TMCBLOG.com – Pada acara pameran otomotif PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 ada sesi sesi seminar & talkshow di mana salah satu pembicara dan narasumbernya adalah Direktur Jenderal ILMATE Kementerian Perindustrian Republik Indonesia – Dr. Ir. Taufiek Bawazier, M.Si. Dalam seminar beliau memaparkan path target penyebaran kendaraan listrik di Indonesia ke depan di mana target sebanyak 400.000 kendaraan listrik sudah menjadi road map dari sisi pemerintah baik kendaraan roda empat dan maupun roda dua.

Selain itu menurut beliau, ia berharap dalam dua setengah tahun ke depan Indonesia sudah mencapai target 1,7 juta unit sepeda motor listrik, “Harapan kami dari peta jalan transisi energi yang telah kami susun dapat terlaksana, di mana kendaraan listrik pada tahun 2025 sudah ada 400.000 unit dan 1,7 juta sepeda motor.”

Nah untuk menunjang akselerasi ini, dari sisi pemerintah sudah dipersiapkan berbagai regulasi Kementerian/Lembaga (K/L) untuk mendukung program percepatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Regulasinya apa saja? Catat nih PerMen ESDM nomor 13 tahun 2020, PerMen Perindustrian nomor 27 tahun 2020, PerMen Perindustrian nomor 28 tahun 2002, PerMendagri nomor 56 tahun 2020, PerMendagri nomor 1 tahun 2021, Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 7 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Keuangan nomor PMK-13/PMK.010/2022 semuanya merupakan regulasi K/L untuk mendukung kendaraan listrik.

Implementasi paling terlihat adalah soal biaya uji tipe kendaraan bermotor yang dilakukan oleh Direktorat Perhubungan Darat untuk jenis kendaraan listrik dimana untuk kendaraan listrik dikenakan biaya uji tipe yang lebih murah dari kendaraan konvensional. Seperti apa lebih murahnya? Catat nih sob . .

Untuk sepeda motor dikenakan biaya uji tipe sepeda motor listrik sebesar Rp 4,5 juta. Sementara biaya uji tipe sepeda motor ICE konvensional sebesar Rp9,5 juta. Biaya uji tipe mobil penumpang berbasis listrik sebesar Rp13,2 juta. Sementara biaya uji tipe mobil penumpang ICE konvensional sebesar Rp27,8 juta. Biaya uji tipe mobil bus listrik sebesar Rp13,2 juta. Sementara dengan biaya uji tipe mobil bus ICE konvensional sebesar Rp126,9 juta. – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

 

33 COMMENTS

    • Memancing rusuh ini baubaunya nanti politik lagi

      Tetep pada pegangan “proposal baru datang ke bumn h-1 bulan. Padahal anggaran perusahaan kan itu alokasinya tahunan. Gabisa tbtb keluar gitu aja dalam semalam”

  1. Sudah mau habis periode, kudu kasih cuan ke penyokong yang menguasai batu bara pemasok PLN , Juga penguasa nikel . Jadi esensi go green nya gak dapet krn listrik berasal dari batubara yg lebih kotor. Wis biarlah sudah jd siklus negara bancakan. Skrg jg salAh satu penyokong mendirikan perusahaan kendaraan listrik semudah itu… krn rakit dari part tiongkok. Beda bgt sama selo… dijegal dngn berbagai cara krn bukan orang dalam

    • b\Bisa jadi arahnya bukan ke go green, tapi mengurangi ketergantungan minyak bumi.. lihat bagaimana minyak bumi terus melambung sementara subsidi terus berjalan ditambah harus impor karena produksi dalam negri ga mencukupi.
      Well.. paling ga dengan batubara biaya impor minyak yang terus melonjak naik bisa ditekan karena produksi batubara kita banyak, bahkan jadi nomor 3 didunia

    • polusi udara paling kotor ya emisi gas dari kendaraan itu sendiri nah ini ingin mengurangi biar gak ketergantungan minyak bumi

    • emisi PLT itu lokasinya jauh dari penduduk, emisi mobil dekat dengan penduduk. dari sini saja sudah cukup alasan agar masyarakat lebih sehat udaranya

  2. We love ICE machine !!!

    Yuk bisa yuk bikin hybrid. Dari pada EV lebih baik hybrid.

