TMCBLOG.com – Manager dari Toprak Razgatlioglu Kenan Sofuoglu – bersikeras bahwa jika juara dunia WSBK 2021 Toprak Razgatlioglu menjuarai kembali WSBK 2022 dan switch ke MotoGP di 2023 maka perpindahan ini hanya terjadi dengan syarat-syarat tertentu.

Dengan talenta murninya, Semenjak pertengahan musim 2021 sendiri sebenarnya memang sudah ada keinginan memposisikan Toprak Razgatlioglu sebagai pembalap permanen di kejuaraan MotoGP musim 2022 ini. Toprak sendiri saat itu bersikeras bahwa ia hanya mau pindah ke MotoGP jika telah berhasil terkonfirmasi merengkuh gelar juara dunia di WSBK 2021 – yang sayangnya baru terjadi pada WSBK finale di Mandalika 21 November 2021 yang lalu. Sementara Yamaha tidak bisa menunggu selama itu.

Saat ini Toprak menancapkan target lainnya yakni bisa naik ke kelas MotoGP tahun 2023 nanti. Namun pertanyaannya akan ke mana Toprak? Dengan terkonfirmasinya perpanjangan kontrak Quartararo pasca 2022 di Yamaha, potensi Toprak ada disini. Dan jika El Turco menggantikan El Diablo benar-benar kejadian tentu ini adalah sebuah berita besar.

Tim satelit Yamaha sendiri (WithU RNF Team) sudah lama menaruh minat yang sangat kuat terhadap pembalap Turki ini. Namun, jika nanti Toprak kembali bisa mempertahankan gelarnya di 2022 pihak Toprak diwakili managernya menunjukan keengganan menaruh El-Turco di tim satelit.

“Saya sudah berbicara dengan Yamaha tentang hal itu, mereka memiliki minat besar MotoGP Toprak di masa depan,” kata Sofuoglu. “Tapi satu hal yang sangat jelas: Ini hanya mungkin jika Toprak terus memenangkan balapan di kejuaraan dunia Superbike 2022. Ketika Yamaha memberi kami tawaran untuk tim pabrikan, kami akan memikirkannya. Kami tidak akan berlomba untuk tim B, tetapi hanya untuk tim pabrikan.”

“Saya akan sangat berhati-hati dengan karir Toprak. Saya tidak ingin membuat kesalahan dan dengan demikian akan menghancurkan perasaan baiknya. Dia sangat menikmati balapan saat ini, saya tidak ingin merusaknya. Razlan Razali telah menanyakan kami beberapa kali tentang musim depan, tetapi kami tidak tertarik. Saya menjelaskan kepadanya bahwa kami hanya akan mempertimbangkan tim pabrikan.”

Toprak Razgatlioglu berpotensi hadir pada sesi test pra musim untuk menguji Yamaha M1 untuk pertama kalinya pada tahun 2022 ini. Shakedown test akan diadakan di Sepang dari 31 Januari hingga 2 Februari, dilanjutkan dengan uji coba pada tanggal 5-6 Februari di trek yang sama di Malaysia dan dari 11 hingga 13 Februari 2022 di Sirkuit Mandalika-Indonesia – sirkuit yang sudah sangat dikenal Toprak. Kejuaraan dunia MotoGP 2022 akan dimulai di Qatar pada awal Maret 2022.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

21 COMMENTS

  1. Pengen juga liat Toprak join MotoGP,, umurnya udah 25 tahun, kalo ada kesempatan seharusnya langsung diembat aja sih, takutnya ntar nyesel aja,

    Guest
  2. Big Mistake nya Kenan Soufouglu adalah membawa Can Oncu ke WSBK di usia yg masih sangat beliau setelah musim yg buruk di kejuaraan Moto3 alih2 bersabar.., buktinya di WSS pun dia kesulitan utk bersinar

    Guest
  3. Kemungkinan di mandalika test. Biar bs bandingin langsung feeling dan time R1 sama M1 dan sirkuit mayan dan dikenal om top54

    Guest
    • ya benar lah langsung ke pabrikan, Tim Satelite Yamaha bukan kaya tim Satelite Ducati yang bisa di bilang perbedaan dengan tim factory tipis,,
      perbedaan tipis pun tetap aja kelasnya beda Factory sama satelite,,

      toprak juara wsbk ngapain masuk tim ke2, skill udah jelas diatas rata rata, gak perlu lagi di gambleng di tim satelite tnggal bawa motor factory beberapa race juga pasti klop dan bisa finish top 10 IMHO

      Guest
  4. dulu saya mikirnya rnf rekrut binder cuma buat sementara sambil nunggu toprak 🤔
    meskipun disisi lain mesti diliat juga performa binder di kelas motogp 😂

    Guest
  5. Sudah kuduga pasti pilihannya kalo naik ya ke factory atau tetap bertahan dan dominan di WSBK aja,yakali naik ke MotoGP cuma di RNF yg dananya bisa dikatakan engap engapan dan statusnya masih dipertanyakan bakal lanjut lama atau ga

    Kalo saja masih Petronas sih mungkin beda cerita

    Guest
  6. Quote:
    ” Ini hanya mungkin jika Toprak terus memenangkan balapan di kejuaraan dunia Superbike 2022. ”

    Syarat spt inikan malah merepotkan diri sendiri, emangnya yakin Yamaha masih bisa pertahankan titel di 2022?
    Udah kelihatan kalo Kawasaki dan Ducati bakal bertarung lebih sengit di WSBK 2022.

    Guest
    • SBK sekarang sengaja dibikin “ketat” biar si rea gak menang terosss. Yg penting sekarang gimana caranya konsisten kayak tahun kemaren om. Ducati dan BMW sejauh ini belom sekonsisten yamaha dan kawasaki (KRT doang), Honda? Masih meragukan… Jd emg sengaja di setting dorna “yg juara adalah yg paling konsisten”

      Guest
      • dimana-mana balapan harus konsisten juara seperti toprak juara race 13 kali. yg konsisten kalah gimana mau juara dunia?

        Guest
  7. Lagi diatas angin bisa lakukan manuver segala cara
    Yamaha gambling juga ambil toprak, belom tentu klik dengan m1 saat race, kalo test doang mah vinales dah buktikan rajanya. Lebih baik yamaha negosiasi kontrak luca marini untuk jadi tandem Franco morbidelli, semoga ducati mau rela ngelepas itu juga, karena itu jalat tikus menuju keberhasilan menurut sy sih.

    Yang punya pendapat silakan tanpa harus mencela

    Guest
  8. saya sih mendukung bgt toprak ke MotoGP,biar gak ngendok terus macam yg ijo itu tuh 😅
    lumayan nanti potensi sirkuit Turkey bakal masuk ke kalender MotoGP lagi

    Guest

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.