TMCBLOG.com – Saat pisahnya Vinales dengan Yamaha masih dalam bentuk rumor saja, dinamika spekulasi mulai bertumbuhan. Mulai dari Morbidelli ke Yamaha Factory sampai tercederainya nilai tawar Dovizioso karena satu-satunya tempat factory untuknya (di Aprilia racing 2022) berpotensi memiliki tambahan saingan yang levelnya sama sama kuat.Nah ketika Vinales resmi akan berpisah dengan Yamaha di akhir 2021, spekulasi kian bertambah dan melebar kemana-mana.

Mulai dari spekulasi semakin getolnya KTM membentengi Raul Fernandez karena secara umum pembalap yang saat ini termasuk salah satu yang sangat kuat di kelas Moto2 tersebut sangat rentan dicaploko oleh raksasa pabrikan seperti Yamaha. Logikanya, bayar Vinales belasan juta Euro saja bisa, lah ini Raul Fernandez doang yang rumor nilai kontrak ‘basic’-nya masih di bawah 1 juta Euro mosok nggak bisa?

Dan ingat bukan itu saja, Raul Fernandez dipastikan secara umum juga menghadapi bayangan (bisa dibaca iming-iming) berpotensi bergabung dengan team yang memiliki sejarah kejuaraan dunia yang panjang dan penuh torehan kemenangan yakni Yamaha. Belum lagi ditambah bayang-bayang Yamaha M1 yang terkenal sebagai motor MotoGP yang paling friendly user ke para rookie se-grid start MotoGP. Patut ditunggu adu kuat-kuatan antara KTM dan Yamaha.

Selain Morbidelli dan Raul Fernandez, nama Andrea Dovizioso juga sempat masuk ke bursa pembicaraan mengenai pembalap yang bisa ditandemkan dengan Quartararo tahun depan di Yamaha Factory. Pembalap Italia ini sangat “ingin membalap” dan saat ini statusnya belum menandatangani kontrak dengan Aprilia sebagai pembalap reguler karena disinyalir proyek tersebut belum meyakinkan hatinya, sesuatu yang akan dengan senang hati dia lakukan dengan Yamaha.

Dan juga patut diingat secara umum saat ini Yamaha berpotensi akan mengalami kekosongan 2 rider di tahun depan dimana setelah Vinales out, Rossi disinyalir juga akan hilang dari line-up pembalap Yamaha. Sejak awal Rossi sudah menyatakan bahwa ia akan melihat performanya sampai jelang Summer Break 2021 sebagai benchmark keputusannya mengenai langkah dirinya untuk musim MotoGP 2022, dan seperti yang telah kita ketahui kemarin sampai tengat waktu ini (summer break), Rossi benar-benar berada di dasar klasemen. Sesuatu yang secara umum sangat menjadi sinyal bahwa bayang-bayang pensiun di akhir musim 2021 ini adalah sesuatu yang baunya semakin kuat tercium.

Rossi β€œSaya selalu mengatakan bahwa tahun ini sulit, tantangan besar. Keputusan saya untuk tahun depan sangat bergantung pada hasil dan paruh pertama musim ini tidak seperti yang kami harapkan. Kami berharap menjadi lebih kuat dan berjuang untuk posisi yang lebih baik, jadi hasilnya tidak membantu kami. Saya mengatakan dari awal musim bahwa saya akan memutuskan tahun depan dalam beberapa minggu mendatang, ” Kalau sudah begini, baik di team factory maupun team satelit memang ada dua slot kosong. Sehingga tiga nama yang sudah kita ulas di atas atau mungkin ada nama-nama lain, permutasinya bisa menyebar di dua tempat ini.

Setelah itu gimana dengan Vinales? Ternyata bukan hanya Aprilia yang dirumorkan akan jadi pelabuhan/persinggahan selanjutnya dari Maverick. Jurnalis seperti Steve English sempat menyebutkan Aramco Racing Team VR46 bisa menjadi pelabuhan Mack tahun depan. Kalau sudah begini, Bezzechi yang awalnya diplot ke Aramco VR46 bisa saja pindah haluan ke PYSRT. Imbasnya, PYSRT bisa kembali mewujudkan kembali idealisme mereka semua di 2022 yakni mendidik pembalap muda kembali.

Whuaaa pokoknya semua domino effect ini sekarang masih berbentuk tebaran kepingan kepingan puzzle, dimana bahkan Vinales sendiri masih menjadi bagian dari kepingan puzzle yang terlepas itu. Entah kapan bisa terselesaikan . .

