TMCBLOG.com – Performa Pecco Bagnaia benar benar Luar Biasa sepanjang 23 Lap race yang dihentikan Red Flag Pasca Crashnya Lecuona dan pembalap Akamsi Miguel Oliveira. Pecco Bagnaia Tak Tersentuh sepanjang Balapan  dan akhirnnya menjuarai Race Di Algarve ini dari posisi start Pole Positionnnya. Dan ini adalah catatan podium ke 8 yang ditorehkan Bagnaia termasuk di dalamnya Kemenangan seri ke 3 yang diperoleh oleh salah satu anak didik dari VR46 Academy ini. Semenjak sesi FP3 dan FP4 kemarin sudah ketahuan bahwa Joan Mir punya sesuatu Untuk Balapan, dan ternyata benar  . . walaupun Ia gagal memberikan perlawanan ke Pecco namun ia berhasil finish posisi dua dan kabur dari Rongrongan Pembalap Ducati lainnya yakni Jack Miller yang berhasil finish Posisi Podium ke tiga. Mir berhasil menyamakan Perolehan tertingginya di Styria sementara Buat Jack Miller ini adalah Momentum Podiumnya kembali setelah terakhir naik podium di seri catalunya, 10 seri yang lalu . . lama juga yah !

Dengan hasil MotoGP Algarve ini Jarak antara Quartararo yang sudah segel gelar Juara dunia ke Bagnaia menjadi 40 Point. Sementara Jarak Bagnaia ke Mir di posiis tiga Championship sementara adalah 32 Point. Dengan sisa satu balapan di Valencia yang hanya menyediakan maksimum 25 point maka  Ini mengartikan Pecco Bagnaia terkonfirmasi Menjadi Runner Up MotoGP 2021 dan akan memperoleh Mendali perak nanti di FIM Gala.

Secara umum Posisi 1,2 dan 3 Championship pembalap sudah terkonfirmasi dimana Posisi ketiga sudah pasti diperoleh Juara dunia tahun lalu Joan Mir yang berjarak 30 point ke Jack Miller di posisi 4

Dengan Kemenangan Bagnaia dan finisher terbaik yamaha ada di posisi 13 yakni Valentino Rossi Maka dapat dipastikan Ducati yang telah mengumpulkan 332 point tak akan bisa dikejar sebagai Manufaktur terbaik 2021 oleh Yamaha yang berjarak 34 Point. Yamaha Pun sudah pasti Posisi kedua Manufaktur 2021 ini. Dengan kepastian ini, Yamaha Gagal Meraih triple Crown di 2021 ini

Menjelang satu seri balapan Lagi di Valencia Ducati lenovo memimpin Championship team terbaik 2021 dengan Jarak 28 Point dari Yamaha. Sementara itu Juara team 2021 masih terbuka menunggu hasil dari race finale Pekan depan di Valencia

Johan Zarco dengan Jarak 50 point dari kejaran Aleix Espargaro yang Crash di Algarve sudah dapat dipastikan menyegel Titel pembalap Satelit/ Independent terbaik Musim 2021 ini.

Sementara itu Titel team Independent terbaik 2021 sudah disegel Oleh Pramac Racing di race race terdahulu sob. Tinggal LCR Honda nih yang malah Kena pressure di Posisi dua dari Avintia Ducati jelang seri Finale di valencia pekan depan.

Enea bastianini masih memimpin Raihan Sementara Rookie Of The year 2021 dengan Jarak hanya 3 point dari kejaran Jorge Martin. Jelas gelar ini akan menjadi salah satu highlite pada Balapan terakhir di Sirkuit Ricardo Tormo pekan depan. So jadi akan ada paling tidak dua lagi gelar yang belum terkonfirmai untuk 2021 ini jelan balapan terakhir. Rookie of The year dan team Terbaik 2021

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

31 COMMENTS

  1. berat juga nih buat juara tim utk MEYFR,,
    gw akhir2 ini suka jengkel liat start Quartararo yg buruk,, jadi buang2 waktu,
    Ducati dgn 6 motornya berhasil juara Konstruktor dan juga sepertinya diambang juara tim nih,, gmn musim depan dgn 8 motornya ya ?

