TMCBLOG.com – Sepertinya Grip lebih meningkat pada sesi FP2 MotoGP CoTA Amerika 2022. Hal ini terlihat pada raihan Laptime secara umum Oleh pembalap. Sampai Menit ke 30 Dengan ban kombinasi Hard-Soft Slick Alex Rins berhasil menjadi yag tercepat di Timesheet dengan 2:03,030 dikkuti Oleh duo Ducati factory : Bagnaia dan Miller.

Sampai menit ke 30 Marc Marquez masih berada di luar Jangkauan Top-10 Tercepat Akumulasi FP1-FP2. Pada 10 menit terakhir Marc Sudah memulai ‘merangkak’ masuk ke Posisi Top 10. Mir Naik ke posisi tiga pada menit ke 40 dan membuat dua Suzuki sempat memimpin Sesi FP2 Sementara. Laptime record masih 2:02,135 yang ditorehkan Marc Marquez di Tahun 2015

Menit ke 13, Miller dengan kombinasi Ban Soft-Soft torehkan 2:02,789 dan naik memimpin timesheet. Menit ke 15 Zarco Torehkan 2:02,542 dan melewati posisi Miller. Akhirnnya Johann Zarco menjadi yang tercepat di sesi FP2 MotoGP CoTA Amerika 2022 dikuti Miller dan Quartararo.

 

 

Top 10 Pembalap Sementara yang masuk dalam Braket Q2 adalah Zarco, Miller, Quartararo, Bastianini, Rins, Marc Marquez, Vinales, Mir, Bagnaia dan Jorge Martin. Sementara itu Pemenang Race Mandalika Miguel Oliveira sementara menghuni dasar Timsheet Kombinasi.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

31 COMMENTS

  1. tahun kemarin dukung jarwo dari tes pra-musim eh zonk di akhir paruh pertama sampai paruh kedua
    tahun ini ane dukung bestiality dari pra-musim, semoga akhir klasemen di top 5 dan langsung naik ke tim pebriken

  2. Masih banyak yg goyang dombret ditikungan yg baru aja d lapis aspal ulang, bnyak yg “hilang” waktunya disitu

    • karena jenisnya jenis tanah bergerak,mau dipoles dan diaspal berapa kali pun hasilnya tetap ada gelombang cintanya

      anehnya kok ga ada retakan2 ya diaspalnya,kesannya kayak elastis menyesuaikan kontur gitu

      • Mirip di jln. Tanjungsari Sby, aspal bergelombang dan bleeding kena truk kelas berat tetapi gak ada pecah atau retak. Karena kerendam hujan aja akhirnya lobang2.

  3. Rc213v sudah diubah atas permintaan pembalap selain MM tapi yang minta perubahan masih saja posisi segitu gitu aja.
    Trus MM yang jadi tumbal sampe jumpalitan dlosar dlosor tapi posisinya bisa teratas dr pembalap hodna.
    Kalo bgtu siapa nih yg perlu disalahin…

    • saya pun kesal lihatnya

      Pol sepagaro udah semangat bener tuh kmren, cuma 1 musim ngerasain motor marc sentris, lgsg dikabulin permintaan dia, aelah tetep gitugitu aja wkwkw

      malah satelitnya makin rajin rebutan urutan terakhir. mungkin muscle memory rcv gen lama masih nyisa banget secara udah bermusimmusim mereka berusaha klop sama itu motor

    • ya ini result dr motor yg kaga dpt input dr ace rider yg sedang cedera saat test pramusim. cuma dpt input dr 4 rider yg kurang punya kemampuan development “instan” yg mumpuni (termasuk Bradl itu sendiri sepertinya).

      ga gampang develop motor yg bagus buat semua rider (untuk tim tanpa konsesi) dlm waktu semusim.
      katemi ama aprilia aja perlu banyak musim untuk kompetitif di depan

  4. Katemi kenapa sih..angin anginan…binder loh kentjang bisa Podium 1….makin kesini papan tengah jg….gak bs figh lagi dibarisan depan.. ngolipera di Mandalika mungkin karna kebantu cuaca…

    • kan ada tuh artikelnya,soal Pedrosa mewanti wanti KTM jangan terlena dulu karena konsistensi motornya belum teruji diberbagai sirkuit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.