TMCBLOG.com – Walaupun secara umum Valentino Rossi masih belum bisa menyentuh Posisi finish Podium atau Top 5 atau mengemulasi raihannya ketika 6 tahun yang lalu atau ketika masa jayanya di 2008-2009, Namun begitu Ia merasa bahwa performanya dengan M1 lebih baik saat memulai Paruh kedua Musim 2021 yang merupakan musim Terakhirnnya di MotoGP. Di Austria Ia bisa finish di posisi 13 dan 8 pada dua Race yang digelar di Spielberg. Walaupun Di Silverstone Vale finish di P18 dan tanpa Point, Namun ia Bisa langsung lolos ke Q2 dan start dari posisi 8. Secara umum semenjak Rehat Musim panas, Vale cukup yakin bahwa di Setengah musim terakhirnya ini performanya lebih baik.

“Paruh kedua musim [2021] dimulai sangat berbeda bagi saya dari [parh musim] yang pertama. Ada alasan teknis untuk ini.” terang sang pengguna Nomor start 46 tersebut “Di paruh pertama musim ada akhir pekan dan trek yang saya harapkan lebih baik – terutama di Assen dan Barcelona. namun Sebaliknya, saya struggle dan bahkan jatuh. Kami memiliki beberapa masalah dengan motor. Ada hal-hal yang tidak bekerja dengan baik – terutama ketika menyangkut beberapa lap pertama dan perasaan front end.”

“Jadi kami mencoba mengerjakannya sepanjang musim panas dan kami juga menemukan sesuatu untuk meningkatkan motor dari sudut pandang teknis, sehingga saya merasa baik. Bahkan di Austria, yang merupakan rute yang lebih sulit bagi kami, saya sedikit lebih baik. Kami tahu bahwa akan sulit bagi Yamaha di sana di atas kertas – tetapi pada akhirnya itu adalah dua balapan yang layak ” katanya, merujuk pada posisi finish 13 dan 8 yang diperolehnya di Spielberg.

Terlepas dari perubahan dan Update Teknis yang hadir di paruh Musim Kedua ini buat vale, Buat Calon bapak ini adalah Penting untuk mengakhiri Karir MotoGP dengan ahsil yang bagus seperti finish di Posisi Top-10 “Bagi saya sangat, sangat penting untuk memiliki paruh kedua musim yang sangat bagus, untuk mencetak poin, berada di 10 besar, untuk mengendarai balapan yang bagus… Ini adalah balapan terakhir saya di MotoGP, jadi penting buat finish bagus. Karena saya akan mengingatnya – dan sayangnya ini bukan balapan 15 tahun lalu ketika saya hampir selalu menang “ pemenang Balapan GP 115 kali itu mengaku sambil tertawa.

Untuk menggenapkan koleksi Gelar Juara dunia GP menjadi 10 adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi Buat Vale, Namun masih ada harapan bahwa Di sisa beberapa seri terakhir Musim 2021 yang akan menjadi Musim terakhirnnya sebagai pembalap reguler MotoGP ini Valentino Rossi sangat diharapkan Bisa memperoleh satu kali saja Podium sehingga bisa menggenapkan Perolehan Statistik podium kelas Primernya menjadi 200 kali.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

18 COMMENTS

  1. mungkin mbah vale harus d bonceng quartararo, terus pas last lap taro suruh turun sebelum garis finish biar nanti vale bisa podium ke 200…hehehe

    Guest
  2. Wkwkwk kalo bahas kualifikasi silverstone lagi liat perdebatan instagram jadi lucu 😂😂
    Mamang oci buntutin peco alias towing dari FP2 sampe kualifikasi. Anjirr keren nih mamang oci, ini baru strategi, bagus nih bla bla..
    Marquez towing, anjir licik amat woy curang buntutin pembalap lain

    Guest
    • Mgkn ya, dari sudut pandang saya nih..
      Rossi msh mending krn dia buntutin anak didiknya, dmn mgkn mereka sudah sepakat sebelum kualifikasi..

      Sdgkan Marquez, dia sengaja nguntit orang tanpa permisi.

      Guest
        • Kalo dipersilakan pembalap di depan netizen juga tidak mengkritik,
          Kalo pembalap di depan merasa terganggu netizen ikut kritik, seperti mir dan vinales

          Guest
  3. balap misano 2x bisa jadi buat peluang podium ke 200, fans disana pasti luar biasa melebihi di austria dan silverstone kemaren

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.