TMCBLOG.com – Seperti yang telah kita ketahui kemarin di hari Kamis, Maverick Vinales mengaku masih kesal terhadap hasil GP Jerman 2021 dan mengungkapkan bahwa pada seri GP Belanda di Assen ia akan mengikuti semua strategi setup motor Yamaha M1 tunggangan Fabio Quartararo ke M1-nya. Namun entah kenapa di dua sesi pertama latihan bebas Assen, Maverick belum juga mewujudkan rencana tersebut. Maverick sendiri absen Zoom debrief di hari Kamis kemarin dan bahkan menolak wawancara televisi DAZN.

Dengan hanya melakukan wawancara dengan kamera MotoGP.com, berita resmi dari team menyatakan bahwa Maverick telah menjalani debrief teknis yang panjang dengan team sehingga sudah terlambat dan dia terlalu lelah setelah itu untuk berbicara kepada media. Dan hanya dari MotoGP.com lah quote pembalap bernomor start 12 itu diperoleh mengenai apa yang terjadi di hari Jumat dimana ia mengawali dengan pernyataan bernada hopeless namun akhirnya bisa menempatkan diri sebagai yang tercepat baik di FP1 dan FP2 MotoGP Assen 2021 kemarin.

Maverick mengawali dengan kekagetannya terhadap hasil hari Jumat, “Hari ini berjalan dengan baik, sejujurnya. Saya tidak menyangka bisa sekompetitif dan secepat itu. Hari ini di FP1 saya melihat 1’33.0, dengan 20 lap panjang di ban, itu – jujur – waktu lap yang cepat. Dan sorenya saya baru cruising mencoba untuk mengerti, jadi bagus.”

“Jujur memperoleh 1’33.2, pada dasarnya saya menemukan grip yang baik pada motor dan saya dapat melakukan lebih atau kurang apa yang saya suka di trek, racing line yang saya suka, dan tampaknya terbayar dengan perolehan laptime.”

Maverick menyatakan bahwa di sesi FP1 dan FP2 ia belum menggunakan setup milik Quartararo  “Sebenarnya, yang bikin bingung adalah bahwa ini adalah motor yang sama dengan Sachsenring. Ini adalah hal terbesar dan teraneh yang saya rasakan. Namun Esok (Sabtu ini) kita akan lihat apa yang akan dilakukan Fabio dan kami akan siapkan satu setup motor mirip dengan motor Fabio.”

“Saya juga (sebenarnya) baik di Sachsenring, begitu kan?” Saya memiliki banyak, katakanlah, kepercayaan kepada Sachsenring, karena ini adalah trek yang biasanya saya jalani dengan sangat cepat.

“Tapi semuanya hilang. Saya membuat hasil terburuk saya. Apa yang saya pahami di sini bahwa terkadang sesuatu terjadi. Tidak ada yang tahu apa, bahkan saya, dan kemudian Anda bisa pergi dari yang terakhir ke yang pertama. Aneh, karena saya melakukan hal yang sama, saya makan makanan yang sama, saya tidur dengan cara yang sama.”

Seperti yang sudah diutarkan Maverick di atas, diperkirakan baru hari sabtu ini Maverick Vianles akan mencoba setup motor Quartararo. Tetapi menurut TMCblog, ngapain buang-buang waktu nyoba setup baru kalau setup yang saat ini terbukti baik. Jadi sebenarnya masalah Maverick di Jerman itu setup atau masalah lain sih?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

42 COMMENTS

    • Pacar? Selingkuhan?
      Wong uda punya istri dan baby kok.

      Mungkin mlm.sblm race kmrn dia begadang ngelonin Nina

      Guest
  1. Hmmm Memang MV itu cepat kalo dapet grip bagus.
    Sayang masalah classic soal grip ban selalu saja ada saat race

    Guest
  2. jadi inget scene film yang ada bapak bapak bersuara berat

    i don’t know who you are…
    i don’t know what you want…
    dan seterusnya saya lupa detailnya ?

    Guest
  3. Maverick mungkin kurang adaptif saja jika ketemu sirkuit yg less grip, berbeda dengan Marc yg bisa cepat di kondisi sirkuit apapun

    Guest
  4. Masalahnya sepertinya sama sejak pertama datang ke yamaha deh, ga bisa konsisten di tiap sirkuit trutama jika track yg loss grip. Ban sdh diganti michelin lebih nge grip, masalahnya tetap muncul…

    Nah, untungnya ada fabio. Ada referensi lain, meski awlanya f1/4 jg gitu klo yamaha jelek pasti ikut jelek. Tp sekarang sejauh seri sachsenring nampaknya ada peningkatan sm f1/4, bisa konsisten jd yamaha terbaik saat yg lain mengalami kesulitan klasik loss grip.

    Guest
  5. Mungkin ada masalah yg dipikirkan jadi berimbas ke balapan
    Bisa jadi dia tertekan Krn fq ternyata lebih baik dalam hasil balapan dan peringkat 1 pembalap saat ini

    Guest
  6. Andaikan…kembali ke era awal 2000an. Ada Bridgestone, Mich-ngeselin, Dunlop, ECU in house not Pirelli…
    Achh, andaikan saja

    Guest
  7. Dari kata2 Maverick yg slalu ngomong I don’t know sih kyknya dia salah satu rider yg percaya konspirasi, bahwa motornya “di lemahkan”.

    Guest
  8. masalahnya bukan di motor atau di vinalesnya tapi masalahnya ada di yamaha

    ngapain yamaha masih nyimpan vinales harusnya diganti aja sdh itu, dh berapa tahun dia disitu masih gtu² aja ga ada beda dri awal dtg dlu

    Guest
  9. Ya jelas membagongkan kemarin dapet ban apes ya ga ada grip, karna sekarang hasil fp dan kualifikasi mau semoncer apapun pas balap dapet undi ban jelek ya apes

    Guest
  10. kalau motornya sama persis ya masalahnya ada di diri vinales sendiri yang memang kurang cerdik saat fight untuk ovetake lawan, masih ingat di qatar 2 dia sebenarnya punya pace cukup untuk podium atau bahkan mungkin juara, namun akibat kurang cerdik dan ngepush saat fight membuatnya tertahan di p4 dibelakang ducati

    Guest
  11. Masalah vinales menurut sy kepercayaan dirinya wak, mood2an, inkonsistensi atau klo kt org betawi angot-angotan ?

    Guest
  12. “Aneh, karena saya melakukan hal yang sama, saya makan makanan yang sama, saya tidur dengan cara yang sama.”
    mungkin cara “ngising”-nya yang beda

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.