TMCBLOG.com – Jika di artikel pagi Kita melihat bagaimana Sosok Aprilia RS-GP yang dipersiapkan Oleh Aprilia Racing Di sirkuit Misano Untuk dipakai Oleh Maverick Vinales maka di artikel ini Kita akan melihat bagaimana Aksi yang dilakukan oleh Vinales di atas RS-GP pada Hari pertama Test Privat ini.

Selain Vinales yang sejatinya saat test privat ini masih merupakan seorang ‘ test Rider’ dari Aprilia Racing, Di Misano Juga hadir beberapa test Rider Pabrikan lain seperti Michele Pirro dari Ducati dan Juga Stefan Bradl dari Honda . . test privat ini cukup penting Untuk melihat persiapan apa yang bisa mereka peroleh dari Sirkuit Misano saat ini dan mempersiapkan Setup setup referensi awal Untuk masing masing Motor sebelum pembalap reguler Mampir ke sirkuit ini beberapa pekan mendatang.

Untuk Vinales sendiri Test di Misano ini bukan hanya soal melihat bagaimana proses adaptasi dirinya Setelah berpindah dari Motor Inline 4 ke Motor V4, namun juga mencoba mencari jawaban persiapan Guna rencana Debut race weekend pertama nanti bersama Aprilia di Misano. Aprilia sendiri menurut Romano Albesiano Seperti yang dilansir The race mengungkapkan bahwa Ekspektasi / Harapan Aprilia buat Vinales cukup besar.

“Saya pikir ada banyak ekspektasi. Kami berharap memiliki performa bagus di motor, dan juga sangat menarik untuk memeriksa level motor dengan pembalap seperti Maverick, dan membandingkan dengan performa Aleix, yang mengambil banyak hasil dari motor ini.”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

62 COMMENTS

  1. Berbakat…tapi mesti perbaiki attitude, mental, management problem dan kedewasaan
    Mudah2an Romano bisa pegang nih sembalap

    Guest
  2. Menurut gw setelah naik RSGP, jauh didalam lubuk hatinya pasti nyesel ninggalin Yamaha??? tapi kalo sampe ngaku ya tengsin lah

    Guest
    • hahhaha….
      Beban mental dia sebenarnya makin berat, karena harus buktikan lebih baik dibanding diatas motor sebelumnya.
      Dovi gak bodoh lah… wkwk

      Guest
    • mungkin karena bapaknya bilang ni anak perlu motor yang agresif, dia akan bilang “motor ini cukup agresif” (padahal dalam hati “ga bole ngomong terlalu agresif”)

      Guest
    • Siakang ini kementhus, klo komen disini kayak yg paling tau, tapi sendirinya komen kayak yg paling bener, yg lain salah…pokoknya dya yg paling bener

      Guest
        • Biarin aje, sebenernya gw jg bisa nebak kok siapa yg pake nick baru. Ya gimana ga bisa nebak orang polanya sama, gaya bahasanya sama mau disamar2in pake dialek Betawi ato (skrg) Jawa jg tetep ketauan, tetep aja muter-muter itu2 doang bahasannya. Cuma gw males ngeladenin aja kecuali kalo udah bikin jengah dan cenderung menggiring opini kaya Kunclow, Ochim ato Bnelli baru dah gw buka biar pembaca lama jg ngeh siapa dibalik nick baru itu. Kalo cuma sekali duakali sih biasanya gw sindir doang.

          Coba aja baca komen gw, nyambung ga ama reply dia? Di komen gw ga ada kalimat sok paling bener, justru sangat terlihat memberi opini, tapi reply dia dengan gagah berani seolah ngatain gw paling bener. Buat2 kalimat yg kalo bahasa politiknya berbau propaganda, seolah gw nulis kalimat tertentu padahal dia sendiri yg ngatain/bilang gitu. masa iya tiap gw komen harus ngasih tanda petik biar ngarti maksudnya? Kaya ngajarin orang dongo. Lagipula komen gw lebih ke becandaan, dia sendiri yg spaneng. Buka kamus ya bro F kalo ga ngarti arti spaneng.

          Guest
  3. Hehe pilihannya ibarat buah simalakama,makan gak enak gak dimakan tambah gak enak,
    Lu mantan pembalap utama parikan yamaha dengan gaji termasuk tinggi ukuran rider motogp,sekarang lu pindah pabrikan berarti km hebat??dan harus mampu bertarung dibarisan depan dengan motor apapun walau alakadarnya??

    Guest
  4. Vinales termasuk pembalap cepat dan berani. kondisi motor aprilia sekarang mulai bagus dan mendapat pembalap yg cepat, smg Sukses V4.

    Guest
  5. Jika benar akan debut di Misano nanti, prediksinya adalah DNF.
    Ini buka doa’in yg jelek2 kayak pens boy fanatik dan hater itu lo ya, ada alasannya, baik alasan yg bs dikatakan maupun yg tdk bisa dikatakan (boleh dibilang subyektif).
    Prediksi kalian gimana?

    Guest
  6. Aleix di sijuk gak pernah podium, sedangkan Mav bisa juara seri…sama neng april si Aleix udah bisa podium mustinya, harusnya, sewajarnya, diatas kertas, si Mav akan…

    Guest
  7. Ingat kasus paduka loren?dulu oknum f*h(minjem ketikan mentega) sampai ngatain 9o9on lah,lorencong lah,dll pas masuk dahon beliau dipuji,keluar lagi pada nyinyir lagi.jadi hal seperti diatas sudah biasa om mukgil??

