TMCBLOG.com – Jonathan Rea, Toprak Razgatlioglu dan Scott Redding membuat Debut Starting Grid race pertama WSBK Most Ceko 2021 terdiri dari tiga pabrikan berbeda : Kawasaki, Yamaha dan Ducati di Row terdepan sementara Sykes dengan BMW M1000R hadir di Posisi grid ke empat pada 22 lap Race. Toprak memimpin setelah race dimulai. Toprak Masih memimpin di lap kedua dan diikuti dari dekat oleh Rea dan Redding.

Lap ke tiga Redding memimpin di depan Rea dan Toprak. Lap 6 Redding memimpin 0,7 detik di depan Rea. Lap 7 Toprak Overtake Rea dan Naik ke posisi dua di belakang Redding. Lap 10 redding sudah 1,6 detik memimpin di depan Toprak dan Rea.

Sampai Lap ke 11 sudah ada 7 Pembalap yang DNF karena crash di race Debut Most WSBK ini termasuk Rabat, Hanika dan Davies. Lap 12 Jarak Redding ke Toprak mengecil menjadi 1 detik. Rea Crash di Lap ke 13 namun bisa balik lagi di posisi 11.

Lap 15 Toprak 0,55 detik di belakang Redding. Lap 16 Redding memimpin masih 0,5 detik di depan Toprak. Lap 18 Rea Crash lagi . . kali ini DNF, Toprak Naik ke posisi pertama setelah Overtake Redding. Final Lap Redding kembali bisa memimpin 0,2 detik di depan Toprak

Toprak razgatlioglu fight Cucuck cucukan dari dekat dengan Redding di Lap terakhir dan akhirnnya Redding disalip pada bagian akhir sektor terakhir dan mengantarakn Toprak Razgatlioglu Menjadi Juara pada race 1 WSBK Most Ceko 2021 ini diikuti Redding dan Locatelli.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

28 COMMENTS

  1. Redding kayaknya kesel banget itu, juara ditelikung di akhir balapan. Rea apes lagi, unforced error lagi. Locatelli keren, sudah 2x podium tahun ini.

    Guest
  2. Yang bilang kawasaki rpm bla bla..itu udah ad yg ngatur. Dlosor itu bkn krn rpm..dr kesalahan pembalap atau pembalap lain.

    Guest
    • Siap bang vlogger. gw mah apa atuh pegang moge aja terakhir belasan taon lalu. Situ yg paling tau dah🙏

      Guest
    • Sebenernya gw jg pengen mempertanyakan ini, tapi gw rasa bakal buang2 energi wkwkwk

      Padahal mah yg bahas rpm limit = bikin dlosor juga siape

      Guest
    • menurut w secara ga langsung ttp ngaruh…motor dgn limit terkecil dengan lawan yg berat , itu joki sadar atau ga udah ngepush motor ampe mentok, lanjut jd emosi, kena mental.
      tapi baru kali ini ane liat rea tertekan bgt malah kebawa emosi, hrsnya slow aja,,amanin aja dulu podium 2, kalo udah tau motor rpm paling kecil lw mau push kaya gmna juga susah. trs gimana tahun kemaren ko bisa ttp juara??musuh masih banyak ga konsisten .

      Guest
      • Rea masih bisa berkali2 juara kok. Sekarang aja mimpin klasemen. Imho masih cukup fair aturan yg ada. Setidaknya R1 n ZX masih di level performa mesin yg sama.

        Guest
    • Asikk akhirnya bisa mancing komentar netizen,s3 marketing braders semua. Kan yamaha kawasaki hampir senasib soal rpm. Ada arah pembicaraan rpm disunat pembalap jadi over react dalam race hingga over limit. Bisa jadi ya. Nah tadi overlimit bisa bikin juara toprak,jika unlucky jg bs bkin dlosor lirik gerloff race lalu. cmiiw

      Guest
  3. Kalo Toprak jurdun kayaknya bisa pindah ke MotoGP karena target pribadi maupun Tim WSBK Yamaha sudah tercapai.

    Guest
  4. Pak Taufik TMC, tolong diulas ada teknologi apa di daleman R1 2021 kok bisa melawan ZXR.
    Soalnya pabrikan R1 kagak koar2 seperti pabrikan lain tapi tahun ini bisa melawan.
    Apa karena faktor Toprak?

    Guest
    • bisa di cari di artikel cycleworld, motorcyclist, dlsb bro, tapi yg edisi 5 tahunan lalu soalnya ini R1 All New sudah dirilis sejak akhir 2014 yg lampau, klo soal tekno ya sewajarnya superbike kekinian, elektronik, titanium, chassis, internal engine, cuma R1 ini yg paling bagus di elektroniknya (dalam kondisi stock) dari yg ane tau.

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.