TMCBLOG.com – Seperti Yang sudah dijanjikan Oleh HRC bahwa Honda akan langsung fokus pada Pengetesan Motor Spek 2022, akhirnnya ketahuan sob pada hari ini, hari pertama Misano test Yang menurut RHT bahkan Di satu sisi lebih penting dari Race weekend Misano itu sendiri telah hadir penampakan Honda RC213V Model/ spesifikasi 2022

yang pertama adalah hadirnya perubahan dibagian depannya sob . . terlihata da perubahan dibagian bentuk Ram Air Intake depan yang lebih besar dan lebih membentuk Hurup ” M ” Desain dari bentuk Air Intake / RAM Air Intake ini bentuknya Lebih Vertikal dan Bleh dibilang cukup signifikan berbeda jika dibandingkan Bentuk RAM AIR HondaRC213V selama ini yang cenderung memanjang Horisontal.

Dan Biasannya sih, Kalau Honda sudah merubah bentuk Ram Air Intake ini juga merupakan tanda tanda bahwa ada perubahan signifikan dibagian Mesin mereka . . Ingat ketika Honda mengubah jalur air intake yang awalnya samping menjadi ke tengah dan teryata spek mesin berubah . . nah Sinyalemen Mesin 2022 juga menurut tmcblog ke sana . . mesin disinyalir akan Ada perubahan .

Selain itu ada lagi yang berubah yakni aero wingletnya yang hanya pakai sepansang di bagian bawa Front Cowl.  . .  Secara umum mungkin bentuknya di desain berdasarkan aero winglet Musim 2021 ini namun ada perubahan dikit di bilah bumerang dari aero wingletnya . . Yang versi 2022 ini jauh lebih smooth kurvanya.

Lalu Kita Bisa lihat Lubang ventilasi udara di side fairing pada desain Motor 2022 hanya sepasang kanan dan Kiri yakni bagian bawah, sementara motor motor 2021 ke belakang menggunakan dua Lubang ventilasi Udara. Bagian Buritannya juga berbeda selain lebih besar juga memiliki lubang lubang Dengan posisi dan bentuk yang berbeda pula.

Mengenai Sasis, tmcblog melihat bahwa secara umum sasis basis RC213V 2022 sepertinya masih memiliki referensi pada sasis RC213V yang saat ini juga lagi di riset oleh marc Marquez dan Pol Espargaro . . bentuknya agak lebar dan ini tentunya akan cukup berbeda feel kekakuan dan kelenturan nya . .

Yang terakhir adalah penempatan dari Ujung end Mufflernya yang . . masih Undertail, namun mengikuti Trend posisi End Muffler MotoGP saat ini seperti yang dipakai oleh Ducati dan Aprilia yakni agak di pinggir Kanan dan Bukan persis di tengah seperti yang selama ini digunakan desainnya Oleh Honda RC213V . . disinyalr ada sesuatu dibalik Unit Tailnya, Mungkin mass Damper?  wiih jadi penasaran nih  .

Taufik of BUitenZorg | @tmcblog

 

150 COMMENTS

    • Kalo bagi saya misal semua pabrikan bentuknya sama semua juga ga masalah si. Yang masalah itu yg suka bilang niru, tapi dirinya sendiri kalo sekolah/ujian suka nyontek. Kalo kerja suka korupsi, dll.

      Guest
    • Ban depannya masih bulat, meniru siapa ya….
      Knalpotnya masih berada di bawah jok belakang motor…
      Tangki bahan bakar masih berada di depan, dengan posisi jok tempat duduk lebih rendah dari tangki bahan bakar…

      Guest
    • Ducati bener2 jadi trendsetter motor jelek, fairing montok ala motor prototipe skrg jadi pada mulai ikut2an gepeng kaya Ducati, pertama Aprilia, kedua KTM yg pernah dites Pedrosa, ketiga motor ini. Semoga pabrikan Jepang lain tetep montok. Tinggal GSX RR yg masih enak dipandang biarpun make dasi kupu2.

