TMCBLOG.com – Pasca Finish di Posisi Top5 di Jerez, Marc Marquez hadir di Le-Mans dengan Mentalitas berbeda, mentalitas Yang ia peroleh setelah menganalisis dan Mencoba mengintropeksi diri mengenai Posisinya dalam Kejuaraan Dunia MotoGP. Keadaan Fisiknya yang baru pulih cidera ditambah Motor Honda RC213V 2022 yang berbeda sangat Banyak dari Musim sebelumnya sementara Kompetitor Makin Kencang dan Beringas dalam Hal performa. Ini lah yang membuat Marc Marquez nyadar, Ia menjelaskan di Le Mans pada hari Jumat bahwa ia harus mengubah pendekatan lama untuk musim 2022 ini.

“Sebelum awal musim, Saya berlatih dengan niat memenangkan gelar dunia. Tetapi ketika musim dimulai, saingan menempatkan saya di tempat yang seharusnya. Maka Saya harus memahami apa yang Saya mampu. Saya Sempat Berusaha, Tapi kemudian cedera mata di Indonesia ikut campur. Saya kembali di Austin, dan dalam tiga balapan di Austin, Portimo dan Jerez Saya menyadari bahwa tidak peduli Sekeras apapun saya berusaha, kami tidak mampu berjuang untuk gelar.

Saya harus memahami itu, jadi saya menetapkan tujuan yang realistis, seperti yang saya umumkan di Jerez. Saya tidak bisa berpura-pura bisa menang ketika saya benar-benar berjuang untuk finis di sepuluh besar. Jika tidak, frustrasi demi frustrasi akan terus mengikuti. Saya sekarang menetapkan sendiri tujuan yang hanya dapat dicapai, dari sana kemudian motivasi meningkat, itulah yang terjadi setelah tempat keempat di Jerez “

Terkesan seperti mengibarkan Bendera Putih, namun Marc Menyatakan bahwa Ia lebih ke arah Realistis. Tapi tentu saja Marc tidak ingin terus membalap di level ini selamanya. “Mudah-mudahan saya bisa berbicara tentang kemenangan lagi di masa depan. Tapi sekarang, di sini di le Mans, ini bukan tentang menutup jarak poin dengan pemimpin klasemen. Kami di sini untuk meningkatkan sehingga kami dapat segera mulai menargetkan kemenangan lagi. Tapi pertama-tama kami harus meningkatkan kecepatan balapan kami.”

“Ketika orang bertanya kepada saya apakah motor kami lebih baik dari tahun lalu, saya harus mengatakan bahwa balapan tahun lalu 15 atau 20 detik lebih lambat. Ya, motor kami lebih baik, Namun lawan telah membuat kemajuan lebih dari kami. Makanya kita harus terus mengejar.”

Cukup Menarik melihat Marc Lagi lagi tidak mengeluhkan Kondisi Motor yang sudah jelas Jelas Tidak didesain sesuai gaya Balapnya. Ia Masih mengakui bahwa Motor Yang ‘tidak Marquez banget’ itu Terbukti lebih cepat dari Motor tahun lalu. Wah mentalitas Bagus nih

Pasca Kualifikasi Marc Marquez tidak memberikan Kesan yang berbeda secara umum. Dengan defisit 0,698 detikdari Pole sitter Marc Márquez kembali mengalami kekalahan menyakitkan di kualifikasi 2 di Le Mans. Tak kurang dari lima ace Ducati (Bagnaia, Miller, Bastianini, Zarco dan Martin) lebih cepat dari Marc.

“Di pagi hari (FP3) saya merasa memiliki kecepatan yang bagus,” kata Marc. “Ya, tentu saja, saya mengemudi di belakang Fabio. Tapi sebelum itu saya berhasil 1:30.9 menit ketika saya sendiri. Tetapi dengan slipstream, waktu putaran lebih mudah bagi saya. Di FP4 feelingnya sudah tidak bagus lagi. Saya kemudian mencoba membalap sendirian di FP4 run kedua dan menemukan cara untuk berkembang. Ketika saya ingin mencari tahu di mana saya bisa mendorong lebih banyak, saya jatuh.”

“Saat kualifikasi, feeling tidak fit lagi. Saya memberikan yang maksimal, tetapi itu tidak cukup untuk lebih dari tempat kesepuluh. Saya bahkan memasang ban depan soft pada set kedua ban. Saya ingin mengerti jika itu membuat saya merasa lebih baik. Itulah masalahnya, tapi ban ini terlalu lunak untuk balapan.”

