TMCBLOG.com – Dua Seri berturut turut Nol Point Buat Suzuki Ecstar di mana kedua pebalap Baik Alex Rins maupun Joan Mir sama sama menorehkan Nol Point adalah sesuatu yang seharusnya membuat Suzuki Ecstar bangkit. Walaupun Dalam kenyataannya 2022 ini adalah kemungkinan besar tahun terakhir Buat Tim ini di motoGP, namun pada dasarnya MotoGP Masih menyisakan 12 Seri lagi kedepan dan tentunya Suzuki Ingin banget Mengakhiri dengan kepala tegak.

JIka Kita mencoba menilik apa sebenarnya yang terjadi, Kita bisa secara khusus melihat satu per Satu pembalap dan melihat ada apa masalah yang mereka derita. Joan Mir Misalnya, Sama sekali tidak pernah Memperoleh hasil yang Bagus di setiap sesi Latihan, Kualifikasi dan Diakhiri dengan race yang buruk.

“Saya tahu bahwa saya tidak bisa membalap selama  23 lap pada level yang sama dengan paket kami. Saya berada di belakang Jorge Martin dan orang lain di ujung lintasan lurus. Karena slipstream, saya tidak bisa mengerem motor seperti yang direncanakan, saya sedikit keluar dari jalur ideal. Saya lalu Crash karena Front end”

Ini agak aneh, Motegi pada dasarnya secara Karakter Organik akan sangat bersahabat dengan motor Motor Inline 4 yang memiliki kaakter natural yang sangat Cepat di tikungan berjenis Speed corner yang hadir di ke-15 Tikungan Sirkuit Tuscany ini. Ya yamaha Cuma Quartararo doang, V4 terlebih lagi Peco sudah menemkan Caranya Bisa cepat di Speed corner dengan V4 dengan memperlajari telemetri Jorge Lorenzo . . tapi Suzuki Lebih parah . . Mereka sama sekali parah Performanya di Speed Corner Mugello kemarin

Mengenai Speed Corner GSX-RR in Mir Secara Khusus Berkata “Perasaan sepanjang akhir pekan tidak normal. Saya tidak tahu apa yang terjadi. ( Saat ini ) Saya tidak bisa menyamai Cornering speed kami dari tahun lalu. Jika saya memberi lebih banyak menekan saya tidak bisa masuk ke tikungan. Masuk tikungan dan pengereman adalah masalah kami. Kecepatan di tikungan panjang terlalu rendah. Itu biasanya area terkuat kami.”

Joan Mir Mulai Membeberkan perbedaan fisik dari GSX-RR 2022 dan 2021 Yang menurutnya secara basis sebenarnya mirip. “Perbedaan dengan motor dari tahun lalu tidak terlalu besar. ‘Ride Height Device’ dan mesinnya tentu saja sedikit berbeda. Jadi kami harus memahami dasar kami, melihat apa yang telah dilakukan orang lain dengan lebih baik. Aneh bahwa motor kami tidak bekerja di trek yang cocok dengan kami di masa lalu. Misalnya Qatar atau Mugello. Hal-hal aneh juga terjadi pada roda depan di Portimo. Ada yang tidak beres.”

Fix, Mir merasa bahwa Di 2022 ini Suzuki GSX-RR kehilangan Senjata Utama Khas Inline-4-nya, Senjata yang memberdakan Kaum Inline 4 dengan V4 yakni Kemampuan melakukan Sapuan Cepat di tikungan Cepat yang panjang. Jangan jangan Salah setup Di jeroan mesin lagi kayak dulu, atau jangan Jangan Perubahan Ride Height Devices bisa mengubah Keseimbangan rasio Bobot sehingga membuat Mereka tidak sekencang dulu di tikungan ?

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

70 COMMENTS

    • Berharap th ini fabio yg jardun , biar th depan jatah suzuki di ambil ducati . Kl tetap ngk jardun tim datelit yamaha yg kosong di isi lg sama ducati . Omr

  1. Kompleks masalahnya, dari teknis mesin sampe bagian manajemen. Tapi melihat paket mesin gk bnyak berubah aneh aja bisa ngulang kesalahan masa lalu. Kayak gini apa hamamatsu masih kasih support teknis kayak winglet buat atasi masalah front end, atau udah lepas tangan.

  2. Semenjak pengumuman untuk mundur
    Langsung berdampak psikis ke personilnya
    Tampil hanya untuk menyelesaikan tugas sampai akhir musim,

  3. Mental down..liat rins yg awal taun bilang punya pelatih khusus untuk mengatasi mslh dia terbukti berhasil ga pernah jatuh sampai ada pengumuman mengejutkan dari suzuki…tim juga kena mental krn ga ada lagi yg diharapkan, kasarnya kalah atau menang diakhir musim mereka akan kehilangan kerjaan juga

      • Gw jg ngarepin Rins yg jurdun. Jangan sampe Rins jadi Pedrosa versi Suzuki. Utk soal skill jelas Rins pembalap hebat tanpa ngaku2 hebat. Terlebih Rins kaya sedikit lebih rendah nilai jualnya ketimbang Mir, klo ampe dia ga buktiin dia sanggup jurdun maka masa depannya bakal lebih suram dari Mir.

