TMCBLOG.com – Harusnya sih, misi Damage Limitation Aleix Espargaro dalam menjaga asanya berada dalam jarak yang dekat dengan Fabio Quartararo di klasemen pembalap bisa berada pada angka 5 poin saja. Namun akhirnya Papa Mia harus menelan kegetiran ketika dengan kesalahannya ia hanya bisa finish di Posisi 5 dan merenungi nasib di pojokan Pit Box sampai akhirnya CEO Dorna -Carmelo Ezpeleta- hadir untuk memberikan sedikit hiburan kepadanya.

“Yang bisa saya katakan hanyalah maaf untuk tim saya. Itu adalah kesalahan yang tidak dapat diterima dalam kategori ini. Itu sepenuhnya salahku.” Begitu Kata Aleix membuka Penjelsannya. Saya masih sangat tertekan, saya tidak ingin apa-apa. Saya meminta maaf kepada semua orang, saya meminta maaf kepada setiap anggota tim saya.”

“Ini adalah kesalahan yang mustahil untuk dilakukan. Saya tidak ingat bahwa menara di sini lap terakhir ditunjukan tanda L0 dan saya tidak melihat tanda saya (Pit Board), saya benar-benar minta maaf. Ini 100% salah saya, saya memiliki tanda (Pit Board) dan saya harus melihat ini, saya tidak punya alasan. Kami sedang dalam pertarungan dan keluar dari tikungan, Pit Crew saya cukup dekat dengan tikungan pertama, Saya tidak punya banyak waktu untuk melihatnya. Saya hanya melihat celah dengan Jorge Martin, tapi ini salah saya.”

Dan ketika ditanya apakah ada kesamaan antara kejaian 2009 Julian Simon, Aleix bersikukuh bahwa dia tidak mau meneruskan dan bahkan menganalisa kejadian yang terjadi 13 tahun yang lalu tersebut, ia hanya menekankan bahwa kejadian ini adalah karena kesalahannya.

Rekan setimnya, Maverick Vinales menjelaskan fitur khusus dari Circuit de Barcelona-Catalunya: “Menara selalu mengatakan berapa banyak putaran yang masih harus ditempuh. Segera setelah pemimpin balapan memulai putaran terakhir, ini akan terbaca 0 – di sebagian besar sirkuit ini akan terbaca 1. Aleix bukanlah pembalap pertama yang mengalami hal ini di Barcelona. Ini benar-benar sangat membingungkan.”

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

50 COMMENTS

    • pas nonton balap nya gue cuma cekikikan, gua kira Galang hendra doang yg “anuan”…
      ternyata pembalap sekelas MotoGp juga bisa salah soal Lap..
      hahahahaa….

  1. Mulai dari sekarang info display jumlah lap mesti harus dihomologasikan juga berarti. Last lap mestinya ya yg tertera di info lap angka “1”, logikanya 1 lap sebelum finish. Tapi kayaknya AE kemarin main dibawah pressure. Helm khusus, race kandang, jaga jarak poin, obsesi juara seri. Kalau masih mau fight sama FQ next race mesti lebih tenang lagi.

  2. dashboard magneti marelli nya dipercanggih kayak F1 kek yg cukup informatif,masa masih monokromatik aja kayak layar Nokia 3310

    • Yah espargaro sendiri bisa awet d MotoGP walaupun perfermo gitu2 aja kn gara2 espargaro family punya hubungan dekat dengan Dorna

  3. berarti dia bener2 ga merhatiin pit board apalagi checkered flag, padahal waktu dia kira kalo race udh usai, mayoritas pit board sedang dikeluarkan berarti walaupun dia ga ngeliat pit boardnya sendiri setidaknya pit board rider lain pasti keliatan berarti tanda kalo race belum selesai, kyknya dia emg berpatokan bgt dgn tower display,

    • Bahkan mungkin rata² pembalap tidak sempat melihat pit board saking kenceng nya mereka melaju.. bayangin aja speed 300++ kph.. body position sdg menunduk dgn kepala nempel di tengki berlindung di balik shield fairing. Itu pit board cm terlihat blur² ala fast motion blur…

  4. Intinya lu udah bikin jokes gpp lah balapan kali ini jg rada membosankan karena ngk ada dog fight yg terjadi sepanjang lap hanya beberapa salipan doank dan ya gitulah ekwkwkkw, taro mengingatkan gaya lord hohe kabur kalau udah di posisi 1… Ana vote taro jurdun lagi tahun ini… Maybe

  5. Intinya si murni salah rider kurang fokus,indikator lap finis apa blom itu banyak n sangat mudah di liat di sirkuit manapun.