” Saya masih memiliki keterbatasan tertentu pada bahu dan lengan saya. Itu sebabnya, terutama pada hari Jumat, saya mencoba untuk tetap tenang dan tidak terlalu membebani bahu dan lengan saya. Dan setelah kecelakaan hari ini (Sabtu), saya tidak ingin membuang energi: saya ingin menghemat semua energi untuk balapan “

Mengenai race day hari ini, Marc kembali tidak menargetkan yang muluk Muluk : “Jika besok tidak terlalu panas, kami akan memiliki kecepatan yang lebih baik daripada hari ini (Sabtu). Tapi kecepatan balapan kami tidak akan memungkinkan kami untuk memperebutkan kemenangan atau podium. Dalam skenario terbaik, kami bisa bertarung untuk posisi kelima, keenam atau ketujuh.”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

68 COMMENTS

    • Bearti mengakui dulu motor Marquez centris
      Skarang mengeluh motor berbeda

      Yes, check out aja
      Dia pernah berujar kalau gak kompetitif akan pensiun buat apa balapan kalau gak mengejar kemenangan. .nah loh

      • @DDY
        Nah baru mau nanya ini
        Soalnya dulu MM93 pernah berujar yg isinya kira2 menghormati keputusan rossi, tapi mentalitas kami berbeda, karena sata membalap itu dengan tujuan menang, bukan finish di belakang saat momen mengomentari rossi yg lanjut balapan sampai usia tua
        Lah ini dia brarti udah beda lagi mentalitas soal itu ya? Jd lbh realistis dan nrima…
        Atau karena masih ga belakang2 amat?

        • Beda lah bos kalo Rossi itu paling belakang diantara Yamaha lainnya, bahkan kalah sama Fabio yg bisa meraih kemenangan dengan motor alakadarnya. Sedangkan kalo Marc paling depan diantara Honda lainnya masa gitu aja gak paham

    • Potensi yamaha jurdun lagi di bantu pabrikan sesama jepang…….bisa jadi kasus lorenjo di bantu MM terulang 🤭🤭🤭

      • waktu itu ondah g bantu yamah, lorenjo g juara rosi yg juara. keduanya yamah. mm bantu spanyol bukan yamah

  1. Mirip sama Mercedes di F1, tahun ini udah bisa dipastikan gak ikut bertarung di kejuaraan tetapi ada kemungkinan menang dalam keadaan yang tidak normal (hujan, banyak crash di depan). Tahun ini adalah sebagai pembelajaran sekaligus sebagai laboratorium berjalan buat comeback di musim depan.

  2. Sudah 3 tahun begini, bener2 tenggelam repsol.. Apa g gerah petinggi2 hr c, puig g didepak aja apa g mau nhundurim diri gtu… Seberat2 nya repsol g pernah sejauh ini.. Strategi pemilihan pembalap yg g ada pembalap develepor satupun. Benr2 span sentris…palagi narik mir, g yakin nyelametin h rc dr ketrpurukan.. Min kaya taro, enea lah

    • sebenarnya siapapun yg akan menggantikan Pol dan Taka nanti dia harus bersiap dgn kerja ekstra, krn bukan cuman masalah adaptasi aja, tapi motornya pun juga bermasalah, ibarat kata, beradaptasi di motor yg masih tahap awal pengembangan, yg bahkan sekaliber Marc kesulitan utk menyesuaikan diri,
      gw lebih percaya Marc yg skrg mungkin bisa lebih moncer di RC16 2022 drpd RC213V 2022,

      • Kita cuman bisa menganalisa & seolah2 kita yakin dan tahu apa yg sedang diderita oleh marc.
        Biarkan dia bekerja dengan keahlian & kemampuanya, cukup bagi kita penikmat, penonton balap melihat kemampuan masing2 pebalap dalam berjuang & mengatasi segala kondisi track disetiap balapan.

  3. Jarang2 Marc pesimis kyk gini meskipun dia bilang kalo ini adalah realistis,
    akhir2 ini kita sering liat gestur Marc yg ekspresif ketika dia kesulitan atau habis crash, tapi ketika dia diwawancarai senyum ikoniknya ga pernah hilang,

    • comeon marc ingat musim 2015 saat new ecu, 2016 saat new tire bisa come back to pertengahan musim… newducati dgn salad box udh bbrpa tahun yg lalu trial n eror begitu juga aprilia, tp rcv 22 baru dimulai jadi so butuh 2/3 th lagi baru bs perfect bike

  4. sebapuk bapuknya Marquez gak sampe kek gini bang, ini jelas balap nya Marquez udah ada yg atur untuk asal asalan bang, lo liat beberapa balapan Marquez kebelakang perform nya gimana. gua selalu percaya bandar judi dalam dunia Motogp.

  5. Intinya para pembalap pembalap sekarang semakin ganas….time attack bagiono aja pecahin rekor tahun lalu di ke mans….jadi pada dasarnya kecepatan marq memang sudah menurun,ini sudah menjadi tanda awal dia akan tenggelam….bahkan dengan motor super marq centris taun lalu pun dia kalah duel dengan Bagnaia….
    Race sachenring akan jadi bukti dia masih hebat atau tidak…kalo dia tidak bisa menang di trek favoritnya….ya sudah jelas penurunan performa
    Menyamai gelar Valentino akan jadi mustahil

    • Time attack akan menjadi lebih ganas kalo motornya klik dengan pembalapnya mas… seri seri awal emang situ pernah liat pecco tajem di time attack 🤣

    • Seperti koment cal crutchlow dan pembalap senior lain.. Klo sendirian atau time attack yg lain boleh kabur, tp klo udah racing panti marc dia fight ke depan.. tp dgn catatan dia pke motor yg lama ke. Senjata dia & rcv ada di akselerasi, front end & rem.

