TMCBLOG.com – Sobat sekalian, FIM MotoGP Steward telah memvonis tambahan 3 detik race time Fabio Quartararo karena kedapatan membalap Dengan Werpak ber-ritsleting terbuka dan Fabio Quartararo sendiri terakhir sudah menyatakan Bahwa ia sebenarnya layak memperoleh Black Flag. Tinggal bagaimana sekarang kita simak bagaimana hasil investigasi dari pihak Alpinestars selaku brand wearpack balap 1-piece yang dipakai oleh Quartararo saat kejadian berlangsung.

Dalam informasi terbuka dan resminya Alpinestars menyatakan :

  • Setelah balapan MotoGP hari Minggu di Circuit de Barcelona-Catalunya, tim Pengembangan Balap Alpinestars memulai penyelidikan terhadap integritas pakaian balap Fabio Quartararo.
  • Setelah analisis awal pasca-balapan di truk Pengembangan Balap Alpinestars yang terletak di paddock MotoGP, tim menemukan setelan (werpak balap) itu berfungsi normal dengan semua ritsleting dan pengencang berfungsi penuh. Selanjutnya, semua komponen setelan, termasuk Sistem Airbag Tech-Airยฎ utuh dan berfungsi penuh.
  • Sistem Airbag Tech-Airยฎ tidak mengembang selama balapan, berfungsi seperti yang diharapkan, karena tidak ada situasi tabrakan.
  • Ini hanya penilaian pertama, untuk diselidiki lebih lanjut setelah setelan werpak tersebut berada di laboratorium Alpinestars di markas Alpinestars, untuk dilakukan semua pengujian dan analisis untuk memahami lebih lanjut tentang apa penyebab kejadian sebenarnya.

Based on Alpinestar Info

 

94 COMMENTS

  1. Merk premium gini semua data selama race di kumpulin pastinya, untuk antipasi kejadian seperti di catalunya ini

    Guest
    • Bukan kata fansnya ..tapi fbh yg bilang begitu ,tau sendiri kelakuan fbh kawan ente ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

      Guest
        • Lebih tepat y dia eNgap, sesek, panas susah nikung olievera & malah ketikung ma zarco…
          Pan dia kelewat jumawa.. Jadi
          Labil tuh temperatur badanya, kaya samson yg kena buly an terus lepas baju biar Nguamuuuk cak… Wkwkwk…

          Guest
      • Ya kali sondwave berubah jd fbh.๐Ÿ’๐Ÿปโ€โ™€๏ธ๐Ÿ’๐Ÿปโ€โ™€๏ธ
        Gmn siii kok gak kompak.. ๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘

        Guest
        • Lah Soundwave emang FBH terkadang nyales jd fby

          ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜Dia kan ada di setiap
          Blog roda dua

          Guest
    • Kok naga2nya gak jadi Juara tahun ini si Taro ya, gara2 kasus ini maka akan ada konspirasi tingkat “Dunia Persilatan” yang menggagalkan Taro jadi Jurdun, kayaknya bakalan Ducita entah Jack atau Pecco yang akan disetting jadi jurdun.

      Diatas adalah contoh komen Mbah Dharmo yang biasanya.๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

      Guest
    • Loh kalu ada binatang sekecil nyamuk atau kalajengking bikin dia gatal dan potongan tubuh binatang itu kecil sekali, yach harus dibawa ke lab.

      Guest
    • Anda Jngan Tertawa Dong . ini Kan Baju Calon Juara Dunia ! Harus Diusut Sampai Titik paling Rendah !

      Guest
    • Mungkin bahan kulitnya semalam sebelum dipake digigit nyamuk,jadi pas dipake race Fabio ketularan gatal gatal deh

      Guest
    • Hasil penelitian laboratorium Alpinestar, ternyata wearpack Taro terkontaminasi binatang arthropoda bernama Demodex, entah kenapa itu binatang bisa keluyuran di sana

      Guest
    • Sya lebih melihat sisi positif yg ingin d ambik pihak alpinestar, yakni supaya produkny tidak ‘pandang jelek’ oleh orang2. Klau d biarkan begitu saja kan yg santer d beritakan ada yg airbag ny ngembang sndri ada yg resletingny kebuka sendiri ini klau d biarin d oleh media ya bisa membuat image produkny jelek

      Guest
  2. no wonder Cikitaro bersedia ngaku pantas di-blackflag, wong investigasi awal gak ada malfungsi di wearpack nya.. curiga cuma alasan kenyamanan, dia gak betah pake chess protector, tp abis dibuang kesulitan nutup retsletingnya.. wkwk koq jadi kocak..