    Guest
  8. kata akun IG @everythingmotoracing sih laptime terbaik 1.33xxx dan dicoba selama 56 lap, jadi cukup menjanjikan

    Guest
    • Masih lebih lambat 2 detikan dibanding lap time vinales di atas M1 2020.
      Itu masih best laptime, jika ingin analisa yg lebih akurat perlu perbandingan race pace.

      Guest
      • dan ingat juga, ini masih permulaan,, Vinales masih perlu adaptasi dan Aprilia masih perlu merubah ergonomi RSGP sana sini demi mengakomodir Vinales, kadi menurut gw masih bisa improve lah, meskipun yah, kita semua juga tau kalo Vinales juara dunia test MotoGP, jadi masih banyak yg abu2 disini, gw berharap sih dia bisa cepat di Aprilia,

        Guest
        • Setiap motor pasti ada masalah yg beda2, dan sampai saat ini aku belum yakin dia “sudah” bisa mengkomunikasikan ke timnya, itu masalahnya.
          Improve performa pasti ada, tapi…

          Guest
      • Paling gampang sih bandingin sama FP1 taun sebelumnya di sirkuit yg sama. Test perdana ama FP1 itu kondisinya mirip, sama2 pake setelan default kalo bahasa gampangnya, dan masih raba2 settingan yg pas.

        Guest
  9. segala sesuatu itu butuh proses, tidak ada yang instan. apalagi targetnya Vinales juara, butuh usaha dan proses yang lebih lagi.

    Guest
    • Harusnya kalo sabar di Yamaha dia cuma tinggal berebut gelar, skrg di Aprilia dia harus mulai proses dari 0 lagi itu jg kalo berhasil. Sebagus apapun motornya aja tetep butuh adaptasi, kecuali kalo dia Stoner naik motor yg dia bilang mirip domba aja langsung jurdun setelah bertahun2 terbiasa nekuk stang dgn cara kesotin ban belakang.

      Guest
      • Yg perlu diperhatikan lagi adalah org2 tim yg saat ini membatu, tahun depan masih tetap ada atau ikut gresini ke ducati?
        Pembalap hebat tetap butuh tim/crew/mekanik yg hebat serta sumber daya yg mendukung utk develop motor.

        Guest
      • malah kalo dia mau lebih bersabar lagi di Suzuki dan menghargai proses, bisa jadi pahlawan Suzuki bukan Mir. konsepnya Brivio kan motor dan pembalap sama2 berkembang.

        Guest
  10. Pas jaman tahun awal di suzuki vina kalah dikit sama Aleix, pas tahun ke 2 vina unggul jauh dari aleix , beri waktu 3 atau 4 race mungkin, Aleix udah bertahun2 bangun aprilia dr 0,dia hafal bgt itupun baru bisa podium kemarin

    Guest
  11. wajahnya tak nampak bahagia atau lepas, seperti dalam tekanan…. ihik ihik….
    ayolah borong podium buat aprilia.
    masih digaji 2 jt dolar setahun kan? itu masih di atas banyak pebalap motogp lainnya

    Guest
  12. Entahlah, tpi kok ngerasa sama aja ya. Dalam artian, result dia baik pake M1 atau RSGP rasanya sama aja. Bukan ke motor, tpi lebih ke rider. 10 besar mungkin, 12 besar malah lebih mungkin, 15 besar nemenin marini/bastianini sangat mungkin sekali

    Guest
  13. jangan muluk2 harusnya, ntar malah jadi beban yg terlalu berat. season 2021 cukup jadiin waktu untuk membiasakan diri. misal Vinales finish buncit pun ya wajar aja.

    Guest
  14. Penggiringan opini lagi by mukgil
    Kan itu juga agency qm yg komen bro
    Kemarin aja mvk lu dan para hondaisme puja puja kasihani nyalah nyalahin pabrikannya

    Guest
  15. Saya saah satu dr sedikit org yg masih percaya Mav is good person, dlu ngikutin work ethic nya pas di Suzuki bner2 anak baik yg terstruktur, he knew what to do..

    Gagalnya di Yam menurut gw adalah karena ekspektasi yg terlalu besar dlm dirinya dan orang2..dia dijanjiin motor juara saat itu, ketika bbrpa hal kecil menghalangi ekspektasi itu tekanan membesar..dan menurut gw Yam tidak membantu, Yam memperlkukan Mav hanya sebagai employee..tp sepertinya Mav butuh situasi like family seperti di Suz..dan semua bergerak ke arah yg salah buat keduanya.

    Yah semoga kali ini cocok dah hubungan Mav dgn Aprillia

    Guest
    • IMHO, dia masuk Ymh ketika masih ada Kak Ros.. kak Ros sendiri punya karakter pemenang, jadi sulit melihat teammate lebih bagus dan kak ros bukan tipe yang cuek, jadi cenderung bertarung di dalam dan luar lintasan, akhirnya masukan pun dibuat berbeda.. sayangnya ketika pengembangan diprioritaskan ke MV, dia tidak bisa memaksimalkannya, akhirnya Ymh juga setengah percaya saja.. Untungnya FQ masuk ketika kak ros sudah ke Petronas, jadi FQ bisa tenang di lintasan ga perlu perang di luar.
      Kak Ros memang fenomenal, tapi layaknya seorang juara, sulit menerima kekalahan, apalagi dari teammate karena tidak ada alasan lain selain skill.. pertarungan dengan Hohe tampaknya telah membuat kak Ros parno

      Guest
    • Nah feeling w juga si vinales ni hrs punya yim yg kekeluargaan.. Bukan cm sekedar anggep dy seorg joki pekerja.
      Time will tell gmna nanti di aprilia.

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.