      Klo yg skrng hancur setingan dia dah di obok2.. boro2 mo fight di balapan.. wat time attack aja susah kang baro

  6. Jajaran top manajemen RHT sangat perlu dirombak. Waktu 2 tahun ke belakang sdh cukup utk mengevaluasi kinerjanya

  7. Wahh klu kayak gini terus bisa-bisa Marc93 ingin pindah pabrikan lain misal Ducati / KTM yang mana disana ada pedrosa

  8. Motor tidak sempurna tapi masih bisa dikendalikan itu beza, marq dididik Honda untuk mereplikasi settingan Stoner dan kebetulan 2-2nya pembalap dirty track

  9. Bisa dikasih gelar ini motor rcv terburuk gak sih,bahkan motor rc212v 2007 yg bisa dibilang gagal (mencapai target) padahal udah nego CC dan dikecilin dimensinya biar cocok dgn Pedro pun ga seburuk ini deh

  10. Dengan kekuatan fisik yg mungkin gk akan kembali seperti dulu dan motor baru yg dikembangkan hasil input para pembalap medioker maka perjuangan marc kembali ke jalur juara jd 2x lebih sulit

    • Kalau microphone no jutsu mah serang serang tapi sok dibikin halus wkwkw

      Lalu fanboy nya yg brutal wkwk

  11. Memang serasa pindah pabrikan, setelah RCV di revolusi sesuai riset konstruktor ban asal Prancis! Semoga cepet adaptasi Marc…

  12. tinggal nunggu masalah front end rcv 2022 terpecahkan aja, moga di pertengahan sampe akhir terpecahkan

  13. Banyak amat yang nyuruh pensi, gak sekalian nih semua rider yang posisi klasemennya dibawah MM pensi ? Udah dibilang ini motor total baru semuanya, beda dari update tahunan biasa yang kemungkinan cuma ganti beberapa bagian motor dan masih pertahanin karakter motor seperti tahun sebelumnya. Bahkan MM sampe bilang motornya sekarang kayak pindah pabrikan. Sekalian mau tanya nih Wak, karakter rcv yang punya front end bagus apa udah ada sejak lama atau cuma dibuat untuk MM ?

    • Wkwkw kan abm

      Asal bukan markez
      Padahal zaman mm jurdun berturut, itu pabrikan musuu bebuyutan dah bapuk berapa tahun itungannya ?

      Repsol honda lagi down, kesempatan bales dendam wkwkw

    • Sampai versi tahun kemarin semua front end karakternya rcv, dari rcv211 rcv212 sampai rcv213 tahun 20211
      Rcv213 ini yg paling banyak ubahnya dari mesin sampe bodynya, dari karakter front end ( lupa tahunnya ) sampe rear end ( 2022 )

    • Nah ini fansboy dungu.. otak di pake yak, motor liar msh di kendalikan.. tp motor yg nurut tp kalah segala2nya ma kompetitor apa yg mo di pke wat senjata, di straight kalah.. di tikungan jg kalah, trs mo unggul dmn

  14. Kalau microphone no jutsu mah serang serang tapi sok dibikin halus wkwkw

    Lalu penboi nya yg serbu serbu wkwk

  15. Pol espargaro nie biang keladinya, minta ke mekanik Honda supaya merubah motor yg Marcsentris, akhirnya ya gini lemot

  16. RC212V yang konon motor buat seluruh rider honda. (totally new bike) tapi tetep juga marc yg paling bagus performnya bahkan dengan team mate nya sekalipun wkwk

    #44out2023

  17. Buat HRC cari pembalap yg biasa menyukai front end (anggap quartararo masuk) rubah basic yg sekarang ke basic front end di 2023, ambil alex rins , yg masih ada nama alex nya di LCR diputus aja kontraknya, takaki nakagami tetap pertahanin.

    • Kalau nyari yg suka front end mending sih ambil Dovi, atau yg lebih mudaan ya si Alex Rins. Opsi lain si Mir yg pernah jurdun Moto3 bareng Honda. Kalau yg di satelit sih
      mending si Alex dipertahanin. Walaupun lama nyetelnya tp setidaknya track recordnya lebih baik ketimbang Nakagami yg mental fight nya gak ada, apalagi umurnya jg masih muda. Nakagami out ganti Ogura

  18. Beda lah bos kalo Rossi itu paling belakang diantara Yamaha lainnya, bahkan kalah sama Fabio yg bisa meraih kemenangan dengan motor alakadarnya. Sedangkan kalo Marc paling depan diantara Honda lainnya masa gitu aja gak paham

  19. Gw salut ama pentolan epbeha satu ini, anti bgt ama Espargaro. Ga kaya kroco2nya yg justru pada ngetek Espargaro. Ini gmn ceritanya atasan ama bawahan ga pada kompak wkwkwk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.