TMCBLOG.com – Pada hari Jumat yang lalu, via Marc Marquez – Honda mulai menggunakan bongkahan sasis logam alumunium baru yang sebenarnya juga disuplay ke Pol Espargaro. Dilihat dengan sekilaspun sudah dapat terlihat bahwa sasis baru ini jauh berbeda dengan sasis 2020 (yang dipakai Marc selama ini) dan sasis 2021 (yang selama ini dipakai oleh Nakagami dan Pol Espargaro).

Marc Marquez – Sasis 2020 Di GP Sachsenring
Pol espargaro, Sasis 2021 awal Di GP Sachsenring 2021

Dimensi lebar, ketebalan bentangan beam dari sasis dan lekukan yang berbeda semuanya memiliki potensi karakteristik handling dan penanganan yang jauh berbeda dibandingkan dengan sasis RC213V 2020 dan 2021. Sobat sekalian bisa melihat sendiri perbedaannya di sini antara sasis baru (debut GP Assen 2021) dan sasis 2020 yang sebelumnya dipakai oleh Marc Marquez semenjak ia kembali membalap pasca cedera di 2021 ini.

Marc Marquez Di Assen 2021 – Debut Sasis terbaru

Saat dilihat lebih detail memang sasis baru ini mungkin bukan yang pertama kalinya mengaspal, karena kita tentu pernah melihat sasis serupa di saat Stefan Bradl melakukan test di Jerez pada tanggal 20 Januari 2021 yang lalu. Dari sisi sasis. Sedikit berbeda dibandingkan dengan sasis 2020 atau bahkan sasis 2021 dimana  tidak lagi terlihat las-lasan alumunium untuk tempat penempatan hanger mesin di sisi samping kiri dan kanan sasis.

Ini mengartikan bahwa pada sasis baru ini untuk bagian bentangan (spar) utama sasis dengan hanger mesin depan terdiri dari satu paket dan memakai satu kesatuan bahan lempeng alumunium. Untuk sasis terbaru ini kami juga tidak melihat adanya wraping carbon di sepanjang sasis. Ini berbeda bila dibandingkan dengan sasis 2021 yang terlihat seperti sasis 2020 dengan tambahan wraping carbon strengthened plus beberapa perubahan di daerah Pivot.

Menurut kami Honda sepertinya berdasarkan data-data tahun lalu sudah mempersiapkan sasis dengan based design baru dengan perubahan di alloy-nya itu sendiri yang memperhatikan variabel kekakuan yang diinginkan, terutama saat berurusan dengan handling dari roda belakang Michelin dengan grip yang lebih bagus semenjak tahun 2020 yang lalu. Hasilnya gimana? Bisa dicek, pada sesi FP3 Pol Espargaro yang melakukan debut penggunaan sasis tersebut pada sesi FP3 bisa langsung tembus Top 3.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

49 COMMENTS

  1. Di honda ini agak rumit dia, di ban belakang spinning jadi lemah akselerasi, di ban depan aero belum sempurna sering ilang grip front end

    Guest
  2. riset terooss.. tp si Pol meningkat sih, tinggal dibuktikan pas balap..
    Marc hadehh, dalam masa pemulihan tp crash mulu..

    Guest
  3. Brarti isu crankshaft terlalu ringan itu msh skedar kira2 ya Wak? Soalnya blm ada enginer dr masing2 pabrikan yg menyinggung hal itu dr kmrn..
    Apa mmg perlu dtanya dulu ya biar bisa jwbnya??

    Guest
    • Crankshaft terlalu ringan bukannya bisa di tolong oleh berat flywheel. Keunggulan V engine kan flywheel diluar dari bagian engine yang di segel?

      Guest
  4. Motor Honda sangat cepat dengan cara harus di push hingga limit, selain markes belum ada yg mmpu mengendarai hingga limit

    Guest
  5. “terutama saat berurusan dengan handling dari roda belakang Michelin dengan grip yang lebih bagus semenjak tahun 2020 yang lalu. ”

    Apakah ada kemungkinan ban ini grip lebih bagus tetapi inkonsisten dan sangat peka terhadap perubahan suhu ban sehingga TCU bekerja kurang optimal ?

    Sayangnya Honda tidak bisa mencoba kombinasi ECU Unified dengan Bridgestone tyre jadi bisa memiliki analisa lebih mengenai ECU dan TCU

    Guest
  6. Membaca di Crashnet, TCU sudah dapat solusi kata Marc…

    Pengaruh high side kemarin yang kata Marc berefek waktu Q1

    Guest
    • agak parah memang ini honda, mesti marc marques yg jdi korban, baru dibenerin TC nya. Tp sekarang gimana, masih bisa main slide ban belakang g nih?

      Guest
      • Gw baca story ig marc sih katanya udah kelar masalah TCU, dipertegas diakhir kalimat dia hilang “This is Honda”😂

        Guest
  7. pwrasaan motor yg sering high side cm honda yg laen jarang sekali, faktor rider yg alien atau memang motornya..

    Guest
  8. jadi penasaran, pas buat mesin pasti ada test local sendiri. itu pake ban apa ya?
    kayanya ga dikasi ban race deh. nah itu kan akan sangat berpengaruh pas saat nya kompetisi

    Guest
    • Rata² olahraga internasional skrng nontonnya ngk bisa gratis… dicaripun pakai aplikasi aapa aja ngk bisa musti beli vocer kalau nonton di fox sport… dari pada pusing mending tonton siaran ulang aja bro biar hemat mengingat sekarang nyari duit susah²nya..

      Guest
    • Kemungkinan di wilayah tertentu yg berbatasan dengan negara lain yg siaran motogpnya harus bayar

      Dulu pas world cup ada kerjaan dkt perbatasan pasti diacak sinyal tv uhf biasa pas live World Cup, akhirnya ke warkop yg langganan tv kabel

      Guest
  9. Kemungkinan di wilayah tertentu yg berbatasan dengan negara lain yg siaran motogpnya harus bayar

    Dulu pas world cup ada kerjaan dkt perbatasan pasti diacak sinyal tv uhf biasa pas live World Cup, akhirnya ke warkop yg langganan tv kabel

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.