      Guest
      • Masalah bagus dan enak dipandang itu sangat relatif. Klo menurut saya justru gsx yg terlihat ketinggalan zaman bentuknya, yang paling enak dipandang justru ducati. Munurut kalian??

        Guest
      • Sebenernya yg gw maksud bentuk buritannya bukan peletakan knalpotnya. Kalo peletakan knalpot sih baik RSGP dan RC213V sama-sama ngikut Ducati. Kalo diliat detail emg motor ini mirip RSGP, mirip dalam artian kiblat desain adalah Desmosedici GP.

        Guest
      • Klo prototype fokusnya Bukan Jati diri desain.. itu desain berdasarkan Data, desain seperti itu bukan patokan jadi diri. Tp klo ilmu Pastinya menghitung bentuk seperti itu membantu aerodinamika secara signifikan knp tidak? Beda sama Motor Produksi Masal yg mengharuskan Jati diri dalam hal Desain.

        Guest
    • Tenang, hrc sekarang sudah berubah prinsip memberi motor yang berbeda untuk tiap rider, walaupun pemberian motor pada tim satelit tidak semaksimal dibanding tim pabrikan.

      Kalau mesin karena hanya satu pilihan maka mengikuti feeling marc, tetapi sasis dan winglet tiap rider bisa beda2.

      Guest
  1. Jika ujung knalpot sampe digusur jadi minggir, berarti ditengah2nya ada sesuatu.
    Bisa jadi salad box ala ducita yang isinya mass damper. Hmmmm…

    Guest
  2. kayaknya RCV akan dimanusiawikan oleh H
    secara gelar alien mulai ditinggalkan
    dan akan menjadi manusia yg seutuhnya

    Guest
  3. Hilangnya sudah identitas ORI RC213V
    Ternyata HRC sudah kehilangan pakem, akibat sering lirak lirik tetangga awokwokowok…

    Guest
    • Coba gua tanya.. desain ducati, aprilia dll apakah sesuai jati diri? Di motoGP tiap Motor prototype desainnya berubah” sesuai data yg di dapat. Emang ducati dlu kayak gitu bentuknya? Dulu ducati jg ngebulet kayak motor” lainnya.

      Di motor Prototype tidak asa namanya Jati diri dalam hal desain, tapi DATA yang di ambil agar dibuat seperti Bentuk yg sesuai perhitungan supaya Aerodinamika Meningkat… Kalau Data Mengharuskan Bentuk Motor seperti itu ya jadilah seperti itu, bukan Jati diri dll.

      Guest
      • Kalau yg pernah belajar desain pakai design expert, maka desain visual (tampilan) akan ngikuti data eksperimen dimana poin yg diprioritaskan adalah fungsi, bukan tampilan

        Guest
  4. shape fairing depannya lebih ke Desmo 21, meskipun RAM Air nya ala2 M1, utk bagian sadel ke buritan ya kurang lebih RS-GP dan Desmo,,

    Guest
  5. Kalo Tim Y dlu lumayan panjang yak mufflernya, sekarang kayak setengah gitu ukurannya, habis itu apa lagi wak? Ngk pake muffler sama sekali aja yak sekalian😂😂😂😂

    Guest
  6. Selagi micelin jadi pemasok ban tunggal motojipi..winglet ini bakalan tetap ada karena grip ban depannya jelek .. Ngk tau dah kalau ban BS masuk lagi apa masih perlu winglet? Who’s know..

