TMCBLOG.com – Race MotoGP Catalunya 2021Β  baru akan dilangsungkan 10 Jam ke depan dihitung Artikel ini dirilis, adalah tidak bijak mendahulukan kuasa tuhan terhadap apa yang akan terjadi. Yes pertanyaan mengenai Siapa Kira Kira yang akan Finish P2 di belakang Quartararo pada Race MotoGP Catalunya 2021 seperti yang tertulis di Judul artikel ini jangan diartikan mencoba Mendahului kuasa tuhan, Melainkan mencoba untuk memberikan Gambaran Berapa Well Preparednya Seorang Fabio Quartararo menyonsong Race MotoGP Catalunya dengan segala persiapan setup motor, persiapan ban dan Lain lain dan betapa jauhnya Torehan Pace Quartararo dalam Sesi Sesi Latihan bebas, Nothing else. Begini kira kira analisa dasar kami. . .

Seperti Biasannya, Moment terdekat Sesi latihan yang memiliki suasana balap mendekati Sesi balap adalah sesi Latihan bebas 4 ( FP4) karena memang secara waktu kira kira sama dengan waktu Sesi Balapan dan di sesi FP4 ini lah kita bisa melihat Bagaimana Tim dan Pembalap bersiap. Yamaha di Catalunya ini melihat bahwa selain Kombinasi Medium Medium slick mereka juga meyakini ada potensi lain dari Ban belakang hard Slick Untuk dipakai saat race day hari ahad ini Oleh karena itu Baik Quartararo dan Vinales sama sama mencoba Kombinasi Ban Slick ini di FP4 . . dan Hasilnya keduanya boleh dibilang sama sama merupakan dua Pembalap tercepat dalam soal Race Pace di sesi tersebut.

Dari hasil Kumpulan data diatas dapat kita ketahui Bahwa Fabio Quartararo ini hampir boleh dibilang siap apapun ban belakang Yang diperintahkan untuk Dipakai Baik Medium dan hard. Ban Medium menurut Michelin memberikan support Grip yang baik sementara Ban Hard Untuk Seri Barcelona ini secara umum Jauh memberikan Support Stabilitas Handling serta Durabilitas lebih baik dari ban Medium tanpa mengorbankan terlalu jauh aspek grip.

Perkiraan Kami Saat race nanti Quartararo akan menggunakan Ban Medium Hard sementara Vinales akan menggunakan Kombinasi Medium Medium. Beberapa Jam Yang lalu Michelin menyebar info Via whatsapp kepada kami Jurnalis MotoGP bahwa Diperkirakan 50% Race Grid akan menggunakan Ban belakang Hard sementara sisanya akan pakai Ban belakang Medium. Sementara Ban Belakang Soft terlalu riskan karena tingginya tingkat Degradasi, Ban belakang soft hanya pas untuk Time attack di Sesi Kualifikasi.

Melihat data data di atas, Buat tmcblog Sedikit memperlihatkan perbedaan antara Quartararo dan Vinales terutama Bagaimana Cara Keduanya ‘membebani’ Ban Belakang M1. terlihat Fabio Lebih dapat beradaptasi untuk memberikan ‘load’ lebih banyak ke roda belakang ketika diberikan kenyataan atau lebih tepatnya’tantangan’ bahwa grip Hard Sedikit lebih turun dari grip Medium. Dengan adaptifnya Fabio di penanganan Ban Belakang Hard ini, Bonus yang ia peroleh bahkan lebih besar yakni kestabilan saat menikung dibandingkan Ban Medium.

Agar sedikit lagi lebih komprehensif, tmcblog kembali gunakan data Yang telah dihimpun oleh Chris Pike di atas. Dengan catatan bahwa kedua run pada sesi FP4 ini digabungkan maka bisa dilihat bahwa rata rata Pace Fabio Quartararo sangat mengesankan Yakni 1:39,804. Dia adalah satu satunya Pembalap di FP4 Yang menorehkan rerata Pace di bawah 1:40.Β  . . Pace Pebalap terdekat dari Fabio Adalah Maverick Vinales, Namun itupun jaraknya Lumayan Jauh menganga Yakni berbeda lebih dari setengah detik atu tepatnya 0,549 detik . . . Bisa sobat bayangkan bahwa Jarak Setengah detik/ lap ini jika dikalikan Jumlah Lap dalam balapan katakanlah 20 lap maka akan membuat Perbedaan 10 Detik !

Sebagaimana judul artikel ini, jika FP4 sahih dijadikan Referensi peta Pembalap Untuk Sesi Balap nanti, siapa saja Urutan pembalap yang juga akan finish podium ? Jika diurutkan menurut akumulasi data di atas maka urutannya menjadi Vinales, Oliveira, MIr dan Miller yang akan menemani F1/4 di posisi top 5 . . . Namun sobat silahkan Juga lihat data data lain seperti Jumlah Lap yang dilakukan dan Persentasi Variasi perbedaan Laptime yang juga sudah susah susah dipaparkan Oleh Chris Pike di atas . .

