TMCBLOG.com – Technical Manager Press Converence Bagian kedua hadir Jumat kemarin di Austria dan menghdirkan 3 Manager Pabrikan yang bertanggung jawab soal teknis : Takeo Yokoyama ( HRC Technical Manager ), Davide Barana ( Ducati Corse Technical Director ) dan Wolfgang Felber ( KTM’s Head of MotoGP Chassis Development ). Ketiganya memberikan beberapa Gambaran Umum reportase Update teknis yang hadir di Ketiga pabrikan Plus menerima Pertanyaan pertanyaan tajam dari Jurnalis tentunya. Untuk Info pertama Kita akan bahas mengenai update Yang diberikan oleh Takeo Yokoyama yang tampil casual banget dengan bercelana pendek di Sesi tersebut  . .

Di awal pembuka takeo mengatakan “Bagian pertama Musim 2021, bisa dipastikan sulit dan tidak seperti yang kami inginkan. Kami adalah Honda, tujuan kami adalah untuk selalu berada di atas, [tempat] di mana kami berada di masa lalu. Dan kami memperoleh hal ini di paruh pertama musim. Jadi saya tidak bisa mengevaluasinya dengan baik. Yang bisa saya katakan [adalah] kami terus bekerja dan terus mencoba melakukan hal-hal baru. “

Lalu Takeo melanjutkan bahwa Kembalinya Marc Marquez tidak membuat Performa HRC langsung membaik. Dengan kondisi Marc yang belum 100% fit saat pertama kali bergabung di race weekend, takeo menganalisa bahwa Marc belum sepenuhnya bisa memahami Ban belakang Michelin yang baru di Musim 2021 ini. Namun tetap saja menurt Takeo, feedback yang diberikan Marc saat ini masih merupakan input yang berharga ” . . . tetap saja umpan baliknya … dia Marc Marquez dan umpan baliknya sangat bagus,  banyak berkontribusi dan umpan baliknya telah memberi kami banyak ide baru yang seharusnya datang di paruh kedua musim ini, jadi kami terus bekerja seperti ini. “

Seperti Kita ketahui Honda Tahun 2021 ini memulai Musim dengan memberikan semua pembalapnya Spesifikasi Motor yang sama Yakni Motor 2021 . . Namun seiring dengan berjalannya Musim sampai selesai seri ke 10 yang lalu, terlihat mulai ada beberapa perbedaan dalam pengembangan Mlai dari penggunaan sassis yang berbeda, part aerodinamika dan hal hal Detail lainnya. Mengenai hal ini takeo pun mengkonfirmasinya ” . . . dan tahun ini kami memiliki motor terbaru yang sama untuk semua pebalap, tidak hanya Marc dan Pol tetapi juga Alex dan Taka, mereka memiliki motor yang sama. Dengan gaya berkendara yang berbeda dan perberbedaan setup pengaturan, Umpan balik mereka sangat penting dan kami bekerja dengan semua informasi “

Marc Marquez pada akhir race weekend Styria GP mengatakan bahwa ia memakai sasis baru dan secara blak blakan menginformasikan bahwa Adalah benar HRC yang memintanya untuk memakai sasis baru ini saat memulai paruh kedua Musim 2021, dan yang cukup menarik adalah Hanya Marc Saja yang diminta memakainya  . . ini tentu menghadirkan beberapa kekepoan tersendiri . . apakah HRC masih Marc-Sentris? Kenapa Marc Doang yang Kasih Sasis baru ini ? Apakah ke depan ketiga pembalap Honda lain akan mendapatkannya ?

Takeo pun mencoba untuk mengkonfirmasinya ” Adalah benar Pada Pekan Lalu ( GP Styria ) Marc hadir dengan Sasis yang berbeda. Ini adalah salah satu yang kami produksi pada rehat Musim panas, Tahun ini Kami memiliki rehat yang lebih panjang, yakni 5 pekan. Namun membuat dan Mendesain Sasis dalam 5 pekan bukanlah hal yang mudah, sehingga kami hanya bisa memberikannya ke Marc. Mencobakannya ke Marc memang menjadi Prioritas tertinggi Kami saat ini dan kami sangat mengapresiasi bahwa Marc memberikan kami Umpan balik Yang berarti. “

Mengenai kemungkinan pembalap lain memakainya, Di Back To Back race seperti ini kami terus menganalisanya seperti bisa kita lihat di sesi FP1. Jika hasilnya bagus bukan tidak mungkin kami akan memproduksinya untuk yang lain. “

[ Tech Talk ] Detail Sasis Baru Honda RC213V di MotoGP Assen 2021

Seperti kita ketahui Pada Seri Assen 2021, pada dasarnya Marc Marquez sendiri sudah terlihat menggunakan Sasis yang berbeda sendiri.  Dilihat dengan sekilaspun sudah dapat terlihat bahwa sasis baru tersebut jauh berbeda dengan sasis 2020 (yang dipakai Marc selama ini) dan sasis 2021 (yang selama ini dipakai oleh Nakagami dan Pol Espargaro)

Sasis Assen Marc yang mirip dengan sasis Yang eprnah digunakan Test Rider Stefan Bradl saat melakukan test di Jerez pada tanggal 20 Januari 2021 ini Sedikit berbeda dibandingkan dengan sasis 2020 atau bahkan sasis 2021 dimana  tidak lagi terlihat las-lasan alumunium untuk tempat penempatan hanger mesin di sisi samping kiri dan kanan sasis. Pada sasis ini juga tidak terlihat adanya wraping carbon di sepanjang sasis.