    Guest
    • nyalip 1 ducati aja susah, apalagi 8. kayanya taun depan banyak race yg pos 1 2 ny di depan sisanya numpuk di belakang. tapi salah pabrikan lain juga yg ga mampu buat nyediain banyak motor

      Guest
    • Motornya ada berapa brok itung… Ada 6.. tahun depan? Ada 8. Kalo motornya banyak, ya datanya banyak. Makanya bisa develop jauh. Coba liat Suzuki, Aprilia? Mereka kalo development mana bisa eksplosif, timnya jauh lebih kecil, datanya jauh lebih sedikit.

      Guest
  2. melihat potensi sekarang
    fix tahun depan kyknya ducati
    mudah juara dunia …

    yamaha harus berbenah dengan
    power motornya ..

    Guest
  3. Semalam berharap lekuono bisa finish dengan hasil bagus. Setidaknya pergi dengan kepala tegak dari motogp. Eeehh..malah dnf. Ngajak olivia pulak.

    Guest
  4. Beban quartararo makin berat taun depan, selain sang Juara dunia motogp, tapi juga berjuang sendiri di podium.

    Morbidelli, Dovizioso, Darryn binder gak bisa di ajak collab

    Darryn namanya udah tercoreng oleh fans Italia ketika race kemarin “Seruduk Foggia”

    Morbidelli entah gimana belom sampe ke performanya yang kuat

    Dovizioso ngisi waktu luang masa masa pensiun

    Guest
  5. Taon depan Yamaha factory harus hati hati klo cm taro yg bisa kompetitip naik M1 ya bahaya, bisa ilang mahkota di samber pasukan ducati

    Guest
  6. Susah sih monster ngejar poin tim,paling maksimal quartararo ngumpulin poin 25 sedangkan morbi bisa dilihat sendiri masih angin anginan, sedangkan duo lenovo presentase nya lebih tinggi untuk makin memperlebar jarak lagi
    ~
    Dan untuk Martin,ini perang gengsi sih karna dia pake desmo termutakhir harus bisa juara, walaupun yaa ada alasan dibalik itu jg kayak cedera dan harus absen lama dipertengahan musim

    Guest
  7. Gmana gak bakal terus juara konstruktor,team,runner up motornya saja 6 eh nanti 8 hehe. Semalam kayak adil buat fabio peco. Sebelumnya peco dlosor bkin jurdun ,semalam fabio yg dlosor buat gagal triple crown. Tapi tetap seh jurdun ya yg tercatat manis dan jg pollsiter terbaik yg dptkan bmw

    Guest
  8. Yang tragis, MVK12 ternyata bener2 struggle di race td malem
    Semoga musim 2022 bisa nyodok ke depan, kalo posisi bawah trs bisa kena mental lagi

    Guest
  9. Biarlah Ducati mendapatkan apa yg mereka kejar… Motor lebih berperan dari pembalap = gelar konstruktor. Karena kalo ampe dapet juara dunia pembalap, artinya pembalap lebih berperan dibanding motor, contoh gelar Stoner di 2007 wkwkwk

    Selama Ducati ga rubah cara pandangnya, selama itu pula Ducati cuma dapet gelar konstruktor dan mentok2 runner up di klasemen pembalap.

    Guest
  10. Aturan pole sitter kayaknya harus evaluasi, masak poin pole mirip poin championship? Kecuali kalo formatnya superpole, boleh deh pake itung-itungan

    Guest
  11. Andaikan di Misano Pecco tidak jatuh, maka perebutan juara akan lanjut sampai Valencia dengan selisih 13 point.
    Andaikan kemarin Taro belum Juara Dubia, saya yakin tidak akan ada Red Flag

    Guest
    • Andaikan kmrn Taro juga gak crash dan gak kececer ..

      Andaikan kmrn Rossi podium…

      Andaikan kmrn Marini yg juara…

      Andaikan vinales juga podium..

      Bani andai-andai mah kebanyakan permutasinya

      Guest
  12. 2021 Mir telat dpt Rear Holeshot, Rins bolak balik ndlosor + Suzuki tdk ada Manager Tim tp Mir msh juara 3, Konstruktor dan Tim jg masih posisi 3, Suzuki saat ini sdh seimbang H, D, Y dan D. bahkan KTM pun sdh mulai kompetitif jika Aprilia 2022 jg kompetitif Motogp olahraga paling seru krn paling kompetitif.

    Guest
  13. sendirian darimana,,lah vinales jg bantu poin banyak,,rossi ama morbi aja yg gak banyak andil,,,blm sekelas mm lah bener bener sendiri an aja poinnya udh 400 lbh dan jatoh sekali jg,,plus rekan setim ama pasukan honda lain jg keteteran

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.