TMCBLOG.com – Konfirmasi Resmi Hadirnya Remy Gardner di tech3 KTM pada 2022 nanti serta belum dijalankannya Klausul pembaruan Kontrak petrucci untuk tahun 2022 Oleh KTM tentu membuat Danilo Petrucci Merenungkan Nasibnya dalam dalam untuk 2022 nanti. FYI Dalam kontrak, KTM memiliki klausul untuk memperbarui Danilo Petrucci secara sepihak untuk tahun kedua (2022) dimana klausul yang berakhir pada 31 Mei 2021 yang lalu, dan sampai tanggal 3 Juli 2021 ini eksekutif KTM belum mengaktifkannya. Secara umum KTM dan Tech3 belum resmi menentukan siapa Partner Gardner tahun depan.

Setelah start dari posisi 18, Danilo Petrucci membawa pulang Tech3-KTM di posisi 13 pada hari Minggu di Assen akhir pekan lalu. Pembalap Italia itu dan Juga tentunya Lecuona telah lama merasakan tekanan di Tech3, karena hanya satu dari dua pembalap ini yang dapat mempertahankan posisinya di Tech3 KTM tahun depan. pasca Assen Danilo Menguratakan soal masa depannya ini “Saya memiliki kepercayaan diri yang besar pada KTM. Jika tidak ada tempat di MotoGP, maka mungkin untuk reli atau enduro. Tapi saya memiliki keyakinan besar dalam pekerjaan ini.”

“Saya cukup tua untuk MotoGP. Saya masih muda untuk reli Dakar, dan itu selalu menjadi impian saya. Saya hanya suka mengendarai sepeda motor saya untuk hidup saya.” Dan ketika ditanya Kapan pengumuman partner dari Gardner, Danilo mengatakan “Tidak ada tenggat waktu, kami belum membicarakan masa depan. ”

Mengalihkan pembicaraan masa depan ini, Danilo Sedikit memberikan Evaluasi mengenai KTM RC16 yang ia pakai di 2020 ini ” Agar lebih kompetitif di Kejuaraan Dunia MotoGP, saya membutuhkan lebih banyak bantuan dari KTM. Motornya agak kecil untuk saya, Di Assen juga, sulit untuk melawan pembalap lain di trek lurus.”

Danilo Petrucci yang memiliki dimensi 180cm/80 kg di KTM  merupakan sosok paling besar dibandingkan ketiga pembalap KTM lain : Lecuona (179cm/70kg), Binder (170cm/63kg) dan Oliveira (170cm/64) . . dan bahkan jauh banget apa bila dibandingkan dengan Supertest rider KTM Dani Pedrosa (159cm/55-60kg).

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

41 COMMENTS

  1. Wow jadi tandem Kevin benavides
    Ati ati nyasar bang!

    Tapi saran sih mending balap ketahanan,eh KTM gak ikut ya,,makanya pilihan petruci antara Enduro atau Dakar

    Guest
  2. Wkwkwk tipe badan Petrux ini kalo bukan atlit tipe badan gampang gemuk, susah kurus. Makan dikit aja langsung gemuk. Berhubung atlit jadi besar badannya karna otot bukan lemak. Ngakak abis waktu dia bilang motor KTM yg sebesar itu masih kekecilan buat dia.

    Kata doi maren mau ke Moto2 kalo ga dapat kursi di MotoGP. Eh ini berubah lagi mau ke Dakar.

    Menurut kalian Petrux masih di MotoGP ga tahun depan?

    Btw Sepang kok belum umumkan batal ya? Mereka masih lock down. Gw rasa batal sih.

    Guest
    • Kalo balik ke moto2 cuma guyon dia aja kayaknya. Kemungkinan balap di dakar atau sbk. Coba lobi2 Mie, kali aja tertarik.

      Sebenernya Iker juga gak jauh beda performanya dgn Petrux, jadi ya kemungkinannya doi out jg dari Tech3

      Guest
      • MotoGP aja motornya kekecilan buat doi palagi Moto2 ya. Btw Icon doi kan Gorila, mungkin karna badannya besar kaya gorila dan banyak bulu kali ya. Tapi kok doi mau ya disamain ma gorila.

        Guest
        • FYI motor moto2 lebih gede dan berat dibanding motogp. Kapasitas mesin memang kecil, tpi basis mesin yg cuma 3 silinder tapi hampir selebar mesin superbike inline bikin Kalex kesusahan ngakalin dimensinya. Bisa diliat berapa bongsornya motor moto2 kalo ada sesi foto session dijejerin motor motogp misal pas foto juara dunia akhir musim, ato foto launching tim motogp yg punya motor moto2 macam Petronas ato VR46.

          Guest
    • @ si akang. Baru tau kalo gedean Moto2. Thanks om infonya. Kira-kira rider Aramco apakah bakal pake Luca Marini om? Walau performanya biasa aja? Siapa aja rider yg bakal kemungkinan balap di Aramco om? Ini team sponsornya sultan. Super power.

      Guest
      • Kemungkinan ya ga jauh2 dari opsi Rossi-Marini, ato kalo Rossi pensiun maka akan ada alumni vr46 moto2 yg naik kelas.

        Guest
        • Berarti tahun depan grid MotoGP di isi kaum muda. Yang terlama di MotoGP dan paling tua Aleix dan Pol. Abang adek.

          Guest
  3. berarti mmg kerangka si Petrux ini besar ya,, mau gmn lagi kalo gitu, kalo sekedar massa otot masih bisa dirubah, dan sepertinya mmg pembalap MotoGP skrg ga perlu massa otot yg gede/berisi, yg penting cukup utk mengendalikan ganasnya motor prototype 1000cc utk 20 lap++ aja udah cukup,

    Guest
    • kalo ngeliat badannya Quartararo kemaren org2 mungkin ga percaya kalo doi adalah seorang athlete,

      Guest
      • Ya karna dia naik M1 otot segitu masih cukup, kemarin aja selebrasi main golf gagal kena bola. Menandakan tangannya masih gemeteran setelah sekian lap 😂

        Guest
        • ga kena bola bukan krn gemetaran, tapi krn dia lagi pake wearpack yg membatasi pergerakannya, belum lagi dia pake helm, belum lagi dia lagi hype,, coba aja agan berada di posisi Quartararo saat itu, maka pasti akan paham,

          Guest
        • Lorenzo waktu mudanya jga ga begitu bulky,lebih gempal Pedrosa malahan kalo dilihat dr bentukan ototnya, karna itu waktu awal2 pindah ke Ducati mengeluhkan gampang kecapekan mulu sampe butuh kondom tangki penopang paha

          Mungkin Vinales entar juga mengalami hal yg sama saat jajal V4

          Guest
        • setau gw dia selebrasi gagal kena bola karena dia lg ledekin temennya si tom, yg kalo maen golf suka gagal kena bola wkwkwk

          Guest
      • Faktor baju balap lengkap dengan helm pasti sangat berpengaruh, tapi harusnya udah pernah latian sebelumnya. Dan saya paham betul rasanya melewati garis finish di posisi 1, pasti hype banget. Intinya dia salah pilih gaya selebrasi 😂

        Guest
  4. “Saya hanya suka mengendarai sepeda motor saya untuk hidup saya” – Petrux, manteb juga neh quotenya om Petrux

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.