TMCBLOG.com – Akun Twitter resmi Honda Jepang telah menerbitkan teaser untuk duo model ‘Final Edition’ yang disinyalir akan Jadi akhir dari sejarah panjang sepeda motor empat silinder berpendingin udara. Pesan pada cuitan Itu sederhana, hanya tertulis  ” CB1100 EX Final Edition. CB1100 RS Edisi Final Edition. Comming soon  . . . “

FYI mesin empat silinder berpendingin udara dari Honda CB1100 ini secara umum belum diperbarui untuk memenuhi aturan emisi Euro 5, dan ini lah yang disinyalir Kuat menjadi latar belakang dari kehadiran ‘Final edition’ dari dua model yang Mulai dijual 11 Tahun yang lalu.

Jika Kita Mau Flashback sedikit, Balik Ke 2007 ketika CB1100 pertama kali ditampilkan sebagai konsep adalah kejutan tersendiri untuk Industri Sepeda motor saat itu saat melihat Honda memiliki niat memperoduksi kembali ide mesin empat silinder berpendingin udara yang boleh dibilang saat itu sebagai Platform mesin yang ‘hampir punah’ Karena mudah bergesekan dengan Masalah Management Panas dari Mesin dan Juga tentunya regulasi Esmisi.

Honda berusaha keras untuk memecahkan masalah tersebut, mematenkan berbagai teknologi yang digunakan untuk menghadirkan aliran udara yang cukup baik di sekitar bagian mesin yang paling panas untuk mendinginkan mesin. Masalahnya mesin berpendingin udara sangat bergantung pada ssuhu lingkungan sehingga cenderung Desain dari Clearance pada detail jeroan mesinnya memiliki toleransi yang relatif lebar untuk memungkinkan silinder dan piston mengembang dan berkontraksi pada potensi Pita temperatur Yang lebih lebar.

Dan Toleransi luas dari Clearence jeroan mesin itulah yang tidak memungkinkan kontrol emisi dapat dilakukan dengan ketat pada mesin jenis ini. Namun Begitu, Honda thea atuh, Selalu menganggap jalan sulit sebagai tantangan tersendiri . . hasilnya ? Honda CB1100 berhasil memecahkan masalah dengan mengagumkan. Motor ini tidak hanya Lolos Euro 3 tetapi juga Regulasi emisi Euro 4, dan menjadi Mesin Sepeda motor empat silinder cc terbesar berpendingin udara terakhir yang diproduksi oleh pabrikan mana pun.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

VLOG : Test Ride Honda CB1100 EX . . . Moge Retro yang Jinak dan Super Duper Nyaman !

27 COMMENTS

    • Jalan sulit mendaki gunung adalah solo hiking… resiko tersesat, hipotermia dan jatuh kejurang, jalan mudah ikut rombongan, sewa porter, tukang ojek atau helikopter = selesai

      Guest
      • Nih satu lagi analogi yg sama, seorang murid pemalas yg enggan menempuh jalan sulit yaitu belajar sebagaimana mestinya pas ujian berlaku curang dengan mencontek dan dapat nilai lebih baik dari murid yg sedari awal sudah belajar.

        Iya yg penting mah hasil ya yg penting bisa juara proses mah orang mana peduli mau curang kayak gimanapun gapapa asal orang ga tau 😏

        Guest
        • ngomongin murid curang jadi inget kejadian di sekolah dorna kelas motogp, ada murid yang ketahuan curang..
          murid itu mungkin si pemalas itu..

          Guest
  1. Kalo.dilihat dari uji top speed, motor ini pada gigi terakhir dibatasi pada 6000rpm dan 185km/jam
    Padahal digigi bawah sanggup meraung sampai 9000rpm….

    Guest
  2. Halah,Moge Yamaha berpendingin angin angin juga udah pada punah duluan aja kok,SR400 2019 edisi terakhir klo gasalah

    Guest
  3. Mesin gila emang. 1 liter berpendingin udara tanpa oil cooler dan tanpa kipas. Ngalahin VW KODOK. All hail mesin air-cooled.

    Guest
  4. uda mentok teknologi pendingin udara.
    sementara kompresi harus dinaikan demi efisiensi.
    panas nya kaya apa itu kalo kompresi naik tapi masi pendingin udara.

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.