TMCBLOG.com – Kalau Fabio Quartararo dan Yamaha Protes mengenai Putusan FIM MotoGP Stewards soal Long lap Penalty akibat perlakuan Fabio terhadap Aleix Espargaro di Assen, Mungkin Masuk akal. Namun Jika hadir dari Suara Pabrikan yang merupakan Musuh bebuyutan Yamaha Tentu jadi Menarik. Adalah test Rider Honda MotoGP Stefan Bradl speak Up Soal putusan ini  . .

Kata Stefan Via speedweek “Apa yang bisa kukatakan? Itu konyol! Jika stewards terus seperti ini, kami bisa segera menutup olahraga ini. Fabio jelas tidak membuat tabrakan ini dengan sengaja. Dengan penalti ini, semuanya berjalan terlalu jauh ke arah Formula 1. Di sana mereka terus-menerus merengek di radio dan menangis. Dulu disebut ‘itu balap’ – dan hanya itu. Terkadang Anda tidak beruntung dan terkadang beruntung. Itulah hidup.

Secara Umum FIM MotoGP Stewards yang saat ini terdiri dari Freddie Spencer ( Ketua – Tetap )  dan dua anggota yang bisa diganti ganti : Andres Somolinos dan Raffaele de Fabritiis memang sedang dalam fokus pengamatan dari banyak fihak terutama Menyangkut keputusan keputusan hukuman yang dianggap tidak konsisten dalam hal penerapannya. Ada beberapa Kejadian yang hasilnya bisa sangat mengubah hasil namun pembalap penyebab tidak diberikan hukuman dan sebaliknya.

Fredie Spencer

Sobat Sekalian Mungkin ada yang Lupa FIM MotoGP Stewards itu apa dan Apa bedanya sama Race Direction. Jadi awalnya MotoGP itu semua keputusan ranah disiplin pembalap termasuk memberikan hukuman semuanya dipegang Oleh Race Direction. Namun pasca Clash Rossi – Marquez di 2015, pada 2016 dibentuklah satu Panel Khusus dan Independen yang tujuan dan tugasnya untuk menyelidiki insiden serta memberikan sanksi disiplin terhadap pembalap yang melanggar. Mengenai perbedaan peran Race Direction dan FIM MotoGP Stewards, Ketua FIM Lama Vito Ippolito pada Tahun 2018 penah menjelaskan Via MotoGP.com :

Menyusul proses yang dimulai pada 2016, FIM MotoGP Stewards kini bertanggung jawab untuk sanksi disiplin, sedangkan Race Direction menangani manajemen balapan. Apa alasan dibalik keputusan ini?

“Pada tahun-tahun terakhir, kami berpikir bagaimana meningkatkan manajemen MotoGP selama balapan. Di masa lalu, Race Direction memiliki semua tanggung jawab; tidak hanya untuk mengelola balapan, tetapi juga untuk menghukum para pembalap.

“Kami berpikir akan jauh lebih baik untuk memisahkan kedua fungsi ini karena Race Direction sangat sibuk. Ada tanggung jawab besar, tapi manajemen balapan harus memutuskan bagaimana mengibaskan Red Flag (bendera merah) saat balapan, mengambil keputusan apakah balapan basah atau kering. Dan juri dalam hal ini adalah FIM Stewards.

“Sekarang kami memisahkan dua fungsi tersebut, karena cara Anda mendekati balapan, event ini berbeda karena sekarang Anda adalah hakim. – dan hakim berbeda dari Race Director, misalnya.”

Apa peran FIM Stewards dan bagaimana mereka dipilih?

“Mereka adalah orang-orang yang ahli. Tugas mereka hanya menghukum. Mereka memiliki banyak pengalaman, tentu saja, dan saya dapat menambahkan bahwa setelah setiap balapan ada analisis; sebuah studi tentang apa yang terjadi selama balapan, tentang perilaku pembalap atau tentang masalah lain apa pun di sekitar penalti.

“Kemudian kami memiliki banyak Stewards; lebih dari 20 tetapi untuk setiap kejuaraan, dalam hal ini MotoGP, kami memilih sebagian kecil dari para Stewards. Salah satunya bersifat permanen untuk setiap balapan dan yang lainnya tidak. Namun, dalam hal apapun, ada pilihan singkat FIM MotoGP Stewards.”

Apa keuntungan dari struktur baru ini?

“Keuntungannya adalah, karena Race Direction terlalu sibuk. Mereka tidak punya cukup waktu untuk mengelola balapan pada saat yang sama dan menghukum. Kami berpikir, bahwa jika kami memisahkan kedua struktur ini, kami akan mendapatkan hasil lebih baik, karena pada akhirnya keadilan yang dilakukan oleh Stewards dan mereka dapat menjatuhkan hukuman selama balapan, di mana itu sangat penting.

“Kami tidak hanya harus adil, tetapi menunjukkan bahwa kami adil dan untuk alasan ini kami memutuskan untuk memisahkan fungsi Race Direction dan FIM MotoGP Stewards. Kemudian, sejak tahun lalu ( 2017) , adalah FIM MotoGP Stewards yang bertanggung jawab atas semua penalti selama (balapan) MotoGP.”