Dengan medium Hard, Jack Miller menjadi salah satu Pembalap yang telah mencoba Melakukan race simulation paling Impresif di FP4. Setelah masuk Trek dengan Ban Medium – Hard , Ia nggak pulang pulang sampai 18 Lap dengan 14 Lap Murni yang bisa masuk dalam perhitungan Race Pace. Dalam List data di atas, Jack hadir di Posisi lima, namun Jika kita sedikit lebih dalam Melihat konsistensinya tmcblog pikir ia juga berpotensi finish PodiumΒ  di balapan sore ini.

Selain Jack, Ada Juga Joan Mir yang secara umum sepertinya sudah menentukan Pilihan Ban Meidum – hard untuk Race nanti. Mir telah terbukti semenjak 2020 sebagai Mr Consistent dan keunggulannya ini bisa memberinya poyensi Podium di Catalunya. Begitupun Juga Oliveira yang akan melanjutkan Impresi positif Part Baru KTM RC16 . Namun Jangan Lupakan Franco Morbidelli, yang cukup Impresif adalah Variasi Laptime yang dilakukan Morbidelli hanya 0,32%. Jika Faktor ektesnal lainnya masuk, Mungkin Johann Zarco juga akan Punya Potensi Podium.

Last, Walaupun menarik melihat persiapan pembala disesi Warm-up nanti, Jika Boleh memilih empat Kandidat dimana dua diantaranya akan mengisi dua tempat menemani Quartararo pada Race nanti kami akan pilih Mir, Miller, Oliveira dan Morbidelli . . eh, nggak ada hondanya sama sekali yah ? btw, ini hanya sekedar prediksi, yang pasti never say never mengenai siapa yang akan masuk Podium nantiΒ  . . . kalau kamu siapa Bro ?

Oliveira Juara race MotoGP Catalunya 2021

. . . dan hasilnya, Fabio Quartararo Malah Nggak Finish Podium πŸ˜€

Taufik of BuitenZorg ~ @tmcblog

86 COMMENTS

    • Yakin jonda tidak dapat apa apa, sejak mm93 semua SDM fojus ke dia, saat pembalap cedera, seperti CS 27 bilang, yg bisa kalahlan marq hanya diri ya sendiri terbukti betul, lengan kanan blm mau d ajak race,

      Pembalap develop juga urung bisa membuat set up sempurna, selisih 1 detik jadi ancaman apa lagi 9 bulan.

      Saya jagoin SUZUKI, patut d Contoh SDM seadanya kualitas Dan mental nya hebat,

      Buat YAMAHA jgn buang buang kesempatan tahun ini ibarat durian runtuh.

      DUCATI konsistensi pembalap blm stabil

      Guest
      • Sebenarmya taro seperti markes di honda paling menonjol sendiri dibanding yang lain, yang ngeri untuk pabrikan ya ducati sebenarnya, tu motor didevelopnya gila gilaan paling inovativ dan keliatan kompetitivnya sekarang.. sepertinya benar tunggu konsistensi ridernya

        Guest
      • Ducati yang bermabisi besar, namun blm Ada rider yg konsisten, awal lihat Jorge Martin wah ini generasi Baru, tpi keburu cidera

        Guest
      • Saya heran. Bagaimana bisa honda yang begitu digdaya di tangan Marques,kini menjadi sangat terpuruk. Ini faktor motor honda yang memang sulit di kendarai/cuma Marques yang mampu,atau faktor kompetitor yang melaju pesat dalam pengembangan teknis motornya?
        Sedemikian berubahkah konstruksi mesin motor dalam satu musim?

        Guest
  1. Wow, akankah pertarungan Rossi-Lorenzo 2009 akan terulang oleh Taro-Vina?
    Sayang penyakit kalah Start Vina dan susah nyalip lebih sering kumat.

    Guest
  2. Data memang hanya terlihat sekumpulan angka, tapi ketika diolah scr statistik jadi sangat menarik.. Banyak hal yang bisa disimpulkan dari data statistik, termasuk bet pembalap mana ut malam nanti.. 😁😁
    Thank u so much buat cak chris pike

    Guest
      • jadi inget Quote Lord Stalin
        “Kematian satu orang adalah tragedi, kematian banyak orang adalah statistik”
        πŸ˜…

        Guest
  3. Well planned, well prepared, tp tetap ada faktor x yg bisa mengubah jalannya balapan.
    Great article wakπŸ‘

    Guest
  4. awal tahun kemarin juga begini, mulai awal musim FQ digadang jurdun … Ujung2nya JM ..

    nanti MV tiba tiba stabil paruh kedua musim

    Time will tell, ttp gak yakin FQ bakal jurdun

    Guest
    • well, memang masih belum tau, tapi ini udah mulai masuk pertengahan musim, dgn modal konsisten podium/lima besar aja Fabio masih bisa menjadi titel kontender, yg penting M1 nya tetep stabil performanya,

