TMCBLOG.com – Holeshot Devices adalah alat bantu yang bisa mengkompress suspensi depan sehingga diperoleh bentuk motor yang super ceper dan membuat Wheelie bisa diminimalisasi saat start dilakukan. Pada Umumnya Sistem Holeshot Depan MotoGP akan secara otomatis – Mekanis lepas dan mengembalikan posisi supensi ke bentuk dan fungsi reguler setelah Tikungan awal dengan bantuan Hard Brake. Namun ini tidak terjadi pada Yamaha M1 Andrea Dovizioso saat balapan di Termas De Rio Hondo kemarin.

Yes Segera setelah hard Brake di T1, Holeshot depan M1 Dovi masih tetap mengunci dan membuat suspensi depannya terus ceper tidak bekerja Pasca T1. Setelah tikungan 1, Dovizioso terlihat mundur dan masuk pit satu lap kemudian. Penyebabnya: Dia lupa menyetel sistem holeshot depan dengan benar sebelum start dan Melakukan Pit stop untuk meminta Bantuan teknis Krunya untuk melepaskan Sistem Holeshot.

Pict : Sky sport

“Itu kesalahan saya. Perangkat mengharuskan Anda untuk menarik tuas, mengaktifkan perangkat, lalu melepaskan tuas agar perangkat berhenti memblokir. Saya lupa langkah terakhir. Jadi perangkat itu aktif sepanjang waktu dan saya tidak menyadarinya sampai saya kembali ke pit.” Begitu Kata Andrea pasca Balapan

13 tahun sebagai pebalap reguler MotoGP menjadikan Andrea Dovizioso adalah psalah satu ebalap paling berpengalaman di MotoGP, tetapi kesalahannya di Argentina seperti kesalahan seorang Rookie. Dovi menjelaskan penyebab kenapa Ia Lupa melakukan prosedur terakhir “Saya sangat kecewa karena saya tidak pernah melakukan kesalahan dalam karir saya karena kurangnya konsentrasi. Di mata saya, itulah yang terjadi ketika Anda tidak santai.”

Dalam permintaan maafnya, Dovi menggambarkan tiga ritual awal yang ahrus dilakukan pembalap sebelum melakukan start: ” Sebelum Start Anda harus melakukan tiga hal: mengaktifkan perangkat (RHA)  depan dan perangkat (RHA) belakang dan mengaktifkan kontrol peluncuran. Namun, di sini, di Argentina, prosedur awalnya sangat singkat.”

Setelah berhenti di pit lane, pembalap Italia itu melanjutkan balapan dan menggunakan sisa lap sampai akhir balapan sebagai ‘sesi latihan’ : “Setelah pit stop, kecepatan saya lebih baik daripada saat latihan. Saya menggunakan simulasi balap ini untuk menguji beberapa hal. Saya berhasil mengendarai motor sedikit lebih baik, itu hal positifnya. Saya memiliki masalah dengan DNA M1. Pergantian membutuhkan waktu, saya harus mengubah gaya mengemudi saya sepenuhnya. Tapi tidak ada yang tahu apakah saya bisa melakukannya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan.”

Taufikof BuitenZorg | @tmcblog

28 COMMENTS

  1. banned juga sekalian tuh holeshot dan RHA , terbukti kalo malfungsi bisa bikin ga lanjut race gitu kok,kan sama dgn membahayakan kalo ada malfungsi

    biarin skill pembalap yg menentukan start bagus atau tidaknya

    • Rem depan klo malfungsi jg bikin celaka, ga sekalian aja di banned? Klo emg di ban gw rasa alasannya bukan bahaya klo malfungsi, tapi alasan lain misal potensi bikin celaka klo senggolan macam singlet 1st gen ato bikin bengkak biaya riset kaya kebiasaan Ducati dulu ganti ganti fairing di musim berjalan.

        • Bener. Analogi bodoh, klo alesan malfungsi bikin ga lanjut race aja di ban, semua komponen motogp bakal di ban, akhirnya jadi balap lari. RHA ga wajib? Lu mau start pertama tapi di tikungan pertama langsung posisi terakhir blokkk wakakakak anjay🤣🤣🤣

  2. Terlalu banyak inovasi jadi bumerang yg ada, saya jg masih ingat lorenzo waktu di rht start di gp argentina, salah pencet tombol langsung mlorot posisi buncit… So ga heran stoner dkk pada kritik motor” Skrang yg terlihat rumit

  3. Ducita mah kayaknya biasa aja om. Gini-gini dia lumayan nyumbang akumulasi race wins buat mereka. Yg ketiwi-tiwi ya jelas aprilio 😁😁

  4. oot
    anyway langkah rembo untuk “menghentikan” mtoor mtoobiji apalagi y?
    piston rem yang makin besar, perbaiki bahan kanvas rem, pengembangan brake fluid atau yg sedikit aneh (in my mind) 1 piringan cakram bakal di tempel 2 atau 3 brake kaliper?

    atau mau langkah yang makin mind blowing
    belakang mtoor mtoobiji di kasih parasut kaya pesawat mw landing (njirrr kasihan yg belakang pasti gelagapan kalau parasutnya nutupin kepalanya awokwokwok)
    lagi lagi teknologi aerodinamika
    pake wing flaps kaya pesawat

    karena kl dipikir-pikir semakin tinggi power mtoor mtoobiji tiap tahunnya pengembangan alat pemberhentian motor lebih lambat

    karena udah terlanjur pakai wing, sekalian aja pasang wing depan belakang untuk menghentikan mtoor mtoobiji, mw bentuknya fix kek, flexible kek atau bisa di gerakkan dengan elektrik juga gpp dh, lha pengembangan rem juga sepertinya sudah mentok

    apa mw bikin open discusion atau artikel tentang alat pemberhentian mtoobiji ini? enteh pengembangan rem atau diluar rem

  5. Mgkin itulah knp Ducati males bayar dia mahal-mahal dan biarin dia pergi waktu gertak sambal. Mereka pasti udah tau kualitas Dovi lah. Gw mau lanjutin komen sesuai fakta tapi atut ah wkwkwk

  6. Kebiasaannya Si Dovi mengganti kata ganti orang pertama “saya” dengan “Anda”. Aneh, dia yang punya hajat dia yg berbuat, kenapa malah ngasih wejangan2 untuk Anda?

    • Sudah benar kok, dia mencontohkan hal yang seharusnya dilakukan dengan kata ganti “anda”, dan dia menggunakan kata ganti “Saya” untuk kesalahan dia sendiri

    • Holeshot device gak pengaruh deh sama tampilan, yg bikin jelek kan wing2 najis itu

      Dulu moge2 full fairing keliatan ganteng banget sekarang mulai jelek semenjak wing2 najis masuk ke ranah produksi massal

  7. Tapi kali ini Anda tidak perlu kecewa karena Peco dan Miller sudah 3 seri juga masih mlempem gak mampu podium

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.