TMCBLOG.com – Jurnalis Manuel Pecino sempat menceritakan bahwa sekitar sehari setelah press release perilisan Aramco Racing Team VR46 tersebar dan beritanya menggurita di seluruh dunia, seorang rekan Jurnalis asal Perancis sempat Curcol bahwa ia memperoleh hubungan komunikasi dari kantor Aramco UK (Inggris-terakhir diketahui sebagai perwakilan dari Brunswick ) yang mengatakan sesuatu bernada perintah “Kami ingin anda membatalkan informasi ini [ tentang Aramco racing team VR46], Anda harus menurunkannya dari website, Kami ingin anda menuliskan bahwa Aramco tidak terlibat dalam VR46 Team dan kami tidak memiliki ketertarikan sama sekali dengan MotoGP.”  . . . Wew  . . Piye iki ??

Dan beberapa saat kemudian beberapa website juga sempat merilis beberapa informasi resmi dari Brunswick Group (perusahaan yang menangani PR dari Aramco) di Inggris dengan inti rilis yang berbunyi “Aramco belum menandatangani perjanjian strategis apa pun dengan tim VR46 atau afiliasi MotoGP lainnya. Aramco tidak pernah memiliki hubungan komersial dengan Tanal Entertainment, MotoGP, atau tim MotoGP mana pun”.

Terlepas dari pensupport team tertulis atas nama “Tanal Entertaintment” yang merupakan  merupakan perusahaan induk milik pangeran Abdulaziz bin Abdullah Al Saud dari Arab Saudi, Jelas ini sempat membuat kebingungan tersendiri karena bahkan nama ‘Aramco’ resmi menjadi bagian dari nama team.

Yes, nama resmi perusahaan yang melakukan deal sponsor adalah “Tanal Entertaintment” sementara nama yang tertera di team, motor dan wearpak adalah “Aramco”, nama perusahaan yang pada tahun 2019 sempat dinilai sebagai perusahaan paling menguntungkan di dunia oleh FitchRatings ; inilah yang mungkin sempat dipermasalahkan.

Namun begitu, Pangeran Saudi – Prince Abdulaziz bin Abdullah bin Saud bin Abdulaziz Al Saud – Cucu dari King Abdulaziz Bin Abdurrahman Al Saud – sebagai pemilik langsung dari Saudi Aramco sepertinya tidak tinggal diam, ia segera mencoba ‘membungkam’ pergerakan komunikasi yang dilakukan agensi PR Aramco di UK dengan mengirimkan surat langsung ke Dorna.

Seperti surat yang dilampirkan oleh GPOne tersebut di atas, Sang pangeran menyebut secara langsung nama perusahaaan PR-nya yang sempat menimbulkan kebingungan tersebut seraya mengkonfirmasi langsung secara pribadi kepada CEO Dorna Carmelo Ezpeleta mengenai kebenaran kerjasama Tanal Entertainment dengan VR46 Racing Team. Setelah surat ini keluar Brunswick Group pun diam seribu bahasa sampai saat ini, padahal Day-1 setelah Rilis team terkesan galak banget.  Apakah ada informasi yang nggak nyambung antara Aramco Saudi dengan perusahaan PR mereka sendiri di UK?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

62 COMMENTS

  1. Yaa suka2 lah… Namanya juga Pangeran dan owner.
    Mungkin memang waktu deal2an sama VR46 dan Dorna… Pangeran gak lsng berkomunikasi dgn manajemen Aramco internasional ha-ha… Pokoknya urusan nanti itu.
    Ketar ketir deh Aramco UK.

    Guest
  2. Panjang banget itu nama. Pangeran Saudi – Prince Abdulaziz bin Abdullah bin Saud bin Abdulaziz Al Saud – Cucu dari King Abdulaziz Bin Abdurrahman Al Saud.

    Sultan mah bebas. Kena pecat ga ya yg pihak dari UK itu bilang ke media ga ada kerjasama dengan MotoGP. Sama aja mempermalukan sultan.

