TMCBLOG.com – Casey Stoner dan Valentino Rossi sama-sama sudah pensiun dari dunia balap motor prototipe MotoGP. Keduanya pun sudah bertemu dengan hangat saat keduanya sudah sama-sama bertitel pensiunan, saling bertegur sapa, saling mengumbar pujian terhadap satu sama lain, dan bahkan bertukar helm dipertengahan November 2021 yang lalu. Namun semua ini tidak menahan Casey Stoner untuk blak-blakan kepada Dazn mengenai karakter Valentino Rossi ketika pada masa jayanya dan ketika mulai banyak pembalap muda merongrong tahtanya.

Casey Stoner dan Valentino Rossi adalah dua nama besar yang menandai satu generasi kejuaraan dunia MotoGP. Rivalitas keduanya selalu hadir di paddock di saat keduanya aktif terutama sejak mengingat kejadian 2008 dimana keduanya terlihat aksi overtaking Rossi yang dilakukan dari area off-track sebelah kanan tikungan Cork Screw. Semenjak itu FIX hubungan keduanya goyah dan akhirnya putus untuk selamanya di Grand Prix Spanyol 2011, ketika pembalap Australia itu ‘memuji’ Valentino dengan kalimat bahwa ambisinya telah melampaui bakatnya.

Casey Stoner tidak ragu untuk mengatakan semua yang dia ketahui tentang juara dunia sembilan kali dalam sebuah film dokumenter dengan DAZN Italia. Pembalap Australia ini terus mempertahankan reputasi kejujurannya selama bertahun-tahun dan meskipun persaingan mereka telah mereda sejalan dengan berakhirnya karir balap juara dunia dua kali itu, pemikirannya tidak berubah.

“Dia selalu baik kepada saya sampai saya menjadi saingan. Setiap momen musim itu adalah Kami berdua menaruh kepala dan hati kami ke dalam kejuaraan itu, tetapi dia senang melakukannya. Bermain dengan pikirannya.” Begitu kata Stoner.

Valentino Rossi memenangkan musim 2008 dan 2009. Namun pada 2010, Jorge Lorenzo mengalahkan mereka berdua. Tapi Stoner belum menyampaikan kata terakhirnya. Pembalap Australia itu mengucapkan selamat tinggal kepada Ducati untuk membuat lompatan ke Honda, sebuah merek yang dia yakini akan mampu melawan saingan abadinya -Rossi- yang saat itu karena perseteruan di internal dengan sisi box Jorge Lorenzo, pilih hengkang juga menggantikannya di pabrikan asal Borgo Panigale.

Berbicara tentang 2011  Casey tidak ragu untuk mengakui bahwa dia menikmati melihat Rossi menderita saat di Ducati dengan alasan tertentu. “Dia berbicara sangat buruk tentang saya, dia menyakiti tim di atas segalanya. Dia mengatakan bahwa dia akan mengubah sepeda motor menjadi lebih baik walaupun akhirnya dia malah membuatnya lebih buruk.” Sementara itu Casey waktunya bersama HRC dengan langsung meraih gelar juara dunia keduanya.

Namun begitu Casey tidak juga sungkan untuk mengakui bahwa Valentino Rossi memang ‘something else’ “Seorang pembalap terbaik pada masanya, terutama di awal tahun 2000-an. Dia mampu melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan orang lain.” Begitu kata Stoner.

“Dia berada di level lain. Lalu ketika Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan saya tiba. Dia sama sekali tidak lebih unggul dari kami.” Dan kemudian, menurut pembalap Australia itu setelah itu Vale memulai ‘permainan di luar trek’. “Ketika Anda mencoba memainkan permainan pikiran ini dengan orang-orang yang tidak bekerja sama dengan mereka, pada akhirnya Anda hanya membuat musuh. Mereka melihatnya sebagai musuhnya, dan dia melakukan hal yang sama dengan Márquez. Sejak saat itu saya tidak lagi ingin menjadi temannya, saya tidak lagi ingin bermain adil.” Begitu Stoner memberikan kesimpulan akhir.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

81 COMMENTS

    • Suka ama si casey n cal klo soal kejujuran nya. G pake tedeng aling2 lagi, bahkan ke pabrikan sang pemberi kerja pun langsung njeplak aja klo ada yg g sesuai

      Guest
    • Balapan motoGP paling seru itu saat era dimana 4 allien motoGP berada dalam satu balapan yg sama.

      “Valentino Rossi berada di level lain. Lalu ketika Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa dan saya tiba, Dia sama sekali tidak lebih unggul dari kami.” kata Stoner.

