TMCBLOG.com – Via tulisan Jurnalis Ivo Sch├╝tzbach di Speedweek akhirnnya diketahui bahwa BMW WSBK akan memulai debut Swingarm Kalex dari FP1 Donington 2022. Pabrikan asal jerman ini melakukan banyak hal agar bisa mencapai puncak kejayaan Kejuaraan Dunia Superbike di tahun keempat sejak kembalinya mereka sebagai pabrikan pada Musim 2019. Kali ini mereka memiliki harapan besar yang digantungkan pada swingarm baru dari Kalex.

Pict : Ivo Sch├╝tzbach

Swingarm Kalex yang baru ini sejatinya sudah di uji Oleh Scott Redding dan Loris Baz Pada tanggal 28 Juni ( Van der mark masih Cidera ) saat tes di Donington Park sebagai persiapan untuk event kelima tahun ini. Walaupun Sirkuit Dijadwalkan sebagai Sebuah Track Day, BMW mensterilkan Sirkuit wakt itu untuk ke dua timnya agar dapat melakukan putaran mereka dengan bebas di lintasan.

Lengan ayun baru yang tentunya mahal ini dan hanya ada tiga Unit. Ketiganya akan digunakan pertama kali dalam balapan di Donington Park akhir pekan ini, mendapat banyak pujian dari Kedua pembalap BMW. Baz dan Redding diizinkan untuk menggunakannya dari FP1 pada Jumat pagi, Sementara Eugene Laverty mungkin mendapatkannya saat race 2 pada hari Ahad. Strategi ini akan di jalankan BMW dimana Swingarm ketiga pada hari jumat dan sabtu akan berlaku sebagai  Suku cadang pengganti jika ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi pada kedua pembalap Utama BMW.

Dalam beberapa tahun terakhir, BMW mengandalkan swingarm dari Suter. Setelah banyak kemajuan pada awalnya dibuat, stagnasi akhirnya terjadi yang berhubungannya dengan proses pembuatannya. Oleh karena itu BMW ingin mengambil pendekatan yang berbeda. yakni beralih ke lengan ayun baru berasal dari Kalex dan dikembangkan bersama dengan BMW.┬á Partisipasi Kales sepegai suplayer Swingarm WSBK ukan kali pertama ini, Tercatat swingarm Kalex untuk pertama kalinya di Kejuaraan Dunia WSBK pada tahun 2017 Oleh Randy Krummenacher di ZX-10RR Puccetti Kawasaki. – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

5 COMMENTS

  1. Utk saat ini produsen sasis terbaik emg Kalex. Moto2 bukan lg ajang intermediet buat pabrikan yg mau riset motor kelas menengah, tapi jadi ajang riset produsen sasis. Dulu Suter pernah jadi raja di sasis aftermarket bahkan jadi supplier sasis + fairing ZXRR ama Ilmor, tapi sejak ada kelas moto2 pabrikan sasis yg sanggup jorjoran dana akhirnya lebih bebas riset dan lebih cepet balik modal. Yg pas2an kaya produsen sasis legend Jepang TSR, Moriwaki, NTS mundur, produsen Yurop yg pernah jaya di era 2 tak macam Suter ama Harris jg mundur. Skrg mau itu swingsarm aftermarket ato sekedar subframe rujukannya pasti Kalex.

  2. Udah mentok kyknya ga bisa ngimbangin D-K-Y segala upaya dilakukan buat ngejar beberapa mili second. Uniknya di sisi lain Ducati masih pede pake pro arm, atau minimal keluhan pembalapnya ga kedengeran. Kecuali dulu jaman Bayliss dan sebelum2nya. Padahal jaman segitu info cuma ada di koran ….

Leave a Reply to ipanase Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.