TMCBLOG.com – Seperti Kita ketahui bahwa Maverick Vinales telah menyelesaikan 179 lap pertamanya dengan Aprilia RS-GP pada Test Misano 2021 yang berakhir rabu Kemarin. Di hari pertama dimana Maverick menyelesaikan 65 lap, Catatan waktu terbaiknya ( Unofficial ) adalaah 1:33,0. Sementara dilaporkan bahwa Laptime terbaik Maverick di hari kedua berhasil lebih cepat lagi yakni 1:32,4 . . .

Secara umum laptime terbaik Maverick di hari kedua kemarin masih 1 detik lebih lambat dari Laptime resmi terbaiknya di atas Yamaha M1 yakni 1:31,411 yang ia torehkan saat Merengkuh Pole Position pada Misano 1 tahun 2020 yang lalu dan bahkan di peruncing oleh Maverick sendiri menjadi 1:31,071 pada kesempatan Kualfikasi Misano 2 sepekan kemudian.

Jika dibandingkan dengan Data Aleix Espargaro sendiri pada Sesi Q1 Misano 1 tahun 2020 laptime tercepatnya adalah 1:32,295 sementara Sesi Q1 Misano 1 tahun 2020 laptime tercepat Aleix adalah 1:31,912. Secara kasat mata Laptime Maverick di dua hari test kemarin pun masih di bawah laptime Kualifikasi Aleix Espargaro tahun lalu. Nah, Apakah dengan 1:33,0 dan 1:32,4 ini berarti Maverick mengalami kesulitan dengan RS-GP . .  ?

Dengan gap yang cukup dekat Mneurut kami, sepertinya Sulit untuk disimpulkan seperti itu. Sayang kita tidak bisa melihat perkembangan Laptime keseluruhan yang dilakukan Maverick dalma dua hari test kemarin. Namun pada dasarnya Untuk seseorang yang selama Masa GP Kelas Primernya membalap Ful Inline 4 ( Suzuki GSX-RR dan M1)  trus switch ke V4 dengan segala Perbedaan mengeni Crank Inersia, Cara berbelok, Cara mengerem, Feel Downforce, Respon akselerasi dan lain lain, Apa yang telah dihasilkan Oleh Vinales pada Dua hari test ini sudah cukup Positif menurut kami.

Di atas adalah Laptime Long race yang dilakukan Oleh Juara Misano 2019 Misano1 2020 dan Misano2 2020 . . cek deh . . race pace memang semakin cepat bila kita bandingkan 2019 ke Misano1  dan Misano2 2020 . . namun rentang pita race Pacenya ada di angka 1:32, koma besar, 1:33 dan 1:34 . . .Dan  . . Jikalau data Test yang di share Aprilia Akurat, artinya Minimal Maverick sudah merasakan melaju dengan Aprilia RS-GP di Pita Laptime Race Pace

Ini lah yang tmcblog cukup curiga sama pernyataan Maverick semalam dimana Ia bicara ” . . . Pada dasarnya, motor [RS-GP] memiliki mesin dengan handling yang sangat [baik] yang sangat penting juga untuk long race “  . . . Yes itu dia Sepertinya Maverick sudah melihat dengan Laptime 1:32,4 yang ia peroleh dan juga tentunya laptime laptime lainnya yang tidak dipublish ada potensi bagus saat ia menjalani debut pertamanya nanti di Aragon lanjut ke Misano

Lebih lanjut, Ya tinggal kita simak saja jalannya GP Aragon Mulai FP1 Jumat dua pekan lagi ya

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

72 COMMENTS

    • Bisa kencang, bisa juga biasa.. karna maverick jg pebalap yg sudah pengalaman di grand prix… Lebih ke faktor ridernya sih..

      Guest
    • Kayak gak tau si vina aja, dulu awal di ymha juga kayak gitu, langsung nyentrik dan di setiap free practice menjadi rider tercepat, tapi saat race? Tidak seperti expetasi 😂

      Guest
  1. Rs gp dg bawa barongsai d kepalanya kok bs handling bagus banget ya? Apa vina cm berusaha ngambil ati si april ato emang beneran.

