TMCBLOG.com – Secara umum selain KTM dan Aprilia, Yamaha adalah team pabrikan yang sudah fixed urusan line-up pembalapnya untuk musim 2023 nanti. Quartararo baru diperpanjang kontraknya, sementara Morbidelli masih punya sisa kontrak 1 tahun lagi sampai dengan akhir tahun 2023. Namun ada spekulasi menarik datang dari GPOne yang memungkinkan line-up ini bisa berubah dengan mendatangkan Toprak Razgatlioglu dan ‘memaksa’ Morbidelli hengkang secara instan ke tim/pabrikan lain.

Dasar pemikiran dari GPOne ini adalah kejadian 2021 yang lalu dimana Maverick Vinales bisa hengkang dari Yamaha jauh sebelum tengat waktu. Artinya ada klausul yang memungkinkan perjanjian kontrak dihentikan ditengah jalan walaupun memang harus ada semacam pembicaraan baik-baik yang harus diselesaikan oleh satu pihak. GPOne menyebutkan klausul kinerja mungkin ada dalam kontrak kerja antara Morbidelli dengan Yamaha yang memungkinkan mereka mengakhiri kerjasama dengan Morbidelli secara prematur dan untuk menggantikannya dengan Toprak.

Harap dicatat ini baru semacam wacana spekulatif dengan tidak ada clue sama sekali dari Yamaha kecuali positifnya terhadap hasil test Aragon M1 Toprak. Dan sepertinya Yamaha sendiri masih punya beberapa ide lagi untuk Morbidelli salah satunya dengan mempertemukan kembali dengan crew chief yang pernah membawa Jorge Lorenzo juara dunia dan tentunya membawa Morbidelli sendiri sebagai runner-up klasemen dunia di 2020 -yakni seorang Ramon Forcada.

Namun jika wacana itu kejadian, gimana dong? Masa depan Morbidelli itu? Secara umum  MotoGP hanya ada sedikit seat yang tersisa, tetapi akan ada satu yang mewakili skenario yang sangat menarik yang mengacu pada Aprilia dari tim RNF Racing dimana akan sangat menarik melihat Franco berduet dengan Miguel Oliveira diatas RS-GP tahun depan. Namun sekali lagi ini jelas baru wacana spekulatif ala-ala summer break yang terlalu lama . .

Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

43 COMMENTS

  1. Kalopun Yamaha nekat copot Mobilgeli maka gantinya gw yakin masih dari paddock motogp. Terlalu beresiko naikin Toprac, bahkan di kelas dia sendiri aja dia cuma bumbu persaingan veteran vs veteran. Klo Toprac di wsbk udh kaya Aegerter di wss yg gada lawan baru dia layak dipertimbangkan, itu jg belon tentu sukses. Wsbk motor taon ini ga jauh beda ama motor lets say 2019, perkembangannya selow, di motogp biarpun engine freeze tapi perkembangan kenceng, bahkan ganti fairing doang aja bisa bikin performa berubah drastis.

    • Balik Moto2 aja Raul, kejar tuh jurdun.. rebutan sama Acosta.. kita liat siapa yg real Alien. Mumpung Acosta msh stay di Moto2.

      • Siapa itu Acosta? Fenomenal yes, tapi penantang jurdun masih belon. Klo Rahul turun kelas, saingan utama dia ya Fernandez laen aka Augusto. Fernandez vs Fernandez, pertaruhan siapa yg paling Fernandez.

  2. Mungkin sengaja dihembuskan isu ya.. Biar mrbideli terlecut semangatnya.. Sekarang pasca cedera tahun lalu angin angina.. Dan cuma pengisi posisi 16 ke bawah.. Dah kayak tito rabat saja. Padahal 2020 jadi runner up

    • Klo harus begitu caranya yaa emang udah ga layak di kursi pabrikan sih. Dengan tdk adanya satelit Yamaha, dan cuma Taro yg berjuang di klasemen, sdh sangat panas itu kursi rider pabrikan

  3. Bisa ngamuk mbah rosi.masak putra mahkotanya di cerai in yahama dengan tidak hormat.kecuali kalo diganti sesama alumni vr46 akademi.mungkin mbah bisa terima.

  4. Imo emg lebih baik Morbidelli udahan aja, sabbatical dulu. Balik balapan pake superbike di Itali atau iseng2 cari tim di Amrik atau Inggris. Daripada cuma nyrimpung kyk gini.
    1-2 tahun kalo bisa balik ke performa awal ga susah nyari tim di SBK macam Loris Baz atau Scott Redding.
    Atau cari gampang (dan challenging) aja tuker guling sama Toprak di esbikei. Walau sy jg ragu bisa gantiin peran Toprak sbg tumpuan Yamaha.

  5. M1 warna karbon hitam polos yg di test KeToprak keren juga yaa… M1 masih terlihat seperti layaknya motor normal, beda kaya Desmo Ducita dan RSGP neng April yg abnormal bentuknya.

  6. Di wsbk mau menang mau kalah aksi ketoprak enak banget dijadikan tontonan.
    Jaman dulu mirip Garry McCoy. Orang suka nonton dia pas ciri khasnya keluar. Rear wheel steering

    • selisih 2 detik itu hasil yg bagus utk ukuran pertama kali bawa motor motogp, kebanyakan selisih di 5 detikan, termasuk dovi waktu pertama bawa M1 di 2021 juga selisih 5 detikan.

    • Selisih 2 detik dgn lap tercepat qualifikasi.. tp kl wkt race mirip be et sama time mbah kakung yg finis ke 19. pdhal baru 1 jam toprak nyoba M1. Ya kmungkinan bs lebih cepat psti ada.

  7. Bocoranya timenya mirip sama mbah kakung wkt balap terakhir disirkuit tsb yg finis ke 19 Dan hanya perlu bbrp lap kang toprak dapatkan itu sblm break mangan siang..🤭

  8. Joan Mir kayaknya “masih available” tuh.. Udah gitu Mir sudah terbiasa dengan karakter mesin inline 4 MotoGP, terbiasa dengan ban Michelin, sama2 disponsori Monster Energy. Hmmmm…

    • Nah, best deal bgt ini. Kan lagi ngetrend tuh bajak membajak pemain kyk di sepakbola. Kalo belum official sama Honda masih bisa tuh disleeding.

    • Pasti ada bisikan dri divisi marketing juga soal rekrut pembalap,ingat waktu Rossi kembali ke Yamaha dri Ducati 2013 Krn adanya rayuan kuat dri divisi marketing Yamaha ketika itu,nama Rossi cukup kuat mendongkrak penjualan n menarik sponsor.Di sini Mir dri segi bisnis kurang menjual,mungkin itu salah satu pertimbangan juga.

      • Dan ingat sbg mantan juara dunia motogp 2020, harga si mir pasti lebih mahal dari si juara wsbk. sekelas HRC aja masih mikir2, apalagi YFR

      • Divisi marketing apaan. Yg punya motogp sendiri yg nyariin Rossi tempat di Yamaha ampe negosiasi ama Spies yg lagi berjalan tetiba disuspend krn icon motogp kala itu terancam pensiun.

  9. Mestinya begitu ya..klo performa gak membaik pertengahan musim. Bisa saja dia dswitch ke wsbk dulu. Atau kasi ramon forcada pertengahan musim ini. Anggap saja crew chipnya gagal awal musim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.