    Guest
  3. Quartararo dengan usianya kayaknya sudah bisa lebih rileks menghadapi kontroversi wearpacknya yang terbuka. Dia sudah mengakui layak mendapatkan black flag. Bahkan memposting foto membalap hanya pakai kolor.
    Untuk pelindung dada yang dibuang belum pernah dibahas Wak Haji, mungkin akan jadi rare item yang akan jadi buruan collector wkwkwk

    Guest
        • Loh kalo tearoff dibuang sembarangan bukannya emang boleh ya? Ap gimana aturannya? Kayanya pembalap biasa main copot aja…

          Kalo jok dianalogikan sama chest protector ya pas, karena sama2 barang bukan buat dilepas sembarangan
          Tp g tau si aturannya..

          Guest
  4. Fabio itu cuma kegerahan karena kena hawa panas knalpot nya Oliveira terus, makanya resletingnya dibuka dikit eh malah bablas kebukanya kena angin pas trek lurus :mrgreen:

    Guest
  5. โ€ Perkara baju balapku semua sudah tahu dari tayangan TV bahwa resletingku benar-benar turun. Aku sendiri tidak tahu pasti kenapa hal itu bisa terjadi. So saat itu aku hanya berusaha menutup kembali resleting namun tidak bisa. Bisa kalian bayangkan kondisinya. Bukan hal yang menyenangkan bagiku 5 lap terakhir setelahnya.”.. Fabio.
    Resleting tiba tiba turun, harus dibuat sistem pengunci yang menjamin aman.

    Guest
    • sudah ada, kebiasaan dia aja itu sebelum race zippernya dibuka.
      Mungkin pas masang lagi gak kenceng/kurang ok.
      jadi ya human error emang

      Guest
      • Mungkin harus lihat rekaman onboard camera dia ya, kan biasanya ada tuh cam yg ditaruh di dashboard dn nge sorot si pembalap.
        Atau rekaman sebelum start, biasanya disorot satu satu tuh.

        Guest
      • gw juga mikir gitu mas, kebiasaan dia doang itu suka buka baju sebelum race, mungkin kepanasan scra wearpack kan terbuat dari kulit jadi dia kegerahan kali. gw rasa juga kesalahan dia ngancingin ga ampe rapat banget jadi waktu balap terbuka lah itu wearpack. semoga diumumin segera kalo udah ada hasilnya lebih lanjut, penyebabnya apa.

        Guest
    • Ada pengunci di ujung kerah semacam Velcro,jadi ujung resleting setidaknya tertahan itu biasanya setidaknya udah kuat banget,(kalo diresletingkan dgn benar sampe ke ujung)

      Guest
    • @bensat, setuju, kemungkinan ya nutupnya ga sempurna, human error quartararo nya
      Kalo human error pihak alpinestar lbh kecil kemungkinannya, karena sekelas wp motogp pasti qc nya luar biasa
      @kancut, biasanya ada tuh kamera..dst, ya emang ada, kan jelas yg nyorot dada quartararo yg tidak berbulu itu, kamera dashboard dia, dan masa ga ad rekamannya

      Guest
  6. Ini warning buat alpinestar sbgai brand deg deg ser sih, nama baik alpinestar di pertaruhkan, atau mungkin taro hrs klarifikasi kasus brand mereka yg katanya tiba2 melorot.

    Guest
    • Harusnya Alpinestar menjadi wearpack paling advance se-grid MotoGP, karena limitasi safety yang diberikan oleh salah satu pembalapnya (Marquez) termasuk extra ordinary.
      Yakinlah servis yang diberikan Alpinestar terhadap Marquez pasti sama baiknya dengan pembalap yang lain.

      Guest
  7. Nah loh… Jadi rame..
    Alpinestar gk mau nama besarnya rusak gara-gara aksi taro yang telanjangi dada sendiri ๐Ÿ˜ฎ๐Ÿด

    Guest
    • Mungkin mau ikutan ksatria bergitar yg suka naik kuda itu..sayang bulunya belum berdada…๐Ÿ˜ฌ

      Guest
  8. Inget safety first

    Kerja dengan selamat, selamat bekerja, keluarga menanti dirumah dalam keadaan selamat

    Guest
  9. Pas ditayangan tv kan terlihat dia berusaha nutup resleting malah pelindung dadanya yg kelempar
    Entah sengaja dibuang atau gk sengaja kebuang pas dia usaha nutup resleting

    Guest
    • pes resleting turun, pelindung dadasecara tidak langsung terkena henbusan angin dan (MUNGKIN) posisinya berubah menjadi ‘tidak nyaman’ . mungkin alasan itu taro kemudian membuangnya. tapi abis di buang malah resleting gak bisa di naekkan lagi..

      Guest
  10. Abisnya gak pake baju daleman sih, makan pas keringetan melorot tuh chest protector. Sok sekseh si taro, wkwkwk.

    Guest
  11. Tinggal bilang pembalapnya yg ceroboh ga nutup risleting dan pengencangnya dengan rapat kok susah amat… masih aja ngeles๐Ÿ˜‚

    Guest
  12. Dulu lord hohe HJC nya busa nya copot/kemasukan nyamuk langsung ganti Shark … Apakah Quartararo ganti juga dr Alpinestars ke AHRS atau Ardians wakaji ???