    Guest
    • Aleix Espargaro aja bisa menari-nari kemaren di Silverstone yg flowing, berarti kemungkinan besar sih ada benarnya apa yg diomongin Vinales,

      Guest
    • Kalo yg udh2 emg downforce yg gede bikin handling lebih baik karena ban depan lebih sering nempel aspal. Tapi topspeed pasti terkebiri. Makanya Ducati skrg make sayap kecil tapi banyak biar downforce tetep maksimal tapi efek drag bisa diminimalisir dgn cara ga memusatkan terpaan angin di sepasang sayap doang.

      Guest
      • Tp sepertinya ni RS gp lebih butuh effort (tenaga) dr ridernya, secara makin nempel ban depan d aspal jd makin berat buat d tekuk2

        Guest
    • we e e e e …., ente dah tau blom track record Aprilia sejak dulu, mereka lebih piawai dan lebih berpengalaman bikin chassis aluminium twin spar ketimbang pabrikan rekan senegaranya, motor2 masspro sportnya rata2 punya handling bagus

      Guest
    • Bikin Bos Honda Kecewa, Marc Marquez Wajib Bayar Kesalahan di MotoGP Aragon 2021

      Marc Marquez sportif mengaku salah dan membuat Jorge Martin crash di MotoGP Inggris 2021, Minggu (29/8/2021) di sirkuit MotoGP Silverstone
      Marc Marquez sportif mengaku salah dan membuat Jorge Martin crash di MotoGP Inggris 2021, Minggu (29/8/2021) di sirkuit MotoGP Silverstone

      SportFEAT.com – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig berharap Marc Marquez mampu meraih kemenangan di MotoGP Aragon 2021 untuk menebus kegagalannya di Sirkuit Silverstone.

      Tim Repsol Honda mendapatkan hasil yang kurang memuaskan di MotoGP Inggris 2021.

      Kedua pembalapnya yakni Pol Espargaro dan Marc Marquez sebenarnya berpeluang meraih podium dalam balapan di Sirkuit Silverstone, Minggu (29/8/2021).

      Pol Espargaro yang memulai balapan dari urutan terdepan sempat memberikan harapan dengan menjadi pemimpin balapan selama beberapa lap. Sayang, ia gagal mempertahankan posisinya dan harus puas finish di posisi kelima.

      Guest
  2. Kalo ditambahi kondom tangki yg pas dsb buat nambah kenyamanan dan kepercayaan diri saat menunggangi RSGP akan bisa lebih cepat lagi

    Guest
  3. gw penasaran apakah Vinales bisa bawa RSGP juara seri ?
    atau ini hanya sekedar hebat diawal aja tapi melempem diakhir ? seperti yg sudah2,,

    Guest
    • Secara teori sih baik motor maupun ridernya sanggup, tinggal Vinales sendiri yg harus buktiin itu semua di balapan sesungguhnya.

      Guest
    • Sebenarnya belum bisa dibilang hebat, butuh lihat race Pace dulu baru bisa ditentukan . . Mungkin lebih tepatnya baru sebatas Potensi positif

      Administrator
    • Target tampil di depan teammate lebih realistis, itupun blm tentu tercapai.
      Jika vinales benar2 berusaha keras, 1-2X dia akan DNF di race sisa musim ini. Dan jika cari aman, blm tentu dpt poin.

      Guest
    • Vina bahkan bisa juara di salah satu seri boss….asalkan ban yg di pake taro di pake sama Vina…kayak di Qatar itu lhoo…yg Vina P1.- taro P5..pan Minggu besok nya taro P1 dan Vina yg P5…
      Kuncinya bukan motor dan rider nya. Karena mereka semua 11-12….tinggal ban nya aja

      Guest
  4. Ya kalo ga baik mana mungkin sekelas Espargaro bisa naik podium. Biarpun RSGP masih dibawah M1, tapi bukan berarti ga punya potensi terlebih selama ini ga ada pembalap papan atas yg naik versi baru RSGP ini. Terakhir pembalap papan atas yg naik RSGP adalah Iannone itu jg baru naik versi 65 derajat dan bisa berebut podium saat dia udah mulai klik dgn RSGP, yg artinya versi 65 derajat aje ga buruk2 amat apalagi versi 90 derajat yg katanya punya tenaga dan handling jauh lebih baik. Maap yak komen kali ini ga pake tanda petik ato petunjuk cara baca komen gw, kalo ga paham ato mau pelintir2 silahkan, yg cerdas jg masih banyak 🤭🤭🤭

    Guest
    • Mungkin MV jelek moody nya tapi melihat komennya gitu kayaknya ini motor emang kalau berebut podium tuh bisa sebenarnya dan gak susah utk sekelas dia. Gatau yak klo race beneran.