Bagaimana Mengenai sasis Styria dan Austria ?

Foto yang diprovide oleh Michelin di atas adalah sasis yang dpakai di GP Styria dan sesi FP2 Austria GP Oleh Marc dan ukup memaparkan dengan jelas sasis baru yang diminta HRC ke Dia untuk dicobakan . . kaau menurut kami sekilas pandangan mata sih tidakterlihat banyak perbedaan dibandingkan Sasis yang sudah dipakai oleh marc Mulai Assen yang lalu . . Yap bentuk Fisik bisa berbeda, namun soal komposisi Material, ketebalan dan hal hal detail lain tentu bisa saja berbeda tanpa bisa kita ketahui.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

43 COMMENTS

  1. yoh alasannya simple , balik lagi ketujuan honda yaitu selalu berada diatas dan juara dunia, dengan satu atau lebih pembalap ora ngurus…yg ptg yg juara satu honda,…dan pembalap honda yang mempunyai peluang besar untuk menang dan juara dunia ya cuma marquez doang….ini fakta…makanya apapun akan dilakukan untuk marquez agar bisa menang

    Guest
  2. yoh alasannya simple , balik lagi ketujuan honda yaitu selalu berada diatas dan juara dunia, dengan satu atau lebih pembalap ora ngurus…yg ptg yg juara satu honda,…dan pembalap honda yang mempunyai peluang besar untuk menang dan juara dunia ya cuma marquez doang….ini fakta…makanya apapun akan dilakukan untuk marquez agar bisa menang//ngono yooo

    Guest
  3. Tank gripnya kayaknya lebih rapet gitu,biar lebih merekat ya pahanya saat elbowdown,kan bahunya masih belum bisa diajak rebahan banget katanya

    Guest
  4. di FP1 entah cara bawanya yg disesuaikan dgn kondisi atau karena pembaruan sasis, terlihat RCV nya lebih kalem, gak dikit2 wobble spt biasanya.. tp sptnya belom cukup utk bersaing di barisan depan kecuali di sirkuit anti clockwise..
    btw Redbull Ring ini kurang bersahabat buat Marc, nahan beban deselerasi di T1 dan T3 mesti menyiksa bener..

    Guest
  5. Sasisnya makin ‘tebel’ dari samping, ciri khas sasis inline. H sedang mencoba meng-M1-kan RC213V. Memang sih dgn skill Marquez skrg, dia lebih butuh karakter M1 ketimbang yg selama ini dikejar H yaitu menyaingi buasnya Ducati. Marquez udah ga bakal kaya dulu lagi, otomatis butuh karakter motor yg lebih enak buat cornering. Lorenzo kalo masih di HRC gw yakin sasis RC213V udah kaya gitu sejak 2020.

    Guest
  6. 4 mesin untuk semua pembalap Honda sama tapi support beda #cmiiw ? , si Alex Marquez jg kelihatan ga dapat prestasi yang sma lagi ketika di satelit

    Guest
      • Ente kira Suzuki sama Aprilia ga bisa bikin ECU canggih, lo pikir ECu milik H paling top semua bekembang bos belum tentu Ecu H top dan ECU Suzuki or Aprilia kalah. suzuki dan Aprilia jg punya dana tp mereka pilih cara hemat krn melihat Ducat* yg menggelontorkan dana besar sampe sekarang baru 1x jurdun sejak ikut motogp.

        Guest
        • ah sudahlah, setiap pabrikan punya cara sendiri agar produknya berkualitas, knp H beli ban ke Brigestone or Micheline dll napa ga bikin sendiri. Rem H emang bikinan sendiri itu kan buatan Brembo. Suzuki beli ECU di Mitsubishi itu urusan mereka, kan itu beli bukan nyolong. jd setiap pabrikan/tim punya strategi sendiri & terbukti Suzuki berhasil di 2020, bisa jg berhasil di 2021 ketika di Marq (Honda) sudah kembali.

          Guest
  7. Banyak yg bilang makes sudah sembuh tapi karna susah bersaing jadi alasan belum pulih padahal keliatan makes paruh kedua race sedikit kendor

    Guest
  8. Masih bingung, ini kan tim pabrikan kok masih bisa gonta-ganti sasis ya? bukannya tim satelit aja (non konsesi) yg boleh gonta-ganti part

    Guest
  9. hahah ga akan ada yang ingat, semua orang ingatnya yang sekarang, yang diingat orang didunia skrang yamaha puasa gelar dunia, cukup juara seri tapi belom cukup untuk juara dunia..

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.