TMCBLOG.com – Akhir pekan ini kita akan bertemu kembali dengan race weekend MotoGP di Sirkuit Aragon – Spanyol. Sirkuit Yang sudah dianggap sebagai Home Race Buat Repsol Honda Team Karena memang seringnya team ini melakukan latihan di Aragon. Lebih dari itu Sirkuit Counter clock wise ini memang sesuai dengan Marc Marquez . . Pertama Karena Pembalap Juara GP 8 kali ini begitu cepat di Tikungan Kiri. Kedua Karena dengan mayoritas Jumlah Tikungan Kiri lebih banyak dari Tikungan Kanan, Maka Lengan kanan Marc yang masih dalam tahap Recovery Tidak terlalu dipaksa bekerja Keras . . Mirip seperti kasus Sachsenring.

Saking Kenalnya Marc Marquez dengan Sirkuit ini terkadang ia mengahdirkan kejutan kejutan saat Race Misalnya saja Ketika 2018 Marc Menggunakan ‘ban Kejutan’ Hard – Soft yang kombinasi ini sama sekali tidak pernah ia gunakan sekalipun dalam sesi Latihan Bebas. Dan Strategi kejutan ini pun kembali ia Ulangi di 2019 namun dengan kombinasi yang sedikit berbeda yakni Kombinasi Medium – Soft . . yang jadi pertanyaan adalah apakah Marc di akhir pekan ini akan cukup percaya diri untuk menggunakan Ban belakang Soft yang hanya disiapkan dalam Platform Asimetrik Oleh Michelin ?

Tahun 2020 sendiri dua Race di lakukan di Aragon ini dan Jelas ada sebuah Mising link data yang hilang dari Box Marc Marquez guna persiapan jelang Aragon. Oleh Karena itu Khusus Untuk Aragon Tahun ini, Marc Marquez mengaku tidak bisa andalkan masa lalu di mana ia selalu diidentikan dengan Sirkuit dengan arah berkebalikan dengan Jarum jam.

“Aragon selalu menjadi trek yang saya nikmati saat balapan dan kami memiliki hasil yang kuat di sana di masa lalu. Tapi kami tidak bisa mengandalkan apa yang kami lakukan di masa lalu, pada tahun 2021 kami tiba di sana dalam situasi yang berbeda sehingga harus melakukan Pendekatan akhir pekan dengan cara yang benar, melihat level kami dan melihat apa yang dilakukan lawan kami.

Senang rasanya bisa kembali balapan di MotorLand setelah melewatkan putaran di tahun 2020 dan semoga kami bisa memberikan pertunjukan yang bagus untuk para penggemar. Dalam balapan baru-baru ini kami lebih dekat ke depan sehingga tujuannya adalah untuk melanjutkan ini dan melihat apa yang mungkin terjadi pada hari Ahad.”

Bagi Marc Marquez, GP Aragon telah menjadi ajang perburuan dimana selama ini ia telah mengoleksi lima kemenangan dan lima pole position sejak bergabung dengan Tim Repsol Honda. Lagi pula sirkuit Aragon sendiri hanya berjarak dua jam perjalanan dari rumahnya di Cervera. Setelah akhir pekan yang sulit di Silverstone, Juara Dunia delapan kali itu ingin mengumpulkan akhir pekan yang konsisten dan kembali bertarung dengan para pebalap papan atas seperti pada putaran sebelumnya.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

42 COMMENTS

  1. kalau counterclockwise gw percaya Marc bisa bicara banyak kali ini,, dan juga Alex Marquez juga bagus tahun lalu, bisa podium di kondisi kering,
    justru Quartararo yg ditungu-tunggu nih, tahun lalu doi DNF, apalagi katanya dia ga begitu jago di sirkuit ini, skrg saat2 krusial utk mempertahankan championship, jadi penasaran strategi doi kyk mana,
    Vinales ?? well masih gelap jadi ga bisa komen banyak juga,,

    Guest
  2. hmm… bisa aja sih dia yang juara di Aragon tahun ini krna sebetulnya tanpa crash/ accident dia sudah bisa selalu fight di depan

    Guest
    • Ya….cukup sependapat.
      DNA / tabiat alami MM93 memang seperti itu, dan ini sudah dinyatakan sendiri oleh Alex Marquez adiknya.
      Tahun 2021 ini paket motor RCV cukup bermasalah, jadi ada banyak potensi untuk crash jika diajak balapan oleh MM93 dengan tabiat alaminya itu.

      Guest
  3. “Jika ini ada cara kalian ingin berkomen, maka mungkin atmosfer komen akan berubah”

    By Menejer tim pata yamaha (dengan sedikit perubahan)

    Guest
  4. Semangat terus bang menteega, mumpung Yamaha lagi di puncak. Btw udah ga pernah ngetek Dovi ato Ducati lagi bang? ???

    Guest
    • iya-iya….
      kan sudah dibilang klo Marc sangat kenal trek ini.
      Mungkin bagi Marc pilihan ban roda belakang untuk trek ini saat race cuma 2, klo ga Hard ya Soft tergantung kondisi suhu trek.
      Dan pilihan roda depannya klo ga Hard (>40 derajat) ya Medium (>30 derajat) karena dia “doyan” pengereman depan keras di mari.
      Menurut situ kenapa Marc pede pake ban belakang yg sama (Soft) setidaknya 2 taun berturut-turut di trek ini ??
      Si AM73 jg milih ban belakang Soft taun lalu saat di Repsol (depan Med)
      Yakin tidak ada data hasil riset ?, semua cuma modal gambling ato tebak-tebakan doang ?

      Guest
  5. finish aja dulu menurut ane ga usa ngoyo.
    mo pos 20 kek mo 10 mo podium mo juara. yang penting finish dulu.
    semakin jarang dia finish nanti makin sulit balapan.
    emosi nya lagi ga bisa dikontrol kayanya.

    Guest
  6. Malah lebih penasaran peningkatan apa dari paket sasis baru RCV yang mulai dipakai Marc di GP Styria & Pol di GP Inggris jika dipakai pada dry race dgn kondisi cuaca panas. Apa masih cukup bersaing dgn pabrikan lain. Ada peningkatan perfom tapi kedua balapan tersebut (Stryria & Inggris) kondisi lumayan sama dry race dgn suhu dingin

    Guest
  7. seru nih kalo marq bisa stabil, ditunggu dog fight nya dengan fabio, karena fabio pernah pole di sini dan punya pace yg bagus juga

    king anti-clock wise VS king smooth & precision

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.