TMCBLOG.com – Seperti biasannya sebelum diadakan race weekend Grand Prix semua pembalap mengadakan Zoom meeting dengan para jurnalis tidak terkecuali Valentino Rossi. Tentu ada banyak pertanyaan dari para awak media mengenai sosok pembalap paling veteran di grid baik dalam posisinya sebagai pembalap maupun sebagai pemilik tim VR46 dan juga boleh dibilang Vale berusaha menjawab semuanya dengan serius. Tentu dengan kata kata pembukanya yang Khas . .” Allora . .

Di kesempatan pertama tentu sekali lagi Valentino mencoba menjelaskan pernyataan sebelumnya mengenai bagaimana seri-seri di paruh pertama musim 2021 ini sebagai penentuan sikapnya untuk melanjutkan 2022 sebagai pembalap atau pensiun. Itu artinya secara umum akan ada empat balapan terakhir di depannya sebelum membuat keputusan akhir tentang masa depannya yang akan dimulai akhir pekan ini di Mugello -sirkuit dimana ia berhasil menuai tujuh kemenangan beruntun yang mengagumkan antara 2002 dan 2008. Apakah Mugello 2021 -yang secara tragis masih berlangsung tanpa penonton- adalah Mugello terakhir baginya sebagai pembalap reguler MotoGP?

Vale: “Ada periode penting dalam kejuaraan, empat balapan dalam lima minggu dengan sirkuit penting seperti Mugello, Barcelona, ​​dan Assen. Kemudian kami akan memiliki liburan selama sebulan, dan selama periode itu semua orang akan mulai memikirkannya. 2022. Saat itu saya akan membuat keputusan. Keputusan yang bukan Hanya di tangan saya, saya harus berbicara dengan Petronas dan Yamaha untuk memahami apa rencana mereka ke depan. Kita lihat saja. Sekarang keempat balapan ini sangat penting untuk mencoba temukan hasil yang bagus.”

“Itu (fakta Mugello 2021 tanpa penonton) tidak akan menjadi alasan untuk melanjutkan. Jelas bahwa ini spesial di sini, dengan semua penggemar, tetapi jika tahun depan saya ingin melihat para penggemar di sini, di Mugello sekali lagi, saya juga bisa datang untuk melihat balapan.”

Mengenai Mugello 2021 sebagai Mugello terakhir, Vale menjawab “Bisa jadi, ya. Tapi saya tidak ingin berpikir ini akan menjadi yang terakhir. Ini akan menjadi satu balapan lagi di Mugello. Saya pikir nomor 27 (merujuk nomor Stoner – sambil tertawa) bagus untuk melihat bahwa saya merasakan tekanan yang sama dan perasaan yang sama karena semua selalu ingin memiliki akhir pekan yang menyenangkan di sini. Ini (akhir pekan Mugello) istimewa karena saya merasakan hal yang sama seperti 25 tahun yang lalu. Saya tidak ingin berpikir bahwa ini mungkin yang terakhir, saya hanya ingin berkonsentrasi dan mencoba melakukan yang terbaik dan bersenang-senang.” Dilihat dari apa yang disampaikannya, secara umum Vale tidak mau memberikan ekspektasi berlebih mengenai 2022.

Akankah Rekor Top Speed MotoGP pecah di Mugello 2021?

Seperti yang sudah TMCBlog tuliskan sebelumnya, sebelum Zarco menorehkan top speed tertinggi di Losail pada seri pembuka MotoGP 2021, Mugello selalu menjadi sirkuit tempat dihancurkannya rekor rekor top speed. Vale pun tidak menafikkan potensi itu akan terjadi di seri Mugello 2021. “Di Mugello, yang paling mengesankan Anda adalah kecepatannya, sangat tinggi, tidak hanya di ujung lintasan lurus, sepanjang putaran. Saya pikir di sini akan mungkin memecahkan rekor kecepatan, karena biasanya di sini Anda dapat melakukan lebih banyak km/jam daripada di Qatar.

Dan pengereman San Donato (tikungan 1) menurut saya adalah tempat paling mengesankan di seluruh kejuaraan. Seperti yang dikatakan Miller, setiap kali Anda menyelesaikan satu lap dan Anda berada di tikungan terakhir, Anda sudah memikirkan akhir dari lintasan lurus di hadapan. Ini tidak mudah, tapi menurut saya ini bagus.”