    Guest
    • Di Arab ada ilmu soal nasab, sangat penting, anak diluar hubungan nikah aja keputus nasabnya,maka g heran kalo di eropa y liberal gak gagas nasab. Itu nasab diatas udah disingkat, saya yakin itu paneran nasabnya sampai 100 generasi kebelakang sudah dicatat dalap arsip kerajaaan

      Guest
      • @sanjaya
        Di eropa jaman medieval mah juga pake nasab.. di sebut semua nama keluarga sampe buyut.. bahkan sampe gelar penaklukan nya aja di sebut… The Conqueror lah.. thr killer lah wkwkwk

        Guest
      • Kate siape? Di Eropa jg pake sistem nasab, Indonesia doang yg nama panjang engkongnya aja banyak yg ga tau.

        Guest
  3. Auto jd pengangguran tu PR aramco UK..pentingnya komunikasi ama sulthan minyak arab ya gini,,cuan segitu jgn bikin rusak nama perusahaan boss minyak”Rossi santuy aja bekingnya langsung pangeran abdulazis al saud brayyyy

    Guest
  4. Apa mungkin karena nilai kontraknya ga besar besar amat (menurut mereka) jadi urgensi untuk kordinasi dgn seluruh cabang dikesampingkan, dibanding dgn perusahaan multinasional besar lain atau negara tertentu ?‍♂️

    Ra ngerti

    Guest
    • rumornya 20 Juta euro, Kurang Besar Gimana ? . . Nilai Uang yang sama yang dikeluarkan Oleh red Bull Ke KTM Untuk paket Lengkap Mulai dari team MotoGP, Moto2, Moto3 dan RBRC

      Administrator
      • Lha makanya saya tambahin “menurut mereka” Wak,siapa tahu duit segitu cuma recehan bagi si pangeran ?

        Guest
        • Bener pak,sama dengan gaji Marc selama 5 tahun…dan setahun gaji Marc,bisa buat bayarin semua rider yg berlaga di kelas motoGP..wkwk

          Guest
      • Yah kalo € 20 juta sih kecil kalo buat aramco. Revenue tahun kemaren aja $ 230 Milliar. Jadi kalo 20 juta euro mah ga ada seujung kuku ??

        Guest
      • Perputaran uang di Motogp itu kecil banget ya jika dibanding sepakbola. Kalo buat beli pemain, 20jt euro baru dpt pemain ecek ecek. Atau kalo gaji udah habis buat 1 orang pemain level medium-high.
        Tapi di Motogp sekalinya ngucurin dana ‘sekecil’ itu udah bisa majang brand segede fairing, jadi nama tim, dan kalo beruntung bakal terus dikenang bertahun-tahun kemudian.

        Mengingat Prince Abdulaziz pernah berencana membeli Manchester United, angka segini ya benar-benar mutlak ‘tidak ada’ nilainya.

        Guest
  5. Biasa manajemen khas sultan,y dibawah wajib lapor keatas,y diatas g perlu lapor kebawah,y bawah y harus pro aktif update,harusnya sebelum jeplak kalo g ada hubungan, lebih baik diam, konfirmasi keatas dl

    Guest
    • Seep setuju. Ini perusahaan keluarga soalnya. Ini nyata adanya. Uda biasa ketika owner bikin keputusan, yg bawah2nya gak lsng di update… Jd kelagapan… Wajib pro-aktif memang minta update ke atasan.

      Apalagi perusahaan nya ada banyak, gak cuma Aramco aja..

      Dan utk sekelas Public Relationship Aramco sekelas negara UK.. parah sih komunikasi nya..