    Guest
    • tahun depan miselin kasi ban depan baru, kalaupun bisa sebagus bridstun, saya yakin winglet tetep ada

      satu satunya solusi adalah regulasi yang melarang winglet, seperti untuk moto2 dan moto3

      Guest
    • Walaupun balik ke bs sama ecu inhouse, winglet bakalan tetep ada . Gini aja logikanya buat apa ngebuang winglet kalau pake ban kaya micin sama ecu vixion aja udah improve banget kecepatanya ,apalagi pake ban bs sama ecu inhouse

      Guest
  7. Awal RAM Air bentuk M, dimulai dengan Yamaha, lanjut Ducati, kemudian kini Honda ikutan. Ada yang pakai bentuk M kebalik juga, alias bentuk W, akankah mengikuti trend yang ada

    Guest
  8. Pernah baca tp lupa dimana… Katanya RCV 2022 berubah total termasuk firing order, utk mengatasi problem ban belakang.
    Dan klo gak salah firing order RCV ini sama dengan M1.
    Di bbrp motor lain yg menggunakan pemberat di buntut (salad box) hampir tidak ada keluhan ban belakang spin.

    Guest
    • Sejarah awal crossplane kan emg utk mendapatkan karakter V4 90 derajat big bang. Firing order bisa sama, itulah sebabnya akselerasi inline crossplane bisa lebih baik daripada inline screamer atopun inline big Bang dgn crank 180 derajat. Tapi karakter asli V4 big Bang mustahil didapat yaitu topspeed dan balance mesin (getaran minim). Knp? Karena V4 big Bang biarpun firing order sama dgn crossplane, krn jarak masing2 V adalah 90 derajat jadi bisa diraih dgn crnak 180 derajat, sementara crossplane krn inline harus make crank 90 derajat, getaran lebih dan butuh balancer, mesin inline yg kodratnya ga bisa berkitir semelengking 90 derajat harus ditambah pula lose power utk muter balancer, otomatis putaran maksimal makin berkurang bahkan kalo dibandingin sesama inline dgn spek bore x stroke mirip sekalipun mesin crossplane ga akan bisa berkitir setinggi mesin inline screamer. Jelasin ginian enaknya pake kertas sih, tapi semoga ngarti dah. Kalo ga ngarti ya harap maklum emg gw ga pandai merangkai kata wkwkwkw

      Guest
      • Firingorder crosplane Yamaha itu long bang bukan big bang, long bang itu pertama kali diterapkan di MotoGP oleh Yamaha baru diikuti Ducati sampe sekarang, firing order big bang pertama kali digunakan oleh [email protected] lewat NSR500..firing order yng ada MotoGP itu ada 3, 1. scremer/flatplane, 2.big bang, 3.long bang

        Guest
        • Long Bang itu sebenernya cuma istilah aja, aslinya ya sama aja big bang. Cuma karena crossplane firing nya irregular dan jedanya sangat lama dibanding big bang dgn crank konvensional, muncullah istilah itu. Tapi long bang tetep pada fitrahnya, yaitu masuk kategori big bang.

          Guest
      • Paham kok om Akang… Santai aja… hehe
        Cuma disini, Honda sudah merasa mentok mencari solusi dari problem mereka, dan memutuskan utk mengubah firing order (perubahan dlm derajat) di mesin baru mereka.
        Nah problem yg sama juga dialami M1, hanya mungkinkah Yamaha mau mengubah mesin spt yg dilakukan Honda 2022?
        Karena sepertinya Yamaha jg sudah mentok mencoba semua opsi diluar firing order.

        Guest
      • Ya memang sama karena ireguler, tapi klo di liat dari derajat pengapian/ledakan itu beda, long bang lebih rapat ledakannya saling bergantian antar piston dari pada big bang. makanya disebut ledakan panjang seperti ga ada putusnya..klo big bang lebih renggang sedikit pengapian/ledakan antar pistonya

        Guest
      • Gw makin yakin kalo lu sebenernya ga terlalu ngerti kenapa ada kategori screamer dan big bang. Tapi liat komen lu gw jadi ga tertarik buat jelasin krn lu udah terkungkung ke pemikiran lu sendiri. Sekedar koreksi biar pembaca lain ga salah paham ato ikutan bundet kaya elu, semua motor MotoGP skrg firing nya big bang semua. M1 dan GSXRR bukan long bang, 2 motor itu crossplane. Itu aja koreksi dari gw, sisanya silahkan ngeyel aja sendiri wkwkwk

