TMCBLOG.com – Aprilia Tuono V4 series model year 2021 mengalami perubahan/facelift yang cukup signifikan. Dan bahkan kita akan melihat ada perbedaan yang cukup jelas antara Tuono V4 ‘standar’ yang didesain dengan fungsional lebih ke arah motor turing dengan Tuono V4 Factory yang masih menyimpan karakteristik sport yang kental. Sebelum kita bahas perbedaan kedua versi ini, kita akan lihat dulu secara umum apa yang diberikan Aprilia pada Tuono V4 series baik standar maupun Factory pada model 2021 ini.

Aprilia Tuono V4 factory 2018-2020
Aprilia Tuono V4 factory 2021

Kita bisa lihat dari dua foto di atas bahwa Aprilia Tuono V4 2021 mendapat upgrade fairing baru, mengikuti desain fairing dua layer yang sejalan dengan desain fairing dari Aprilia Tuono 660. Kita juga bisa melihat model Aprilia Tuono V4 2021 mendapatkan swingarm aluminium underslung/underbrace baru yang juga bisa kita lihat pertama kali kita lihat di RSV4 beberapa bulan lalu. Selain itu desain spatbor depan, knalpot, cover engine dan buntut juga memiliki perubahan.

Mengenai dapur pacu, mesin 1.077cc, 65 °, V4 tetap tidak berubah dari homologasi Euro5 sebelumnya. Mesin ini menghasilkan tenaga puncak 175hp (129 kW) dan torsi 89 lbs • ft (121 Nm). New Tuono V4 2021 juga memperoleh upgrade pada paket elektronik dengan hadirnya Aprilia Performance Ride Control (APRC) dengan ECU Magneti Marelli 11MP baru serta IMU enam axis dan tentunya penyempurnaan software.

Hasilnya dari upgrade elektronik ini adalah paket yang lebih cepat dan lebih cerdas untuk sistem elektronik, dimana sekarang mencangkup mencakup kontrol Engine Brake multi-level dan enam mode berkendara (tiga track dan tiga road).

Seperti yang sudah kita bahas di awal artikel, ada strategi positioning menarik di Aprilia Tuono V4 dimana versi standar hadir lebih berorientasi touring sementara Tuono V4 Versi factory lebih ke arah Street Fighter, dengan demikian, Aprilia Tuono V4 ‘standar’ membawa beberapa detail yang jauh lebih berfokus pada turing yang lebih nyaman untuk riding jarak jauh.

Kita bisa melihat pada Tuono V4 standar hadir windshield yang lebih besar dengan jok belakang yang lebih besar dan pegangan (rear grab) di belakang. Suspensi Tuono V4 standar adalah tipe mekanis merek Sachs sementara suspensi elektronik semi-aktif Öhlins ada di Tuono V4 Factory. Strategi ini jelas menarik, secara ekstrim bisa membuat seorang yang maniak Aprilia bisa membeli dua-duanya karena kedua versi ini memiliki fungsionalitas yang berbeda.

Taufik of ButenZorg | @tmcblog

16 COMMENTS

  1. Sekarang makin jelas yg versi touring buat hxh dng Turismo Veloce walaupun beda ccnya sekebon

    Multi Strada v4 kali ya lebih tepatnya

    Guest
  2. Perkawinan silang antara motor naked dan motor fairing. Buat speeding bisa, buat nyantai juga bisa, hehe.

    Guest
  3. Estetika msh terjaga dari produk utk masal sampai yg “sekedar” prototype. Beda dng tetangganya di Bologna..

    Guest
    • Saya malah lebih suka produk tetangga bologna-nya. Aprilia seri ini kok dari tahun 2009 sampai sekarang gak ada perubahan signifikan. Seri tuono desainnya gak pernah masuk buat saya. Aneh aja motor streetfighter tapi kepalanya gede.

      Guest
  4. Desainnya seolah aprilia pengen bikin motor sport turing tapi malu malau. Mulai dari motor naked yang headlampnya di kasi sedilit cover yang memanjang ke samping. Kenapa ga sekalian aja bikin half fairing ya? Macam TL1000 gitu

    Guest
  5. Si Tuono ini semakin beda tipis sama RS series, tinggal ganti windscreen udah jadi motor full fairing dengan otot sasis terekspos mirip triple R

    Guest

Leave a Reply to novan Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.