TMCBLOG.com – Sebelum Maverick Vinales mengembuskan angin puting beliung ketika ia mengucapkan rencana hengkang dari Yamaha di akhir musim 2021 ini, Dovizioso adalah pilihan utama Aprilia untuk bertandem dengan Aleix Espargaro di 2022. Saat Summer Break pabrikan asal Noale tersebut semakin dikaitkan dengan Maverick Vinales, dan sepertinya memperoleh dorongan kuat dari ‘internal’ Aprilia sendiri.

Dorongan ‘internal’ ini berasal dari Aleix Espargaro dimana saat memberi keterangan ke DAZN, ia mengatakan β€œDovi telah melakukan beberapa tes dengan kami, tetapi sejauh ini dia belum kompetitif dan sepertinya dia tidak ingin balapan. Saya penggemar beratnya, tetapi saya sulit membayangkan dia menjadi rekan setim saya.” Pernyataan ini dikombinasi dengan perasaan positifnya ke sesama pembalap Spanyol – Vinales jika memang ia akan ditandemkan di Aprilia 2022 nanti.

Melihat dinamika yang terjadi di internal Aprilia ini ditambah dengan penolakan tiga talenta WSBK yang sebelum ini dikaitkan menjadi bakal calon pembalap PYSRT 2022 (Ratzgalioglu, Gerloff dan Rea) membuat seat di PYSRT semakin terbuka dan bagi Dovi sendiri membuat pilihan makin luas baginya untuk membalap di 2022 nanti.

Ketika ditanya kantor berita Rai apakah keputusan Vinales dapat membuka skenario baru, pembalap berusia 35 tahun dari Forl For itu menjawab β€œIni dapat menghasilkan skenario baru, tentu saja karena sepeda motor menjadi bebas – dan kemudian Anda harus menunggu dan melihat apa yang akan diputuskan Valentino. Tapi itu berlaku untuk semua orang, Kita lihat saja nanti “

Ketika ditanya apakah Ia lebih bersemangat sekarang karena merasa peluang lebih terbuka, Dovi menjawab “Tidak bukan itu. Karena saya merasa kompetitif, saya merasa kuat…. Tahun lalu saja, 2020, menyedihkan dalam hal perasaan dan situasi, tetapi saya masih berada di urutan keempat. Saya merasa kuat, ” Hmm, apakah dengan ini kans Dovi mendarat Di PYSRT buat 2022 makin kuat?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

14 COMMENTS

  1. ada berkahnya donk buat Aprilia karena Dovi plin plan, itu kalo emang mau gaet Vinales ya.. kadang heran jg sama Dovi ini, udah nganggur tp masih selektif.. ya terserah dia sih, tp liat umur ente jg donk broh..

    Guest
  2. apakah PYSRT mau mengontrak Dovi ? setahun boleh lah ya sambil liat ke-kompetitif-an nya, juga menunggu para pembalap lain habis kontrak di 2022, itupun kalo emg Petronas ga mau membajak rider yg masih terikat kontrak tahun ini,

    Guest
  3. Wkwkwk kadang ketawa aj sm ni rider haluπŸ˜ƒπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…,setahun nganggur masih aja merasa mampu balap motogp,ngomong kasar” ibarat halu boleh tapi ngaca” umur sudah tuir tahun depan sudah 36πŸ˜‚πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­πŸ˜­,mau balik balap motogp, emangnya rider dari moto2 gak ad yg lebih muda dan berkembang

    Guest
  4. masuk akal sih. Vale pensi atau pindah AramcoVR46, otomatis seat factory bike d PYSRT kosong. bisa tuh dipakai buat Dovi. PYSRT juga g rugi2 banget lah, hire Dovi dengan segala pengalamannya. Dan yamaha juga bs mendapat input dr pembalap berpengalaman juga. klop drh M1 di develope dengan pembalap yg kompeten juga

    baru kalau Dovi lebih bagus dr Morbi, bisa2 naik ke Factory

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.