  6. fitrah alami manusia itu khilaf ..jadi ya banyak faktor yang membuat hal itu terjadi, cuaca panas, tekanan psikologis selama balapan, kondisi balapan..kondisi psikologis lainnya, masih inget khan , bapak2 yang ngga sengaja ninggalin istrinya di rest area ?wakakaka
    btw mudah2an CEO dorna memperlakukan yang sama jika pebalap lain jika mengalami hal yg sama

  7. Padahal Aleix sy jagokan menang di sini melihat sapanjang sesi sangat bagus laptimnya,apa jadinya kalo sampai akhir musim selisih 5 poin saja dri pemenang lomba,pastinya akan sangat nyesek n sulit di lupakan seumur hidup insiden ceroboh ini.

  8. Bukannya dulu sdh ada peraturan ya klo tidak boleh selebrasi langsung sehabis lewati garis finish, krn potensi bahaya ketabrak pembalap lain yg sdg fight posisi finish?

    Klo ga salah semenjak ada insiden pembalap Indonesia yg ketabrak ketika selebrasi dadah-dadah di area straight abis menang di kejuaraan Asia apa gitu lupa.. skrg ridernya uda alih profesi jd pembalap sepeda disabilitas.

    • betul sekaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
      kalau mau selebrasi a la rossi or MM, harus bilang dulu ke panitia

    • M Fadli di 2015 tepanya pada gelaran Asia Road Racing Championship (ARRC).
      Skg jd atlet sepeda paralympic.

    • Marini juga kelihatan bingung ketika liat aleix. Dy sempat melambat ketika didepannya ada aleix untuk menghindari senggolan

  9. Intinya balik liat Bendera dikibarkan tidak??? 😅😅😅

    Klasik tapi itu tanda yang PASTI!!!

    Persis Galang Hendra waktu di WSSP300 selebrasi prematur 😭😭😭

      • engga, itu artinye mereka tepuk tangan karrna memberikan selamat karena lawakan sang kapten sangat apik buat tim..

        ehh maap 😂

    • Itu adlah langkah yg tepat menurutku. Jika para kru mlah menunjukan wajah kecewa mka akan memperburuk keadaan, bisa2 kerja keras mereka d balik layar percuma jika pmblap mereka d track frustasi karena kejadian tsb

    • Euforia dlam diriny terlalu berlebihan sehingga tdak fokus. Kyakny sekitar 16 atau 17 tahun dia d grandprix baru musim ini dia merasakan jdi pmblap teratas dan sangat dekat dgn gelar aplgi dia juga berada d tim/pabrikan yg juga sebelumny hanya pelengkap dan dia mncapai titik d usia yg scra umum udah lewat usia emas, Tentu ada kesenangan yg tak tergambarkan dalam diriny menjadikan tdak fokus pda hal2 lain

  10. At least kita jadi tahu kalo memang ada yg beda di Catalunya dan di sirkuit lainnya.
    Kalo emg kyk gini, potensi kejadian ke pembalap manapun terbuka.

  11. Fabio menuju juara dunia prosesnya juga banyak cobaan yg tangan sakit, resleting melorot, jangan2 ini proses anda menuju juara dunia(?)

    Last.. setidaknya kekonyolan anda membuat saya ada judul jas jes jos dikala yamaha menang dg jarak 6 detikan 🙊

  12. pelajaran penting disini adalah, aleix mau mengakui kesalahan dan orang disekitarnya selalu memberi support kebalikan dengan negara ini semakin salah akan di bully

    • Saya perkirakan itu Mungkin Rivola Pikir benar ada masalaah teknis di Motor RSGP karena gesture Aleix yang agak nepuk kesal ke arah tangki

  13. Puluhan tahun dia membalap d granprix baru kali ini dia berada d posisi top, jadi ta wajar ada kesenangan yg tak terbendung dalam dirinya menjadikan tidak fokus pda hal2 yg mendasar

  14. Dibalik semua kekonyolan dan lawakan itu, Aleix masih beruntung dsini, dia selebrasi tepat jelang t1 d track lurus yg pnjang yg mna pmblap d bawahny sdang dalam kecepatan puncak, kesenggeol dikit aja bisa fatal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.