TMCBLOG.com –  Kelas MXGP berpotesi ketambahan dua pabrikan baru pada tahun 2024: Merek asal Inggris -Triumph- dan juga merek asal Italia -Ducati-. Keduanya terendus sedang melakukan berbagai persiapan untuk menyiapkan motor balap kelas Motocross Special Engine seraya mempersiapkan hal hal teknis dan non-teknis lainnya untuk  memasuki Kejuaraan Dunia Motocross seperti MXGP.

Ducati yang sudah memperkenalkan motor kelas big enduro yakni DesertX dikabarkan sedang mengerjakan mesin single cylinder berkubikasi  450cc untuk proyek motorcross. Menurut jurnalis Adam Wheeler yang menuliskan di speedweek, pabrikan asal Italia ini sedang mengejar target waktu mereka untuk bisa mulai menguji prototipe motocross Ducati ini pada akhir tahun 2022. Di berbagai paddock GP motocross, mereka sudah memulai segala persiapan termasuk untuk mencari potensi kolaborasi dengan racing workshop dan mempersiapkan semua komponen yang diperlukan dari pemasok teknis.

Namun, ambisi MXGP Ducati masih butuh waktu lebih. Platform organisasi struktur balap mereka masih belum ditentukan apakah akan menjadi tim pabrikan, berkolaborasi dengan tim MXGP yang ada [mirip dengan keterlibatan mereka dalam kejuaraan dunia Superbike] atau hanya pemberian dukungan material dan teknis saja.

Di kubu Triumph sendiri, di sisi lain dirumorkan memiliki langkah yang sudah jauh lebih siap untuk MXGP dan seri Supercross Amerika dibandingkan Ducati. Mereka dikabarkan sedang menguji mesin balap motocross dengan target untuk bisa ikut secara resmi dalam kejuaraan FIM atau AMA pada tahun 2024.

Triumph menggunakan jasa talenta veteran legenda motocross Ricky Carmichael, serta juara dunia enduro lima kali Ivan Cervantes untuk membantu dalam pengujian sepeda motor SE mereka ini dan juga berbagai persiapan untuk turun balapan. Dalam siaran pers baru-baru ini, bos Triumph Motorcycles -Nick Bloor- menyatakan komitmennya pada segmen sepeda motor trail. – Taufik of BuitenZorg | @tmcblog

18 COMMENTS

  1. Gua mencium arahnya ke moto3, dalam artian Ducati kayanya paham bahwa moto3 bakal naek cc dan kalo itu terjadi mereka pasti mau turun, tapi dgn jembatan riset via mxgp. Selama ini Ducati berat ke moto3 krn itu mesin 250cc, soul Ducati skrg ga ada di motor silinder tunggal apalagi kapasitas kecil. Klo 450cc kaya mxgp pasti Ducati agak mau lah nyemplung, nearly 500cc kok. Jadi prediksi aka opini alias tebakan gua bikin dan bangun motor mxgp cuma dijadiin batu loncatan utk bikin motor moto3 di masa depan.

    • opini yg menarik,,
      gw herannya Yamaha kok ga mau nyemplung di moto3 ya ?? kyknya mereka lebih dr sanggup kalo emg niat nyemplung ke moto3,

      • Yamaha dan Suzuki sebenernya masing2 udah keendus sempet ngebangun proyek moto3, tapi iklim persaingan moto3 antara 2 pabrikan kontestan di kejuaraan dunia kayanya bikin mereka urungin niat. Terutama semenjak aturan mesin harus bisa dibeli dgn harga patokan yg udh ditentuin dirubah jadi mesin ga harus beli, boleh sekedar sewa. Jangan kata Yamaha ama Suzuki yg baru kecium mau bikin moto3, Mahindra, Ioda, Oral aja pada mundur teratur padahal udh sempet ikut berkecimpung di regulasi lama.

  2. Indikasi Moto3 siap bermesin 450 cc silinder tunggal di masa depan nih.
    Kalo mesin SE 450cc 4 tak sudah dimainkan sama lebih dari 6 pabrikan besar (KTM group, Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, Triumph, Ducati) sih ya udah lah ya, bisa bikin Dorna tergiur untuk buat versi road racingnya.
    Mesin SE ditempel ke main frame+swing arm underbrace prototipe plus fairing lebar mah udah lama di Eropa (lirik BeOn GP yang juga pernah dipake Zarcowi). Yang belum ada cuma wadah kompetisinya yang serius dan skala global aja ye khan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.