54 COMMENTS

  1. Lama2 pabrikan jepang minta ecu imu dan ban bridgestone made in japan sendiri melawan pabrikan eropa.. monggo aja pabrikan eropa dgn aero2.. wadadaww pokoknya

  2. pecco nubruk martin, keduanya jatuh
    miler nubruk mir, keduanya jatuh
    nakagami nubruk pecco dan rins, ketiganya jatuh
    kejadian tersebut semua pelaku ga kena hukuman

    giliran quartararo nubruk aleix, lalu quartararo jatuh tapi tidak membuat aleix tiarap, bahkan aleix msh bisa ngacak² jalannya balapan🤭, mungkin ini alasan sebenarnya freddie spencer menjatuhkan hukuman pada quartararo😆🤭

  3. jikalau hukumanya Fabio Quartararo mundur 1 grid atau 2 grid dari kualifikasi ahir(Q2) mungkin masih dirasa agak adil ya???
    gimana kang menurut anda??

  4. jikalau hukumanya Fabio Quartararo mundur 1 grid atau 2 grid dari kualifikasi ahir(Q2) mungkin masih dirasa agak adil ya???
    gimana kang menurut anda??

  5. Sport klo di BPJS masuk kategori menyakiti diri sendiri. Klo alasan safety di motobiji sebaiknya opa frdedy minta regulasi di perketat dengan menambahkan safety defice seperti klakson dan lampu sein supaya para pembalap sadar dan lebih berhati hati saat belok maupun overtake.

    • Keadilan tidak ada dimuka bumi, semua dilihat dr sudut mata pemenang ….. bkn dr yg paling kuat atau kawanan

  6. Bradal gaya balapnya lembut jadi pingin nyicipin i4 kali hehe. Btw ada benarnya…dorno pasti ingin poin ketat.

  7. Akankah yamaha akan ‘mengancam’ dengan jurus mau mundur dari motoGP taun depan biar dorna ketir ketir ,

  8. sejak F1 tidak isi fuel di tengah balapan saat itu aku berhenti menonoton F1, sejak motogp gak ada rossi sama markez aku juga ogah-ogahan nonton motogp.. gak seru. aku generasi 90an sejak michael sumaker dan mic doohan balapan aku sudah nonoton.

  9. Arah Motogp sekarang adalah menganak emaskan pabrikan eropa n membully pabrikan Asia(Jepang)..regulasi baik teknis maupun non teknis lebih menguntungkan pabrikan eropa dibandingkan pabrikan Jepang.. Tujuan balapan agar tampak berjalan ketat itu cuma modus.. Tujuan aslix agar pabrikan Jepang tergerus dominasix diganti dg pabrikan eropa terutama Ducita(8 team)..😂😂

  10. Arah Motogp sekarang adalah menganak emaskan pabrikan eropa n membully pabrikan Asia(Jepang)..regulasi baik teknis maupun non teknis lebih menguntungkan pabrikan eropa dibandingkan pabrikan Jepang.. Tujuan balapan agar tampak berjalan ketat itu cuma modus.. Tujuan aslix agar pabrikan Jepang tergerus dominasix diganti dg pabrikan eropa terutama Ducita(8 pembalap)..

  11. Yes bener bro, moto gp era sekarang terlalu banyak konspirasi, efek motor eropa gak jurdun2. Bener kata brandal moto gp akan hilang penggemarnya, karna nafsu birahi ingin jurdun.Muehehehe

  12. Kompetisi antara honda vs yamaha lebih ke kompetisi prestasi yang fair dan bersih sih, sesama pabrikan jepang sudah taulah gentlemen agreement antar mereka dibelakang
    Bahkan panasnya insiden sepang 2015 lalu kedua pabrikan berusaha meredam, dan salah satu pabrikan tidak mau mengeluarkan data telemetri yg bakal bikin lebih panas lagi
    Beda kalo pabrikan jepang vs eropa apalagi dengan dikebirinya pabrikan jepang yg inhouse elektroniknya sudah lebih maju 5 tahun ketimbang ducati punya saat itu
    Memang bikin gerah sih ini dorna terlihat sangat mengupayakan ducati bisa world champion,
    Mungkin tujuannya agar makin seru dan menarik fans dan penonton agar makin rame tidak hanya pabrikan jepang saja yg langganan juara, tapi klo seperti ini malah jadi backfire

  13. Dorna: eh sianying motor lemot didepan mulu,
    Predi spechless: siap ndan mumpung ada momen, next race ane “taro” belakang
    Dorna: good job

    Penonton: bubar-bubar, mending ntn drama cinta fitri,

  14. menurut saya adil. karena jatuh yang selain quartararo berada di racing line yang wajar untuk menyerang atau berada di awal balapan yang sangat crawded n kacau. sedangankan quartararo jatuhin ketika balapan uda di lap yang stabil. di motong di tempat yang salah, terlalu ambisius dan merugikan aleix banyak poin walau aleix bisa kembali balapan. bahkan quartararo sendiri mengakui itu salahnya. hukuman long lap pinalty uda tepat karena itu memangkas poin yang kira2 sama dengan dialami aleix. bahkan secara waktu aleix lebih banyak dirugikan dibanding long lap pinalty yang paling menambah waktu tidak sampai 8 detik seperti yang dialami aleix.

Leave a Reply to Hamid89 Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.