    Slogan go green with EV is just word !! Supply energi listrikny pun nomor 1 masih dari batu bara dengan emisi karbondioksida yg tinggi. Kenapa tidak memanfaatkan air yg melimpah untuk di jadikan bahan bakar?.

    Udah banyak riset mesin yg menggunakan bahan bakar air kan?. Tapi mandek di tengah jalan.

    • Kecuali pembangkit listrik utama ny sudah menggunakan basis energi terbarukan, seperti sinar matahari, arus laut bawah yg deras, Angin itu boleh lah tancapkan EV. Kalau masih Batubara it’s same just political games !

    • Hybrid malah kena pajak lebih mahal, dalam aturan pajak kendaraan disini dianggap punya 2 sumber penggerak, dan pajaknya dobel

    • tolong berhenti ngomong soal mesin tenaga air lah ya. dikira bangsa kita bego banget

      Menurut Profesor Robert Manurung, dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati ITB, tidak mungkin air menjadi sumber energi tanpa ada campuran apa pun.

      “Bahan bakar dari air itu hoax. Tidak mungkin air menjadi bahan bakar tanpa ada pasokan energi dari luar,” ujar Robert lewat webminar, Rabu (25/5/2022).

      • masih pada halu kalo ICE itu bisa lebih efisien lagi bro.
        padahal uda mentok. berpuluh2 tahun penambahan efisiensi boleh dibilang tipis.

        padahal yang pake teknologi batre efisiensi bisa cepat dikejar dengan penemuan2 material baru untuk batre.

        kalo nunggu sempurna ya ga akan maju.

        harapannya ya uda ga perlu cas lagi, jalan terus2an bahkan ga perlu batre lagi. harusnya sampe disana.

    • Mandek karena gak efisien , listrik yg dibutuhin buat elektrolisis gak sebanding dg hidrogen yg dihasilkan , makanya lebih efisien listriknya dipake gerakin motor listrik langsung

  3. Selagi sumber listriknya masih kotor, kita hanya memindahkan polusi ke tempat lain, yaitu tempat tinggal masyarakat di kawasan sekitar pembangkit listrik.

    • Lah emang begitu kok ahahah. Cuma gegara belum massive aja makanya pemain “listrik” bisa nyatain narasi itu

      Semua itu bisnis vs bisnis

    • Belum lagi buang limbah batery nya….limbah batery termasuk B3 yang perlu penanganan khusus karena dampak terhadap lingkungan nya juga besar.

  4. Biaya uji tipe dipotong gede banget gitu. Profit/cost mana yg jadu korban dalam proses uji tipe ?

    Nanti pelaku yg selama ini ada di pasar uji tipe, ngerasa ga terima, eh ditilep lagi duitnya wkwkw

  5. Jangan pesimis bro…semua tahapan berdasarkan kemampuan mnguasai teknologi…belajar belajarlah belajarlah jangan gengsi antar ras dll…jangan jadi pecundang yg hanya bisa memaki..tanpa kontribusi…jangan manja….jangan manja harus gigih…jangan memble cari solusi bukan cari celah..memaki…

  6. Mau green go real nya …..pakai sepeda betudung cat warna ijo ……emang pedulu jk pakai motor listrik batre akinya mahal dan mcemari lingk krn ngk ada yg ngolah bekasan nya 🎯 emang pedulu pln pakai solar dan batu bara murah meriah atau nuklir ampasnya bikin kanker , ngk jg sih boro boro ke pikir , pakai jual buang …..go green

  7. ==================

    Mau tanya nihhh…
    Untuk umur batre motor listrik biasanya kuat sampe berapa ratus kali penge-charge-an ya ??

    • 1500 kali kalo menurut mobil T dapat dipakai antara 300rb-500rb jarak tempuh.
      kalo umpana sehari sekali cas berarti kurang lebih 4 tahunan umur batrenya

  8. motor ICE cuma pakai 1L untuk 40KM seharusnya bukan prioritas kendaraan listrik.. mobil yang 1:5 itu loh segerakan, bis dan truk juga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.