TMCBLOG.com – Safari Motor ini terkenal gercep dalam melihat preferensi konsumen Indonesia yang salah satu sifatnya adalah nggak mau disamain oleh orang lain. Memakai barang konsumsi yang jarang atau bahkan tidak dipakai orang lain punya sebuah rasa kebangaan tersendiri walaupun secara umum harus diperoleh dengan pengorbanan harga yang tidak murah. Nah setelah sukses boyong Honda Grom 125 dan Zoomer, kini Safari Motor baru-baru saja mendatangkan dalam jumlah unit yang terbatas dari Yamaha QBIX.

Yes, motor yang diboyong secara utuh dari Thailand ini memiliki banderol harga yang lumayan yakni 100-an juta Rupiah Off The Road. Yes, jelas lebih tinggi dari harga beberapa motor motor mini CBU yang didatangkan AHM dari Thailand seperti misalnya Honda Monkey 125 terbaru. “Slot kami hanya dapat 25 unit dan kebetulan warna yang akan masuk itu merah dan putih. Kami sudah membuka pemesanannya dan rencananya bulan depan (September) unitnya akan masuk. Untuk harga kami patok di kisaran Rp 100 – 105 juta off the road,” ucap Kamal Firhad dari Safari Motor seperti yang dilansir Naik Motor.

Dengan bentuknya yang berbeda dari yang lain, yakni boxy atau mengotak, sejak awal kehadirannya di Thailand sudah banyak membuat konsumen Yamaha di Indonesia kesengsem, namun walaupun sempat beberapa kali dirumorkan akan dirilis di Indonsia, faktanya Yamaha Indonesia sampai hari ini belum merilis dan memproduksi secara lokal QBIX di Indonesia agar konsumen dapat memperolehnya dengan harga yang wajar.

Secara umum buat Yamaha QBIX sendiri setelah TMCBlog sempat melihat langsung di Thailand beberapa tahun yang lalu, kami benar-benar angkat jempol dengan kerapihan dan bulit quality-nya sob. Walaupun boxy, namun rapi jali. Teknlogi pengereman ABS satu channel di cakram depan pun sudah cukup kiranya.

Soal dapur pacu Yamaha QBIX 125 sih nggak terlalu heboh, Yamaha QBIX 125 ini menggunakan common part mesin yang mirip dengan mesin mesin skutik 125cc Yamaha di segmen menengah kebawah seperti Mio M3 125 Blue Core dan soul GT 125 yakni berkapasitas 125 cc SOHC berpendinginan udara kipas (fan) menghasilkan 9,5 daya kuda @ 8.000 rpm, dan torsi 9,6 Nm @ 5.500 Rpm. Buat market Indonesia sih pas banget ini, terutama yang mementingkan Life Style.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

50 COMMENTS

    • Drpd nerusinio series, mending bikin cetakan baru bust ni motor, yakin nyaingin scoopy. Tp kayaknya Yamaha Indo trauma ama desain motor baru (gara2 piksen spbu kah?), Mknya fokusnya ke maxi series

      Guest
  1. apa ga lebih baik beli body dan printilannya aja ya daripada mbulet tapi sampe di 100jtan.

    yang sultan mah kalo pengen mah tinggal telpon sore dianter wkwkwkkwkw kaum mending2 ya gini

    Guest
  2. Ya ampun melonjak sampe 100jeti

    Dealer gak bisa ya CKD body nya doang terus dirakit sendiri dari rangka dan mesin Mio M3 yg sudah ada,kan bisa dapat untung,wkwkwk

    Guest
  3. model sich masuk selera indo , coba q bix ini dilokalkan pasti lebih laku dari pada mio m3…matic entry level yamaha memang harus berubah total garis desainnya agar bisa eksis….dan pesaing tida monopoli harga.coba qbix ini dan grand filano dilokalkan mesti laku kerasss..apalagi yg model grand filano mirip mirip vespa mesti lakunya…jd alternatif peminat vespa yg lebih ekonomis…bersainglah dengan yang lebih rendah biar profit daripada bersaing dengan yang lebih tinggi terjungkal terus…haha pabrikan mesti paham kalimat ini.yahhhh tooo….

    Guest
  4. 😳😳😳😳😳😳😳

    100 jeti.

    Gw jadi kaum mendang mending aja dah.

    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

    Guest
  5. Tapi… Gk bisa servis beres yamaha wak…
    Hal diungkapkn lngsung petinggi YIMM ..krna bukan produk mereka ..

    Guest
  6. Kenapa yimm ga bikin matic ring 12, ban gambot ya?
    Dikasihh mio m3 terus yg ga laku2..diversifikasinya pun gitu2 aja

    Guest
  7. Forza 80jt dibully mahal,ini motor 125cc sohc 100jt.inget dulu filano 30jt sampe 6bln ga ada yg nyenggol…

    Guest
    • Lah lupa dulu Vixion dibully nya sampai berjilid2 karena harganya setara mesin DOHC (CB150R). Bahkan setelah keluar Xabre lebih parah lagi bully nya.

      Tapi semua berubah ketika muncul CRF150, Super Cub 125. Pada ke mana tuh pembully?

      Guest
  8. Hehe emang pabrikan indonesia sengaja ngerem gak ngeluarin model yg bagus, kan emang strategi pabrikan buat jangka panjang😁😁😁,rakyat Indonesia mah dikasih seadanya aj udah pada diem,mau berontak ya sono beli ke iu dengan harga warbyasah🤣

    Guest
  9. klo frame freego dikasih body qbix, asyik nih yimm.
    Rangka dah ada tinggal mau apa ngga?
    Btw, dijual printilan body nya ga.
    Kali aja bisa pesen di toko online… he…

    Guest
  10. daripada Fino, Q-Bix ini sepertinya jelas jauh lebih ampuh buat menandingi Scoopy, adalah super bodoh kalo YIMM gak pasarkan disini

    Guest
      • kalo saya nunggu seken krn sambil utk jualan 😀 meski matic kecil bukan segmen saya, tp klo yg unik2 gini menarik juga utk jadi barang dagangan

        Guest
    • Dichl saya malah Grand filano yang banyak ngarep dilokalkan. Klo qbix ini segmented seh…baiknya skalian bikin patner xmax yaitu qbix 250.

      Guest
  11. Team marketing yamaaf emg ga bisa baca selera trend masyarakat negeri +62 … mereka sama bahlulnya ma team design vixson n meong dan sodara2 tirinya…

    Guest
  12. Tanda tanda yamaha indo habis kuota iu lokalin nih. Namun sy sbg vlogger kecil lebih ngarep Grand filano dilokalkan. Yang komen di vlog banyak sekali ngarep tuh european style scooter ini.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.