      Guest
    • blunder mesin yamaha dan kagetnya fq sama pressure,2kesalahan yg pastinya sudah teratasi saat ini

      Guest
  5. Dibaca ga sih artikelnya..??
    Tanpa mendahului kuasa tuhan dan base on data..
    Banggun… ngopi biar semangat

    Guest
  6. secara statistik dan angka mmg Fabio diunggulkan, tapi yah segalanya bisa terjadi, seperti lirik sebuah lagu “Give your best, and let God do the rest”

    Guest
  7. Selepas start masuk tikungan 1, Jorge Martin akan menemani Fabio di P2.
    Kangen Rocket Start nya si Martin

    Guest
  8. Semua bisa terjadi di race, bisa saja ada senggolan atau crash, Fabio belum tentu menang, seperti Jerez kmren, ada faktor x

    Guest
  9. Jika tiba2 ada skandal mesin M1 ada sesuatu yg ilegal lagi bakal bubar ya??
    Andai loh… siapa tahu karet tutup olinya bkm dihomologasikan..

    Guest
  10. Fabio skrg udah lebih dewasa dan konsisten.. Kencang di kualifikasi kencang di race.. Ilmunya Marc (waktu sehat) udah diserap sama dia.. Ujung2nya Ducati cuma bisa ganggu sekali2 aja..

    Guest
  11. Quartararo menang hari ini aja gw sanksi, bakal ada drama di awal race deh kayanya. Kalo ga ada ya 99% Quartararo yg menang.

    Guest
  12. Saya sih selain data laptime saya memikirkan traffic saat race, data laptime yg consisten sprti taro bs terjadi bila dia ngacir di depan tanpa hambatan sprti race2 sebelumnya. Jika taro brda di blkng ducati (miller) misalnya yg defensenya luarbiasa.

    Guest
  13. Selisih 0,5 detik itu sepertinya perhitungan average. Jadi kurang akurat kalau dianggap selisih per lap lalu dikali jumlah lap. Btw, nice info seperti biasanya wak Haji.

    Guest
  14. para honda sementara dibuang dari alokasi podium aja, malah mengharap aprilia setidaknya tahun ini sekali bisa podium, hehehe……….

    Guest
  15. Bahasan ini adalah penjabaran data jadi maksudnya semua itu terjadi karna proses ,tidak ujuk2. Klo dilihat diatas kertas ya FQ pasti akan jadi pemenang jika semua berjalan sesuai skenario manusia, balik lagi seperti pernyataan wak Haji diatas..skenario tuhan siapa yg tahu

    Guest
  16. Akankah honda menjadi tim konsesi tahun depan?
    Kalau nelihat statistiknya sepertinya akan seperti iti.
    Dan itu akan merupakan sejarah buruk yg akan membekas buat pabrikan sebesar honda

    Guest
  17. setelah baca artikel ini lalu di kunyah kunyah,
    saya cuma bisa bilang : sombong amat🀣🀣🀣

    Guest
  18. Banyak nickname baru berhamburan, efek ekspektasi terlalu tinggi kepada si alien πŸ˜‚
    Mau diem, udah gatel kecanduan baca dan komentar di blog ini.
    Mau komentar pakai nickname biasanya takut kena bully πŸ˜‚

    #ahhmbohhh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    Guest
  19. dari tahun 2020 saya cuma nunggu komen seseorang yg mengatakan race THN 2019 yg penuh drama untuk p1 “membosankan”, walaupun pada akhirnya dominasi tetap ada pada mm93,, sebutan apa yg pantas disematkan di race 2020-setidaknya race awal 2021?

    Guest
      • kalau saya sih lebih ke atraksi overtake nya itu sih,,soal siapa pemenang gak terlalu berpengaruh,saya sudah menikmati tontonan balap sejak max Biaggi main di Sentul,Rossi masih di Aprillia 125,juara silih berganti tapi jujur race covid adalah race yg paling “membosankan”, terlalu banyak drama

        Guest
  20. Kalo perkiraan gw pribadi.
    1. Yamaha
    2. Ducati
    3. KTM/Suzuki

    Pengen ny suzuki yg pertama, tp masalahnya sampe mana ban ny kuat buat ngevoor dr posisi tengah kedepan

    Guest
  21. Wak haji apakah cuma kebetulan saja kombinasi rider Prancis dan suplier ban prancis klop , melihat gaya balap Fabio dan Vinales berbeda secara mesin dan rangka sama

    Guest
  22. tahun ini maen aman dulu (ngacir) biar ngerasaain jurdun
    tahun depan, baru deh nyoba kyk rossi, start dari tengah lalu juara

    Guest
  23. Yakin 100 persen 5 besar hanya ducati honda dan KTM. saya ga yakin nomer 20 akan beruntung malam ini.
    See you

    Spekulasi + 90 persen faktor X.hehe

    Guest
    • Mas admin gimana prediksi saya malam ini,?hehe.
      Faktor X selalu bermain tinggal siapa yg terjanggal di sirkuit.

      Guest

Leave a Reply to Dalidul Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.