km saat kami terima, sama seperti PCX160 yang juga milik AHM hanya saja jarak tempuh pada odometer-nya masih di bawah 100 Km. Oke, lanjut gass…

Metode yang TMCBlog sering gunakan [setidaknya oleh mas Taufik] adalah ‘How far can you go with 1 litre petrol’ seperti ketika menguji konsumsi BBM Honda PCX160 kemarin. Tapi saya [Nugi] karena tidak ada gelas ukur di rumah, maka metode pengujian yang dipakai dengan metode ‘Full to Full’ pada Yamaha NMax 155 ABS Connected yang dilakukan dengan hati-hati juga tentunya. Unit NMax 155 kami uji konsumsi BBM pemakaian kurang lebih selama 4 hari untuk komuter dari rumah di daerah Bekasi menuju kawasan perkantoran di Jakarta dan juga dipakai ke berbagai tempat dengan berbagai kondisi dan situasi lalu lintas, mulai dari jalanan lengang sampai kemacetan.

Dengan bobot badan tester sekitar 69 Kg selama pengetesan motor dan karakter berkendara yang bisa dikatakan tidak selalu Eco Riding selama 4 hari menghasilkan konsumsi bahan bakar pada New NMax 155 ini sebesar 42,88 Km/Ltr. hasil perhitungan dari selisih volume bensin full tank sejak hari pertama mulai pengujian sampai hari ke 4 yang sebanyak 3,47 liter bensin RON92 dengan menempuh jarak sejauh 148,8 Km.

Test Konsumsi BBM New NMax 155 Commuter

Ada perbedaan angka pada perhitungan fuel consumption dengan metode full tank to full tank dibanding dengan angka yang muncul pada MID Yamaha NMax 155. Pada layar MID tercatat 44,7 Km/ltr untuk konsumsi bensinnya, jadi ada beda sekitar 1,9 Km/ltr antara angka dari hasil perhitungan manual dengan angka yang tercantum pada MID bawaan motor.

Lalu tidak sampai di sana saja, pengujian kami lanjutkan ketika ada ajakan riding tipis tipis bareng Yamaha Riding Academy (YRA) yang dipandu oleh Muhammad Arief yang juga instructor senior di YRA. Rute yang dilalui cukup menarik, yakni jalur cross country menuju ke daerah perbukitan. Pikir kami, kalau agenda tersebut juga dipakai untuk test konsumsi BBM ini New NMax 155 cukup mewakili sobat semua yang tinggal di daerah dataran tinggi nih. Oke lah, harinya tiba kami janjian bertemu di Cibubur, lalu mengarah ke Jonggol menuju Gunung Batu, Desa Sukaharja, Jawa Barat yang menjadi tempat tujuan short trip kami bersama team YRA tersebut.

Test Konsumsi BBM New NMax 155 Touring

Di hari Kamis 25 Maret 2021 pagi, tangki bensin masih full tank selepas kami menguji konsumsi BBM new NMax ini, tercatat jarak tempuh total pada odometer Trip 1 pada layar MID 289,9 Km. Angka tersebut merupakan akumulasi jarak tempuh dari pengujian dalam kota/komuter sebelumnya. Sedangkan angka real short trip pada trip hari Kamis ke Gunung Batu tersebut adalah 141,1 Km (289,9 Km dikurangi 148,8 Km).

Setelah motor dibawa melintasi kontur jalan yang naik turun khas daerah perbukitan, banyak ngegas dan ngerem ketika melewati kemacetan plus menerjang banjir +/- 25 cm dan jalanan-jalanan rusak serta mengikuti ritme berkendara mas Arief YRA yang mengunggangi Yamaha TMax DX sepanjang perjalanan pergi dan pulang menghasilkan konsumsi BBM New NMax sebesar 42,2 Km/Ltr. Lagi-lagi ada perbedaan hasil antara perhitungan manual dengan angka pada MID motor, dimana kali ini bedanya tipis banget sekitar 0,6 Km/ltr.

TMCBlog Bersama Arief YRA

Kesimpulan dari pengujian konsumsi BBM New NMax 155 ketika di bawa berkendara harian/dalam kota ataupun riding ke luar kota ternyata tidak berbeda terlalu jauh, yakni konsisten di angka 42 Km/Ltr di tangan TMCBlog yang tidak terbiasa berkendara dengan mode Eco Riding. Kaget juga ketika hasil konsumsi BBM dari perjalanan ke Gunung Batu itu cuma lebih boros kurang lebih 0,6 Km/ltr ketimbang saat dipakai dalam kota, mengingat selama di daerah perbukitan Sukaharja panelmeter NMax 155 ini sering muncul tanda “VVA” sebagai pengingat rider bahwa mesin sedang bekerja pada lobe camshaft ke dua (lift noken-as yang lebih tinggi).

