TMCBLOG.com – Terlepas dari informasi bahwa level masalah diplopia yang kembali diderita Marc Marquez lebih rendah dari apa yang ia alami pada 2021, baru-baru telah bocor dari Spanyol bahwa sang juara dunia 8 kali GP ini baru dapat kembali beraksi di MotoGP Le Mans (14-16 Mei 2022). Jika rumor ini akurat, ia akan melewatkan balapan kejuaraan dunia seperti di Las Termas, Austin, Portimo dan Jerez dan tentunya akan ketinggalan cukup banyak poin dari para pesaingnya. Apakah ini artinya Marc juga akan lepas dari posisi title contender di MotoGP 2022 ini?

Saat ini Marc Márquez sedang menjalani pemulihan di rumahnya di Cervera. Untuk sementara dia tidak diizinkan pergi ke pusat kebugaran, dia tidak diizinkan untuk jogging atau bersepeda. Big boss MotoGP Carmelo Ezpeleta sebagai CEO Dorna Sport memberikan tanggapannya kepada Speedweek mengenai hal-hal ini.

“Diplopia tidak mempengaruhi Marc seburuk yang terjadi pada bulan Oktober [2021]. Saya berharap dia bisa membalap lagi sesegera mungkin. Mungkin dia akan mencoba di Portimao pada 24 April. Tapi sepertinya masa istirahat Marc bisa bertahan lebih lama.”

Yakin masih bisa kejar juara dunia, asal . . .

Ketika opa Carmelo ditanya mengenai peluang Marc menjadi juara dunia 2022 ini setelah semua yang ia alami ini, ia menjawab “Marquez seharusnya tidak berpikir tentang memenangkan kejuaraan dunia, tetapi hanya tentang balapan individu. Musim masih panjang, kami memiliki 21 Grand Prix yang direncanakan. Itu juga akan tergantung pada hasil pembalap lain. Jika setiap pembalap hanya memenangkan satu balapan, Marc masih bisa bersaing memperebutkan gelar jika dia berhasil mengembangkan konsistensi yang diperlukan.”

“Jika dia mencapai hasil yang layak di sana, dia memiliki peluang untuk memperebutkan posisi teratas pada 2022. Saya tidak tahu apakah dia bisa menang atau tidak. Tetapi jika dia berjuang untuk kemenangan di setiap Grand Prix, dia bisa berada di posisi penantang gelar.”

MotoGP tetap menarik walau tanpa Rossi atau Marquez

Hal yang juga menarik adalah, ketika opa Carmelo ditanya mengenai seberapa menariknya MotoGP yang dipertanyakan ketika beberapa superstar tidak hadir di trek setelah Valentino Rossi pensiun dan kini Marc Marquez lama absen. “Sebagai promotor kejuaraan dunia, kami tidak memiliki pengaruh untuk itu.” Begitu kata Carmelo tegas. “Saya pikir kejuaraan dunia MotoGP dalam kondisi yang fantastis. Di semua event, banyak pembalap berada dalam jarak sepersepuluh detik. Tentu saja saya lebih suka jika kami memiliki Rossi dan Marquez bersama kami. Tapi kejuaraan dunia MotoGP tetap menarik bahkan tanpa keduanya.”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

29 COMMENTS

  1. klo kata iyemers, marquez kena karma sepang. pdhl bos yamaha udh jelas2 membuka kedoknya kakek rossi sbg pemicu sepang clash di la gazzeta dello sport 😂 wkwkk yem yem

  2. Knapa ada Rosi & Makes balapan lebih seru, karena ada agresivitas dan bermasalah buat pembalap lain…. Pembalap saat ini caro menang aja… Mungkin suatu hari muncul lagi sosok pembalap yg mendebarkan saat balapan lagi…

  3. Tanpa markes kurang mendebarkan menurut saya.anyep
    Kurang nempel sampai last lap.
    Mungkin wak haji punya datanya.dog fight last lap antara ada markes dan tidak ada markes.

  4. Moga aja akun resmi motogp segera upload video “top 5 pertarungan terbaik/top 5 pertarungan lap terakhir terbaik” yg kompilasi video nya bukan diambil dari motogp 2019 kebawah

  5. Konsekuensi yang harus Marq terima karena memaksa mencari limit motor disetiap sector, seperti ini akan menjadi warning buat Marq kedepan agar lebih bijak lagi mencari limit pada motornya karena Honda RCV213V itu terkenal dengan motor peremuk tulang padahal klo ngelihat crash highsidenya horror banget, Marq klo nglihat tayangan ulang bagaimana dia crash dalam hati ngelus2 dada “beruntung motornya gak nimpukin gue”

  6. Tetap seru kok moto GP tanpa Marquez atau Vale. Cuma ya, emang kehilangan kayak Superstar aja. Seri Qatar yang penuh emosi saat kemenangan Bastianini dan Gressini, serta pahit nya tim Factory Ducati dan Quartararo. Seri Mandalika yang seru dan tegang di saat hujan, battle nya juga asyik. Cuma ya, kita kehilangan A MAN TO DEFEAT aja, secara Marc masih dianggap sebagai pembalap terkuat saat ini. Malahan, saya berharap, pembalap lain bisa meningkat selama Marc absen. Tapi moto GP Show masih seru kok. GWS Marc.

Leave a Reply to Kesi Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.