TMCBLOG.com – Suka tidak suka KTM Saat ini boleh dibilang menjadi satu satunya Pabrikan di balapan Grand prix yang memiliki Nama nama Pembalap Yang berhasil menduduki Podium Tertinggi di Semua kelas, Baik Moto3, Moto2 dan MotoGP. Tidak ayal, Pembalap pembalap KTM di kelas Moto3 dan Moto2 Seperti Pedro Acosta dan Raul Fernandez menjadi Incaran Pabrikan pabrikan. Namun begitu CEO KTM Stefan Pierer merasa tidak Khawatir Talenta talenta Muda KTM tersebut mengikuti jejak Pembalap Seperti Jorge Martin.

Yap Jorge Martin adalah salah satu contoh Kasus di mana Pembalap tersbeut lama berada dalam rangkulan keluarga KTM dan bahkan Untuk menampilkannya di MotoGP 2021 ini, Ducati dikabarkan Harus membayar Denda Finansial Untuk bisa memboyong Martin Ke Pramac Ducati yang akhirnnya segala sesuatunya itu boleh dibilang ‘ Layak ‘ dilaukan Ducati Karena Martin membayar dengan Torehan Pole Possition dan Podium sebelum ia dibekap Cidera pada awal musim 2021 ini.

Dan sekarang . . Raul Fernandez rumornya diburu oleh Petronas SRT untuk menggantikan Rossi. Pembalap Super Rookie Moto3 Pedro Acosta dikabarkan Masuk di daftar keinginan untuk tim Sky VR46 Moto2 Rossi . . ini adalah beberapa list perkiraan yang memang pantas membuat KTM Ketar ketir ke depan.

Untuk bisa mengatasi kasus Jorge Martin terulang, Pierer mengatakan bahwa KTM telah melakukan Semacam langkah proteksi baik dari Dalam maupun Luar Brand. Dari dalam Pierer mengatakan KTM mencoba melakukan pendekatan jangka Panjang kepada Para pembalap, seperti yang baru ini mereka perlihatkan pada Brad Binder.

“Kami memiliki kontrak jangka panjang dengan pembalap pembalap ini,” kata Pierer kepada speedweek tentang Acosta dan Fernández. “Menurut saya, Kita harus sedikit mengedukasi semua tim tentang masalah ini. Sangat mengkhawatirkan saat Melihat pebalap muda seperti itu – yang baru berusia 17 tahun – disarankan untuk melanggar kontrak mereka dan seterusnya. Saya telah memberi tahu bos Dorna, Carmelo Ezpeleta bahwa Dengan metode ini kita tidak akan mendapatkan disiplin. Kontrak kami (dengan pembalap) jangka panjang, jadi kami relatif santai.”

Yes Selain melakukan Pendekatan Kontrak jangka Panjang Dengan pembalap dari dalam struktur, Pierer yang sempat berasumsi bahwa Miguel Oliveira akan tetap bersama KTM Pasca 2022 terlihat juga langsung turun Bergerilya melakukan proteksi pembalap dan mencoba memperkuatnya dari Luar dengan cara mendekati Penanggung jawab gelaran MotoGP. Bukan sebuah rahasia memang bahwa pada masa masa lalu, Dorna memiliki peran cukup penting dalam arus lalu lintas transfer pembalap seperti yang pernah kita lihat pada kasus Johann Zarco Dimana Dorna berlaku sebagai mediator dan Fasilitator antara Zarco dan Avintia/ Ducati.

Namun begitu, jelas KTM Juga harus bermain cantik di dalam . . Bukan apa apa terlihat pembalap di kelas Moto2 dan moto3 terus hadir baru dan berkembang dengan cepat. tentu saja mereka memiliki target tertinggi bisa membalap di kelas MotoGP. Ini artinya pembalap pembalap KTM di kelas MotoGP harus sadar bahwa ‘ adik adik ‘ Mereka di kelas bawah siap melakukan proses Regenerasi. Dan kalau Seat di kelas MotoGP tidak Available maka ‘ flirting ‘ pabrikan lain dengan segala Macam iming iming tentu akan terlihat Indah apapun yang KTM perbuat Untuk mencegah pembalap seperti Acosta dan Fernandez Untuk bertahandi KTM.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

50 COMMENTS

    • Seat milik Vinales, valentino, pol, iker, petrux, salvadori.
      setidaknya ada 6 seat motogp yang mungkin bisa kena overtake rookie debutan.

      Guest
    • klo menurut ane bisa juara seripun dah cukup menunjukan kehebatan KTM, karena KTM boleh di bilang msh baru terjun di motogp bila di bandingkan dgn ducati, yamaha, honda dan sekarang KTM sedang menuju jurdun dgn banyaknya pembalap muda KTM yg menuju motogp bersama KTM asalkan pembalap mudanya ga di tikung pabrikan lain😆

      Guest
  1. yap bener kata wak haji,, ga mungkin semuanya bisa dikekepin KTM dlm jangka waktu lama, kalo gitu malah jadi senjata makan tuan, regenerasi nya akan menjadi terlalu cepat,, sebaik apapun KTM tentu akan ada anak didik mereka yg melipir ke pabrikan lain,

    Guest
  2. KTM ga punya hak dalam hal ini, para pembalaplah yg putuskan pilihannya. dan mereka ga bisa kekepin para pembalap didikannya hanya karena mereka berbakat namun ga punya slot untuk mengakomodir bakat mereka.