Pada artikel ini kami berusaha memfasilitasi keingin-tahuan sobat sekalian karena tidak sedikit yang request untuk update pengetesan konsumsi BBM New NMax 155 akibat kehadiran Honda PCX160 kemarin dan sama-sama disajikan hasilnya lewat angka. So, silahkan sobat simpulkan sendiri apakah Yamaha New NMax 155 tersebut termasuk irit bahan bakar gak sih? | –Nugi

37 COMMENTS

      • Yap betul.. Desain salah satu yg menentukan nmax unggul jauh, disamping performa, keiritan, kwbanfelan mesin, dan keenakan / sedap dipandang dari jauh ataupun dekat.. Lampu oke ga kaya pasar malam.. Dan saya betah kalau posisi ada dibelakang pengendara nmax, wuiiihh kereeenn.. Nmax jauh unggul..

        Guest
      • Kadang bingung pada bisa irit ya, gue belum pernah pakai motor diatas 35km/l.. paling sering 30km/l. Bawa motor standar masih sangat sehat, cuma di polis aja padahal. Ga pernah bikin macet gara-gara riding santai di tengah jalan. Klo mau santai jalan di pinggir tidak lebih di 1 meter dari tepi jalan. Sering towing dibelakang orang, tapi sangat jarang di towing di depan orang. Ga pernah lawan arus, terobos lampu merah dan berhenti lewat garis itu prinsif gue berkendara. Patuhi rambu dan marka jalan, selalu kasih jalan jalur orang. Akhirnya rata-rata 30km/l konsumsi bahan bakarnya.

        Guest
  1. Cukup Irit Untuk Hasil Segitu
    Perbandingannya kn dengan keluaran power juga.
    matic 110cc dengan power kecil pun gk beda jauh sampe 30km jaraknya.
    tinggal sesuaikan kebutuhan saja. 😁

    Guest
  2. irit lha wong ngintil sama matic besar beneran je

    lagian motor segmen ini gak terlalu mentingin konsumsi bbm

    Guest
    • Kang nugie itu punya riwayat buruk untuk tangan kanannya apa lagi buay eco riding he…
      Kalo kang haji mah tangan kanannya sakti he… Satria fu aja bisa 70 km per liter he…..

      Guest
  3. kalo Yamaha sendiri yg ngajak riding ke perbukitan, berarti mereka emg udh pede dgn performa dan konsumsi bbm buat si Nmax,

    Guest
  4. Kurang afdol kalo bukan wak haji yg ngetest dengan metoda “how far you can go”
    Tp dapet hasil segitu termasuk irit, sesuai dengan output power, riding style, dan jalan yg dilalui sehingga vva sering aktif

    Guest
  5. Tdk apple to apple dg uji bbm wak Haji ketika pake pcx160.
    Harusnya yg uji ya Mas Haji dg metode khasnya..How can run with 1ltr of petrol…
    Tp ya skedar bs utk data ya ok lah…

    Guest
  6. 42 km/l mirip sama vario 150 saia, memang bukan level beat/mio yg memang di setting lebih irit. Sesuai selera dan kemampuan kantong lah dalam milih tunggangan, gak usah dibikin ribet. Tiap kelebihan sesuatu pasti ada yang dikorbankan, mau tunggangan melesat cepat tp tetep mau irit, ikut bonceng tetangga pakai ninja aja…

    Guest
    • Ini baru komentar sehat, mau kencang tapi irit? Ya benar atuh numpang ninja tetangga wkwkwk. Saya pribadi tidak pernah mau ambil pusing soal irit bahan bakar, buat saya, tangki dengan kapasitas lebih kurang 3,7 Liter bisa tahan 6 – 7 hari tidak habis itu sudah irit wkwk, supra x lama saya malah bisa hampir 2 minggu baru isi lagi, itu juga kadang masih sisa sekitar lebih kurang 0,5 Liter. Untuk catatan saya pakai pertalite.

      Guest
  7. old namek saya masih bisa 52 km/l dengan oli buntut 30w shell helix astra
    bbm pertalite
    rute luar kota

    Guest
  8. nmax gen 1 klo gasalah 35km/l ya..
    udh agak lupa dlu pkai pnya abang sya, buat harian dlm kota
    klo luar kota lbh irit 5km..

    Guest
  9. Om Nug … Om arief sukses membuat saya kepayahan naik WR di sirkuit Cargloss … Mantap lah om arief … Hehehehe

    Guest
      • iyya om nug … Om Muhammad Arief sama Om Gregorius Iwan instruktur YRA skill bermotor nya luar bioskop om … Buat yg bisa cuma sekedar bisa naik motor kaya saya jd kepayahan om ngimbangin nya

        Guest
  10. Mengutip pernyataan Engineer Honda Motor :

    “Pakai variable valve tapi power, torsi, dan efisiensi bbm masih kalah, buat apa? Yang ada malah rugi gesek, rugi bobot, rugi sparepart”
    “Untuk saat ini saya rasa belum perlu”

    HMMMM… betul juga ya.

    Guest
  11. sukanya motor bebek, naik turun gunung ok, bawa barang depan blkg ok, ngebut keplek miring ok, irit ok, njmx135

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.