        Guest
        • Monmaap yak komen gw diatas yg seolah mengamini crossplane adalah long bang itu salah. Maklum udah tua jadi suka kebawa arus lupa sama apa yg udah diketahui wkwkwk

          Guest
        • Karena yg lebih cocok dibilang long bang itu big Bang ala ZXRR, crank masih konvensional 180 derajat tapi timing pengapian nya 0-180-0-540. Tapi sekali lagi, firing order secara umum cuma dibagi jadi 2, screamer dan big Bang. Dan long Bang Kawasaki ini termasuk bigbang. Gitu juga big bang ala tim CRT yg cuma rubah salah satu silinder jadi ada 2 yg meledaknya bareng.

          Guest
        • biarin aja om, susah emang kalo udah sering termakan omongan orang marketing, di mana mana gitu kok, satu hal dengan konsep sama dikasi nama beda dikira barang lain

          gimana kalau sekarang diubah biar gak bingung lagi, jadi even dan uneven firing urder aja

          Guest
        • [email protected] justru ente yng ga paham scremer/reguler itu 180 Drajat waktu pengapiannya piston 1 dan 4 sama2 meledak, sedangkan pison 2 dan 3 berada di bawa, sedangkan, Big bang itu 90 Drajat jeda waktu pengapian. Sedangkan sudut crank pin nya sama2 180 derajat. Big bang/inreguler itu akan selalu 90 derajat waktu pengapiannya, dan scremer/reguler itu akan selalu 180 derajat waktu pengapiannya. Sedangkan long bang itu tidak di 90 derajat dan 180 derajat, makannya disebut lebih in reguler dari pada big bang. Sedangkan crosplane itu hanya ada pada mesin in-line yng antar crak pin nya saling bersilangan tujuanya untuk mendapatkan karakter mesin V90drajat kuat di torsinya. Antara firing order dan crosplan itu berbeda tolong dipahami, jadi Yamaha M1 itu bentuk craknsaft nya crosplan saling bersilangan Anatar crakn pin nya, sedangkan firing order nya long bang!

          Guest
        • Iya aja deh, kan gw udah bilang males jelasin. Terbukti kan? Di reply ini amat nampak lu masih terkungkung dalam pemikiran lu, jadi buat apa gw repot2 jelasin.

          Guest
        • [email protected] baik big bang dan scremer sama 2 piston meledak bersamaan bentuk crank pin nya sama 180drajat, hanya waktu pengapiannya saja yng berbeda, big bang 90 Drajat waktu pengapainya, Sedankan scremer 180 Drajat waktu pengapianya

          Guest
        • @Nik
          secara prinsip, long bang itu artinya jarak antar ledakan jauh (misal ledakan 2 ke 3 jauh), big bang itu artinya jarak antar ledakan dekat (misal ledakan 1 ke 2 deket). secara umum itu barang yang sama, tinggal seberapa deket dan sama seberapa jauh jarak antar ledakannya aja.

          contoh lain (ekstrim) ledakan 1-2-3-4 deket semua (big bang), tapi tar ledakan ke 4 ke 1 bakal jauh (long bang). prinsipnya sama, yang dikejar itu interval jauh antar ledakan supaya ban bisa regain grip katanya mah (meskipun hanya sepersekian detik).

          jadi istilah bigbang itu bukan karena intervalnya 90 derajat etc, tetapi lebih ke jarak interval.. klo misal ada mesin jarak ledakannya selisih 15derajat dari piston 1-2-3-4 mo disebut apa? super big bang? trus klo ada yang meledak 1-2-3-4 barengan hyper bang? enakan beng2