    Guest
  13. Di sekitar Dasboard ada Kamera yg mengarah kearah pembalap. Kamera itu berfungsi untuk merekam aktifitas pembalap dan menaikan antusias penonton secara marketing..

    buktinya Penonton bisa melihat Wearpack terbuka dari kamera itu. Tapi kenapa tidak ada hasil rekaman yg di publish tentang proses terbukanya resleting itu ?

    Ada apa? Apa tidak ter save ? apa hanya berfungsi jika dinyalakan lewat “Studio” ?

    Jadi selain data dari Alpinestars, lebih seru jika ada Video proses terbukanya resleting itu.

    Tapi entahlah jika ada yg disandiwarakan.

    Guest
    • nah ini yg jadi pertanyaan gw sejak kemaren2, kemana rekaman kamera dashboard yg mengarah ke rider ketika proses resleting nya Fabio terbuka ??
      kyknya demi menjaga nama baik seseorang atau brand jadi rekaman itu ga di publish,
      tapi seperti yg dikatakan Fabio, gw yakin kalo ini mmg masalah resleting turun sendiri, yg jadi pertanyaan selanjutnya, knp resletingnya bisa turun sendiri ?? human error dr Fabio kah atau mmgbada cacat dr wearpack Alpinestars ?

      Guest
      • baca yg di bold sama wak haji. sederhananya hasil investigasi semua berfungsi normal, sepertinya kasus fabio ini lebih mengarah kepada kebiasaan dia sebelum start.

        Guest
        • tapi baru investigasi awal sih, tunggu investigasi dr lab dulu aja deh, itupun kalo di publish,

          Guest
    • Pikiran melayang-layang.. Dengan kata-kata video saat detik-detik terbuka restsleting … ๐Ÿ’ƒ

      Guest
  14. nah nambah panjang kan akhirnya dan kelakuan fabio ini ranahnya udah menyenggol nama baik Alpinestars selaku penyuplai racing suit.

    Guest
  15. mungkin kejadian resleting copot kek gini bisa dihindari kalo pake racing suit yang pake penutup di tengah

    Guest
  16. Hehehe logika aja senekat2 nya pembalap ,apalagi rider motogp mana mungkin dia sengaja’ buka resleting saat kondisi race kencang, hanya2 gara something kecil,pasti ada hal yg sangat menggangu saat posisi balapan

    Guest
  17. Updatean fp kancing FQ20 dibawah zipper leher atas. Fix memang kesalahan dia sendiri.
    Oiya kaca mobil doi jg pecah tuh palagi ini?

    Guest
    • Berarti bener dia gak nurunin resliting saat race, karena lupa ceroboh,sebelah teriak2 fabio sengaja buka resliting wearpack ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†, logika gak dipake,emang ada pembalap nekat saat race kencang sempet2nya nuruni resliting

      Guest
  18. Repost teori ane sendiri ah wkwk..

    Chest protector itu kan portable ya..dia masangnya cuma diselipin trus dikunci sma zipper, pernah liat kan kalo pembalap nutup zipper kesulitan kalo ada CP..mesti gerak badan dan pegang ujung zipper paling tidak..karena dimensi CP yg lebar harus sdikit dipaksa agar zipper bisa nutup smpurna..
    Menurut ane ketika zipper terbuka, Fabio gab bisa nutup karena selain angin, keganjel sma CP..panik lalu dibuang aja tuh meskipun ga bisa nutup juga..

    Yg mengherankan tu sbnernya knpa zipper bisa terbuka, menurut ane, itu juga ada hubungan sma kebiasaan fabio buka zipper sblm race sambil jalan doing ini itu..zipper itu kan fleksibel ya..ga ada sisi keras yg bisa menjaganya lurus, kalo sambil dibuka trus beraktifitas, ada peluang tu zipper ketarik kiri kanan, berubah morfologinya jadi ketika ada peluang pengenya buka aja kesamping karena sebelumnya udh ketarik tarik kiri kanan..
    Mungkin lho ya..

    Guest
  19. klo ketauan dgn sengaja membuka dan melepas gmna ?
    kalo melepas sh sdh jelas bgt keliatan di replay race. walo dgn alasan airbag ngembang+ resleting keturun..

    tp gmna klo airbag&resleting smua normal dan sengaja membuka & melepas ? apa bakal ada hukuman tambahan ?

    Guest
  20. Apa ada kemungkinan hasil pemeriksaan oleh pihak Alpinestar ini dpt mengkoreksi putusan RD yg kmrn atau sekedar “pemenuhan tupoksi” para pihak yg terlibat dlm GP saja, seperti kasus Brembo-Ducati-Lorenzo dulu?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.