      Bayangkan saja, ada 4 pembalap jagoan yg setara dan saling mengalahkan dalam balapan yg sama.

      Guest
    • Mungkin itu maksudnya dia mau bilang kalo Rossi orang terjadul.

      Jadi kalo pake sistem lawas ya memang dia yg paling jago.

      Guest
  1. Rossi juga lah yg mem veto langkah Yamaha yg ingin merekrut Stoner di tahun 2007,

    dan menarik nih menunggu Rossi juga spill2 tentang kejadian2 behind the scene di sepanjang karirnya, mungkin 2 atau 3 tahun lagi kita akan mendengar pernyataan2 mengejutkan dr seorang legend,

    Guest
  2. Kenyataan sih. Hampir semua saingan Rossi dianggap FB nya sebagai musuh. Yang paling parah tentu Marquez, yang dengan mudah mempermainkan si Mbah sampai dia sendiri yang lepas kendali.

    Guest
  3. Bukan kah rosi juga seneng mengalahkan stoner pakai motor ducati yg tercepat wktu itu sampai dapat julukan man vs machine. Stoner bertahun2 pakai ducati cm bisa juara 1x krn tidak bisa mengalahkan rosi sampai muntah2 di helm.

    Guest
  4. Begitulah casey, bukan rossi namanya kalo ga suka nyari musuh. Parahnya lagi, kabarnya waktu stoner kemarin bertamu ke paddock ada orang internal yammaha yg ngelarang dia ketemu rossi. Siapakah itu?

    Guest
  5. yang menarik dulu adalah Yamaha prnah ingin menggaet CS27 untum jd team mate Rossi sebelum plihan ke Lorenzo. tapi ada yg mghalangi. entah berita itu benar atau tidak. kalau andai dulu trjadi, wah ngeri juga tuh

    Guest
    • Bener. Berita 2006 sih malah gamblang nyebut Rossi yg nolak Stoner karena dia senegara ama Burgess dan takut Burgess kepecah le rookie, alhasil Stoner rundingan ama Honda Pons, eh malah Pons Racing ga main di 2006 akhirnya Cecchinello bikinin tim motogp terlebih saat itu ada banyak sdm Pons Motogp yg bisa direkrut LCR ditaon pertama.

      Guest
      • Juara apa dulu? Seri apa dunia? Kalo dunia jelas Rossi 4X bareng Yamaha, Lorenzo 3X. Which is Rossi masih lebih banyak juara dunia di Yamaha dari Lorenzo.

        Guest
  6. Hmmm…status pensiun emang bkin bebas buat umbar uneg2 pribadi di tmbah yg di omong pun jg sm2 pensiun…bebaskan ekspresimu stuner
    Tinggal nunggu komen balasan wkwkwk,ato mngkin si mbah msih sibuk buat prepare tim dn rncn balap r4nya

    Guest
  7. Stoner ini orang pertama yg bisa kalahin Rossi dgn skill, wajar Rossi dari awal aja ngehalangin Stoner masuk Yamaha dan saat juara dgn Ducati dikerdilkan prestasinya sambil bilang elektronik Ducati terbaik kala itu, padahal nyatanya terbapuk. Stonee cuma dapet keuntungan top speed tapi handling celeng, akselerasi kelewat badak, dan sulit kontrol di tikungan sementara Rossi dapet semua senjata yg ga dipunyai Stoner. Kalo valeban kala itu agak mikir, pasti bakal bilang ‘kalah ye kalah aje gausah banyak alesan’, bukan malah mengamini bualan Rossi dsn jadiin Stoner public enemy mereka.

    Guest
      • 🤭🤭🤭 anak tk juga tau 9 lebih dari mentok 2 biji. bahkan seorang marquez pun belum bisa menyamai rekor si mbah

        Guest
      • Benar…
        Saat ini MM93 belum melampaui jumlah gelar juara VR46 (selisih 1 gelar), dan untung saja MM93 cedera parah sehingga harus kehilangan musim 2020 dan 2021 pada saat MM93 sangat dominan.

        Jika tidak cedera, besar kemungkinan raihan gelar juara MM93 sudah melampaui VR46 saat VR46 masih aktif balapan.

        Namun untuk rekor, banyak catatan rekor yg dulu tercatat atas nama VR46 maupun pembalap lain, sekarang tercatat atas nama MM93.

        Guest
    • standar janda fumiyem zealot:
      1. di atas April, HonHon, Yahaha:
      “kami adalah Jojo”
      2. di atas Ducita:
      “semua salah Mikey” 🤣
      ngaku ajalah kalo yg bisa jinakin banteng buas racikan Preziosi cuma Kang Batu.

