TMCBLOG.com – Seperti kita ketahui selama beberapa tahun terakhir pada bagian T2 dan T3 di sirkuit Red Bull Ring – Austria menghadirkan bukan hanya close racing yang cepat namun juga beberapa kejadian yang mengerikan dan berpotensi fatal bagi para pembalap. Oleh karena itu untuk musim 2022, Red Bull Ring akan diubah tata-letaknya khusus di area tikungan 2 di mana di sana akan dibangun sebuah tikungan chicane baru.

Lanskap yang akan dibuat di area yang pada musim 2021 masih merupakan T2 kiri akan berupa chicane yang dimulai dengan tikungan ke kiri, lalu balas ke kanan dan akhirnya ke kiri lagi menuju ke area jalur menanjak arah barat laut yang saat ini disebut sebagai T3. Secara umum kehadiran chicane ini akan menambahkan satu tikungan lagi di daftar jadwal kalender sirkuit MotoGP yang tahun 2022 nanti akan menjadi host seri ke 14.

Tujuannya apa? Yang pertama jelas hadir dalam sudut pandang keselamatan di mana kehadiran chicane ini akan mengurangi kecepatan ketika pembalap menghadapi tikungan 3 (atau T4 nantinya setelah chicane baru selesai dibangun). Yang kedua, jelas menambah keseruan jalannya balap karena pihak sirkuit berjanji akan membuat chicane tersebut sebagai chicane cepat, bukan chicane dengan karakter lambat stop and go.

Secara umum, tata letak baru dengan kehadiran chicane tambahan ini terutama ditujukan untuk balapan sepeda motor produksi massal dan MotoGP, walau tentu juga dapat digunakan dalam seri balap mobil.

Menurut pihak sirkuit, fixed route dari trek sebelumnya akan dipertahankan dan nama kurva tidak akan berubah. Red Bull Ring dengan rute/layout original masih terdiri dari sepuluh tikungan dan akan tersedia dalam dua versi setelah proses renovasi. Formula 1 akan terus melaju tanpa chicane baru di masa depan, sementara itu pekerjaan konstruksi akan dimulai pada November 2021 ini agar dapat siap pada gelaran motorsport musim 2022.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

18 COMMENTS

  1. Kalo pemiliknya sultan mah ada komplain langsung eksekusi perbaiki.beda dengan cota kemaren.dah berapa tahun dikomplain bumpy masih aja dibiarkan.

    Guest
    • Masalah bumpy di CoTA bukan disebabkan karena konstruksi permukaan track doang, tapi lebih complex, karena masalah utamanya ada jauh di bawah aspal itu sendiri. Struktur tanah tempat sirkuit ini dibangun punya karakter tanahnya mudah bergerak. Jadi overlaying aspal sirkuit gak secara instan nyelesaiin masalah bumpy di CoTA.

      Editor
    • masalah COTA itu bener2 kompleks,
      1. struktur tanah yg labil seperti sponge, kalau hujan dia mengembang, kalo kemarau dia menyusut,
      2. krn struktur tanah yg labil, sebenarnya udah ada solusi engineering nya, tapi sygnya pihak kontraktor pengembang tidak mengeksekusi nya sesuai rancang bangun yg ada demi mengurangi biaya pembangunan sirkuit. Terutama bagian drainase dan lapisan dasar trek yg dikabarkan bermasalah.
      3. kalo mau diperbaiki maka harus membongkar seluruh lapisan trek dan drainasenya yg tentu biayanya ga sedikit, sedangkan tau sendiri keadaan pandemi memperburuk situasi ekonomi. Mereka melakukan resurfacing sebagian permukaan trek kemaren di 2020 tujuannya hanya sekedar show off aja,
      4. denger2 COTA dan semua properti disekelilingnya mau dijual oleh pemiliknya,

      gw yakin sekelas Redbull pun ga akan sanggup mengatasi nya,,

      Guest
  2. Kalau sirkuit kenapa gg dibangun biar bisa doubel arah ya.. bisa dibuat cw atau ccw.. jadi lebih seru.. tahun ini arah cw.. tahun depan jadi ccw…

    Tinggal nambah sisi gravel..

    Cmiiw…

    Guest
    • mungkin susah untuk diaplikasikan
      ga hanya gravel trap yg harus dipikirkan
      ada hal lain juga
      misalnya bagaimana dengan jalan masuk/keluar Pit
      atau area run outnya apakah cukup aman atau tidak bila arah race-nya di reverse

      Trek Misano barangkali masih memungkinkan bila di reverse

      Guest
  3. Rekor laptimenya ga akan terpecahkan dong
    Atau di-reset lagi ya?Catalunya tahun” kemarin saat pake tikungan FI di-reset lagi g ya?g merhatiin

    Guest
  4. setelah T1 biasanya memang pembalap jaraknya deket, jadi masuk tikungan yang baru ini membuat aksi overtake bisa terjadi

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.