    Guest
  3. Kalo di bidang lain, seperti sepak bola, basket, dan perusahaan, khan biasa tuh atlet atau personil pindah tim atau pindah perusahaan.

    Guest
  4. Dimotogp dalam kontrak pembalap apa ada klausul rilis seperti di bola pak haji? .. Pembeli bisa membajak pemain disaat kontrak jalan asal membayar klausul tadi, asal pemain setuju meskipun pemilik menolak

    Guest
  5. Petronas mending ambil Toprak aja, kasian dia nyangkut di ajang balap yang cuma rame di kalangan penonton Britania Raya. Ya walaupun cuma dia rider Yamaha WSBK yang mampu konsisten ngekor Rea sih. Fernandez 90% ke Tech3 entah musim depan atau 2023.

    Guest
    • kalo ambil toprak dari wsbk, nanti y di wsbk kurang perfrom di barisan depan dong? kalo ngandelin gerlof doang masih suka crash dia

      Guest
  6. apa bisa ktm nampung mereka semua di kelas motogp. klo prestasi rider² ini moncer, pasti mereka pengen cepet² naik kelas

    Guest
  7. Secara Hal pembajakan ini mengkonfirmasi bahwa…

    Jika di ambil Honda, maka Honda mengakui jalur pembibitannya gagal.. Puig lah biang kerok dengan segala Arogansinya.

    Jika Yamaha ikut membajak, secara tidak langsung mengakui Jalur eksklusif di VRAcademy tidak memenuhi ekspektasi..

    Ducati ikutan aja. karna ang gak punya jalur bibit.

    KTM cenat cenut..

    Guest
  8. bagnaia,morbideli,marini ?
    VR academy, jd selama ini VR academi itu punya yamaha ya?
    Baru tau saya.

    Guest
  9. bagus nih langkah KTM memproteksi pembalapnya. tp alangkah baiknya acosta dan pembalap2 lain stay dulu di kelas itu klo blum mengkilap. pembalap skrg kuliat tetlalu buru2 mau naik kelas, kayak marini yg modal abang naik ke motogp 🤔 contohlah zarco, alexmarc yg sabar dikelasnya sampe dpt titel 👍

    Guest
  10. KTM ke depan jadi opsi menarik buat para pembalap nih, selain Ducati & Yamaha, kalo Suzuki selama belom bikin tim satelit susah jg utk kaderisasi, Aprilia selama belom kompetitif memang harus memakai jasa pembalap berpengalaman banyak, kalo Honda selama gak ada perbaikan signifikan (racer friendly), ke depan bisa jadi Pembunuh Karir Pembalap, persis Ducati jaman dulu

    Guest
  11. Pembalap binaan?
    Emang apa yg dilakukan pabrikan untuk melatih skill pembalapnya?
    Emang ada sesi training pembalap gtu di tim Moto3, Moto2, & MotoGP?

    Ngakak gw baca komen2 fansboy di atas?

    Guest
  12. Di dunia sepakbola udah bukan hal yg aneh, berdasarkan aturan “follow the money power”, harga cocok, bungkus!!!
    1. matts hummels, mario goetze, robert lewandowski dari borrusia dortmund dibungkus bayern munich dengan iming2 gaji selangit
    2. Di inggris ada manchester city dan chelsea, dengan uang minyaknya
    3. Di prancis ada psg
    4. Di spanyol ada real dan barca
    Klub lama senang, klub baru senang, pemain senang, agen pemain senang, why not? Satu2nya yg sedih adalah fans klub lama yg gak pegang duit-gak punya power.

    Guest
  13. Saya sarankan HRC musim depan mendepak pol dan ambil Mario Suryo buat duet Ama Marquez di moto GP…ide gila….

    Guest
  14. Gampang saja kalau KTM mampu, gajilah extra pembalap itu jika tetap bertahan di teamnya nunggu seat motogp yg entah kapan dapatnya 😂

    Guest
  15. Kenapa banyak pembalap bertalenta besar memulai karirnya dari tim KTM?
    Jawabannya karena mauoritas pembalap memulai karirnya ke jenjang Moto3 melalui supporting race di tiap gelaran MotoGP yg diselenggarakan di benua Eropa.
    Supporting race ini disponsori oleh Red Bull, dan selalu menggunakan mogor KTM sejak awal sampai tahun ini.

    Catat ya: memulai karir di kenjaraan Moto3-Moto2-MotoGP.
    Bukan pembalap binaan.

    Mana ada pembalap Eropa dibina oleh pabrikan.
    Emangnya di Indonesia?

    Guest
  16. Kenapa banyak pembalap bertalenta besar memulai karirnya dari tim KTM?
    Jawabannya karena mayoritas pembalap memulai karirnya ke jenjang Moto3 melalui supporting race di tiap gelaran MotoGP yg diselenggarakan di benua Eropa.
    Supporting race ini disponsori oleh Red Bull, dan selalu menggunakan motor KTM sejak awal sampai tahun ini.

    Catat ya: memulai karir di kenjaraan Moto3-Moto2-MotoGP.
    Bukan pembalap binaan.

    Mana ada pembalap Eropa dibina oleh pabrikan.
    Emangnya di Indonesia?

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.