          Guest
        • @Si Akang
          keliatan ya dia textbook banget, tapi yang dihapalin itu contohnya, bukan prinsipnya. jadi ibarat 2×8 = 16, yang dia hapalin angka 2, 8, sama 16.. bukan 8+8 atau 2+2+2+2+2+2+2+2 nya. abis ini tar dia komen dts-i sama i-dsi itu beda karena kalau i-dsi kedua businya rada tegak, klo dts-i businya 1 rada tegak 1 rada tiduran. capcay, uda kayak NOKIA vs NOKlA

          Guest
        • @Nik
          “Big bang itu 90 Drajat jeda waktu pengapian.”
          klo V45° harley berarti ga masuk big bang ya? masuknya apa tuh? long bang? trus klo mesin V75° aprilia masuk long bang juga? ini jadi sama kayak yang bahas pisau tidak tumpul, cuman kurang tajam kemaren

          Guest
    • Kok saya makin pusing baca pnjelasan bro Nik ini ya?
      Jadi kuatan mana torsi antara firing order screamer atau bigbang bro? Hihihi

      Guest
      • Yg mnarik ini dr status ig motogp rc213 2022 mnurut saya nada suaranya lbh rendah dr pd rc213 2020 2021 ktika dgeber geber..
        Apa firing ordernya agak drapatin ya dr yg skrg?

        Guest
        • @Blur ini lagi nambah 1 orang ngelantur.

          Buat pembaca komentar, jgn bingung yak intinya apa yg ditulis Blur ngaco jadi cuekin aja. Krn buang2 waktu malah nambah pusing doang.

          Guest
    • Saya ini awam g ngerti mesin, taunya cuman motor mesti ganti oli.
      Tapi membaca perdebatan kalian di kolom komen ini sy berterimakasih, krn kalian sudah membuat saya sedikit makin bingung. 😵😵🥴🥴

      Guest
      • biar makin bingung mas, dulu rc212v dan rc213v 2012-2015 juga dibilang screamer padahal mesin v4,

        hayo ini gimana coba? 😂

        Guest
      • Sebenarnya perdebatannya menarik, karena argumennya berdasarkan ilmu pengetahuan dan expertisement masing-masing.

        NAMUN….
        Yang disayangkan adalah attitude ataupun judgmentnya, tidak mencerminkan seperti ilmu padi, makin berisi makin menunduk, bukan malah makin “ndangak” ya…

        Biasanya jika orang itu makin “ndangak”, maka sebagus apapun komentarnya akan selalu mengundang hal-hal yg kurang berkenan.

        Guest
  9. Topspeed mesin hrc non paten/pneumatic masih yang terbaik di motogp, semoga arah pengembangan tidak menurunkan topspeed mesin. Sayang rcv kalo topspeed sampai turun nanti tidak bisa fight lagi dengan ducati.
    Gsx, m1 sudah terbukti gak bisa nge fight dilurusan dgn ducati saat mir sama taro berebut posisi 1 melawan ducati

    Guest
    • Topspeed mesin HRC nonpenumatic itu kalah dari Ducati desmodromic, makanya hadir penumatic di MotoGP itu untuk apa?? Untuk menghadapi keganasan desmodromic Ducati di lurusan

      Guest
      • Yang saya maksut mesin non paten itu pneumatic bro,, karena kalau paten ya milik ducati yaitu desmodromic. Dan pneumatic itu katup umum bukan paten alias non paten. Jadi fikir saja deh topspeed honda hampir menyamai topspeed ducati yang notabene ducati pakai katup paten, lah coba kalau honda diizinkan pakai desmodromic juga. Padahal secara hukum teknis katup desmodromic jauh lebih baik dibandingkan pneumatic.

        Guest
  10. setiap perubahan sisi teknis saat ini bisa dibilang lebih ke adaptasi ke karakter ban, bukan lagi pengembangan seperti dulu 🤭

    Guest
  11. Inget ini MotoGP.. tidak ada yang namanya Desain Jati Diri dll kalian Ributkan.