      Guest
  6. Dari sini kita bisa belajar betapa powefullnya personal branding, bisa jd rossi adalah idola masa kecil pangeran, walo rossi skrg udah medioker,namun historis dia saat jaya g bs dihapus,malah bisa mendatangkan banyak uang ke motogp, rossi emang legend, entahlah apa marc bisa

    Guest
    • Kalau ‘Legend ‘ yang merupakan gelar Resmi MotoGP, saya sangat yakin Rossi dan Marc Marquez akan sama sama mendapatkannya pada masanya nanti, Jangan di bukmark yah 😀

      Administrator
      • Kalo soal gelar dulu sebelum cedera malah meyakini akan melewati rossi wak,cuma masalah sosok sebagai Idol y bisa mendatangkan fanbase masiv fanatic plus kucuran dana sponsor,ini y saya rasa marc y juga hebat juga mungkin mentok di posisi 2

        Guest
    • Betul.. haha. Bekerjasama dgn owner lsng itu lebih mudah dan mulus… Asal dpt chemistry-nya… Dan tulus.. bisa tembus projek triliunan..
      Klo sama ceo dan manajemen nya mah birokrasi nya panjang

      Guest
  7. ternyata Arab Saudi itu kelasnya dunia ya, kadang ada aja yg ejek2 Arab padahal Arab yg kadang di olok2 bisa lebih baik dr yg olok2

    Guest
    • Di mana-mana ya.. yg hobi mengolok-olok itu memang derajatnya lebih rendah daripada yg di olok-olok. Bermental Dengki dan iri hati

      Guest
  8. Biasalah… jangankan perusahaan segede gaban kaya gini, company gw yg gak segede itu induknya di Seattle aja kadang miscom sama yg di Sby n Jkt

    Guest
  9. Karakteristik perusahaan Timur tengah memang “rata-rata” kayak gitu. Bagi yang pernah bekerja di perusahaan timur tengah atau bebisinis dengan pengusaha Timur tengah pasti udah tau dimana “rata-rata” management mereka dalam hal koordinasi dan komitmen gak sebaik perusaaan Amerika atau eropa. Aramco dengan pertamina juga gagal meski kedatangan mereka ramai-ramai. Jadi kalau aramco UK tidak mengetahui hal tsb, itu bisa dimengerti karena management di timur tengah itu management Kerajaan, dimana keputusan ditangan pemilik.

    Guest
    • Yaa sebagai perwakilan resmi dan PR Aramco di UK, harusnya mereka lebih paham dong gmn culture ownership Aramco. Jadi bijaknya sebelum Aramco UK bikin statement di media, lebih baik cross check dan confirm dulu ke pusat di kerajaan.

      Guest
    • Keren nih bisa bandingin perusahaan Arab, Eropa dan Amerika. Kayanya memang pernah kerja di 3 benua deh makanya bisa fafifu wasweswos kocos kocos mlocot dengkule

      Tapi, di Eropa sama aja cabang yg harus update keatas dan pusat ga pernah update ke cabang2 kecuali memang ada perlu di cabang itu misal cabang kota A mau sponsorin acara konser, nah pusat kordinasi ke cabang A, tapi B sampe Z ga dikasih tau apa2.

      Guest
  10. Mungkin krn birokrasi administrasi yg blm sampai dari HQ ke Brunswick saja, dimana Brunswick jg tdk ingin menginformasikan tanpa dasar “resmi”.

    Btw, baru tahu saya tata cara bersurat monarki, si pangeran memposisikan dirinya dng kata ganti org ketiga..

    Guest
      • kalo beat 17 juta hitungan saya 25 rb unit, ahm itu bisa jualan 100 rb unit Beat per bulan lho ya

        Administrator
    • Nah lho…
      Kata wak haji 20jt euro bisa buat beli beat sebanyak 25rb biji.
      Tapi beat perbulan laku 100rb lebih jadi bisa dibayangkan betapa SOGEH nya a ha em hanya dari beat saja.
      Berarti komentator disini yg sering banget nulis “gaji Marques bisa dibayar dg penjualan kampas rem dr hodna beat” BETUL ADANYA.?

      Guest
  11. Begitulah seharusnya yang punya lahan, punya minyak & gas, punya perusahaannya (sebagai induk) masak yang ngatur orang lain. Hanya dengan satu surat saja sudah bisa membungkam Group nya yang ngomong sembarangan. Kapan negara kita (Indonesia) bisa seperti ini menjadi tuan di negeri sendiri tidak selalu di atur/di Jajah oleh negara lain. Wallahu a’lam

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.