      Guest
    • Bukannya CS ngalahin Rossi 2007? mau masuknya 2006?
      “Berita 2006 sih malah gamblang nyebut Rossi yg nolak Stoner karena dia senegara ama Burgess dan takut Burgess kepecah le rookie,”
      2006 itu yg menang Hayden

      Guest
      • Joni
        Ya bener, berita di tahun 2006. Karena musim kompetisi 2006 adalah musim rookie nya Stoner di MotoGP.
        Dulu rumornya Stoner gagal masuk ke Yamaha di 2006 karena Vale khawatir chief-nya yang asal Australia itu bakal berpaling melayani rider Australia juga kalau ada di kandang yang sama atas dasar nasionalisme.

        Editor
      • Nah itu dijelasin kang editor. Lagipula komen gw sebenernya jg udah jelas tapi lu potong separo biar seolah rancu. Bukan soal siapa yg kalahin Rossi di 2006, tapi nyatanya Yamaha (2006 jadi Camel Yamaha) emg ngincer Stoner bahkan kabar lama mengatakan alasan Repsol Honda narik Pedrosa ketimbang menaati kontrak Sebastian Porto ya karena HRC takut Yamaha punya bintang baru jadi mereka buru2 ambil Pedrosa dari Telefonica Movistar (awalnya Pedrosa mau ditaruh di Gresini ama Telefonica) dan ga jadi naikin Porto ke Repsol Honda. Jadi sedari awal sebenernya Stoner mau masuk Yamaha karena mulai 2006 Camel pengen bawa Stoner, tapi akhirnya tertolak, rundingan ama tim lama Camel (Honda Pons) malah itu tim cabut mungkin ada sebab-akibat ditinggal Camel ke Yamaha. Cuma emang masih rejeki, LCR ambil kesempatan ngisi jok kosong Pons dan orbitin Stoner ke GP. Tapi Stoner pada akhir 2006 menarik minat Ducati, sebaliknya Camel ga perpanjang sponsorship selain karena larangan sponsor tokok nampilin logo jg kemungkinan karena Stoner ga jadi masuk sono.

        Guest
    • Jadi emang Stoner udh kebaca skill nya sama Rossi sebelum Yamaha berniat merekrutnya..Dan Yamaha jg cukup beruntung rekrut Lorenzo yg bisa juara dunia juga. Malah mulai mengusik masa2 emas Rossi bersama Yamaha. Hingga Rossi cemburu..

      Guest
      • Karena kalo Rossi ga ngasih veto ke Stoner maka kemungkinan 2008 dia harus keluar dari Yamaha entah masuk Ducati ato pindah F1. Duet Lorenzo-Stoner di Yamaha bakal jadi duet maut.

        Guest
        • Dan mau ke ferrari f1 pun malah diveto montezemolo presiden ferrari saat itu, yang lebih demen kimi.

          Guest
        • Ya itu sih jelas, Rossi diprediksi bakal jadi ayam sayur di F1. Ferrari ga mau sia2in 1 seat buat sunmorian mantan pembalap motor. Rossi saat itu sebenernya jg udah ngebet pindah ke F1 tapi nyatanya ga beneran dapet tawaran di Ferrari.

          Guest
        • Nah dapet tawaran resmi atau engganya gw kurang tau detailnya, rumornya sih saat itu schumi dan jean todt yang kepengen vr46 buat ngisi seat ferrari buat jadi tandem schumi, saat itu pula montezemolo ngga suka ada super human di ferrari, jadilah keluar veto masukin kimi ke ferrari demi mengukuhkan kekuasaan montezemolo. Setelah mengunci gelar jurdun tiba² schumi umumin pensiun, begitu juga dengan todt yang tiba² keluar dari ferrari. Mungkin case jean todt ft schumi mirip² sama rumor super human di HRC beberapa tahun lalu yang tiba² suppo & nakamoto mendadak cabut dari HRC. Kok jadi oot yak komenan gw, dari bahas vr malah lompat ke masalah ferrari wkwk

          Guest
  8. Setidaknya casey udh punya pengalaman berharga mengalahkan 2x superstar motojipi dimasa jayanya… Sekarang hanya tinggal kenangan belaka buat diceritakan ke anak cucu kelak…

    Guest
  9. sepertinya si mbah jga sangat menderita gelar ke-10nya ga didapet hingga akhir hayatnya …..!!!