    Ini motor Prototype, otomatis semua ya dibuat sesuai data yang di dapat dan diinginkan. Ducati dlu jg Bentuknya Ga kayak gitu, lalu Berkembang dan progress trus lalu dpt Racikan Mesin dan Bentuk Body seperti itu. Otomatis Jika Pabrikan lain Ingin berkembang Ya di Ambil Lah Ilmu yang sudah di dapatkan Ducati lalu di kembangkan lagi menurut Kemampuan Pabrikan masing”.. Begitu seterusnya

    Teknologi kgk pernah Habis, kgk ada Namanya Teknologi yang dimulai dari Awal, pasti teknologi itu di turunkan dan di lanjutkan.

    Begitu pula dengan desain Baru Honda, kenapa terkesan mirip ducati/aprilia/ktm ya krna Menyerap Data yang sudah Mereka Miliki, jika Data dirasa Cocok dengan Project yg mereka Lakukan ya di pasang dan di sesuaikan, Kalau Body Nya bentuknya diharuskan Mirip seperti Rivalnya krna Dari Data di dapat bahwa Body itu Aerodinamikanya Bagus knp tidak d lanjutkan dan di modifikasi??

    Kenapa Bentuk Yamaha masih Ngebulet? Dan GSX masih seperti itu jg? Ya Mungkin Krna Faktor Bentuk Mesin Inline 4 nya yang membuat mereka harus menyesuaikan body dengan Mesin. inline 4 otomatis Mesin Melebar, otomatis Bentuk Bodynya melebar jg.. beda sama ducati,honda,ktm,aprilia yg mesinnya V4 makanya Bentuknya Bsa Mirip Mirip krna Bentuk Body sesuai dgn luas Mesin.

    Guest
    • Opini? Itu jelas Fakta. Tau MotoGP? MotoGP bukan WSBK.. Motor Prototype yg kelak inovasinya turun ke produksi Masal. Teknologi di MotoGp tidak ada yg tetap, selalu Berubah dam berkembang.. orng Engineering pasti tau ATM ( amati Tiru Modifikasi).. MotoGP bukan hanya sekedar Salip menyalip. Tapi Inovasi Engineering.. kalau ada Data yg sudah Ada hasilnya Baik ya tinggal d lanjutkan.

      Paham ? Klo ga paham, tidur aja.

      Guest
  12. Ngikut Desain terbaik memang lebih gampang n efisien.tapi timing “ngekor” sama penerapan nya juga penting jangan sampai kaya double diffuser brawn gp yang kompetitor nya pada telat ngekor atau kaga bisa se efisien punya brawn. Dan menurut ane yah gara gara Marqsentris ini yang bikin honda telat “ngekor”

    Guest
    • Kerja keras? Disitu saya cuma beropini supaya Para Netizen ampas otaknya Jalan.
      Supaya Komen yg Bermutu. Dan komen tidak Memihak Kemana Pun. justru Netral. Tidak Ada Menyudutkan bahkan Menjelekkan tiap” Pabrikan. Hanya gerah liat masih banyak Orng sumbu Pendek bsa Nyemplung ke Otomotif dgn Komen”nya yg ga berbobot.

      Guest
  13. Itu dr samping kiri flywheelnya ga lliatan atau mmg ga ada ya?
    Bknnya tak percaya tp kok saya sndiri ga pernah liat foto jelas flywheel dr rc213v ya?
    Yang ada mlh gambar punya desmo

    Guest
  14. Indikasi buat nyangiin corner speed suzuki gsx rr dan yamaha yzr M1. Soal akselerasi masih kalah satu tingkat dengan ducati.

    Guest
  15. Asal tau aja, M1 aslinya desain bodi mirip YZR500 tapi sejak 2004 desain fairing jadi lancip2 niru RC211V 2003. Di 2008 juga desain yg tadinya lancip jadi montok dan jenong krn niru muka Ducati GP7 cuma dibedain RAM air aja. Jadi daripada lu ngotot koar2 balesin banyak reply ampe jari keriting cuma utk cari pengakuan desain ram air yg ditiru Ducati lebih baik sadari fakta bahwa Yamaha pun pernah nyontek desain motor lain and ga cuma sekali wkwkwk

    Guest
    • Yah ini ngreply komen si blur aka ngunuo alias sonwef dalam kurung vision malah komen yg gw reply raib.

