TMCBLOG.com – Ini akan jadi R series ketiga di era Modern yang tidak menggunakan sasis twinspar yang dipatenan Oleh Yamaha dengan Nama deltabox setelah Yamaha R25 dan Yamaha R3. Dari foto foto tambahan yang hadir dapat kami konfirmasi bahwa sasisnnya akan menggunakna sasis Diamond Konvensional Biasa yang terbuat dari Bahn Baja. Satu baut Mounting Mesin di sisi samping menggambarkan kesamaan dengan detail Yang juga kita bisa lihat di Yamaha MT07, namun memang diperkirakan akan ada sedikit update perbedaan di detail Subframe  . . Mungkin Mounting ke Body karena jenis joknya berbeda antara Jok tandem di MT07 dengan Jok terpisah di R7

Suspensi Inverted ( Upside Down ) biasannya memiliki karakteristik yang lebih kaku daripada garpu suspensi depan teleskopik biasa dan merupakan perlengkapan penting untuk sebuah Supersport karena menguntungkan untuk pengereman.

Dari sini juga tampaknya R7 akan menunjukkan performa menikung yang lebih baik terutama juga setelah melihat kombinasi handlebar yang sporty. Selain itu, rem depan menggunakan kaliper dudukan radial untuk memperkuat gaya pengereman.

Jika Kita lihat Motor ini mengguankan single headlamp Pojector yang tersembunyi di Lubang yang biasannya merupakan sebuah Inlet dari Asupan udara ke Box Filter bahan bakar atau yang biasa disebut RAM AIR, Jika dilihat memang secara umum Buat Kami ini adalah sebuah strategi Common part karena secara umum MT-07 sendiri menggunakan headlamp serupa. . . . Masih belum diketahui apakah di sisi samping kanan dan kiri dari headlamp Projector Led tersebut juga akan ada tunnel udara ke Box Filter udara.

dari beberapa foto yang hadir Juga memperlihatkan bahwa Lampu sen mengguankan Part yang mirip dipakai Di MT25, Tuas kopling belum menggunakna Adjuster jarak dan tentunya detail bolong aero di bagian Buritan yang merupakan ciri Khas Dari R series.

Untuk Versi R7 standar batang pemindah gear terlihat polos, Namun Untuk versi warna biru yang lebih racy terlihat ada penebalan dari Batang tersbeut yang memuarakan pada sinyalemen hadirnya Quick Shifter di sistem Transmisinya R7. Tingga  ditunggu Spek mesinnya nih

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

42 COMMENTS

  1. pakai nama flagship (klan R series), tapi downgrade di semua lini, termasuk frame, untuk ngejar harga murah, kyk saudara nya yg logo sayap.

    Guest
  2. Sayangnya pake nama R7, jadi terkesan downgrade karena nama R7 kadung jadi nama motor legendaris. Udah gitu biker bocil jaman sekarang dan masyarakat awam bakal nyangka motor ini diatas R6 padahal power dan jumlah silinder cuma separo R6. Coba namanya R689 sekalian malah ga ngerusak sejarah Yamaha sekaligus ga miskom ke masyarakat awam.

    Guest
    • penamaan motor Yamaha mmg agak aneh, ga bisa berpatokan hanya dari urutan angka, R1 > R125 > R15 > R25 > R3 > R6 > R7

      Guest
      • Dulu sih di Eropa makin kecil angka makin tinggi kastanya, R1 flagship, bawahnya ada R6, paling bawah R125. Mulai rusak sejak ada R25 versi Eropa, R3. R series jg mulai rusak sejak kedatangan R25/R3, kala itu udah spek jauh dari racy, bentuk fairing bikin ketawa pula. Nah sekarang muncul lagi R7 dgn style plek ketiplek R25/R3, yg mana cuma motor dgn sasis dan mesin spek turing dikasih baju kemudian numpang tenar di R series tapi spek jauh dari racy yg selama ini melekat di R series.

        Guest
  3. Seperti yg gw bilang, lebih mirip R6 palsu bikinan China. Tapi kalo soal ram air buat lampu, RC213VS udah lebih dulu gitu kok.

    Guest
    • Tapi menurutku masih mending rc213vs, bentuk headlamp ngikuti bentuk lubang ram air, kalau si r7 ini kaya maksa banget, projie ditempel di situ. No offense

      Guest
  4. Dan akhirnya tabiat asli fbh keluar bilangnya jelek lah ..apa lah…wkwkkww

    Kaum mendang mending bisanya cuma bacot belinya mbeat 😂😂

    Guest
  5. Projie tengah malah annoying
    Mending lampu kecil dijidat kayak R6 versi super ganteng (sebelum model R1 wannabe)

    Guest
  6. Untuk keperluan mass production bro, semua kelengkapan lampu, sein, dll harus ada. Mungkin sengaja desain seperti itu, buat racing ya semua lampu disingkirkan sehingga ram air berfungsi sebagaimana mestinya, tanpa harus merubah bodywork secara keseluruhan. Kalau bukan untuk “race oriented” ngapain juga Yamaha susah payah bikin motor baru? Toh R6 sudah terbukti digdaya

    Guest
  7. Kelas Supersport udah sekarat di negara maju, harganya beda beberapa ribu euro/dollar sama Superbike. Belum lagi harus bersaing sama Superbike second hand yang lebih murah dari Supersport yang jarang dapat update.
    MT07: €6900
    R7: €7900 (prediksi)
    R6: €14900 (2020)
    R1: €17400
    R1 second: €10000-15000 (2016-2018)
    Dijual ke negara berkembang kayak Indonesia, mahal kemahalan.

