TMCBLOG.com – Di sela-sela race weekend WSBK Assen 2021, Jonathan Rea mengatakan bahwa saat dirinya terkejut ketika Petronas Yamaha SRT (Direktur Tim Johan Stigefelt) sempat menyebut namanya sebagai potensi pengisi line-up pembalap Yamaha di 2022 tidak dapat diartikan bahwa ia menolak untuk membalap di MotoGP saat ini.

Rea yang baru-baru ini menandatangani perpanjangan kontrak multi-tahun baru dengan Kawasaki untuk tetap di WorldSBK, menjelaskan kepada worldSBK.com bahwa baginya MotoGP tetap merupakan sebuah opsi dan ia tidak serta merta menutup opsi kemungkinan itu saat ini.

“Selalu ada [kesempatan] dan hal itu selalu [dalam pikiran saya]; Saya merasa seperti saya sedang mengendarai hal terbaik yang pernah saya kendarai dan benar-benar berada di puncak keseimbangan hidup saya, jadi ya, Never Say never (jangan pernah mengatakan tidak pernah).” Ketika di desak menjelaskan tentang kondisi kontraknya dengan tim KRT saat ini, Rea dengan cepat menyatakan: “Saya tidak bisa membicarakan kontrak saya.”

Dan mengenai pernyataan ‘terkejutnya’ di awal race weekend Assen, Rea memberikan penjelasan “Tentu saja, saya tidak ingin membicarakannya di tengah-tengah balapan akhir pekan. Saya membaca hal yang sama seperti semua orang, dan saya sama terkejutnya!”

FYI, Rea sebelumnya telah membuat dua penampilan MotoGP, pada tahun 2012 ketika ia menggantikan juara bertahan Casey Stoner yang cedera di Misano dan Aragon, di mana ia tampil mengesankan dengan berturut-turut di urutan kedelapan dan ketujuh dengan team Repsol Honda.

Mengenai Toprak Razgatlioglu dan Garrett Gerloff yang memilih untuk tetap di WorldSBK, meskipun keduanya dikaitkan kuat dengan posisi MotoGP, Rea pun memberikan opininya dengan hati-hati: “Sejujurnya saya sangat terkejut dengan hal itu; Saya tidak ingin mengomentarinya karena komentar saya dapat disalahartikan. Saya memiliki beberapa komentar yang cukup kuat secara of The record.”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

30 COMMENTS

  1. Monster Energy Yamaha: Quartararo dan Rea
    Petronas: Morbidelli (full spek pabrikan) dan Rossi/ ???

    Pengennya sih begini. Kan belum tanda tangan juga Morbi yah… bisa berubah kali ya hehe

    Guest
    • Sy jauh lebih belain Rea daripada Morbi pastinya. Orang2 juga banyak yg punya pendapat sama (mungkin)

      Bisalah untuk multi-year contract. Pembuktian Rea sang Master WSBK.

      Guest
  2. Taro pertama debut motogp posisi 16, rea bisa 9, hehe,pake motor v4 lagi dari sebelumnya inline,asli rea itu berbakat,masuk motogp bisa lah sesekali podium di balapan ke 6 up

    Guest
      • Ga juga, Rea masih agak mudaan kok, seumuran Lorenzo. 3 pembalap yg lu sebutin lebih tua semua, dan bukan juara dunia wsbk/motogp, jadi secara teori, masih dibawah Rea soal skill maupun ukuran tua/muda

        Guest
    • Ya emang satu sisi dulu rcv juga kompetitif tpi yg jadi pertimbangan adlhh dia pke motor yg dibuat untuk stoner yg terkenal settingan ny tidak manusiawi. Marc marquez dan pedrosa aja jumpalitan waktu pake motor yg didevelop bersma stoner 2015 (walaupun ada faktor soft ware yg udah mulai pkai buatan mm)

      Guest
  3. Ya ampun, padahal rea udah ngasih juara berapa kali ke krt masa kursinya masih kursi lipat biasa bukan kursi gaming kaya punya Marquez dan KTM Redbull

    Guest
  4. “Saya memiliki beberapa komentar yang cukup kuat secara oof The record ”

    Itu sound effect di Minecraft itu ya?,oooh maksudnya komentarnya makjleb gitu kali

    Guest
  5. Ya berani lah, orang cuma rebutan posisi 15. Yg jadi pertanyaan bisakah Rea kalahin pembalap Yamaha terbaik saat ini? Itu lebih make sense.

    Guest
  6. Kasihlah gelar jurdun sekali lg sbg kado buat Kawasaki, niscaya Kawasaki agak legowo ngelepas Rea. Biarpun ada resiko Rea ga Terima gaji karena pasti bakal disuruh bayar denda mutusin kontrak buat membelot ke ajang yg sangat ditakuti Kawasaki wkwkwk

    Kalo udah ga ada Rea, Kawasaki mau ga mau harus bangun motor baru. Ga bisa lagi pake motor gendut yg jarang update krn cuma Rea yg bisa bawa itu motor buat menang. Ketoprak aja kesusahan buat sekedar podium, biarpun bisa menang sesekali.

    Guest
  7. Jangan bilang Toprak kesusahan buat sekedar podium, liat juga dia di tim apa, scr suport juga beda
    Ane yakin Toprak di tim pabrikan KRT bakal setidaknya 2x jurdun
    Toprak dengan badan bongsornya lebih cocok dengan ZX drpd R1 yg mungil

    Guest
    • Gak ykin sya klau jurdun. Klau d bilang bisa juara seri lebih banyak lgi mungkin bisa. Ingat betapa kuatny dulu kombinasi bautista diatas ducati v4r, redding diatas ducati v4r tpi tetap tak mampu membendung rea. Tom sykes aja tak sanggup membendung rea juga waktu mereka setim

      Guest
    • 2x jurdun? Pace di Suzuka 8h aja terpelan diantara 2 rider lain, boros ban pula sampe ga dipake sama sekali. Kawasaki jg ngarti kali kualitas pembalapnya. Kalo ketoprak memang bagus udah dari lama ditarik ke pabrikan, bukannya malah make Haslam yg udh tua. Memang sih kalo berandai-andai mah gampang. Gw jg bisa berandai2 engkong gw juara dunia kalo lahirnya di Italia wkwkwk

      Guest
  8. Penasaran nih klau seandainy rea beneran ke motogp dan rossi pensiun yg otomatis rea bkal jdi pembalap tertua d grid motogp tpi statusny rookis… juga terhadap domino efekny ke wsbk dan kawasaki apa kawasaki masih bisa jurdun (sebelum rea gabung gelae jurdun kawak hanya 2 doang spnjang sejarah wsbk) dan siapa yg bkal jdi jagoan baru d wsbk

    Guest
  9. Rea kayaknya ga bakal mau pindah ke MotoGP krn dia sudah PW alias posisi wenak di WSBK, juara terus.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.