      Ini komen bukan ngelantur yak, tapi balas komen si Blur yg ngotot katanya suruh belajar sejarah kalo Ducati niru M1 padahal M1 sendiri pernah lebih dulu niru RC211V dan GP7.

      Guest
        • Kok kalian semua hapal komentator ini itu ada di sini di situ, ganti nick, ampe di ig juga tau sih -____-

          Guest
        • @RichardGN Gout juga bisa tau lokasinya mereka2 ada dimana.

          Lagipula mengklasifikasikannya gampang, kalo BY itu pasti blunder sana sini gak danta omongannya, sedangkan pihak BH omongannya toxic sejadi-jadinya kayak gak pernah disekolahin ortunya.

          Bisa dikatakan rumus pasti itu.

          🎣

          Editor
        • Hoiya kalau Mas Nug saya paham karna petugas keamanan warung tmc. Lha ini ampe nick lain pada saling hapal hihihhi. Ampe ke instagram segala ngertinya

          Guest
        • Mudah saja. Kalimat dengan susunan kata yang serupa, mencerminkan karakter dari orang yang nulis.
          Arah pembelaan dan hujatannya juga serupa, muncul di akun instagram blogger yang itu itu saja.
          Kalo mau ngetest, troll aja sedikit pasti langsung kepancing dan ilang ‘penyamarannya’.
          Si Mentegga dan si Soundwave juga gue tau orangnya siapa.
          Bedanya salah satu dari mereka pakai akun bodong, satunya pake akun real tapi digembok.
          Pola komentarnya di postingan MotoGP dan blogger2 sama persis kayak di kolom komentar blog sini dan sebelah sebelah.

          Wkwkwkwk…

          Editor
        • Damn, saya jadi pengen kopdar sama Om Nugie nih, hahaha.

          Kalo lewat depan rumah boleh mampir rumah saya Om Nug. Kalo suka ngopi lumayan ada banyak kopi enak nih. Tubruk, V60, Vietnam, Espresso, you name it.

          Guest
    • Lah SSS yg dianggap ngerepotin dan ACG yg dianggap mubazir di lamer yamaha ikutan pabrikan sebelah di mareh, ngak pada ngakuin.

      Guest
  16. beye senyum2 aja 😁
    dulu pas m1 potong fairing sana-sini, coak spakbor sana-sini tp gk jd dipake, ntah kpn akn dpake, udh kenyang dibuli sm 8h, skrg trnyta justru rcv yg ngikut desain eropa.. katanya yg pnting fungsionalitas..
    yah moga2 ad revisi lah desainnya biar gk wagu amat…

    Guest
  17. RCVM1GP22 nama yg cocok..
    Tinggal liat motor pabrikan lain apa akan lbh gila lagi design nya atau inovasi lain..
    Mesin inline suzuki dan yamaha semoga taun depan bejaban d trek lurus.. kykny desmodromic vs pneumatic msh berlanjut..

    Guest
    • Mesin in-line crosplane Yamaha ga akan pernah bisa bejaban dengan mesin V90 Drajat Ducati, karna itu sudah fitrahnya. Klo sampai selisihnya 4-5 km/jam di track lurus panjang dari Ducati, itu udah pencapain yang luar biasa bagi mesin in-line crosplane

      Guest
      • Penasaran juga gimana Yamaha & Suzuki ngulik motornya biar tetap bisa menghadapi gempuran para pengguna V4. Motor motor V4 sekarang khususnya Ducati udah mantep banget di tikungan ditambah lagi mereka punya rider rider macam Pecco & Martin yg kemampuan menikungnya bagus.