    Guest
    • Yah mau gimana lagi, pernah baca dimana gitu kalau biaya development supersport dan superbike itu sebenarnya mirip2. Beda harganya itu malah lebih terletak ke elektronik dan suspensinya, semisal disamakan ya bakal sama saja harganya.

      Guest
      • Iy,sama kayak versi naked dari full fairing, sebenarnya biaya RnD nya sama tapi pasar nuntutnya harus lebih murah dari full fairingnya

        Guest
  8. Pada akhirnya semua akan 2 silinder krn emisi.
    Tinggal lihat honda, apkah pengganti cbr600rr akankah 2 cilinder inline atau v?

    Guest
    • lha bukannya sudah ada CBR650R 4 silinder dgn performa touring (under 100HP) yg harganya lebih murah dr CBR600RR ??

      Guest
    • dan saya yakin para engineer yg bangun motor tsb, belum tentu beli… dengan harga normal di dealer umum layaknya konsumen biasa… hahaha…

      Guest
    • dan saya yakin engineer yg ngerancang pati bisa jauh jauh lebih baik dr ini,tapi gak bakalan di approve sama pabrikan sebab biaya dan lain lain.
      jadinya R7 yg sekarang ini 😌
      yg pernah kerja di dunia desain banner atau desain buat korporat pasti paham lah 🤭🤭, idealisme kalah sama permintaan

      Guest
    • Pola pikir Bro Andi ini yg bikin H dgn percaya diri jual tirev 25juta dimasanya hanya bermodal mesin teknologi CB100. Terlalu memuja pabrikan/engineer tanpa mau mikir kritis dikit, alhasil dibegoin mulu.

      Guest
  9. berarti 2020 udah masuk era Supertwins berjaya lagi nih, atau kalau di wsbk jadi wssp revisi baru.. ekekekekekeke

    tapi yang pasti nunggu dulu kompetitor lainnya deh turun, sempet denger info katanya honda cbr 650 mau naik cc jadi 800 … balik lagi gara-gara emisi jangan jangan ekekekeke

    Guest
  10. Opini sy, untuk jenis sport full fairing armnya terlalu pendek, depannya juga agak dangak. Tampang sih udah cakep.

    Guest
  11. Middle projie minimal bentuknya kotak kayak new gsxs lah. Jangan bulet. Pada nunggu akankah mendekati 98ps. Akhirnya superbike berguguran hiks

    Guest
  12. Saya sebagai penggemar R series sangat kecewa dengan kehadiran R7 yg dibuat hanya sekedar tempel. Spek mesin gk ditingkatin sama sekali, lampu ya sekedar comot dari mt07 coba lihat lampu seinnya itu ada kemiripan dari mt07, nonggolnya projie dijalur RAMair sangat menngangu sekali. Yamaha tolong dengerin customer”klo mau bikin R7 dari basis
    mesin mt07 gpp tpi spek harus ditingkatin misal tenaganya dijadiin 90hp keatas. Gua udah gedek ama Yamaha sangat jarang mendengar omongan customer, yg didengerin cuma para marketing yg sama sekali gk punya jiwa petrolhead

    Guest
  13. sorry bro ini pendapat pribadi. Seharusnya pabrikan big 4 dah memfokuskan EV biar gak ketinggalan ma yang lainnya. Kayaknya emang dah mikirin efisiensi dalam artian next Pabrikan lain juga mengikuti Krn 4 Silinder Full power gak lolos emisi yang makin ketat. CMIIW

    Guest
  14. Wak mohon pencerahannya sehubungan dengan tren moge dengan jumlah silinder yang makin berkurang.
    Mengapa dengan total kapasitas silinder yg sama, emisi gas buang dari silinder dengan jumlah sedikit, lebih ramah lingkungan daripada jumlah silinder banyak, padahal total volume gas sisa pembakaran pada RPM yang sama debitnya juga akan sama.
    Belum lagi jumlah silinder banyak bukankah akan lebih sempurna pembakarannya karena volume campuran udara bensin yang sama akan dibakar dengan api (busi) yang lebih banyak?
    Mohon komen ini jangan nyangkut yak..
    Terimakasih pencerahannya wak.

    Guest
    • Kaya nya lbh krn rpm bro, klo banyak silinder bs treak rpm lebih tinggi otomatis debit gas buang jg lbh banyak uda ongkos engine gede msh kudu lolos euro 4 misal mending bikin engine yg rpm nya g gede2 amat, kasih baju jual as racing series dibungkus marketing

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.