      Guest
    • Kang, si aleix mengklaim dirinya
      “I’m one of three best rider in motogp, i don’t need valentino rossi to prove it”
      🤭🤭🤭🤭

      Guest
      • Pernyataan dia di race weekend kemaren yak, padahal gw sengaja ga mention itu dimari takut ada yg tersinggung apalagi lagi ada yg ngetek. Tapi pada akhirnya ada yg tau jg dan mention disini skrg wkwkwk

        gw udah bilang dia emg kebanyakan sesumbar, tapi setiap gw bilang gitu pasti ada yg nyamber itu para bulu ketek dimari🤭🤭🤭🤭🤭

        Guest
        • Om Akang, sebernarnya aku memperhatikan bbrp pembalap yg over pede spt itu berasal dari negara yg sama, selain adanya sifat baperan. Tidak semua pembalap dari negara tsb spt itu loh ya.
          Lalu seperti adanya unsur kepercayaan mistis juga misalnya penggantian nomer star yg katanya biar lebih hoki dsb.
          Apa pernah tjd dlm sejarah balap sekelas motogp terciduk pembalap yg melakukan ritual yg aneh2 (mistis)?
          Om Akang mungkin tahu, kan jauh lebih lama ngikutin motogp.

          Guest
        • Orang Eropa ga terlalu percaya takhayul, termasuk Spanyol. Emg ada beberapa yg konservatif tapi ga sampe ekstrim. Rossi aje seolah ngelakuin ritual padahal itu cuma upaya dia bangun image biar orang mudah inget dia.

          Guest
  5. 1st impression Ok, team mate jg temen yg udh kenal..tinggal manager Aprill seberapa baik menjaga chemistry dgn Mav ni..
    Kalo semua ok, he will shine..hopefully

    Guest
  6. tidak impresif menurut saya

    luca marini dan jorge martin jg di tes pramusim qatar kemarin di hari terakhir berbeda 1,6detik dri rider tercepat.. itu dlm kondisi mereka 2 ga pernah sama sekali naik motor motogp

    so apa yg dicapai maverick menurut saya hal yg biasa saja mengingat pengalaman dia dgn motor motogp… ingat kasus pol yg bertahun tahun dgn mesin v4 di ktm pun kelimpungan ketika pindah ke honda yg dgn bangga dia sebut motor juara

    nantilah kita lihat kiprahnya di race krna do race itu smwnya yg berbicara

    Guest
    • ada yang bilang orang yang belum pernah naik motor MotoGP lebih mudah adaptasi ke MotoGP karena mereka tidak memiliki preliminary mindset sebelumnya. Ini lumayan beda jika orang orang sudah memiliki preliminary mindset Inline 4 atau V4 sebelumnya dan pindah ke Mesin platform berbeda.

      Administrator
    • Beberapa tahun ini dia top 5 klasemen. Kalo begitu dibilang ngebadut… Belasan rider lain dibilang apaan ?

      Payah kalo ada orang komen ga lihat fakta.

      Lu kira point di klasemen akhir taun itu hasil doorprize ?