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

74 COMMENTS

  1. menurutku Franky pas kalo ke Factory bareng Fabio. hehe
    tapi kalo tiba2 GasPol44 dipecat HRC terus digeser mvk12 bisa geger nih, tapi kemungkinannya kecil. kan dulu HRC sempat ngincer Mvk12 juga pas masih di Suzuki. hehehe

    Guest
    • Gaspol basah44 mengikuti jejak lorenjo?? Kemungkinan itu ada tpi bukan demi vinales tpi demi yg lagi jdi bhan rebutan banyak pabrikan sekrang. Dan berkat kesamaan sponsor peluangny ke H lebih besar d bnding yg lain sekalipun yg terlihat Y yg pling ingin mengambilny. Tpi sprti biasa honda itu sering melakukan pmbicaraan pda target mereka scra diam2 dan tak tercium sma sekali dan skrg RF25 jdi targetny. Tunggu aja stlah double header austria

      Guest
  2. tinggal nunggu presscon rossi retaired atau turun dg ducati…😁
    kalo retaired bakal makin seru imbasnya. kalo raul yg ditarik ketim inti kasihan morbi bisa pundung diaπŸ˜•.

    Guest
  3. mending Morbi, kasian di anak tirikan pake mesin jadul, pgn tau dia pake ymh factory, Raul di ospek dulu di SRT klo mau ke ymh

    Guest
  4. https: //ridertua.com/2021/06/28/raul-fernandez-saya-99-bertahan-di-moto2-tapi/

    99% bertahan di Moto2
    1% ke motoGP
    Bisa berubah kalau jaminan nya M1 pabrikan yang jurdun tahun ini

    Guest
  5. MV12 bikin keputusan sebesar itu sptnya bukan hanya karena emosi, tp kemungkinan sudah ada deal dg team lain, dan team nya bukan team kaleng2.
    > HRC

    Kita tunggu aja sambil ngopi

    Guest
      • Lorenzo mantan v4 ducduc tapi gagal d hrc, di ducduc malah sempat moncer, jadi v4 yg bagus punya pabrikan mana dong

        Guest
        • Neng vina ngambek karena kepala mekaniknya di ganti. Tp salahnya sendiri di gaji besar tp gak menghasilkan prestasi. Malah nyalah nyalahin ini itu.

          Guest
        • Lu suruh pake aprillia jg ga ngejamin bagus si hohe..

          Emang ducita v4 paling oke saat ini.. Disusul qtm..

          Guest
  6. Baca komen di mari , nambah ilmu dah..

    Dari judul warung gak ada saling ,sindir kayak org kalap..
    Yg komen jauh dari sales norak..

    Lanjut dah πŸ‘πŸ‘πŸ§ƒ

    Guest
  7. Silly season:

    1. Yamaha (dan yg lainnya juga sih) lagi berhemat habis2an, megang MVK belum keliatan prestasi jurdun mpot2an;

    2. Repotnya naruh 2 matahari dalam satu paddock, plus minus;

    3. Developer rider atau test rider;

    4. Pembibitan atau beli jadi;

    Kombinasi di atas kira2 yang di kepala bos2 …

    Kalau FQ20 juara, harga melejit, butuh duit banyak buat mempertahankan di masa depan.

    Maka opsi yang diambil adalah eng ing eng …

    Guest
  8. Kalo Aramco VR46 “mau” kontrak Vinales sih ya jauh lebih mending drpd ke Aprilia.

    Morbidelli gabung sama Quartararo lagi. PYSRT kontrak Bezzechi & Raul Fernandez.

    Ujung2nya Aprilia tinggal ngarepin Dovi atau dapet sisaan yang lain.. :mrgreen:

    Guest
  9. Kalo KTM ga mau kehilangan pembalapnya, harusnya Raul Fernandez langsung dikasih kontrak ke Tech3 bareng Gardner lagi.. Tinggal bilang ke Petrux dan Iker “sampai berjumpa di lain kesempatan”..

    Guest
    • betul banget..mau gakmau..klo memang masih mau pertahankan raul…godaannya berat breee
      kasih motor tech3 full support gaji kasih mepet 2 digit..langsung ayo di ktm

      Guest
  10. Klo aku sih mending raul..
    Kalo fm kayaknya kurang greget…soalnya udh peenah pke m1 spek A nytanya kurang greget…

    Guest
    • M1 spek a tahun kemaren bs Runner up lebih baik dr Vinales Rossi ataupun quartararo kang… Klo tahun ini M1 yg dipakai Frankie lebih tua 2 tahun dan terganggu cidera yg dia alami dan saat ini peringkat nya pun lebih baik dr mbah Rossi yg pakai M1 spek pabrikan

      Guest
  11. 2019 fq pake spek b hasil podium 7x
    2019 fm pake spek a hasil blum.podium
    2020 fm mnurtku krn kberuntungan dan jadwal yg sdikit….
    Mkanya mnurutku mnding raul..

    Guest
  12. @ceberuk analisa ente darimana? justru karakter inline4 disisa sisa balapan yg overrated. makanya kl hbs balapan, dengerin tuh MM93 opini pribadi setelah sachsenring..