Terakhir Vale bilang bahwa status Aramco VR46 2022 adalah 50% Yamaha dan 50% Ducati, lalu bagaimana update status dan progressnya per pekan Mugello 2021 ini? “Kami berbicara dengan Yamaha dan Ducati, kita akan lihat. Itu (negosiasi) belum ditutup. Saya pikir kami akan mendapat berita dalam sepuluh hari atau minggu depan.”

Terakhir Vale berbicara mengenai perkembangan perangkat mekanis pembantu start yang semakin marak di gunakan di Grid start. “Start di MotoGP sekarang adalah sesuatu yang krusial, lebih penting dari lima atau enam tahun lalu, karena setelah itu (bila kalah di start) sangat sulit untuk kembali. Wajar jika semua pabrik bekerja lebih keras dalam hal aspek ini, karena sebelum semuanya terserah pengendara. Saya pikir Ducati adalah yang paling pintar untuk mulai bekerja dengan ‘perangkat start’. Sepertinya mereka selangkah atau dua di depan, tapi Yamaha juga bereaksi cepat.” Memang agak bertolak belakang dengan opini Marc Marquez beberapa jam sebelunya yang masih keukeuh tidak akan menggunakan perangkat ini di Mugello dengan alasan safety.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

20 COMMENTS

  1. Mbah ini pesonanya yg belum bisa ditandingi rider lain, jadi yah meskipun pensiun dgn hadirnya dia sebagai penonton di sirkuit saja gw yakin org2 akan berbondong2 berdatangan demi melihat sang idola,

    kalo masalah Aramco apakah ada kemungkinan mereka sudah mengantongi kontrak hanya saja masih di rahasiakan ?? dan seperti dugaan wak haji kalo emg beneran sama Ducati maka akan diumumkan di seri Mugello, tapi sejauh ini adem ayem aja, apakah mungkin Aramco ga jadi kawin ama Ducati ??

    Guest
    • Kayanya masing2 masih nahan kartu truf nya
      Duc ati kalo gak dapet vr46 yah bisa ambil gresini
      Sementara vr46 gak dapet spek factory nya duc ati bisa gabung yam aha
      Tinggal siapa yg kuat nego n berani bayar lebih aja

      Guest
    • Semua rider Yamaha setelah era Lorenzo, hanya bersenang senang dgn motor factory nya. Karena blm ada yg Jurdun lagi

      Guest
  2. percayalah, kalo rossi belum mau pensiun, kemungkinan luca marini susah dapet tempat di motogp, begitu juga pembalap pembalap asuhan vr46 yang sekarang masih di moto2 dan moto3

    jadi, saya rasa tahun depan dia milih pensiun

    Guest
    • Kok bisaa? Yg bisa nentuin seat di motor pabrikan itu adalah prestasi pak, bukan faktor Rossi msh balapan.

      Guest
  3. Saya pikir kalau Indonesia jadi MotoGP2021 (ternyata gagal) bisa jadi Mandalika adalah tempat perpisahan seorang VR46 dengan dunia MotoGP.
    #can’tstandforit

    Guest
  4. kasi slotnya mbah ke morbid. atau anak baru lainnya.
    kecuali D ngasi 1 slot khusus dia boleh pilih motor menurut ane uda buang2 slot aja si.

    Guest
    • Kok bisa cuma Rossi yg di bilang buang2 slot? Lah itu Savadori, Iker Leucona, Alex Marquez apa mereka bertiga jg gak di itung buang2 slot pembalap?

      Benci boleh, tapi b*d*h jangan.

      Guest
      • Savadori besar kemungkinan di ganti dovi tahun depan, alex marquez sebenar nya punya potensi kaya waktu di repsol, masih bisa diperbaiki dan di pertahanin. Lecuona dan petrux kemungkinan out diganti remy gardner sama raul fernandez tahun depan

        Guest
  5. Wah Rossi kurang dukungan dari para Mafioso.. gak sekuat clan Berlusconi.

    Kecuali Rossi beli tim Inter Milan, baru deh bisa bersaing hehehe

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.