TMCBLOG.com – Selama beberapa seri terakhir Formula 1, Hadir polemik dan sinyalemen ‘ aero-gate ‘ yang hadir pertama kali setelah Lewis hamiton melihat sendiri dari belakang bahwa telah hadir sesuatu yang baru dari sayap belakang mobil RB16B Red Bull Racing bermesin Honda yang lebih fleksibel dan dapat berputar ke bawah pada lintasan lurus untuk meningkatkan top speed, namun kemudian bisa diputar kembali ke posisi normal saat bertemu dengan tikungan agar bisa menghasilkan downforce yang maksimal sehingga ban bisa memperoleh grip terbaik alias tetap nempel di aspal.

Dan memang, buntut dari komentar Lewis soal ‘Bendy Wing’ dari RB16B ini saat itu mengarah pada keputusan dari FIA yang akan memperkenalkan tes fleksibilitas sayap belakang baru menjelang Grand Prix Prancis di tengah kekhawatiran beberapa tim mengeksploitasi aturan Formula 1 . . Bagaimana Model testnya . . coba cek gambar berikut ini sob

Jadi pada dasarnya pengujian baru ini akan mencakup pembatasan putaran sayap belakang hanya 1º rotasi pada sumbu normal ke bidang tengah ketika dua beban 750N menarik ke arah belakang dan horizontal. Hal ini lah yang sepertinya dijadikan simulasi ketika mobil berada dalam sebuah kecepatan, Fia ingin memastikan tidak ada Wing Yang bisa merubah angle of attack secara pasif lebih dari 1º ketika angin mengempas dari arah depan

Pengujian lebih lanjut melibatkan gaya 1000N vertikal ke arah bawah dimana hanya maksimum 1º rotasi pada sumbu normal ke bidang tengah yang diperbolehkan ketika beban yang mendekati bobot benda seberat 100kg ini hadir dari arah atas. Untuk soal ini FIA sepertinya ingin memastikan tidak ada Wing yang bisa merubah angle of attack secara pasif lebih dari 1º ketika downforce hadir

Info tambahan dari Motorsport menyebutkan bahwa ada penguatan klarifikasi dalam Technical Directive yang dikeluarkan oleh Nikolas Tombazis, direktur teknis FIA single-seater. Yang pertama, tidak diperbolehkan adanya kesesuaian antara gearbox dan pylon ( braket ) yang menopang sayap belakang dengan pegas.

Atau dengan kata lain, test yang dilakukan Oleh FIA dalam kasus ini bukan hanya menyoal tentang fleksibilitas bahan, tetapi Juga melakukan semacam Preventif dari Potensi hadirnya sistem tak kasat mata untuk menggerakkan sayap belakang. Mudah Mudahan Solusi Regulasi ini bisa mengakhiri polemik ini sehingga Akhirnya tinggal kompetisi di trek yang akan membuktikan siapa yang terbaik

 

 

33 COMMENTS

  1. FIA atau FIM seharusnya tidak membatasi hasil penemuan teknologi selama teknologi tsb tidak memakan banyak biaya sehingg tim lain ikut melakukan juga.
    seperti ducati yang rame bener denga part aero..

    Guest
  2. Engineer jaman sekarang bukan hanya di tuntut untuk menemukan sesuatu yang baru, namun juga bagaimana mencari celah dalam regulasi agar penemuannya bisa digunakan dalam perlombaan

    Guest
  3. syg banget ya, seperti di kebiri si red bull, padahal riset aero itu membutuhkan effort yg ga sedikit,

    Guest
  4. Tapi asli keren banget pas lihat video “bendy wing” ini….bisa turun pas gitu pas trek lurus nah pas tikungan balik lagi….

    Guest
  5. mercedes ini kayaknya juga kemaren keceplosan, soalnya front wing punya mereka malah lentur banget, jauh lebih lentur dibanding rear wing punya redbull,

    redbull musim ini dah siap banget buat ngambil juara konstruktor ama juara pembalap, apalagi checo dah mulai kelihatan klik di mobilnya,

    kelihatan banget merc tertekan, bahkan seorang hamilton sampe bisa salah mencet tombol di mobil yang udah dia naiki selama 8 tahun terakhir

    ya moga aja FIA adil

    Guest
  6. Yang menginginkan RBR juara belum tentu beneran suka RBR. Yang menginginkan Merc gagal bukan juga berarti benci Merc.
    F1 klasik.

    Sementara itu Ferrari duduk di pojokan bengong sambil garuk-garuk kepala.
    “Oh wing bisa nge-bend juga, toh?”

    Guest
    • So far ferrari ngabisin token upgradenya buat update gearbox, lumayan sih improve paceny, dibanding pas abs kena scandal fuel flow

      Guest
  7. Power unit honda d bungkus sasis redbull dan di besut oleh versteppen sudah menuju arah yg sangat positif bahkan jdi calon terkuat perebut gelar…. TAPI kenapa honda memutuskan ‘pensiun’ dri F1 mulai musim depan ketika tim mereka sudah mulai memetik kerja kerasny slma ini? Adakh mslah d blkang ( di internal honda) yg tak tercium media ?? Soalny 2020-2021 bhkan sejak 2019 (hnya saja tertutupi oleh marc marquez) tim2 honda sprti bukan tim yg sesungguhny. D motogp scra mengejutkn mengangkat puig dan memensiun kan duo suppo-nakamoto yg bersusah pyah mengembakikan kejayaan honda d era 800cc dulu, D wsbk mengangkat leon camir jdi tim manager d motogp mengambil pmblap sperti tanpa tujuan jangka pnjang d moto3 motorny tdk berkmbang mlh menurun semua ajang roda 2 aspal yg mereka ikuti hasilny lyakny tim hore2. Hanya d f1 ini honda sedikit lega bisa berprestasi walaupun targer utama blum tercapai tpi mlh mau kluar. Apa iya honda sdang mengalami krisis di internalnya sana??

    Guest
    • Kayaknya tujuan Honda cuma sekedar up to date dengan perkembangan terkini di berbagai ajang motorsport.. Memastikan teknologi mereka masih mampu bersaing.

      Begitu dinilai mampu bersaing, mereka beralih fokus ke garapan lainnya.. Mungkin sekarang lagi all out di WSBK dan mungkin mulai riset di Formula-E / Moto E

      MotoGP ✔️
      MXGP ✔️
      Rally Dakar ✔️
      F1 ✔️
      Tinggal WSBK yg belum

      Guest
    • Kayak pas mereka lagi mendominasi sama Mclaren di F1 saman mendiang Ayrton Senna, tiba-tiba ngumumin mundur karena udah puas sama hasilnya, hasilnya bisa dibilang cuman Honda NSX.

      Guest
  8. apakah cuma wing belakang aja yg dites, apa wing depan juga , kalo cuma wing belakang fix bakal keulang lagi FIA era awal 2000an (ferrari international assistan)

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.