    upss people chmapion ding gelar ke-10nya dimata fumiem

    Guest
  10. Hal yang dilakukan Rossi adalah hal yang wajar, ketika ingin bertahta sebagai raja, yang harus dilakukan adalah menyingkirkan semua yang berpotensi menjadi pesaing. Semua dilakukan dengan berbagai cara

    Guest
  11. saya ngefans Rossi, tapi ngefans lainnya juga seperti Nicky Hayden bahkan nama depannya pernah saya pakai jadi nama beken saya zaman smp-sma. Pas masa Stoner jaya dulu saya lebih ngefans ke Ducati-nya yang kenceng banget, ternyata sampe sekarang paling kenceng.

    tahun berapa pas Stoner bilang “your ambition outweighs your talent” di film dokumenter, respect saya langsung luntur ke Stoner sih. Itu perkataan yang menurut saya sangat tidak pantas dikatakan ke pembalap yang udah jurdun beberapa kali, bahkan dengan motor yang masih inferior saat itu.

    jelas Stoner berbakat luar biasa. Bahkan mungkin paling berbakat setara Lorenzo dan mungkin Marc.

    Bagi saya yang ngefans Rossi, dia itu sebenernya bakatnya emang mungkin gak sebagus mereka2 itu, tapi justru itu saya ngefans, ketika dia kalah dia gak nyerah buat dapetin jurdun. Ya kadang dengan dengan cara yang terlalu nekad, tapi sekarang ngeliyat pembalap2 agresif macam Jack Miller, Joan Mir, dan Marc, saya pikir Rossi biasa saja jadinya saat itu. Malah bagi sebagian orang justru itu yang bikin MotoGP jadi seru. Lagian ini kan hiburan. Liat saja Verstappen vs Hamilton, jadi seru banget kan walau tingkah mereka kadang konyol.

    Guest
  12. Sroner pembalap dengan karakter unik. Pekerja keras,jujur,dan bermental baja.
    Tidak peduli dengan siapa dia berhadapan.
    Sangat jujur dengan dirinya,saat motor mulai berevolusi terlalu jauh dan dia tidak menikmatinya lalu dia tinggalkan begitu saja seolah grand prix hanyalah omong kosong.

    Sepertinya jika stoner lanjut mininal hingga pensiun bareng dengan lorenzo,motoGP menjadi tempat yg angker bagi lara rookie.

    Guest
    • Stoner lebih ke raw talent. Jujurnya semisal kayak JL99, nyeplos yang suka nyelekit buat yang denger.
      Tapi urusan mental dia gak cocok untuk berada di kompetisi ini. Ya itu juga karena perang mikrofon dan tetek bengeknya sih.

      Guest
  13. tidak lebih unggul namun mengalahkan jorge dan stoner dengan tambahan pedrosa di tahun 2008 dan 2009. efek kebanyakan mancing

    Guest
      • Mentega itu sales Yamaha sekaligus valeban, mangkanye saat Marquez menang terus dia uring2an sambil ngetek Dovi ampe dia bela2in bilang Dovi alien.

        *Buat yg paham track record mentega beserta nick ternakannya aja😅😅😅

        Guest
    • sensi amat, ya memang sama-sama cepat kok mereka berempat.

      Yang membedakan jam terbang.
      Mbah Ross mah gak diragukan lagi pengalamannya.

      Guest
  14. Segala sesuatu yang mbah oci lakukan di track ataupun di luar track terkesan membawa motojipi lebih bermarwah, membuat olahraga roda dua entertain tingkat prototype yang lebih berwarna di manapun tim yang menaungi nya. Ngga cuma balap saja tapi ada psywar ember sana sini dst. Grazie mbah oci.

    Guest
  15. Bisa juara 9x karena pada jaman itu saingan dalam hal paket motornya sedikit sekali karena berkaitan SDM dan tentunya duit, beda jaman sekarang persaingan lebih ketat

    Guest
  16. Sudah… Sudah …. Gini aja… Ada gak rider yang mau atau bisa membawa motor paling lemot bisa juara. Gitu aja deh .
    Soalnya kalau motor sudah kenceng pasti mudah dalam proses membawa nya sebagai juara.

    Guest
    • Mudah.???? Trus apa kabr Lorenzo di HRC. Rossi bersama Ducati .. dan Dovi bersama Ducati.. semua jenis motor butuh Pemahaman dri pembalap untuk nyetel dgn Gaya berkendaranya. Karna tiap tahun mesin berevolusi. Semakin cepat. Dan ingat faktor ban juga. Strategi

      Guest
    • dion,,ada namanya kenny roberts jr,,suzuki saat itu inferior dibanding honda dan yamaha,,bisa tu jurdun ditahun 2000

      Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.