      Guest
      • bener ngebadut, makanya dia mundur dari Yamaha, soalnya Taro yg baru aja gabung monster Yamaha langsung moncer yg bikin vina kena mental 😂

        Guest
  7. Tunggu dulu bang, maverick kalo di misano itu memang cakep banget kalo kualifikasi ( selalu front row sejak 2016) dan lumayan untuk race nya
    Untuk rider yg biasa i4, langsung bagus di v4?, to early, pernah dilakukan lorenzo.. Bisa pole dengan ducati di misano

    Guest
  8. Comment:
    Ntar race gak bisa masuk papan atas, alesannya masih adaptasi,
    Tahun depan performa gak ada kemajuan dibilang pengembangan gak sesuai.. Ujung2nya ngambek lagi tuh orang,
    Tipe2 pembalap yang harus sesuai dengan mood tanpa cari solusi disaat motor diluar ekspektasi

    Guest
  9. Yang utama Stamina.
    Pake mesin v4 itu nekuknya perlu usaha banget, walaupun crank nya muter ke belakang.
    Saya pernah punya rsv4 tahun 2015,saya pakai tiap sore selama 2 tahun.
    Sekali dapet pinjeman fireblade dari teman,itu emang beda jauh.
    Inline 4 itu nurut banget klo belok

    Guest
    • Kelemahan dari mesin V4 dari dulu adalah sasis, karena dimensi mesinnya kompak gak selebar inline maka butuh sasis yang kompak juga dan butuh efort lebih dari inline

      Guest
  10. Kata “positif” ini kan bersifat relatif thd apa dan dalam hal apa?
    Jika yg dimaksudkan dalam hal penerimaan motor dan dibandingkan dgn rider yg digantikan ya memang positif.
    Apalagi jika dikaitkan belum menyentuh limit motor dan tidak ada keluhann berarti.
    Tapi menurutku Test tersebut kurang dimaksimalkan, penting bagi pembalap utk mengetahui limit motor agar dapat menggali potensi dari motornya.
    Dan minimnya keluhan bisa diartikan si pembalap belum mengenal motornya dgn baik.

    Guest
  11. Dalam sesi private, masing2 rider sibuk dengan rencana setup dan ujicoba part nya masing2 untuk keperluan riset lebih lanjut.
    Bukan untuk nyari time lap terbaik layaknya berebut pole position dalam sesi QP maupun berebut podium 1 dalam race.
    Gak ada saling berlomba adu cepat di straight & adu cepat masuk+keluar tikungan.

    Just imagine.
    Di trek lurus, RS-GP akan dilibas dengan mudah oleh Desmosedici GP-21.
    Di tikungan, RS-GP tdk berdaya menghadapi M1 & GSX-RR.
    So….sdh akan terbayang bagaimana frustasinya Vinales di seri Aragon nanti.

    Guest
    • Rasanya di Silverstone yg flowing Aleix ngalahin banyak rider inline4.

      Rider inline4 yg diatas Aleix cuma Rins. Yang emang sejak dulu angin-anginan

      Guest
      • Rider inline4 mana yg dia kalahkan?
        Mir sedang bermasalah pada roda depan dan pengeremannya.
        Rossi, Crutchlow, & Dixon gak usah dihitung karena untuk temhus papan tengah saja sdh mustahil.
        Rossi faktor umur (stamina, kelenturan & refleks), Crutlow bukan pembalap reguler, Dixon rookie wild card.

        Quartararo & Rins, pembalap reguler inline 4 yg sama2 onfire layaknya Aleix.
        Dan lihat hasilnya, dgn mudah melibas Aleix di tikungan

        Guest
  12. mntablah rsgp ini, handlinya kata aleix mirip m1, tp akselerasinya emg g bs ninggalin Suzi nya alex rins kmren di gp inggris…

    Guest
  13. Sorry to say…..
    Di aragon aku lihat gak semudah silverstone, tp Taro diatas podium…
    Gak usah ditanggepin komentar emosional kayak gitu.

    Guest
  14. Brati memang motor paling liar…saat ini honda ya… ngeliat pol espagaro kemarin sampai kerepotan ngikutin barisan depan…. hard brake belakang geal geol… keluar tikungan bagian depan geal geol..wkwkwkw …

    Guest
    • Salah sendiri bertahun2 berleha2 gak mau pusing riset chassis.
      Cuma mau enaknya fokus riset mesin saja.
      Masalah belok nanti Marquez yg cari sendiri caranya.
      Pembalap honda lain gak bisa belok, itu urusannya mereka sendiri.

      Sekarang, giliran Marquez menyerah, baru deh pusing ngejar ketertinggalannya

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.