        Guest
      • Bukannya dulu Yamaha berhasil bikin M1 yg balance (power di straight lumayan + nikungnya juga bagus)? Pernah iseng nonton archive Motogp Qatar tahun 2005, itu m1 mbah Rossi bisa tetep nempel RC211V Melandri di straight dan juga pas lead agak susah disalip di straight.

        Guest
  18. Karena MM sudah hampir 90% pulih lagi maka MM meminta hon da untuk membuat motor yg beringas kayak taon 2081/2019 yg sdh bisa menyamai du cati di trek lurus walaupun masih suka godek² stirnya.
    Selamat datang MM dan RC213V yang dulu semoga tontonan motogp bisa jadi seru lagi karena hanya MM yg bisa nggodak du cati dan cucuk²an pada lap2 akhir.

    Guest
    • Kenyataan malah sebaliknya. Rangka ngejar karakter M1 dan GSXRR terbukti dari samping makin keliatan ‘tebal’ itu ciri khas rangka inline ato Ducati. Fairing jg ngikut Ducati krn kenyataannya Ducati adalah V4 terjinak ditikungan. MM mau naik motor liar? 2020 aja hampir bikin dia pensiun apalagi diliarin lagi. Kenyataannya skill Marquez ga setajam dulu lagi dan udah hal mustahil naik motor liar, HRC mau gamau harus mengM1kan segera RC213V kalo pengen Marquez juara dunia lagi. Krn skill Marquez yg sekarang udah ga cocok di motor liar.

      Guest
      • @akang

        Berarti bener, aetengah musim kmren rcv emang worst bike motgp donk, baru aetengah musim ini Jd lbh humanis dgn rangka baru…Dan ketambahan all new rcv 2022….

        Aero Ducati Mang no 1 tampaknya…

        Guest
        • Kayaknya Bukan Worst deh. Tp tidak seimbang antara Power dan Handling. Beda sama Yamaha yg handling udh OK to Power masih kurang bsa Menyaingi.. klo honda Powernya Berlebihan makanya handlingnya ga bsa Ngimbangin. Makanya ban serang Slip. Klo Ducati baru dah entah knp menurut gua skrng Jd Motor Paling Pas dr segala Sisi bahkan Satelitnya Juga Bagus”.

          Guest
      • Wkwkwk bisa ga sih sedikit aja menyadari bahwa yg worst adalah pembalapnya? Yamaha penampilannya lebih mengenaskan loh kalo ga ada Quartararo. Kenyataannya squad Repsol skrg diisi pembalap kelas 2 (Espargaro) dan pembalap yg abis patah lengan. Squad satelitnya diisi pembalap dgn skill rata2 jg. Apa yg lu harapkan dari Nakagami yg utk jadi dominan di moto2 aja kesulitan dan Alex Markus yg juara di moto2 aja nunggu kosong rival kuatnya pada naik kelas dan cuma ngelawan pembalap tua moto2 dan rookie dari moto3?

        Nah apa yg dilakuin HRC skrg adalah bikinin motor biar pembalap2 dgn skill rata2 dan yg skill nya udah menurun utk bisa kompetitif.

        Guest
  19. desain aduhai sepertinya sudah tidak diperdulikan lagi, contoh kentara yang knalpot undertail yang bikin miring dan sakit mata. Yang penting performa meskipun hanya menghasilakna sepersekian detik.
    Yamaha dan Suzuki yang masih mendingan desainnya.

    Guest
  20. mongomong nira niru, masih pada inget M1 yg masih dinaekin Max Biaggi gak ya? bentuk bulet2 macam motor 500cc jadul.. lalu si mbah pindah ke Yams bawa kru bedol desa, jreeeng fairing M1 jadi lancip2 futuristik ala RC211V.. 🤣

    Guest
  21. Buritan sepertinya SALADBOX, sepertinya team SWATnya HRC udah mengetahui dan mempelajari SALADnya ducati. karena memberikan efek positif akhirnya HRC membuat dengan bentuk beda tapi kinerja sama

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.