TMCBLOG.com – Walaupun Sesungguhnya Saat ini kita sedang dalam Keadaan Off Season dimana Bahkan hadir pelarangan Kegiatan Di sirkuit dengan Motor MotoGP Seperti Pengetesan Baik Oleh pembalap permanen maupun Test Rider, namun Kita pada dasarnya dalam 1 Bulan lebih beberapa hari lagi akan bertemu dengan kegiatan MotoGP 2022 pertama yakni test Pra-Musim Di Sirkuit Sepang. Namun Kabarnya Sesi Test nanti akan dilakukan dengan sangat Ketat dan Akan kembali menerapkan Safety bubble Ala MotoGP yang Bisanya Jauh lebih ketat dari WSBK . . Dan Jujur ini membuat tmcblog sedniri berfikir dua Kali Untuk Meneruskan rencana Meliput langsung ke Sepang Nanti.

Shakedown test yang biasnanya hanya di Ikuti Oleh test Rider, Pembalap Pabrikan Konsesi ( Aprilia) dan Pembalap Rookie akan diadakan dari 31 Januari hingga 2 Februari 2022. Test Persiapan ini akan dilanjutkan dengan Tes sebenarnya yang akan berlangsung 5 hingga 6 Februari 2022 dimana semua pembalap reguler 2022 akan dapat menguji prototipe baru secara bebas. Dan ini Sekali lagi akan menjadi tahun Pertama Buat Sepang dalam Kondisi darurat Covid menjadi Tuan Rumah Test Pra-Musim MotoGP.

Kalau Ditanya Kenapa Sepang selalu Menjadi Tempat test Pra Musim ? Jawabannya adalah selain Kondisi Demografi yang memungkinkan dimana Tidak didera Musim dingin, Penunjukan sepang seperti penunjukan Kenalap Losail umumnya Jadi race Pembuka dan valencia Sebagai race Finale ( penutup )  . . yap karena semua itu tercantum di Dalam Klausul Kontrak antara Dorna dengan Sirkuit Sob.

Dorna ingin mencoba Perjalanan jauh setelah WorldSBK terbukti berhasil melakukan beberapa Perjalanan Overseas termasuk Sirkuit Mandalika pada November 2021 yang lalu. Tes pramusim MotoGP kedua dan terakhir akan diadakan di Madnalika mulai 11-13 Februari. Namun begitu diperkirakan saat Test berlangsung, Pandemi Coronavirus berlum selesai dan akan terus memaksa kita semua untuk tetap waspada.

Saat ini dikabarkan sudah Banyak pembalap yang telah mengambil dosis ketiga vaksin untuk dapat melakukan perjalanan dengan pesawat, itu hanya langkah pertama. Buat peraturan dorna sendiri, Untuk masuk paddock minimal harus membuktikan telah melakukan vaksinasi ganda, sebelum keberangkatan diperlukan hasil swab negatif yang dilakukan dalam 48 jam sebelumnya. Semua gerakan dan kontak harus direkam, dapat dilacak dan Dilakukan dalam sebuah gelembung keselamatan yang ketat ( safety bubble )

Safety Bubble Dorna yang akan diterapkan di Malaysia dan Indonesia nanti sudah cukup terkenal ketat dan hasilnya Minim banget kasus ‘Tertembus virus’. Pihak berwenang Malaysia misalnya, telah menetapkan bahwa semua peserta, anggota tim, dan media harus menginap di salah satu dari dua hotel yang terdaftar, Yakni Sama-Sama Hotel dan Movenpick Hotel di dekat KLIA. Setibanya di hotel, semua anggota rombongan akan menjalani tes PCR lagi dan mengisolasi diri di kamar hotel mereka antara 12 dan 24 jam hingga hasil test diumumkan.

Pergerakan yang tidak melibatkan rute hotel-sirkuit sepang akan dilarang. Di satu sisi, ini pertanda baik, karena Jika Acara test Di Sepang dan Mandalika nanti berhasil Maka akan menunjukkan bahwa kejuaraan MotoGP Bisa berlangsung rutin bahkan di trek-trek Overseas yang biasannya dihindari di dua tahun terakhir. Di sisi lain, Seluruh Stake holder harus tetap waspada, karena setiap saat tindakan drastis mungkin diperlukan. Bukan apa apa sob, Jika akhirnya test Pra-Musim ini gagal, Maka secara umum dapat merugikan pabrikan memang sangat menunggu momen ini untuk menguji mesin dan sepeda motor baru mereka untuk dipakai di tahun 2022.

Buat tmcblog sendiri, walau sudah mendapaikan Lampu Hijau untuk meliput langsung di kedua Trek Asia Tenggara ini, namun  dengan berbagai Pengetatan ini ditambah Lagi kemungkinan masih panjangnya Lockdown Micro Yang menyebabkan Karantina Lama setelah pulang dari Luar Negeri berpotensi akan membuat Jalanannya liputan jadi tidak efesien. Bersabar Saja deh, nyimak dari Buitenzorg

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

13 COMMENTS

  1. agak kecewa, tapi mau gimana lagi,, resiko yg besar dan effort dan biaya yg dikeluarkan utk pulang pergi keluar negeri membuat wak haji harus mikir dua kali,
    tetap semangat wak, liputan yg di Mandalika aja udah lebih dari cukup kok,

    Guest
  2. Datang di Malaysia karantina…
    Pulang ke Indonesia karantina juga…
    Yaudah lah sabar dulu Wak, mungkin tahun depan atau di lain kesempatan…

    Guest
  3. Tenang
    Tidak perlu karantina, kalopun enggan di karantina
    Tinggal bersifat sopan santun aja
    Nanti juga bisa melenggang kemana2 kok wak

    #masaiyaudahsopangakloloshukum

    Guest
  4. Rantina, bagus juga buat nama anak perempuan..
    Nanti kalau udah besar, disapa orang tinggal tambahin “ka” yang aja di depannya 🤣

    Guest
  5. lha buat yg masih anti dgn vaksin seperti Zarco gimana dong,jangan karena dia atlet kelas dunia jadi dapat perlakuan khusus

    karena vaksin itu penting bukan masalah percaya ga percaya

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.