TMCBLOG.com – Setelah berhari hari menjadi rumor paddock, akhirnya Speed Up Luca Boscoscuro mengkonfirmasi perpisahan dengan pembalap Italia –Romano Fenati-. Setelah hanya 6 balapan sejak kembali ke Moto2, Romano Fenati melihat dirinya tersingkir lagi selama musim ini.

Yaa, perpisahan di tengah musim dengan pembalapnya sepertinya memang menjadi karakter dari Speed Up. Sebut saja nama Alessandro Nocco, Axel Bassani, Danny Kent dan Yari Montella tahun tahun sebelumnya yang memiliki jejak kuat soal perpisahan dengan Speed Up.

Perpisahan ini bersifat final, ditandai dengan press release tersingkat yang pernah TMCBlog terima selama ini: โ€œTim Speed Up mengumumkan akhir dari kesepakatan dengan pembalap Romano Fenati.” . . Dah gitu doang!

Romano Fenati sendiri pasca seri Jerez berada di posisi 20 di klasemen kejuaraan, dengan 7 poin. Posisinya di Speed Up sepertinya akan diganti oleh Alonso Lopez -mantan pembalap Boscoscuro / Speed โ€‹โ€‹Driver Up- tahun lalu di FIM CEV Moto2 European Championship. Lopez saat itu menjadi runner-up juara Eropa Moto2 2021 di belakang rekan setimnya Aldeguer, dengan dua kemenangan dan delapan tempat kedua di belakang rekan senegaranya.

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

17 COMMENTS

  1. Masih untung bisa balik ke kejuaraan tuh anak,tapi masa nya udah abis waktunya dihabisin sama kenakalannya sendiri,saat mentalnya sedikit dewasa udah kadung ga kompetitif lagi

    Tapi siapa tahu Biaggi mau bantu lagi,dan lagi,dan lagi

  2. Pepatah ngapak mengatakan “wong kue apa nandure” si fenati lg memetik apa yg dia tebar,
    Ya gmn lg, skill bagus tp kelakuan bastard, ane msh inget pas dia mau bunuh stefano manzi dgn nekan rem depan manzi dikecepatan 230n km/h di san marino

  3. Dia juga udah “bodo amat” kayaknya, lah dulu kan malah bertekad mau pensiun dini gara2 tragedi pencet rem depan, eh ada tawaran ke moto3 yang lumayan bisa menang sesekali.

    • Lebih tepatnya emaknya yg pengen dia balap lagi ampe beliin seat moto3. Dia sejak dipecat VR46 motivasinya makin rusak, balap jg ngasal seenak sendiri.

      • Kasian juga sih, udah tobat total masih aja diungkit lagi kesalahannya. Bahkan dia korban pertama long lap penalty yang padahal masih warning, mungkin trauma dituduh salah mulu.

        • Dia emg udah ga niat balap sejak kejadian ama Manzi, cuma emaknya aja yg maksain ampe lobi sana sini dibelain beliin dia seat moto3 segala. Gw malah curiga jangan2 tingkah dia yg arogan ya akibat didikan keras ortunya yg gw rasa selalu maksain kehendak mereka.

    • Usia minimal Moto3 dan moto2 cenderung sama, tpi memang duo Munoz yg banyak menganggap mereka kembar padahal bukan bhkan beda orang tua masih d bawah umur, sktar Juni Juli baru dah mencukupi umurny

  4. Kontrak per seri atau bagaimana?
    Btw Romano Fenati pembalap ruwet kok masih ada yang mau pake, mungkin kontraknya murah?

  5. mau lanjut jg gak ada gunanya. klo mau kuat mesti pakek kalex sampai2 Moto2 jd OMR kalex ๐Ÿ˜œ

  6. Moto2 juga jadi kejuaraan OMR beneran, semua pake Kalex, yg laen2 kok pada mundur kenapa ya? Moto2 selepas kontrak Triumph, harusnya segera dibuka biar seru

    and memang muka Fenati ini kalo di film2 barat, cocok jadi karakter antagonis, tidak perlu dipermak lagi biar keliatan jahat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here