  4. Pecco pun memakai data jorge lorenzo saat menggunakan motor V4 sebagai Referensi ??

    sehebat itu kah warisan lorenzo ?
    apa kah benar motor peninggalan lorenzo bisa ramah sama pembalap mana aja ?

    • Waktu Yamaha di tinggal Rossi, otomatis pengembangan di Yamaha. Begitu Rossi balik, Yamaha baik2 saja. Tapi begitu Lorenzo ke Ducati, Ducati yg membaik, Yamaha yang berantakan.

      • Pengembangan di Yamaha oleh Lorenzo, jauh lebih baik, dan Ducati setelah Lorenzo masuk juga yg menjadi referensi pengembangan Ducati.

    • Lorenzo terkenal dg cornering nya, dan ducati terkenal dg masalah cornering nya, jadi bisa terpakai itu ilmu data lorenzo

      Kondisi yang sama ketika rossy pindah dari repsol ke yamaha

  5. Lebih tepat nya kehilangan motivasi untuk bertarung didepan.
    ..
    .
    .
    .
    .
    Kecewa sma susuki.
    Males nonton. Kok sekarang.
    Kemarin kehilangan satu seri aja menyesal nya warbiyasa.
    Sekarang lbih suka F1.
    Duo redbull yg masi di support HRC.

    • Betul om, udah agak kurang bergairah nonton MotoGP karena salah satunya yaitu Suzuki mau cabut. Grid MotoGP sekarang minim pebalap berkharisma. Fabio sama Pecco impact-nya kurang besar, Marquez udah gak galak lagi, duo Suzuki udah gak niat dan yang lain cuma pemanis. Penyelamatnya paling si Aleix sang penunggang kuda besi hitam merk Aprilia.

    • Iya sama…dah lah MotoGP ane gak nonton dulu, mending F1 atau WSBK sekalian, MotoGP cukup by berita akhir lomba nya aja, apa lagi penggunaan banyak winglet, dampaknya susul2annya kurang

    • Inline nya Yamaha beda sama Inline nya Suzuki walaupun secara natural sama. Posisi mesin nya pun beda, suzuki lebih condong ke depan, yamaha lebih tegak dikit. Ya walaupun kalau diliat secara kasat mata letak mesin nya gk beda jauh.

    • Kenapa logikamu yg aneh itu gx qm balik aja

      “Gimana kalau ternyata suzuki pakai inline yg kaya yamaha, tapi di depan publik bilangnya bukan crossplane??”

    • Suzuki & yamaha sm2 pke uneven firing order, bedanya yamaha kasih nama crossplane suzuki ga ksh nama…
      Sma kaya chassis deltabox yamaha vs twinspar…
      Udah pernah dbahas sm wak haji

  6. Kalo Fabio kemaren bilang kalo aero fairing nya yg baru (less down force top speed meningkat) membuat senjata utama M1 di tikungan menjadi tumpul alias susah diajak kenceng ditikungan makanya waktu race dia memilih balik memakai aero fairingnya yg lama, apakah masalahnya sama dgn GSX wak ? alias inline 4 harus mengkompensasi top speed nya agar bisa kenceng di tikungan, saya ingat waktu di Qatar bagaimana tim Suzuki di puji2 krn mereka berhasil meningkatkan top speed mereka dgn mesin GSX 2022 nya, tapi waktu race ujung2nya flop,

  7. pengembangan jg pasti udah di stop

    berat…. berat!!!

    dijual lelang aja seperti rc16 screamer,saya mau beli

    posternya

  8. Sy jg merasa aneehh… skrg gak nonton motogp gak krasa kecewaa…
    Pdhal dlu nyesel bgt klo g bs nonton live…

    Apkah ini cmn sy sndri ya???
    Apkh mmg greget motogp dah downn???

  9. Padahal kalau mir atau rins jurdun tahun ini, masih ada harapan mengubah keputusan suzuki untuk mundur dari motogp

  10. Intinya hanya tinggal ragax.. Nyawanya sudah melayang..para Riderx Sudah tidak ada motivasi buat balapan pakai motor Suzuki.. Ngapain balapan pakai ni motor kalo Tahun depan ni motor sudah cabut..

