TMCBLOG.com – Pada putaran pertama FIM JuniorGP musim ini yang digelar di Autodromo do Estoril, Portugal, Fadillah Arbi Aditama berhasil finish di posisi ke-17 dalam race kelas Moto3 JuniorGP World Championship. Pembalap Astra Honda Racing Team tersebut naik tujuh posisi, di tengah panasnya lintasan sirkuit.

Kejuaraan dunia Finetwork FIM JuniorGP 2022 menyambut awal musim baru untuk tim junior, karena semua pembalap ingin membuat awal yang kuat untuk sebuah kampanye baru. Itu adalah hari yang harus diingat, dengan Tatchakorn Buasri (Honda Racing Thailand) meraih kemenangan pertama pada balapan pembuka musim ini.

Lap terakhir yang menghebohkan membuat Buasri, yang memimpin perolehan poin, berada di posisi kedua di belakang Jose Antonio Rueda (Tim Estrella Galicia 0,0). Rueda finish pertama tetapi ia melampaui batas lintasan di lap terakhir. Ini kemudian mempromosikan Buasri ke posisi pertama, mengambil podium pertama dalam karir sebagai kemenangan. Itu juga merupakan kemenangan pertama bagi Thailand di kelas tersebut.

Arbi, yang memulai balapan dari baris grid ke 24 atau row 9, keluar dari persaingan meraih poin setelah melakukan kesalahan pada lap-lap awal. Namun, wakil Indonesia ini mampu bangkit dan memperbaiki posisi, hingga akhirnya finish di posisi 17 atau dua tempat di bawah posisi peraih poin terakhir (P15).

Pembalap Astra Honda Racing Team tersebut melakukan debut yang solid pada kejuaraan yang berlangsung di Eropa. Di tengah cuaca Estoril yang sangat panas, dia bisa mendapatkan banyak pengalaman di persaingan dan sirkuit yang baru baginya.

Dengan hasil finish di posisi ke-17 kali ini, dia bertekad meraih poin pada balapan berikutnya. Dia juga punya kecepatan yang sama dengan para pembalap yang finish di depannya. Putaran kedua FIM JuniorGP musim ini akan berlangsung dua pekan lagi di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, dengan dua balapan yang akan digelar pada Minggu (22/5/2022).

11 COMMENTS

  1. Tachakorn buasri mengancam kursi Mario Nih d moto3 hta, dgn kemenangan ny ini membuat ny baik d junior moto3 maupun d rbrc prestasiny lebih unggul dari Mario aji. Gak mungkin si furusato yg d depak scra dia KTP jepang dan saat d bawa langsung dri atc ke moto3 tentu hta udah siap mberikan dia waktu lebih untuk adaptasi d moto3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.