TMCBLOG.com – Lah bukannya sudah confirmed, kenapa masih ada potensi skenario lain buat Raul Fernandez?? Sobat sekalian, kontributor TMCblog, Manuel Pecino membawa banyak sekali cerita dari paddock Misano-2 2021 termasuk salah satunya cerita mengenai skenario lain untuk Raul Fernandez. Yes secara umum Raul Fernandez memang sudah dikonfirmasi oleh KTM yang merasa takut talentanya ini dicaplok oleh pabrikan lain langsung ke kelas MotoGP tahun depan bersama Tech3. Namun ternyata kasak-kusuk di dalam paddock sedikit berbeda, Fernandez diceritakan agak marah di Misano 2, bukan karena kejadian crash, namun karena ada sesuatu terjadi antara dirinya dan KTM. Silahkan simak oleh-oleh dari Manuel ini sob  . .

Terakhir kita tahu Raul akan membalap tahun 2022 di KTM. Ya,.. namun sesuatu bisa berubah. Jadi sebenarnya pintu buat Raul Fernandez ke Yamaha masih terbuka dengan skenario tertentu yang hampir sulit untuk ditebak untuk seseorang yang saat ini belum membaca artikel ini sampai tuntas terutama karena kita semua ketahui situasi Yamaha saat ini adalah ke empat seat untuk 2022 sudah penuh dengan beberapa pembalap seperti Andrea Dovizioso dan Darryn Binder akan mengakhiri kontraknya di akhir 2022.

Jadi saat Raul mengatakan ya untuk membalap bersama KTM tahun depan adalah ia ingin KTM bisa menempatkan adiknya (Adrian Fernandez) tahun 2022 di tim KTM yang kuat juga. Pada kenyataannya Adrian sampai saat ini masih belum menemukan perkiraan di mana ia akan membalap tahun depan. Ini lah yang membuat Raul merasa agak ‘dikhianati’ oleh KTM dan sepertinya ini lah yang mentrigger untuk mencari jalur lain lewat Yamaha.

Keadaan Raul Fernandez saat ini adalah ia terikat klausul kontrak yang besar dengan KTM termasuk angka penalti yang cukup besar jika ia membatalkan kontrak sepihak dan pindah ke pabrikan MotoGP lain. Namun biaya penalti jika Raul pindah ke tim lain di kategori Moto2 lebih sedikit atau lebih terjangkau.

Dan celah klausul inilah yang membuka jalur lain di mana Raul bisa pindah ke team Moto2 yang berhubungan dengan Yamaha tahun depan yakni Yamaha VR46 Master Camp team dengan garansi seat Dovizioso plus motor factory spec di musim 2023 nanti. Secara umum duet nama yang digadangkan saat ini untuk team ini Manuel Gonzalez dan Kemith Kubo masih belum 100% ketok palu. Yang berarti benar-benar masih bisa berubah.

Raul Sendiri pada dasarnya sampai saat ia ditunjuk oleh KTM untuk membalap motoGP tahun depan tidak memiliki ambisi khusus untuk pergi ke MotoGP tahun depan setelah hanya setahun berkompetisi di Moto2. Jadi ya, dari sudut pandang sistem team dan Raul Fernandez sendiri skenario 2022 stay di Moto2 sudah cukup klop. Walaupun entah apa yang mungkin bisa terjadi jika misalnya Raul berhasil menjadi juara dunia Moto2 di musim 2021 ini . . .

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

46 COMMENTS

    • agak aneh jika melihat profesionalisme & budaya kerja orang eropa masih main nepotisme (dari sudut pandang media dan pembaca) agar keluarganya bisa diberi jalan.
      sepertinya memang cari2 celah si raul agar tidak naik ke ktm motogp
      krn sudah rahasia umum, yamaha lebih user friendly untuk rookie dibanding pabrikan lain
      setidaknya untuk musim pertama gak jeblok2 amat, masih bisa memperpanjang karir di motogp

      Guest
    • berkaca dr nasib Iker, lebih baik emg Raul cari alternatif KTM,, masih jauh lebih baik Raul gabung dgn Aprilia drpd harus gabung dgn KTM,
      jadi wajar kalo Raul akan terus cari2 alasan keluar dr belenggu KTM dan pergi ke Yamaha mumpung mereka menunjukkan minat yg besar utk meminang, kesempatan tidak datang dua kali loh,,

      Guest
      • Better ke pabrikan Jepang.. mereka selalu menghargai pembalap nya. Liat aja terakhir si Leon Haslam di WSBK, Lorenzo di HRC, Vale di Yamaha… Gak ada rider yg di campakkan begitu aja kyk Lecuona di KTM yg msh umur 22 thn. Tidak ada kasus kyk Lorenzo di Ducati..

        Guest
      • Aprilia? Bradl, Batistuta, Mas Selow dan Scott Emulsion kayanya ga bakal sepakat wkwkwk

        Yg setuju Aprilia paling cuma Aleix Espargaro ama Andrea Iannone, karena cuma Aprilia yg mau nampung mereka berdua

        Guest
        • patokan gw di performa stabilnya RSGP musim ini, kalo dibandingin RC16 sih masih lebih baik RSGP, tapi kalo urusan management pembalap emg ga ada yg bisa ngalahin pabrikan Jepang,

          Guest
    • Makin panjang komen, makin besar kemungkinan gagal tayang om. Kalo saya mensiasatinya dibikin berseri (dipotong2) hueheheheh.