    • Intinya hanya tinggal ragax.. Nyawanya sudah melayang..para Riderx Sudah tidak ada motivasi buat balapan pakai motor Suzuki.. Ngapain balapan pakai ni motor kalo Tahun depan ni motor sudah cabut..
      ====================================
      Ibarat orang sakit dan divonis umurnya tinggal beberapa bulan lagi oleh dokter, berat to tuk punya semangat tuk hidup…

  11. Yaaah emang sngat di sayangkan szk akan resign…tp prtanyaan sy di f1 tim redbull yg jelas2 bukan pabrikan di tinggal pabrikan pensuplai msin(meski msih di pakai smpai skrg)mereka mlah msih bs brdiri dn jg mau bkin PU sndri brbasis msin yg ada pdhl biaya ikutan sirkus f1 lbih mahal dr mptogp…lah motogp ini di tinggal szki kok g ada tim laen yg handle syukur2 bs kmbangin sndri tuh msin ….bneran g ngrti sy om

    • Msalahny gak sesimpel itu, yg pling utama adlh Suzuki mau gak motorny diambil alih oleh tim ataupun pabrikan lain? Klau Suzuki ‘mnjualnya’ ke tim lain yg mereka jual bukan motor semata tpi rahasia dapur mereka sendiri yg sangat rahasia. Yg kedua Suzuki mampu gak menjalankan apa yg Honda jlan kan saat ini dgn Redbull ykni mereka keluar tpi mereka tetap menjamin pasokan mesinny yg tentunya tetap butuh biaya besar? Ingat power unit Honda yg d pkai Redbull dan alphatauri skrg ini masih tetap d jamin ataupun dipasok oleh HRC loh mkanya ada logo HRC d mobil semua pmblap yg pkai PU tsb, gak jdi menyerahkan sepenuhny ke redbull

  12. SI petinggi suzuki terlalu terburu2 ngumumin harusnya pas bulan oktober tuh baru bisa di infokan, skrng jadi gitu kayak kehilangan motivasi

    • para pembalap dan para staffnya jg perlu kejelasan segera akan masa depannya kali! kalo ditahan selama itu apa ga kalang kabut pembalapnya cari tim lain yg ada malah out dr MotoGP karena bursa transfer udah ketutup dibulan bulan itu

      ataupun kalo diumumkan secara internal aja tetap akan terendus media,seperti kenapa tiba tiba kedua pembalapnya pada pdkt dgn tim lain sedangkan Suzuki belum ada kejelasan akan diganti dgn siapa,dengan begitu akan sangat mudah menarik kesimpulan

  13. Improvement kaya more powerfull engine, advance RHA pasti menambah variable yg butuh tuning dari seri ke seri utk menemukan best practice.
    Tp faktor mental juga pasti berpengaruh, sudah susah utk fokus pastinya semua elemen.
    Mungkin harusnya waktu itu manajemen Suz ngomongnya kaya gini:
    “We have situation at HQ which may endanger our motogp program in the future, lets race like there is no tomorrow, lets save this teams pride”
    Dibikin nggantung yg memotivasi gitu hrusnya, pasti semua akan kerja keras dan ga buyar fokus.

    IMHO

  14. justru joan mir dan alex rin harusnya menunjukkan performa terbaiknya di tahun 2022 ini biar punya nilai jual tinggi di pabrikan lain.

    Kalo attitudenya kaya gini auto madesu lah mereka berdua.

  15. asli yg bikin greget liat MotoGP adalah aksi sruntulan Marquez… tapi sekarang sudah hilang itu alien… tapi mau gimana lagi patah lengan adalah takdir bagi alien MotoGP… yasudah lah…

    • sudah tidak mood liat GP, mendingan Moto3 atau WSBK. serasa liat OMR ducati sekarang.
      Boring Race Boring Bike

    • Bagi fbh kaya gitu bang, kalo nyeruntul kudu di towing dulu, untungnya nowing pembalapnya baik2, yg kurang moto gp sesion ini dogfight nya

  16. Kehilangan kemampuan menikung karena suzuki gak mau menikung dimotogp tahun depan. Pembalapnya juga ogah nikung pembalap lain. Insinyur dan team motivasi kerjanya menurun. Ibaratnya tanpa motivasi. No motivation.. you should have Otomotivation.

  17. Sudah klimaks sdh jurdun jualan tetep mlempem, jd sdh males malesan di dunia balap, jurdun jebule ora ngaruh. Apalagi Motor/Mobil Listrik terus dikembangkan dan didengungkan supaya segera menggantikan motor bakar + diesel gate jd tambah males dah.

  18. Kolaborasi aja Dor**na Feat Duca**ti bikin OMR, biar girang bos Duca. ini Suzi hengkang krn trnyata Moto**gp ini kurangg menjual, Tim kerja keras smpe jurdun kok ga ngefek ke penjualan, pantes Kawas** males nimbrung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.