    Guest
  13. Hmmmm kalau Yamaha ingin kuat sih, Dovi masuk ke Fabrikan, selain skill balapnya sudah berpengalaman, dan sudah rehat 1 tahunan, pastinya cidera yang pernah ada sudah sembuh total. Belum lagi skill develop motor yang oke. Mau motor liar motor kalem nan lincah pernah dipegang. Gaji? Entah budget Yamaha bisa gak bayar sebesar MV, semoga Dovi sadar diri aja dulu nurunin nilai dulu. Baru kalau hasil ok tahun depan naikin nilai tawar (minta kontrak 1 tahun)

    Franco ttp di PSYRT, dengan mesin factory tentunya. Kan Rossi besar kemungkinan out. Jadi anggaran mesin factory bisa dilimpahkan ke Franco. Jangan lupa, Franco pernah menyelamatkan muka Yamaha 2020 sebagai runner up. Kalau itu tidak dbalas, entah apa yang dpikirkan Yamaha

    Rookienya ttp pakai mesin 2021, saya rasa gak buruk2 amat buat belajar. Karena FQ moncer d motor ini. Itung2 membiasakan dengan karakteristik michelin yang btuh skill kontrol motor yang ok

    Guest
  14. tebak2 buah manggis, Morbidelli kyknya masih tetap di Petronas dgn dipastikan dapat motor 2022,
    Factory Yamaha mungkin akan hire Dovi, krn doi banyak informasi tentang Ducati, krn kemaren di debrief pasca race, Quartararo masih punya keluhan di M1 2021 nya, salah satu hal yg mau dia kasi tau yaitu kurangnya HP, which is semua org sudah tau, dan itu gak terlalu menjadi masalah besar krn faktanya kemaren di Assen mereka finish 1 dan 2, nah ada satu lagi masalah yg ga mau doi ceritakan, tapi dia cuman ngasih “hint” kalo masalah M1 ini adalah masalah yg ga dimiliki motor2 lain, dan membutuhkan proses utk memperbaikinya krn hal ini “quite a big change”,

    Guest
    • tapi di kontraknya Dovi agak tricky juga, selain dia udah “berumur” juga takutnya input yg dia ajukan saling bertentangan dgn input dari Cal Crutchlow, yg malah membuat pengembangan M1 jadi semakin ga jelas,

      Guest
  15. Kalo monster energy yg meminang Fernandez,harganya transfer pemainnya mungkin akan dipolin sama Redbull πŸ˜‚πŸ˜‚
    Kan tau sendiri mereka berdua,Toprak aja bisa ga jadi gantiin Morbidelli

    Guest
  16. Wkwk
    Kalau sampai terwujud duet King Qua20 dg Raul habis dah motogp.
    Akan yam dan yam terus yang di depan.

    Guest
  17. Yamaha kalu emang ada system kaderisasi, ya rekrut aja Morbidelli. Ingat, MOrbidelii juara ke 2 championship 2020, juara Moto 2, konsisten, bisa di bawah tekanan, mental nya juga kuat, tidak banyak mengeluh.
    kalau Vina, kasus nya mungkin sama kayak Zarco, bisa diberikan Aprilia yang emang lagi hot hot nya berkembang. Kalau Aramco, mending pembalap muda deh. Seru kayak nya.
    Kalau Dovi, mungkin bisa ke PSYRT. buat jadi rider pengembang, sekaligus cek ombak, apa bener masih kompetitif? Secara 1 tahun ngga balapan pake motor Moto GP.

    BTW, we love drama bro

    Guest
  18. Klo ane lebih suka Factory Y 2022 diisi FQ & Dovi (kontrak 1 musim), PSRT tetap Mobi & 1 pembalap muda. jelas FQ, Dovi & Mobi pake spek 2022, utk pembalap mudanya kasih spek 2021 dl utk adaptasi. Tahun berikutnya lihat perkembangan Dovi, kalo bagus, tambah kontrak & posisi tim tetap. Kalo jelek, mobi naik ke factory, PSRT punya 1 seat kosong lg, bisa ambil lg pembalap muda. Gt sih klo Y jg mau pake sistem kaderisasi pembalap muda.

    Guest
  19. Yang paling nyesel mungkin Toprak. Kalau tau Vina akan out dia mau nerima jadi pengganti di assen sekedar menunjukkan bahwa dia siap dengan M1.
    Kalau Toprak bisa bagus bisa dipertimbangkan. Atau next di Austria, sebagai pengganti Morbi bisa jadi audisi untuk Ymh tahun depan.
    Hmmm menarik gerobak..

    Guest
  20. YFR kayaknya bukan tipe tim yang mau langsung ngambil rookie sih. Jadi tetep bakal pilih morbidelli buat tandem taro. Kalo Y mau ngambil Raul ya ditempatin di PYSRT dulu.

    Guest
    • VR uda abis masanya bro.
      mau pake ban spesial, motor terkencang. ga yakin ane bisa podium.
      umur uda ga bisa dilawan.
      itu kenapa atlit fisik rata2 di umur 30 sudah pensiun. kecuali permainan tim. dimana beban itu terbagi dan harus balance ya kalo ada yang umur 30++ harus ada yang dibawah 20 macam sepakbola.

      Guest
  21. Morbi tidak akan masuk ke factory karena sudah ngomong2 gak enak tentang yamaha sebelumnya. Ya, pengalamana dengan VInales. Tapi harusnya sih morbi secara skill masuk perhitungan yamaha.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.