TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui Benelli Indonesia baru saja merilis Benelli Panarea 125 dengan harga 24,8 juta Rupiah On The Road Jakarta di ajang IIMS Hybrid 2021. Skuter yang merupakan varian ketiga Benelli Indonesia setelah Benelli Seta 125 dan Zafferano 250 ini pada dasarnya merupakan scooter bergaya klasik-modern namun cukup dibekali dengan berbagai karakteristik penunjang yang membuat ia tetap terlihat reliable, elegan, nyaman dan canggih.

TMCBlog dan juga mungkin teman-teman semua sebenarnya tidak terlalu terkejut dengan keputusan yang dilakukan oleh Benelli Indonesia ini, yes karena beberapa kali Direktur Benelli Indonesia, Pak Steven kerap memposting di media sosial pribadinya mengenai Panarea ini yang sedang ia coba pakai secara terbatas. Namun, setelah melihat langsung . . Koq sepertinya ini motor lebih cantik dari yang terlihat di foto yah?

Yes, bener desainnya Benelli Panarea 125 ini kental banget dengan nuansa klasik. Desain dari depan hingga belakang cukup mengalir dan minim banget detail bersudutnya. . Hampir semuanya rounded. Sekilas memang mengingatkan platform dari Vespa series. Terlebih Vespa Sprint karena memang headlampnya yang sama-sama persegi panjang. Buat TMCBlog, dilihat dari beberapa sudut memang secara umum Benelli Panarea ini punya kemiripan desain dengan skuter-skuter lain seperti baik Vespa maupun Kymco Like, SYM Atilla Venus ataupun Suzuki Saluto.

Terlebih Suzuki Saluto, walaupun beberapa detail memang cukup bebeda signifikan seperti Panarea masih menggunakan kunci mekanis – Saluto sudah keyless, posisi fuel tank dimana pada Panarea masih berada di bawah jok – Saluto di bawah dek depan, plus suspensi belakang Panarea masih single shock – Saluto double shock. Namun menurut TMCBlog dengan penampilan fisik Benelli Panarea ini ditambah harganya juga yang lebih ‘terjangkau’ cukup worthy, maka jika memang agak sulit mengharapkan Suzuki Saluto hadir di Indonesia karena terbentur harga yang sulit diset kekompetitifannya maka menurut kami, Panarea ini bisa jadi solusi.

Fitur dari Benelli Panarea cukup lengkap dimana semua pencahayaan yaitu lampu depan belakang dan sein sudah LED dimana headlamp sudah AHO atau Automatic Headlight On.  Panel dashboardnya merupakan kombinasi antara analog dan digital.

Speedometer pakai penunjuk jarum analog dikombinasikan dengan MID LCD yang memberikan informasi mengenai fuelmeter, jam dan tripmeter dengan dua satuan (mil dan km). Fitur lainnya yang terlihat yaitu dimana Panarea ini menggunakan engine cut-off yang umum hadir di motor sport plus ada lampu hazard untuk memberi tanda situasi darurat.  Kunci kontaknya memiliki fitur safety berupa magnetic key shutter dimana untuk membuka bagasi hadir tombol di dekat lubang kunci.

Dapur pacu dari Benelli Panarea 125 ini dilengkapi dengan mesin silinder tunggal berpendingin udara berefisiensi tinggi dengan kubikasi 124 cc. Mesin ini bisa menghasilkan power maskimum 6,2 kW (8,7) ps @7.500rpm dan torsi maksimum 9,2Nm @6.000rpm on crank. Dan karena 125 cc. Mesin Panarea 125 tentu realiable (dapat diandalkan) karena sudah injeksi ditopang oleh kubikasi tangki bahan bakar sebanyak 4,6 liter.

Jika dilihat dari dimensinya, dimana Panarea memiliki panjang 1.825 mm dan lebar 685 mm dengan jarak sumbu roda 1.270 mm Jarak terendah dari tanah 125 mm, serta bobot 104 kg, memang speknya sangat head to head dengan Saluto. Suspensi depan teleskopik. velg depan belakang lingkar 12 inci (lebih besar dari saluto yang 10 inchi). Dengan ukuran ban 100/90 sedangkan belakang 110/90 ditopang oleh rem depan cakram dan belakang tromol cukup kiranya membuat aura klasik Panarea ini bisa terus menerus everlasting memanjakan mata. Ahhh inden nggak nih ya? Apalagi yang warna kuning kayaknya keren banget!

Taufik of BuitenZorg

Benelli Panarea 125 Spec

  • Length: 1,825mm
  • Overall width: 685mm
  • Wheelbase: 1,270mm
  • Weight: 104kg
  • Fuel tank: 4.6L
  • Engine: SOHC air-cooled single-cylinder 2-valve
  • Displacement: 124.0cc
  • Bore x stroke: 53.5mm x 55mm
  • Power: 8.7PS / 7,500rpm
  • Torque: 9.2Nm / 6,000rpm
  • Front suspension: telescopic
  • Rear suspension: Single suspensions
  • Front brake: Disc Brake
  • Rear brake: drum
  • Front tire: 100 / 90-12
  • Rear tire: 110 / 90-12

15 COMMENTS

  1. susah wak
    Kymco lyke (bener g sih namanya?) g pernah lihat saya di Tangerang selama lewat jalur kerja
    yg pernah beberapa kali lihat TVS Jupiter dan TVS entok
    kl mending2 mah ambil aja Vespa yang paling murah atau seken sekalian
    btw
    sedangkan skupi g ada obat buat ukhti2 bar2 emang
    wkwkwkwk

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.