TMCBLOG.com – Setelah sembilan putaran kalender Kejuaraan Dunia Supersport FIM 2021, Akhirnnya DI seri Jerez kemarin Yamaha mengklaim Juara manufaktur di kelas Supersport (WSS) untuk Musim 2021 yang merupakan gelar kesembilan mereka. Dengan line-up 2021 yang kuat, Yamaha sampai 3 seri bersisa 2021 telah memenangkan kesemua 17 balapan sejauh ini di tahun 2021

Yamaha R6 yang memang mendominasi Lineup WSS 2021. Di Jerez saja dari 34 entri list, 26 diantaranya menggunakan Yamaha R6. Yamaha tercatat menang di 2021 dengan pembalap seperti Dominique Aegerter (Ten Kate Racing Yamaha), Steven Odendaal (Evan Bros. WorldSSP Yamaha Team), Manuel Gonzalez (Yamaha ParkinGo Team) dan Randy Krummenacher ( CM Racing).

Andrea Dosoli, Yamaha Motor Eropa, Manajer Road race: “Kami sangat bangga dengan pencapaian penting ini, memenangkan gelar Supersport untuk kelima kalinya berturut-turut sangat berarti. Yang pasti, itu membuktikan daya saing dan keandalan Yamaha R6 kami, tetapi terlebih lagi kerja keras yang dilakukan oleh tim kami dan pebalap.”

Dengan total perolehan Point 425 dan keunggulan 168 poin atas Kawasaki dengan sisa potensi 150 Point maksimum di 3 seri terakhir, Yamaha terkonfirmasi mengamankan Juara Manufaktur WSS 2021 di Circuito de Jerez – Angel Nieto sebagai gelar Kelima yang mereka peroleh secara berturut turut dengan Yamaha R6 | Based WSBK Info

 

15 COMMENTS

  1. R6 emang gak ada lawan ya, sayang standar euro harus bkin versi race only. Mgkn bisa dibuat lokal indo bisa laku dgn harga lebih terjangkau. Kayaknya seru kalau regulasi baru banyak merk masuk wss neh.

    Guest
  2. disatu sisi membosankan liat WSSP jd OMR Yamaha. di sisi lain regulasi baru membagongkan juga, masa ducati pake Panigale V2 dibolehkan 🤦‍♂️🤦‍♂️ pdhl line up mereka ada Supersport 950 dgn mesin 937cc, ini malah pake superbike offside jauuhh

    Guest
    • Jangan kata wss, wsbk yg kapasitasnya udah seragam aja malah ada lagi aturan yg ga diseragamin Dorna dengan alasan balap ga kompetitif. Di era Dorna ini wsbk dan kelas2 pendukungnya malah kaya manjain yg kalah dan kebiriin yg menang. Aneh kan pabrikan yg kalah harusnya ngejar ketertinggalan malah yg menang yg dikebiri dan yg kalah dikasih kelonggaran. Ducati V2 kondisi stock aja udah sekenceng bahkan lebih kenceng dari spek wss, malah diijinin masuk. Triumph 765 jg cuma mesin stok dikilik dikit dikombinasikan sasis prototipe bisa tembus 300km/jam dan time selisih nya cuma kurang dari 7 detik dibanding motogp.

      Guest
  3. Honda memang pernah juara 9x, sama seperti Yamaha.
    Tapi dominasi race saat CBR600 selalu menang championship tidak pernah seperti R6.
    CBR600 memang akhirnya bisa juara championship, tapi dalam race2 sepanjang tahun mendapatkan perlawanan dari R6, ZX-6R, maupun GSX-R600.

    Dominasi R6 sangat mengerikan.
    5 tahun terakhir, semakin tahun semakin mendominasi juara race.
    Bukan cuma podium 1, podium 1 – 5 pun sangat sering diborong R6.
    Gak heran kalau satu demi satu lawan2nya mengibarkan bendera putih.
    Tahun ini cuma Kawasaki dan MV Agusta yg berani melawan.
    Itu juga MV Agusta dgn kubikasi lebih besar.

    Wajar saja kalau Dorna mengubah regulasi agar pabrikan lain mau kembali bertarung di WSS.
    Walaupun dgn ide yg kelihatannya sangat membagongkan.
    Setidaknya di informasi awal yg masih minim detail regulasi

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.