      Guest
  1. Tindakan berani zarco yg memutus kontrak di tengah jlan membuat kontrak saat ini bukan lh sebuah jaminan pasti 100%. Lorenjo dan vinales udah mengikuti jejakny

    Guest
  2. Bakal Gagal jurdun moto2 nih kalau seperti ini. KTM merasa kecewa. apalagi posisi poin menguntungkan gardner.

    kalau tahun depan tetap di moto2 dan superior seperti mm dulu di moto2 bakal ngeri saat naik ke motogp bersama yamaha motogp nanti.

    saat itu terjadi yg ditakutkan adalah Fabio seperti Zarco, apa itu? junior yg lebih hebat dan akhirnya minder dan pencapaian jadi drop.. ujung2nya pindah pabrikan.

    Guest
    • @arashi
      ya masa kudu dijelasin kalimat per kalimat? liat konteks donk.. anggap aja yg gak sesuai dgn oponi lo dianggap epbeha.. padahal tinggal sanggah aja, beres tanpa harus melabelkan sbg apaan.. yg kebiasaan membawa2 dikotomi epbeha dan epbenyek ya epbenyek sendiri.. btw lo id arashi bukannya harusnya epbees?

      Guest
    • Rc211v dan rc212v adlh motor yg user friendly itu terlihat dri rider tim satelit pun ikut berlumba juara seri dan bhkN 3x runner up. Rcv celeng kesurupan kyk skrg itu setelah pemberlakuan single ecu

      Guest
  3. Wkwkwk,Dovi cuma setahun dong cuma buat meyakinkan si withU biar jadi sponsor utama, setelah itu bye bye,atau malah kayak savadori dicopot tengah jalan ?

    Bakalan Mencak mencak lagi,bahkan mungkin lebih marah dibanding saat di ducati

    Guest
    • Juara dulu baru bicara,motogp sangat ketat masih ada sang raja mm93,jm36,fq20,pb63,Dll.kalau dia bisa kompetitif bersama ktm,akan sangat mudah kompetitif dengan yamaha.contoh rossi,morbi,mungkin dovi juga akan kompetitif juga

      Guest
  4. Yamaha juga bisa menampung adiknya di moto3,kalo beneran ngebet pengen Raul Gonzalez,di sky VR46 kalo bisa meredam ego (must italy) nya,atau di tim mastercamp nya jg(kalo ga ada buatin khusus)

    Guest
  5. Saran buat Raul, control emosi, g usah panas2 dulu. Kalau gampang emosi bakal merugikan diri sendiri. M1 emang OK, tapi kalau nanti emosian mulu ya ga bakal optimal

    Guest
  6. Adenya suruh bayar kursi lagi aja kaya tahun, yang bayar kursi tim nya max biaggi sampe ngegusur alonso lopez. Untuk gak diperkarain ke jalur hukum tuh wkwk

    Guest
  7. koq macam di bola sih, ambil contoh Donnaruma, waktu kontrak di Milan dia nuntut kakaknya yg jg kiper disertakan dalam klausul kontrak, buat ditaro di tim B atau reserves.. entah emang pada dasarnya susah menggapai kesepakatan maka akhirnya PSG yg bisa memenuhi klausul itu, lalu terjadilah dia pindah ke PSG..
    bedanya kalo Raul Fernandez yg disertakan itu adeknya..

    Guest
  8. Jika 2023 Raul benar ke yamaha, maka satelit yamaha kedatangan 2 rookie, Raul & Toprak.
    Jika 2023 Taro tetap di yamaha, maka Dovi & Darryn yg tersingkir.
    Jika 2023 Taro pindah ke ducati, maka Dovi promosi ke tim pabrikan.

    Guest
  9. Ini cowonya Anjeli gw liat2 terlalu menggebu2, lagipula apa salahnya segera naik kelas bareng KTM? Takut senasib ama Casillas? Ato ngimpi bisa jadi Quartararo 2.0? Harusnya dia liat Brad Binder ato Miguel Oliveira, 2 nama itu kurang diminati ama pabrikan Jepang karena beda paspor. Tapi modal nekat mereka naik kelas bareng KTM udah berbuah juara seri, bahkan Binder bisa nangkring di posisi 6 klasemen sementara dan mungkin aja bisa masuk 5 besar kalo KTM bisa improve di 2 seri terakhir. Terlalu menggebu ngejar lobster ntar malah cuma dapet encu karena salah masuk kubangan, bukannya masuk ke kubangan di pantai malah masuk ke kubangan selokan deket pantai. Lorenzo terlalu menggebu pengen balik Yamaha ato Ducati setelah dipaksa pensiun karena finish terakhir di HRC malah akhirnya cuma jadi yutuber, Zarco ngebet naik RC213V ampe mecat diri sendiri dari KTM malah cuma ditaruh di Pramac jadi bemper Bagnaia. Ga ada salahnya ambil kesempatan, tunjukin bakat. Pasti pabrikan lain bakal minat kalo emg bagus.

    Guest
  10. Atas ane menggebu2 bgt, padahal klu baca postingan wak aji dr awal sampe akhir pasti paham kenapa raul marah.
    Nih ane rangkum biar faham
    Doi (raul) blm ada minat naek kelas (motogp) tp gara2 ktm takut raul di tikung yamaha. Ktm “memaksakan” raul buat naek ke motogp, raul yg awalnya ga mau naek kelas mungkin liat peluang biar bisa bantu adeknya dpt tim bagus. Dibuatlah negosiasi agar kedua belah fihak dapet apa yg di mau.
    Tapi musim balapan udh mau selesai nasib adeknya raul blm jelas, tapi raul udh terlanjur ttd kontrak motogp.
    Gitu ngab.

    Guest
  11. Juara dulu baru bicara,motogp sangat ketat masih ada sang raja mm93,jm36,fq20,pb63,Dll.kalau dia bisa kompetitif bersama ktm,akan sangat mudah kompetitif dengan yamaha.contoh rossi,morbi,mungkin dovi juga akan kompetitif juga

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.