TMCBLOG.com – Yamaha memproduksi WR155 sebagai motor off road rekreasi yang tangguh dan punya desain modern dengan garis desain mengikuti bentuk dari motorcross kompetisi YZ series. Dalam custom scene motor sebetulnya tidak ada batasan motor donor apa yang akan diubah tampilannya, sebuah motor modern dengan model agresfi pun bisa disulap menjadi model motor tua. Seperti halnya yang dilakukan oleh bengkel custsom Treasure Garage dari pulau Bali satu ini.

Dibangun oleh builder Imanuel Prakoso yang akrab dipanggil Nuel, Treasure Garage yang berlokasi di Canggu memberikan ubahan yang proporsional gaya motor trail lawas di sasis WR155. Jujur TMCBlog salut dengan caranya memadu-padankan mesin modern liquid cooled bawaan WR155 ke dalam model motor retro. Semuanya memang serba PAS dan enak dilihat. Oh iya, Treasure Garage saat ini juga tengah menggarap XSR155 untuk Yard Built Indonesia juga sob.

Motor yang dipesan oleh customer bernama Jon Yongfook, seorang berkebangsaan Singapore-Inggris yang menetap di Bali, di mana ia memerlukan sebuah motor untuk dipakai berkendara di pulau Bali, namun bukan sekedar motor biasa melainkan motor custom. “Dia menginginkan motor gesit yang sesuai dengan jalan Bali, jadi kami membuatnya menjadi motor tracker yang gesit dan ramping tapi juga tinggi, karena dia pria yang tinggi.” kata Nuel menjelaskan yang dikutip dari Bike Bound.

Uniknya, Jon menginginkan motor scrambler tracker custom yang terinspirasi oleh motor custom lainnya, sebuah Honda Tornado bermesin pendingin udara yang dibangun oleh Low Budget Custom Motorcycles asal Argentina dan meminta kru Treasure Garage di Bali untuk membuat yang mirip untuknya dengan mengandalkan Yamaha WR155R 6-percepatan berpendingin cairan sebagai motor donor. Penyesuaiannya cukup banyak mencakup bodywork yang terbuat dari bahan alloy, frame belakang WR155 yang dipotong dan dibuat ulang serta pembuatan jok model baru. Tidak lupa penggunaan lampu LED bulat model Daymaker, knalpot custom khusus, serta pemakaian pelek yang berbeda dan ban yang lebih besar. Ban pakai merk Shinko tipe Big Block E805.

Bentuk jadinya ini seperti Yamaha trail XT500, sebuah motor enduro retro dari Yamaha. Maka dari itu dibuatlah logo dengan tulisan XT155 pada tangki bahan bakarnya. Warna cat diadaptasi dari warna Gundam RX-78 karena memang owner motor ini menyukai Gundam. Pekerjaan kustom pada bodywork semua dibangun dari aluminium alloy, dan juga untuk bagian sasis belakang yang sudah meninggalkan sasis bawaan motor. Sentuhan pada detailnya seperti pemilihan warna sasis dan juga pemakaian atribut lampu singal yang lengkap, membuat motor ini sangat proper untuk dipakai di jalan raya dan juga masuk ke lintasan off road ringan, sebuah karya custom yang estetis tanpa mengorbankan fungsi. Dan ternyata radiator bawaannya tidak mengganggu kesan retro kental secara keseluruhan motor Yamaha XT155 karya Treasure Garage ini. | –Nugi

Foto dari Instagram @treasuregarage , @yongfook

12 COMMENTS

  1. ga ngerti knp yg diambil basisnya wr155
    kan sayang deltabox nya ga kepake … padahal salah satu yg di garis bawahi itu dr pd kompetitornya yg lain ….
    atau sang owner ga terlalu yakin sm delta box ymama

    Guest
    • Gak baca artikel apa gimana nih orang ?
      Orang tujuan awalnya bergaya retro, delta box mana masuk ?
      Udah paling pas sasis wr kalo buat retro

      Guest
    • sejak kapan WR pake deltabox ??? mentang2 mesinnya sama dgn Vixion series dianggap pake deltabox juga ??
      itu rangka asli WR masih dipake, cuma sub frame nya aja yg diubah,

      Guest
      • bener bang izanagi ….
        kirain wr pake deltabox kaya sodara2nya …. ternyata pake sasis pipa … keinget xsr 155 yg deltabox

        Guest
    • artikel diatas Yg diambil basic WR 155 ..WR pakai sasis semi double cradle yg diperkuat di sasis depan double sasis

      Guest
  2. cakep.. tp pandangan sy terganjal penampakan knalpot, mungkin klo posisi dibawah lbh cakep dg leher knalpot yg agak besaran dikit

    Guest
  3. Kayak motor buat ngarit ramban.. Di kampungku banyaak model mirip2 gitu, jok nya di buat dari papan kayu, lebih retro malah

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.